• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh strata sosial orang tua terhadap pola

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh strata sosial orang tua terhadap pola"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Adakah pengaruh kelas sosial orang tua terhadap pola pergaulan siswa kelas V SD Islam Darussalam. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh kelas sosial orang tua terhadap pola pergaulan siswa kelas V SD Islam Darussalam. Variabel dalam penelitian ini adalah kelas sosial orang tua sebagai variabel bebas dan pola sosialisasi siswa sebagai variabel terikat.

Pada penelitian ini dilakukan analisis regresi linier sederhana dengan variabel Kelas Sosial Orang Tua (X) terhadap Pola Pergaulan (Y). Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara strata sosial orang tua (X) terhadap pola pergaulan siswa (Y). 2) Koefisien determinasi (R2). Jadi, dapat dikatakan besarnya pengaruh variabel kelas sosial orang tua (X) terhadap pola sosialisasi siswa (Y) adalah sebesar 17,1% sedangkan sisanya sebesar 82,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel kelas sosial. orang tua (X).

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Dapat menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi orang tua untuk mendidik anaknya agar menjadi anak yang cerdas sosial.

Definisi Operasional

Variabel bebas adalah variabel yang tidak dapat dipengaruhi oleh variabel lain dan diberi tanda dengan huruf X untuk memudahkan peneliti mengidentifikasinya. Variabel terikat adalah variabel yang dapat dipengaruhi oleh variabel lain atau dapat diartikan sebagai tergantung pada variabel lain dan dilambangkan dengan huruf (Y) untuk memudahkan identifikasi oleh peneliti.

KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN

  • Kajian Pustaka
    • Strata Sosial
    • Pendidikan
    • Pendapatan
    • Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak
    • Pola Pergaulan
    • Karakteristik Anak Siswa Sekolah Dasar
  • Penelitian Terdahulu
  • Kerangka Berfikir
  • Hipotesis Penelitian

11 Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Pola Sosial Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Dumai Pada Masa Pandemi Covid, Skripsi, Ilmu Administrasi, UIR, Pekanbaru, 2-021), h. 29. 12 Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pendapatan Orang Tua terhadap Pola Sosial Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Dumai di Masa Pandemi Covid. 9. Pembelajaran Siswa terhadap Pola Interaksi Bahasa Indonesia Siswa SMA Profesi Kesehatan di Jurnal Pujangga Kota, Vol. 1, tidak. 2 Desember 2015), h.

17 Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Pendapatan terhadap Pola Sosial Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Dumai di Masa Pandemi Covid. 18 pendapatan orang tua berdasarkan hasil. Ada 2 jenis pola asosiasi, yaitu pola asosiasi terarah dan pola asosiasi tidak terarah. a) Pola sosial terarah adalah pola sosial yang mengarah pada lingkungan yang positif dan tidak bertentangan dengan norma yang berlaku. Pola pergaulan yang tidak terarah adalah pola pergaulan yang mengarah pada lingkungan yang bebas (tanpa aturan) dan sebagian besar pergaulan tersebut melanggar norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.

Pola pergaulan terarah dapat mengantarkan siswa pada prestasi yang cukup baik karena siswa dalam pola pergaulan ini tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan interaksi sosial tidak jauh berbeda dengan interaksi sosial. Pola sosial adalah hubungan yang terjalin antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok yang melibatkan perilaku, perasaan, dan identitas.

Perbedaannya terletak pada variabel terikatnya yaitu pada penelitian ini variabel terikatnya adalah prestasi belajar, sedangkan pada penelitian penulis variabel terikatnya adalah model sosial. Nia Kurniasih, Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Tahun 2012 berjudul Pengaruh Model Himpunan Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa (Penelitian Prestasi Aqidah Akhlak Bidang Studi Siswa Kelas VIII Madrasah ( MTS) Negeri Jalaksana Kabupaten Kuningan) mendapatkan hasil bahwa pola pergaulan siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Bedanya pada penelitian ini model sosial ada pada variabel bebas sedangkan pada penelitian penulis model sosial ada pada variabel bebas.

Perbedaan lainnya adalah variabel lain dalam penelitian ini adalah hasil belajar, sedangkan variabel lain dalam penelitian penulis adalah kelas sosial orang tua. Ho Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas sosial orang tua terhadap pola pergaulan siswa kelas V SD Islam Darussalam H1. Terdapat pengaruh yang signifikan antara strata sosial orang tua terhadap strata sosial siswa kelas V SD Islam Darussalam. 29 Nia Kurniasih, Pengaruh Pola Himpunan Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa, Penelitian Terhadap Prestasi Belajar Bidang Studi Aqidah Akhlak Siswa Kelas VIII Madrasah Skripsi, PAI, Fakultas Tarbiyah, IAIN Syekh Nurjati, Cirebon, 2012), h.

