PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru, yaitu pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga masih banyak siswa yang kurang aktif dalam mencari ilmunya. Alat penilaian pembelajaran IPA masih terfokus pada soal-soal yang ada di buku dan LKS. Keterbatasan kompetensi guru kelas IPA/MI dalam menyusun bahan ajar pengayaan berbasis Al-Qur’an.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan ilmu baru atau wawasan keilmuan kepada guru dalam mengembangkan Lembar Kerja Siswa IPA (LKPD) IPA Berbasis Al-Quran untuk Kelas V SD/MI Semester I. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya pengembangan Lembar Karya Siswa (LKPD) IPA berbasis Al-Qur'an untuk Kelas V SD/MI Semester I.
Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan
Lembar Kerja Siswa Pengayaan Sains (LKPD) Berbasis Al-Qur'an Kelas V SD/MI Semester I dalam Pembelajaran yang dikembangkan untuk melatih siswa menemukan sendiri apa yang diamatinya dan mencoba mendeskripsikan konsep dengan berbagai metode, pendekatan dan model pembelajaran yang digunakan. oleh guru dan siswa dapat menilai sendiri kemampuannya. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKPD) untuk Memperkaya Materi IPA Berbasis Al-Qur'an untuk Kelas V MI Semester I dibatasi pada rancangan pembelajaran yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pengembangan konsep dalam LKPD yang berkaitan dengan karakteristik peserta didik, yaitu: siswa ' sikap terhadap pembelajaran IPA, minat mempelajari IPA dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah IPA. Materi Lembar Kerja Siswa Pengayaan IPA (LKPD) Berbasis Al-Qur'an Kelas V. MI Semester I yang dikembangkan hanya sebatas menilai penyusunan LKPD yang didalamnya terdapat berbagai aktivitas siswa seperti mencari, membaca dan menulis hasil kerja. unjuk kerja, observasi, untuk siswa kelas 5 MI Kulon Prog.
Madrasah yang dijadikan uji coba pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al. Kedua madrasah tersebut tersebar di 1 MI di Kecamatan Lendah dan 1 MI di Kecamatan Pengasih dan Kulon Progo.
Kajian Pustaka
Penelitian Nurul Hidayati Rofiah relevan dengan penelitian Kasmad Rifangi yang sama-sama menghasilkan produk LKS. Nurul menghasilkan model lembar kerja siswa untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan partisipasi dalam kegiatan pembelajaran siswa, yang diprediksi mampu meningkatkan keterampilan proses sains. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa langkah-langkah berharga dalam pengembangan alat penilaian berbasis Portofolio Sains melalui tahapan analisis produk, pengembangan produk, validasi dan review uji coba lapangan skala kecil dan besar, guna meningkatkan kemampuan siswa. kemandirian belajar.
8Nurul Hidayati Rofiah, “Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKPD) Berbasis KIT Untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Proses Sains di MI,” Skripsi, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2013). 9Kasmad Rifangi, “Pengembangan Alat Asesmen Pembelajaran Berbasis Portofolio Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa SD/MI,” Skripsi, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2013). Penelitian ini relevan dengan penelitian Kasmad Rifangi yang sama-sama menemukan sikap belajar mandiri siswa.
Disertasi yang ditulis oleh Fatimah Setiani, mahasiswa Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan UNY Yogyakarta tahun 2011 berjudul “Pengembangan Asesmen Alternatif dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Realistis di Sekolah Dasar”10. Kepraktisan dan efektivitas penilaian alternatif serta seluruh perangkat penilaian yang digunakan untuk melaksanakan penilaian di kelas dikategorikan sangat praktis dan efektif. Fatimah membuat alternatif model penilaian pada LKS dan Fatimah mengembangkan model pengembangan penilaian alternatif pada pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik.
10Fatimah Setiani, “Pengembangan asesmen alternatif dalam pengajaran matematika dengan pendekatan realistik di sekolah dasar”, Disertasi, (Yogyakarta: UNY, 2011).
Kerangka Teori
- Metode Penelitian
Skema tahapan prosedur pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran untuk kelas V SD/MI. Pada tahap ini dilakukan perencanaan yaitu melalui perancangan kerangka dan sistematika Lembar Kerja Siswa (SWPs) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran. Menyusun dan menyiapkan Lembar Kerja Siswa (SWW) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran dalam bentuk buku.
Cetak hasil desain Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran dalam bentuk buku ukuran 24 cm x 18 cm, kertas gading. Membuat aturan dan tata cara penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran untuk dijadikan pedoman dalam menyelesaikan tugas. Produk akhir yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran yang digunakan di sekolah untuk menunjang Lembar Kerja Siswa (SWK) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran.
Subjek penelitian untuk produk yang dihasilkan adalah Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an. Angket digunakan untuk memperoleh data kesesuaian Lembar Kerja Siswa (LKPD) pada materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an. Tabel seluruh data yang diperoleh setiap aspek penilaian, subaspek dan butir soal pada Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an dari masing-masing asesor.
Uji coba awal produk Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an. Peneliti melakukan revisi Produk Lembar Kerja Siswa (LKPD) untuk pengayaan materi ilmiah berbasis Al-Qur'an setelah mendapat masukan dari ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Uji Coba Akhir II Lembar Kerja Siswa (LKPD) Materi Pengayaan Sains Berbasis Al-Quran setelah direvisi berdasarkan masukan dari tiga orang ahli.
Sistematika Pembahasan
Pada tahap ini peneliti langsung menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran dalam proses pembelajaran IPA baik di dalam maupun di luar kelas. Sedangkan hasil evaluasi siswa mengenai isi materi, keterbacaan bahasa dan gambar, penyajian alat evaluasi dan tampilan LKPD mencapai skor rata-rata sebesar 3,98, sehingga hasil pengembangan LKPD alat evaluasi sudah Baik. Hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan pada populasi lain yang mempunyai karakteristik berbeda dengan tempat penelitian dilakukan.
