• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Diri Dan Profesi Pengelolaan Diri

N/A
N/A
Research development

Academic year: 2024

Membagikan "Pengembangan Diri Dan Profesi Pengelolaan Diri"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Pengembangan Diri Dan Profesi

Pengelolaan Diri

(2)

ANGGOTA KELOMPOK 6

Abdi Saputra (203030216057) Aryaweda Pratama (2030302160492) Angke Mawiney (2030302160586) Evi Anggraini Pasaribu (203030216054) Elfrin Kurniawan (2030302160514) Jeny Angelina Renatha (2030302160503) Keizia Dayana Sinthani (2030302160595) Reti mirdawati (AFB 117 0197)

(3)

Pengembanga n Pribadi Dan

Profesi

Dalam buku Standar Kompetensi Konselor Indonesia (2005:15-1) dituntut konselor

harus kompeten dalam melakukan layanan bimbingan dan konseling. Salah satu kompetensi yang dimaksud adalah,

"memiliki kesadaran dan komitmen etika profesional". Sub kompetensi ini adalah"

Menampilkan keutuhan pribadi konselor"

Don't forget ...

(4)

Sikap profesional seseorang konselor harus ditampilkan dalam memberikan layanan

konseling :

Sikap

Empati Respek

Keasli an

Kekongkri

tan

(5)

Konfronta

si Membuka Diri

Kesanggu

pan

(6)

Kesiapan Aktualisasi

Diri

(7)

Sebagai ediator bagi

konseli dalam menyelesai

kan masalah

KEKUATAN KONSELOR SEBAGAI PERSONAL DAN PROFESIONAL

Sebagai petunjuk

dalam

pemecahan masalah

konseli Keberanian

untuk tidak sempurna

Sebagai pribadi yang menarik dan dipercaya oleh orang lain

(8)

Dapat

mengungkap kan berbagai

masalah ko

nseli

Mampu melihat

permasalahan dari berbagai

aspek Pemahama

n diri dan teori yang digunakan

Memiliki rasa peduli

M

ampu

menjaga rahasia Mampu berkomunika

si dengan konseli yang

berbeda

budaya Dapat

mempengaruh i pikiran

konseli

(9)

Keterbatasan Konselor Sebagai Personal dan

Profesional

Keterbatasan dalam

menyelesaikan masalah

konseli

Keterbatasan dalam

memahami individu lainnya

keterbatasan dalam

membentengi diri dari permasalahan yang dihadapi oleh

konseli

Egoisme konselor

(10)

Mendiskusikan Atau Membicarakan

kehidupan konseli dengan orang lain

tanpa izin Hanya Berfungsi

pada satu kerangka budaya saja

Konselor yang individual Berpegang

pada satu cara respon

(11)

Konselor yang kurang

efektif dan efisien

Kekurang perhatian

konselor

Tidak berpkikir alternatif

(12)

TERIMAKASI

H

Referensi

Dokumen terkait

Pendekatan seorang konselor kepada konseli dalam memahami masalah kekerasan yang dialami berkaitan dengan pemahaman terhadap konseli dan kepekaan.

Penilaian ini berkaitan dengan pemahaman konseli tentang pokok materi, misalnya konselor mencoba mengajukan setiap anggota untuk memberikan tanggapan dalam masalah konseli

Bahwa masalah dan system nilai sebagai kondisi obyektif konseli mengharuskan konselor untuk menerima, namun dengan berjalannya proses konseling seorang konselor

Mata kuliah ini membahas tentang: konsep dasar profesi, sikap dan etika profesi, nilai-nilai pribadi klien, kekuatan dan keterbatasan konselor sebagai personal dan professional,

Berikut ini akan disajikan hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada subjek S-2 terkait kemampuan melaksanakan rencana pemecahan masalah,

Tahap ini merupakan penetapan bentuk bantuan yang akan diberikan kepada konseli sesuai dengan masalah konseli. Pada tahap ini, konselor memberikan konseling behavior

profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Dalam hal ini konselor juga dituntut harus memahami secara mendalam konseli yang dilayani, menguasai

Dari hasil analisis konselor terhadap masalah yang di utarakan konseli, didapatkan bahwa konseli memiliki perilaku yang kurang baik (maladaftif), yaitu berupa