Gambar 2.1  Kerangka Berfikir
Gambar 2.1 Kerangka Berfikir

METODE PENELITIAN

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Populasi dan Sampel
  • Waktu dan Tempat Penelitian
  • Variabel Penelitian
  • Desain Penelitian
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa rata-rata keadaan ekonomi orang tua siswa adalah kalangan menengah ke bawah. Hal ini dikarenakan pendapatan rata-rata orang tua siswa yang rendah sehingga membatasi kemampuan mereka untuk membantu teman-temannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh item angket pada variabel Strata Sosial Orang Tua (X) dan Variabel Pola Pergaulan (Y) dinyatakan reliabel sehingga dapat digunakan sebagai alat penelitian.

Berdasarkan hasil uji multikolinearitas pada tabel 4.20 di atas diketahui nilai VIF (variance inflation factor) variabel strata sosial orang tua sebesar 1.000 dan variabel pola sosial sebesar 1.000, sehingga nilai VIF kurang dari 10 Nilai toleransi variabel strata sosial orang tua sebesar 1.000 dan variabel pola sosial sebesar 1.000 maka semua nilai Toleransi lebih besar dari 0.10. Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas pada tabel 4.21 di atas diketahui nilai sig variabel strata sosial orang tua sebesar 0,552, nilai sig > 0,05.

Pada tabel 4.22 diketahui bahwa variabel kelas sosial orang tua (X) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,029 dan nilai t hitung sebesar 2,314. Jadi dapat dikatakan besarnya pengaruh variabel kelas sosial orang tua (X) terhadap pola pergaulan siswa (Y) adalah sebesar 17,1% sedangkan sisanya sebesar 82,9%. Pengaruh kelas sosial orang tua terhadap pola hubungan siswa Berdasarkan hasil uji-t pada Tabel 4.22 diketahui variabel Berdasarkan hasil uji-t pada Tabel 4.22 diketahui variabel kelas sosial orang tua (X) memiliki nilai signifikan 0,029 dan hitung 2,314.

Berdasarkan hasil uji-t pada tabel 4.21 diketahui bahwa variabel strata sosial orang tua (X) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,029 dan nilai t-score sebesar 2,314. Bagi orang tua, karena strata sosial orang tua mempengaruhi pola pergaulan siswa, maka orang tua hendaknya terus mendidik anaknya dengan lebih baik. Bagi sekolah, sekolah hendaknya terus berupaya untuk tidak membeda-bedakan strata sosial orang tua siswa dalam pendidikan anak.

Supirman, Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Pola Sosial Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Dumai di Masa Pandemi Covid-19.

Gambar 3.1  Desain Penelitian
Gambar 3.1 Desain Penelitian

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Gambaran Obyek Penelitian
  • Variabel Strata Sosial Orang Tua
  • Variabel Pola Pergaulan Siswa
  • Analisis Data
  • Uji Validitas
  • Uji Reliabilitas
  • Uji Normalitas
  • Uji Multikolinearitas
  • Uji Heteroskedastisitas
  • Uji t
  • Koefisien Determinasi (R 2 )

Pendirinya, TGH Muhammad Mustafa Bakri, awalnya hanya mengajarkan anak-anak di desa Gegerung untuk belajar agama. Setelah sekian lama mendidik anak-anak di kampung Gegerung, TGH Muhammad Mustafa Bakri melihat banyak sekali anak putus sekolah. Penyebab putus sekolah karena jarak sekolah yang jauh, anak lebih memilih mencari uang dan biaya sekolah yang mahal.

Untuk mengetahui strata sosial orang tua murid biasanya ukuran atau kriteria yang digunakan adalah ukuran kekayaan, kekuasaan, kehormatan dan pengetahuan. Indikator teman sebaya untuk mengetahui apakah anak bergaul di luar sekolah dengan teman sebayanya atau seusianya. Untuk itu, sangat penting bagi orang tua untuk memantau dan memperhatikan teman bermainnya, karena apa yang dilakukan teman bermainnya juga akan diikuti oleh anaknya.

Ini sangat penting, karena di usia anak-anak Anda sangat cepat meniru tingkah laku, ucapan dan pikiran anak. Jika anak memiliki teman yang rajin di sekolah, rajin mengaji dan bermain saat waktunya bermain, maka anak akan mengikuti perilakunya. Dan jika anak-anak bermain dengan teman yang jahat dan tidak bisa menepati janjinya, anak-anak juga bisa ikut bermain.

