Seperti telah dijelaskan pada gambaran umum pelatihan, fokus utama dari Pelatihan Asuhan Persalinan Normal ini adalah kompetensi peserta dalam melakukan pertolongan persalinan yang bersih dan aman sehingga ibu bersalin dan bayi baru lahir mendapatkan asuhan yang efektif dan berkualitas tinggi.
Penilaian kompetensi peserta diukur melalui kemampuannya untuk mengumpulkan informasi subyektif dan obyektif, baik melalui anamnesis, cara menggunakan dan menginterpretasikan Partograf, membuat keputusan klinik, memilih tindakan yang tepat bagi ibu bersalin dan bayi baru lahir, melakukan pertolongan persalinan dan resusitasi bayi baru lahir dengan asfiksia, mengenali risiko dam kemampuannya dalam menatalaksana persalinan, merujuk tepat waktu dan dalam kondisi optimal, dan membuat catatan atau rekam medik sesuai standar yang telah ditetapkan.
Penilaian terhadap peserta dilakukan setelah semua materi pengetahuan dan bimbingan bagi pengembangan keterampilan telah diberikan, melaksanakan berbagai latihan dan studi kasus, praktik klinik secara simulasi dan praktik langsung dengan klien, dan melalui pengamatan dan bimbingan langsung oleh pelatih dan instruktur klinik. Semua hal tersebut dilakukan di ruang belajar, fasilitas yang telah disiapkan untuk tempat praktik klinik maupun fasilitas kesehatan rujukan.
Setelah semua proses penilaian tersebut diatas dilakukan maka pelatih akan membuat laporan atau rekomendasi tentang tingkat kompetensi pengetahuan, keterampilan dan perilaku dari setiap peserta sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kualifikasi peserta pada tahap akhir pelatihan. Kualifikasi ini akan dilanjutkan dengan penilaian kompetensi petugas dan akreditasi teknis fasilitas pelayanan yang memberikan Asuhan Persalinan Normal sehingga prinsip belajar hingga menguasai (mastery learning) benar- benar tercapai dan dipraktikkan di tempat petugas kesehatan bekerja sehari-hari.
PENILAIAN PENGISIAN PARTOGRAF
Petunjuk:
Beri - tanda ü bila pengisian pada partograf sesuai dengan kunci jawaban - tanda Ï bila pengisian partograf tidak sesuai dengan kunci jawaban
NAMA PESERTA:
PENCATATAN PADA PARTOGRAF KODE
1. Denyut Jantung Janin 2. Air Ketuban
3. Penyusupan tulang kepala 4. Pembukaan serviks 5. Kemajuan fase aktif kala I 6. Penurunan kepala
7. Pencatatan waktu pemeriksaan 8. Kontraksi uterus
9. Tekanan darah ibu 10. Nadi ibu
11. Temperatur tubuh ibu 12. Pencatatan produksi urin Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih ________________________ Tanggal _______________________
PROSEDUR DALAM PERSALINAN NORMAL
Menggunakan Daftar Tilik Penilaian Kinerja
Daftar tilik penilaian kinerja dirancang untuk menilai secara obyektif tentang kemampuan psikomotor atau keterampilan dari para peserta untuk melaksanakan prosedur-prosedur yang terkait dengan Asuhan Persalinan Normal. Hal ini tidak semata-mata menilai aspek kerja motorik, melainkan juga cerminan dari penguasaan pengetahuan esensial yang diperlukan dalam melaksanakan suatu prosedur dan aspek perilaku melalui kepatuhan peserta untuk mematuhi standar yang telah ditetapkan. Daftar tilik yang ada, ditujukan bagi penilaian kinerja dalam berbagai prosedur atau kegiatan berikut ini:
• Prosedur Baku Pertolongan Persalinan Normal
• Prosedur Resusitasi Bayi Baru Lahir dengan Asfiksia
• Prosedur Plasenta Manual
• Prosedur Penjahitan Robekan Perineum
• Prosedur Pemeriksaan Bayi Baru Lahir pada minggu pertama
Peserta yang mempelajari berbagai prosedur atau kegiatan bagi persalinan bersih dan aman dalam persalinan normal dianggap telah melakukan secara berulang-kali, berbagai prosedur yang diperlukan. Baik melalui pengamatan saat pelatih memperagakan keterampilannya, juga saat mulai mengenali langkah-langkah atau prosedur pencegahan infeksi. Kinerja dalam tahapan mampu, telah diperoleh saat bekerja dengan model anatomi, simulasi, atau praktik di dalam kelas dan melalui pengalaman belajar dan praktik dalam situasi yang sebenarnya, peserta dianggap telah mencapai tahap kompetensi awal dan telah mempunyai rasa percaya diri untuk melakukan berbagai kegiatan/prosedur pencegahan infeksi di tempat mereka bekerja.
