PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Shaleh di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui faktor pemungkin dan penghambat dalam pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Saleh di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.
Manfaat Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu gambaran tentang pengelolaan pendidikan anak shaleh dalam upaya pengentasan buta huruf al-Quran dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Saleh dalam upaya pengentasan buta huruf Al-Qur'an dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Sejarah berdirinya sanggar pendidikan anak shaleh di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.
Kegiatan utama sanggar pendidikan anak taqwa adalah proses belajar mengajar antara siswa dan guru. Pengelola Sanggar Pendidikan Pengabdian Anak di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Perencanaan pengelolaan sanggar pendidikan anak shaleh dalam mengentaskan buta huruf Al Quran dan Latin di desa Limbung.
Implementasi pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Saleh dalam mengentaskan buta huruf Al-Qur'an dan Latin di desa Limbung. Tercapainya tujuan pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Saleh dalam memberantas buta huruf Al Quran dan Latin di desa Limbung.
PUSTAKA
Sanggar Pendidikan Anak Shaleh
- Pengertian Sanggar Pendidikan Anak Shaleh
- Visi Misi Sanggar Pendidikan Anak Shaleh
- Tujuan Pendidikan dan Pengajaran Sanggar Pendidikan Anak
Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Pendidikan Agama Islam
- Dasar Pendidikan Agama Islam
- Pengentasan buta aksara Al-qur’an dan latin
Remediasi buta aksara Al-Qur'an dan Latin merupakan program pemerintah yang dilaksanakan untuk menyamakan kurva pembelajaran di Sanggar Pendidikan Anak Saleh. Pengelolaan kajian pendidikan anak shaleh dalam pengentasan buta huruf Al Quran dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa dikelola sesuai dengan fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan kegiatan. Namun, jangan jadikan hal itu sebagai alasan untuk tidak menimba ilmu di Kajian Pendidikan Anak Sholeh.
Kurangnya motivasi orang tua terhadap anaknya mempengaruhi minat anak untuk belajar di sanggar pendidikan anak shaleh.
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian
Lokasi dan Objek penelitian
Subjek penelitian ini adalah guru dan santri di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.
Variabel Penelitian
Tercapainya tujuan pengelolaan sanggar pendidikan anak shaleh diharapkan mampu mencapai tujuan pembelajaran dan sasaran pembelajaran yang diharapkan.
Defenisi Operasional Variabel
Populasi dan Sampel
Visi sanggar pendidikan anak sholeh adalah “terwujudnya Gowa yang handal dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mutu mental (takwa) anak”. Sanggar Pendidikan Anak Saleh mempunyai fasilitas memadai yang dapat menunjang kelangsungan proses pembelajaran produktif.
Instrumen Penelitian
Pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Shaleh di Kelurahan
Dengan mengembangkan rencana tersebut, peserta didik mampu melakukan berbagai pengembangan dalam mengakses kemandirian dengan mengembangkan ilmu yang diperoleh dari kajian pendidikan anak shaleh. Berikut tanggapan responden santri dan santriyah mengenai perencanaan pengelolaan kajian pendidikan anak shaleh untuk mengentaskan buta huruf Al Quran dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa yang dapat dilihat dari pengolahan data pada Tabel 6 sebagai berikut. Penerapan pengelolaan Sanggar Pendidikan Anak Saleh di Kecamatan Limbung dilakukan berdasarkan fenomena modernisasi bahwa arus globalisasi informasi dan teknologi justru memposisikan masyarakat untuk menerima urgensi pendidikan agama sejak usia dini.
Pada prinsipnya penyelenggaraan sanggar pendidikan anak shaleh merupakan suatu proses pembelajaran yang mempunyai waktu dan jangka waktu pendidikan yang diatur dalam pelaksanaannya. Apabila pelaksanaan sanggar pendidikan anak shaleh dilaksanakan di luar jam sekolah, maka dapat dilaksanakan pada sore atau malam hari untuk mengisi aktivitas anak pada saat liburan sekolah. Pelaksanaan pembelajaran ini disesuaikan dengan kurikulum Sanggar Pendidikan Anak Saleh yang mempunyai tenaga pengajar Ustadz-Ustadzah yang dipersiapkan dengan membandingkan jumlah siswa dengan perbandingan 1:25 dalam pengajaran.
Berikut tanggapan responden santri Sanggar Pendidikan Anak Saleh mengenai pelaksanaan manajemen pengentasan buta huruf Al Quran dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa yang dapat dilihat dari pengolahan data pada Tabel 7 di bawah ini. Setiap pelaksanaan kegiatan selalu dikaitkan dengan faktor pendukung dan faktor penghambat hubungan Sanggar Pendidikan Anak Saleh dalam pengentasan buta huruf Al Quran dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Maksudnya, sekolah anak shaleh tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya bantuan dan dukungan penuh dari pemerintah.
Buku paket yang dimaksud di sini adalah buku yang berfungsi sebagai pedoman dalam proses belajar mengajar di sanggar pendidikan anak saleh, sehingga memudahkan pembelajaran bagi siswa atau siswi. Salah satu faktor pendukung Sanggar Pendidikan Saleh adalah sarana dan prasarana, apabila sarana dan prasarana tidak memadai maka pendidikan di Sanggar Pendidikan tidak akan berlangsung dengan baik. Ketika menimba ilmu di Sanggar Pendidikan Anak Bertakwa, diperlukan dukungan orang tua siswa, dan bila tidak ada dukungan orang tua.