Hal ini dikarenakan anak merasa bahwa temannya semua adalah teman yang baik atau tidak nakal. Antara usia 10 dan 12 tahun, anak-anak berada di periode terakhir mereka. periode dari masa kanak-kanak hingga remaja. Berdasarkan tabel di atas, sebanyak 4 siswa yang menjawab sangat setuju. sebanyak 18 siswa menjawab setuju dan sebanyak 6 siswa menjawab sangat setuju. dari hasil wawancara dengan anak mengenai waktu bermainnya, anak menjawab waktu bermainnya sepulang sekolah, sore hari, dan ada anak yang bermain pada malam hari setelah sholat Isya.

4 siswa yang menjawab sangat setuju mengatakan bahwa mereka sering bermain sampai jam 12 malam, bahkan ketika diminta oleh orang tua mereka. Untuk itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengawasi dan memperhatikan anaknya saat bermain. Karakter anak akan terbangun oleh pendidikan orang tua di rumah, pendidikan guru tempat anak belajar dan. pendidikan yang diberikan oleh guru di sekolah.

Tabel 4.19  Hasil Uji Normalitas
Tabel 4.19 Hasil Uji Normalitas

Pembahasan

  • Bentuk Strata Sosial Orang Tua
  • Pola Pergaulan Siswa
  • Pengaruh Strata Sosial Orang Tua Terhadap Pola Pergaulan

Menurut Tabel 4.2 sampai 4.6, mayoritas pendapatan orang tua berada di kelas bawah dan menengah. Pendidikan orang tua siswa juga hanya sedikit yang tamat SMA/sederajat, hal ini membuktikan bahwa pendidikan orang tua siswa rendah. Karena di SD Islam Darussalam 100% siswanya berasal dari Dusun Ketapang, maka pola pergaulan anak di rumah sama dengan pola pergaulan anak di sekolah.

Maka orang tua jika ada anak tetangganya yang berprestasi, orang tua memotivasi anaknya untuk menjadi anak tetangganya. Selain orang tua memberikan motivasi, peran guru dan teman dalam memberikan motivasi juga sangat berdampak. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa orang tua yang memiliki pendapatan dan pendidikan tinggi sehingga strata sosialnya tinggi di masyarakat lebih memperhatikan interaksi anaknya dibandingkan dengan orang tua yang memiliki pendapatan dan pendidikan rendah.

Berbeda dengan orang tua yang memiliki strata sosial yang lebih rendah, perhatian terhadap pendidikan dan pergaulan anaknya kurang detail dan kurang tegas dibandingkan dengan orang tua dengan strata sosial yang lebih tinggi. Siswa SD Islam Darussalam 100% berasal dari Dusun Ketapang, sehingga pola pergaulan anak di rumah sama dengan pola pergaulan anak di sekolah. Asli Darnis, Pengaruh Tingkat Perhatian dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI SMA Negeri 12 Sijunjung.

Indah Cahyani, Peningkatan Pola Assosiasi Matematika pada Materi Soal Cerita Melalui Pendekatan CTL untuk Siswa Kelas IV SD N Serang Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo. Noor Komari Pratiwi, Pengaruh Tingkat Pendidikan, Perhatian Orang Tua dan Minat Belajar Siswa Terhadap Pola Sosial Indonesia Siswa SMA Profesi Kesehatan Kota Tangerang. Dimas Bayu Aji Nugroho, Pola Himpunan Siswa SD Wijayakusuma Dalam Membangun Multikulturalisme di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.

Nia Kurniasih, Dampak Pola Himpunan Mahasiswa Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa, Survei Prestasi Akademik Aqidah Akhlak Mahasiswa VIII. kelas di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri Jalaksana, Kabupaten Kuningan.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Liani Surya, Achmad Kautsar, Pengaruh faktor demografi dan sosial ekonomi terhadap status kesehatan individu di Indonesia. Sri Husni, Pengaruh status sosial ekonomi terhadap perilaku menyimpang remaja di Desa Marabau Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman. Permohonan izin penelitian di SD Islam Darussalam kepada Rektor SD Islam Darussalam Bpk. Ahlus Subandi, S.Pd.

Gambar

Gambar 2.1  Kerangka Berfikir, 23.
Tabel 4.19  Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov  Test, 49.
Gambar 2.1  Kerangka Berfikir
Gambar 3.1  Desain Penelitian
+3

Referensi

Dokumen terkait

The main components used by Ministry of Research, Technology and Higher Education as parameters include 5 (five) main components, namely: the quality of human resources,

Berdasarkan hasil dari penelitian dan rumusan masalah maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peneliti yang berjudul Pengaruh Bimbingan Orang Tua dan Guru dalam Proses