• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengukuran intensitas pencahayaan di tempat kerja

N/A
N/A
Abdullah Azzam

Academic year: 2024

Membagikan "Pengukuran intensitas pencahayaan di tempat kerja"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

I. Ruang lingkup

Standar ini menetapkan metode pengukuran intensitas pencahayaan di tempat kerja dengan menggunakan alat yang dikenal sebagai lux meter. Metode ini bertujuan untuk memastikan bahwa pencahayaan yang ada di lingkungan kerja memenuhi standar yang diperlukan untuk kenyamanan dan keselamatan kerja. Dengan adanya standar ini, diharapkan perusahaan dapat melakukan pengukuran secara konsisten dan terstandarisasi, sehingga hasil pengukuran dapat diandalkan dan diterima secara nasional.

II. Istilah dan definisi

Dokumen ini mencakup beberapa istilah kunci yang penting untuk pemahaman yang tepat mengenai pengukuran intensitas pencahayaan. Istilah seperti 'intensitas pencahayaan', 'lux', dan 'lux meter' dijelaskan secara rinci. Misalnya, intensitas pencahayaan didefinisikan sebagai jumlah fluks cahaya yang jatuh pada area tertentu per satuan luas, sedangkan lux adalah satuan yang digunakan untuk mengukur intensitas pencahayaan tersebut. Pemahaman istilah ini adalah kunci untuk menerapkan metode pengukuran dengan benar.

III. Metode pengukuran

Metode pengukuran intensitas pencahayaan melibatkan penggunaan alat lux meter yang dirancang untuk memberikan hasil yang dapat dibaca secara langsung. Proses pengukuran dimulai dengan persiapan alat, termasuk memastikan bahwa baterai cukup dan alat terkalibrasi dengan baik. Selanjutnya, titik pengukuran ditentukan berdasarkan luas ruangan, yang mempengaruhi jumlah titik yang perlu diukur. Dengan mengikuti prosedur ini, hasil pengukuran akan akurat dan dapat diandalkan.

3.1 Prinsip

Pengukuran intensitas pencahayaan dilakukan dengan menggunakan lux meter yang memberikan hasil pembacaan secara langsung. Ini memungkinkan pengguna untuk dengan cepat dan efisien menentukan tingkat pencahayaan di berbagai area kerja, yang sangat penting untuk menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja.

3.2 Peralatan

Peralatan utama yang digunakan dalam pengukuran ini adalah lux meter. Gambar 1 dalam dokumen menunjukkan alat ini, yang merupakan instrumen penting untuk mengukur intensitas pencahayaan. Memastikan bahwa alat ini berfungsi dengan baik dan terkalibrasi adalah langkah penting sebelum melakukan pengukuran.

3.3 Prosedur pengukuran

Prosedur pengukuran mencakup beberapa langkah penting, mulai dari persiapan alat hingga pelaksanaan pengukuran. Petugas harus memastikan bahwa sensor lux meter diletakkan pada posisi yang tepat dan tidak terhalang oleh objek lain. Selain itu, penting untuk mencatat hasil pengukuran secara akurat untuk analisis lebih lanjut.

Referensi Dokumen

  • Lighting Assessment In The Workplace ( Occupational Safety And Health Branch Labor Department, Hongkong )
  • Permenaker No 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja
  • Teknik Pencahayaan dan Tata Letak Lampu jilid 1 ( Christian Darmawan dan Lestari Puspakesuma )
  • IES Lighting Handbook, The Standard Lighting Guide ( John E.Kaufman )
  • Heating, Cooling, Lighting, Design Methods for Architects ( Norbert Lechner )

Referensi

Dokumen terkait

Sumber: Data Primer April, 2019 Data pada tabel 11 dapat dilihat bahwa sampel pegawai yang bekerja pada intensitas pencahayaan baik ≥ 300 lux sebanyak 8 orang 26.7% yang terdiri dari

“Hubungan Intensitas Pencahayaan dengan Keluhan Kelelahan Mata Karyawan Pengguna Komputer di Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Sumatera Utara

Pengukuran yang digunakan pada pengukuran parameter cahaya adalah dengan menggunakan Lux meter (Gambar 3.5) yang merupakan alat untuk mengetahui tingkat

Pada Ruang VII diberikan intensitas cahaya biru sebesar 51 Lux menghasilkan tinggi maksimal pada tanaman bayam 3.23 cm, jumlah daun sebanyak 2 daun dengan panjang daun rata-rata

Berdasarkan pernyataan diatas maka program pencahayaan harus diatur mulai dari lama penerangan sampai berapa intensitas cahaya yang diberikan, sehingga dibuatlah

Intensitas radiasi matahari dinyatakan sebagai jumlah energi yang jatuh pada satuan luas permukaan dalam satuan waktu (kalori per cm 2 per menit).. Alat pengukurnya

Intensitas penerangan di tempat kerja dimaksudkan untuk menberikan penerangan kepada benda-benda yang merupakan obyek kerja, peralatan atau mesin dan proses produksi serta

Tabel 4.7 Hasil pengukuran intensitas cahaya di ruangan Resepsionis Ruang Resepsionis Hasil Pengukuran Lux Rata- rata Standar Permenkes No 48 Tahun 2016 Lux Keterangan