Ketiga, pada dasarnya LKPD produk ilmiah yang terintegrasi dengan materi pengayaan Al-Qur’an yang dilaksanakan dengan kombinasi alat penilaian yang berbeda untuk mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran, akan mampu memberikan informasi yang komprehensif tentang LKPD produk ilmiah yang terintegrasi dengan Al-Qur’an. Materi pengayaan Alquran. Namun dalam penelitian ini, tidak semua teknik evaluasi menjadi subjek pengembangan, melainkan hanya produk terpilih dari LKPD IPA saja. 134 materi pengayaan terpadu Al-Qur'an yang dinilai sangat penting untuk diterapkan dalam pengajaran IPA, sehingga hal ini menjadi salah satu keterbatasan penelitian ini.
Berdasarkan kesimpulan tersebut di atas, berikut beberapa saran yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas penilaian pembelajaran IPA di SD/MI. Bagi guru SD/MI disarankan untuk menggunakan produk IPA LKPD yang terintegrasi dengan Al Quran, materi pengayaan yang berasal dari pengembangan sebagai bentuk penilaian terhadap proses pembelajarannya, dimana guru mengalami kesulitan dalam melakukan penilaian khususnya produk LKPD IPA yang terintegrasi dengan Al Quran, materi pengayaan. Sosialisasi perangkat penilaian hasil pengembangan ini dapat disosialisasikan di sekolah-sekolah khususnya di MI seperti melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) atau forum guru lainnya.
Mengetahui validitas produk keilmuan LKPD yang terintegrasi dengan Al-Qur’an sebagai materi pengayaan, disarankan bagi guru dan peneliti untuk mengimplementasikannya dalam skala yang lebih luas.
KAJIAN TEORI
Lembar Kerja Peserta Didik
Dari ketiga hasil penelitian di atas tidak ada hubungannya dengan pendidikan agama Islam atau LKS berbasis Al-Quran, sehingga penulis merasa sangat penting untuk mengembangkan suatu produk yaitu Pengembangan LKS Pengayaan IPA (LKPD). materi berbasis Al-Qur'an MI kelas V Semester I melalui skripsi ini. Lembar belajar (lembar kerja) merupakan lembaran-lembaran yang berisi tugas-tugas yang harus diselesaikan siswa. Hendro Darmodjo mengungkapkan pemanfaatan Lembar Kerja Siswa (LKPD) dalam proses belajar mengajar mempunyai banyak manfaat.
Menurut Seels dan Richey, pengembangan diartikan sebagai upaya menerjemahkan atau menggambarkan spesifikasi desain ke dalam bentuk fisik.28 Produk yang dihasilkan dalam hal ini dapat berupa perangkat lunak atau perangkat keras, seperti buku, modul, paket, program pembelajaran, 29 Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah produk berupa Lembar Kerja Siswa (LKPD) pengayaan materi ilmiah berbasis Al-Quran untuk kelas V SD/MI Semester I. Uji validitas dengan ahli materi, ahli media dan ahli bahasa Siswa Lembar Kerja (LKPD) dengan mengisi kuesioner yang telah dibuat. Melakukan revisi terhadap produk yang diuji oleh ahli materi dan ahli media, serta uji validitas Lembar Kerja Siswa (LKPD) pada materi pengayaan ilmiah berbasis Al-Quran untuk memperoleh produk yang lebih baik.
Berdasarkan hasil penilaian ahli, telah dilakukan perbaikan atau penyempurnaan terhadap Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur’an, sesuai dengan komentar, saran dan masukan dari masing-masing reviewer. Setelah revisi I, dilakukan tahap uji coba skala kecil untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Siswa (SWW) pada materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an dan untuk mengetahui efektivitas SWW dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Tahap uji dalam penelitian ini meliputi evaluasi siswa terhadap Lembar Kerja Siswa (SWP) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an sehingga menghasilkan uji kelayakan Lembar Kerja Siswa (SWP) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an. dalam proses evaluasi siswa yaitu kepada 11 siswa MI Ma'arif Sendang Pengasih Kulon Progo.
Setelah melakukan uji coba pada proses pembelajaran IPA, dilakukan revisi kedua terhadap Lembar Kerja Siswa (SWP) materi pengayaan IPA berbasis Al-Quran berdasarkan jawaban siswa dan temuan kesalahan/kekurangan, sehingga dihasilkan produk akhir. berupa Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran. Tahap pendistribusian merupakan tahap akhir, dimana produk akhir didistribusikan dalam bentuk Lembar Kerja Siswa (SWP) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran yang telah direvisi seluruhnya. Kuesioner juga diberikan kepada 4 orang siswa uji coba I dan 11 orang siswa untuk mengetahui penilaian dan respon terhadap produk serta angket terkait Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Quran.
Perubahan nilai rata-rata menjadi nilai kategori Untuk mengetahui kualitas Lembar Kerja Siswa (LKPD) materi pengayaan sains berbasis Al-Qur'an dan evaluasi respon reviewer dan pengguna siswa, data yang awalnya di bentuk poin diubah menjadi data kualitatif (data interval) dengan skala 5.
Keterampilan Proses IPA MI
Integrasi dan Urgensi Al Qur’an dengan Sains dalam
HASIL DAN PEMBAHASAN
Kelayakan LKPD LKPD IPA Terintegrasi Al Qur’an
Kajian Produk LKPD Akhir
Simpulan
Hasil uji validasi kelayakan produk pengembangan LKPD berdasarkan hasil evaluasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa diperoleh skor rata-rata ketiga ahli sebesar 3,66.
Keterbatasan Penelitian
Saran