• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggolongan, Komponen Penyusun, dan Kerusakan

N/A
N/A
Dishafira Nabella Aolindar

Academic year: 2024

Membagikan " Penggolongan, Komponen Penyusun, dan Kerusakan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DISKUSI I

Nama : Dishafira Nabella Aolindar NIM : 050624173

Soal:

Pilihlah satu komoditas hortikultura,

a. Tentukan penggolongan komoditas tersebut (berdasarkan bagian tanaman, pola respirasi dan iklim tempat tumbuh)? (nilai 30)

b. Jelaskan mengenai salah satu komponen penyusunnya ? (nilai 30)

c. Jelaskan salah satu jenis kerusakan yang kemungkinan terjadi selama penanganan dan pengolahan komoditas tersebut! Sertakan pula foto kerusakan komoditas tsb. (nilai 40) Tuliskan jawaban secara ringkas dan jelas.

Jawab :

Komoditas yang salah pilih adalah kentang.

a. - Bagian tanaman : Sayuran umbi akar

- Pola respirasi : setelah proses pemanenan dan penyimpanan kentang masih dapat melakukan proses respirasi. Kehadira oksigen sangat berpengaruh dalam proses respirasi dan harus diperhatikan dalam penyimpanan kentang. Kentang disimpan pada tempat yang sejuk, kering, serta wadah yang memiliki sirkulasi yang bagus.

- Iklim tempat tumbuh : pada iklim sedang atau subtropis dengan suhu udara maksimum 22˚C.

b. Komposisi penyusun terbesar kentang adalah karbohidrat, lalu protein, serta lemak. Warna kuning pada kentang disebabkan oleh adanya kandungan β-karoten yang merupakan salah satu zat antioksidan. Selain itu, kentang juga mengandung mineral dan vitamin seperti fosfor, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, kalsium.

c. Salah satu jenis kerusakan yang terjadi adalah perubahan warna kulit kentang yang semula coklat menjadi hijau. Hal tersebut disebabkan karena pada saat pemanenan kentang tidak memiliki klorofil, akan tetapi, apabila kentang disimpan di ruangan yang banyak menerima sinar cahaya, klorofil akan terbentuk kembali dan warna kentang menjadi hijau. Warna hijau dari klorofil tersebut mungkin tidak berbahaya, namun biasanya kentang yang bewarna hijau dianggap beracun. Racun yang sering terdapat di dalam kentang adalah

(2)

solanine yang rasanya sangat pahit. Racun ini mempunyai sifat yang sangat stabil dan sulit untuk dihilangkan.

Sumber referensi :

Muchtadi, Tien R. 2023. Penanganan dan Pengolahan Hasil Holtikultura Edisi 2. Tanggerang Selatan : Universitas Terbuka.

Purnomo, Edi dkk. 2017. Pengaruh Cara dan Waktu Penyimpanan terhadap Susut Bobot, Kadar Glukosa dan Kadar Karotenoid Umbi Kentang Konsumsi (Solanum tuberosum L. Var Granola).

Undip: Buletin Anatomi dan Fisiologi Vol 2 No 2.

Referensi

Dokumen terkait

Dari masalah yang ditemukan, informasi komponen smartphone dan keputusan/solusi yang diperlukan dalam penanganan kerusakan smartphone maka langkah awal yang dilakukan untuk

Dari penelitian didapat akar permasalahan yang terjadi pada kerusakan dini disetiap komponen pada depericarper fan, terdapat 3 penyebab kerusakan utama pada

penanganan kerusakan (pemeliharaan jalan) tidak dilakukan secara dini dan tepat (kerusakan lubang yang terjadi akibat dari kerusakan-kerusakan kecil yang terus menerus

Berdasarkan Tabel 2, data kerusakan dan waktu penggantian untuk komponen kritis yang sering terjadi kerusakan dan downtime dari mesin pengayakan batu bara di PT..

Langkah awal dari pengolahan data adalah penentuan komponen kritis dengan fokus dua komponen, yaitu dua komponen yang mempunyai frekuensi kerusakan terbanyak. Komponen

KOMPONEN-KOMPONEN PENYUSUN ASAP CAIR SABUT KELAPA HASIL PEMBAKARAN LANGSUNG SERTA PENINGKATAN KUALITASNYA DENGAN DISTILASI DAN PENJERAPAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF Feti Fatimah Staf

Kesimpulan Dari hasil perhitungan Penelitian deteksi kerusakan bearing menggunakan reduksi komponen utama kernel menunjukkan bahwa statistik Hotelling cukup akurat dalam mendeteksi

Dari hasil pengolahan data yang telah dilakukan diketahui bahwa komponen yang paling kritis yaitu komponen coupling dengan tingkat persentase kerusakan sebesar 21,62% dari komponen