Maka otomatis turunlah motivasi anak untuk menimba ilmu dalam kajian pendidikan anak shaleh, dan itu menjadi tanggung jawab orang tua terhadap anaknya. Dengan demikian uraian di atas memberikan pemahaman bahwa pengelolaan sekolah anak shaleh dalam upaya pemberantasan buta huruf Al-Quran dan Latin di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa telah terlaksana dengan baik sesuai dengan visi, misi dan tujuan. Kajian pendidikan Anak Saleh yaitu penyelenggaraan pendidikan di luar sekolah yang berlandaskan Islam untuk meningkatkan pengetahuan intelektual dan mental anak. Pengelolaan sanggar pendidikan anak shaleh yang merupakan salah satu lembaga pendidikan luar sekolah di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa bertujuan untuk mempersiapkan santri menjadi generasi al-Quran yang berakhlak mulia, berilmu dan mampu menjunjung tinggi budaya Islam. nilai-nilai dalam kehidupan mereka.
Faktor penghambat dalam pengelolaan sanggar pendidikan anak Saleh antara lain sarana dan prasarana yang kurang memadai, kurangnya dukungan orang tua dan kurangnya motivasi dari kalangan siswa, sedangkan faktor pendukungnya adalah dukungan penuh. Pimpinan sanggar pendidikan anak bakti hendaknya lebih memperhatikan dan mengoptimalkan peran sertanya dalam memberikan pengajaran di sanggar pendidikan anak bakti.
Bentuk-bentuk Pengentasan Al-qur’an di Kelurahan Limbung 51
Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Sanggar
Faktor-faktor pendukung manajemen sanggar pendidikan Anakhaleh dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan ekstrakurikuler adalah sebagai berikut. Sarana dan prasarana yang dimaksud disini adalah tempat atau wadah beserta perlengkapannya yang menunjang kelangsungan proses belajar mengajar dalam pendidikan anak shaleh. Keberadaan guru dalam penyelenggaraan sanggar pendidikan anak shaleh. Guru yang dimaksud di sini adalah orang yang mempunyai peranan penting dalam memberikan pembelajaran kepada anak didik atau santri agar mudah memahami pelajaran yang ada di sanggar pendidikan anak shaleh.
Tabel 9 di atas menunjukkan hal-hal yang menghalangi siswa untuk belajar di sanggar pendidikan yang saleh. Tabel di atas menunjukkan bahwa dari 25 responden atau siswa, 32% menjawab ya dan 8% tidak. dan sisanya 60%. Kurangnya motivasi anak dalam pembelajaran di Sanggar Pendidikan Anak Shaleh disebabkan oleh kurangnya kuatnya keinginan belajar pada anak, bahkan bisa jadi penyebabnya adalah orang tua yang kurang memotivasi anaknya untuk giat belajar. Karena hal ini dirasa penting dan perlu, maka peneliti mengajukan pertanyaan kepada responden pesantren, dan hasilnya sebagai berikut.
Dari tabel 10 diatas dijelaskan tentang kurangnya motivasi anak dalam mengikuti pelajaran di sekolah belajar anak shaleh. Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa dari 25 responden atau santri-santriyah, 4% menjawab tidak berpengaruh, 4% menjawab sedikit pengaruh, 40% menjawab berpengaruh, dan sebanyak 52 % responden atau santri pesantren menyatakan berdampak besar terhadap rendahnya motivasi anak mengikuti kelas di Sanggar Pendidikan Anak Shaleh. Cara pengentasan buta aksara di Desa Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa telah dilaksanakan dengan menggunakan metode Bagdadiyah dan metode Iqro' dengan tujuan agar siswa lebih memahami materi yang diberikan oleh tutor sehingga tujuan pembelajaran di TK shaleh dapat tercapai. sebagai lembaga yang berbasis pada pengembangan pendidikan agama Islam dan pengetahuan umum sesuai dengan tingkat pengelolaan yang direncanakan, terlaksana dengan baik. Pengelola sanggar pendidikan anak shaleh di Kecamatan Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menunjang kegiatan pengelolaan yang lebih handal, mandiri dan profesional dalam pengelolaan sanggar pendidikan anak shaleh yang maju dan modern, sehingga menambah jumlah keluaran dari pembelajaran sekolah anak shaleh.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Pedoman Pengelolaan, Pembinaan dan Pengembangan Baca Tulis serta Pengembangan Sistem Pengajaran Baca Tulis Al-Quran LPTQ Nasional, Cet. Setelah itu penulis melanjutkan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Muhammadiyah Limbung dan lulus pada tahun 2009. Setelah itu penulis melanjutkan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMA Muhammadiyah Limbung dan lulus pada tahun 2012. .
Dan pada tahun 2012, penulis melanjutkan pendidikannya pada tingkat universitas dan mendaftar menjadi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar pada fakultas agama Islam Pendidikan Agama Islam dan selesai pada tahun 2016.