Pelatih akan menilai peserta melalui peragaan keterampilan yang diperlukan dengan cara mengisi daftar tilik yang sesuai untuk proses itu. Seperti halnya dengan aspek kognitif maka aspek psikomotor akan dinilai secara obyektif dan mengacu pada pemberdayaan atau penguasaan keterampilan agar peserta mempunyai kinerja yang handal dan mampu untuk memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas. Instrumen dan cara penilaian kinerja ini, tidak hanya digunakan selama pelatihan tetapi juga pemantauan dan evaluasi pascapelatihan demi tercapainya tingkat kinerja yang diinginkan, kualifikasi yang disyaratkan dan kualitas yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini bertujuan untuk:
• Menilai sejauh mana peserta mampu mengikuti proses pembelajaran langkah-langkah dan urutan yang benar dari apa yang kelak harus dilakukannya (skill acquisition to skill competency)
• Mengukur kemajuan proses pembelajaran dan mengetahui efektifitas metode atau prinsip pelatihan dalam mengalihkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang dicerminkan dari pencapaian atau nilai kinerja yang diperagakan peserta saat dalam proses pembelajaran, terutama sekali saat dipraktikkan di tempat kerja (qualification) Daftar tilik penilaian kinerja digunakan untuk memantapkan keterampilan dan membantu peserta mencapai tahapan kinerja seperti yang diinginkan. Oleh sebab itu, penilaian harus dilakukan secara obyektif dan benar. Pengguna daftar tilik kinerja adalah pelatih yang
sangat menguasai filosofi pelatihan dan tujuan akhir pelatihan berdasarkan kompetensi.
Kinerja peserta pada setiap langkah/kegiatan, akan dinilai oleh pelatih berdasarkan kriteria sebagai berikut:
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak Ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
PERSALINAN NORMAL
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak Ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
PESERTA: _______________________________________________________ TANGGAL :______________________
KEGIATAN NILAI
I. PERSIAPAN
1. Mengenal gejala dan tanda kala dua persalinan 2. Menyiapkan peralatan untuk pertolongan persalinan
3. Menyiapkan diri untuk memberikan pertolongan persalinan 4. Menyiapkan kebutuhan kelahiran dan asuhan bayi
5. Memastikan pembukaan sudah lengkap dan kondisi selaput ketuban 6. Memastikan kondisi bayi melalui DJJ dalam kisaran normal
7. Menyiapkan ibu dan keluarga untuk membantu proses bimbingan meneran
8. Membimbing meneran dengan memantau kondisi ibu-bayi
9. Melakukan persiapan pertolongan kelahiran bayi saat kepala dengan diameter ± 5-6 cm tampak di vulva
II. MENOLONG KELAHIRAN BAYI
10. Fasilitasi lahirnya kepala dan mencegah robekan perineum 11. Memeriksa ada-tidaknya lilitan tali pusat pada leher janin 12. Menunggu kepala selesai melakukan putaran paksi luar 13. Fasilitasi lahirnya bahu janin
14. Fasilitasi lahirnya dada dan seluruh tubuh bayi III. MELAKUKAN ASUHAN BAYI BARU LAHIR
15. Menilai kebugaran dan melakukan resusitasi bayi (jika perlu) 16. Meletakkan dan mengamankan bayi pada perut bawah ibu 17. Mengeringkan tubuh bayi tanpa membersihkan verniks
IV. MANAJEMEN AKTIF KALA TIGA
18. Menyuntikkan oksitosin 10 I.U. IM 1 menit setelah bayi lahir, 19. Menjepit, memotong dan mengikat tali pusat setelah 2 menit sejak
bayi lahir,.
20. Meletakkan bayi tengkurap di dada ibu dan melakukan kontak kulit ke kulit di dada ibu paling sedikit selama 1 jam.
21. Melakukan penegangan tali pusat terkendali dan melahirkan plasenta.
22. Melakukan rangsangan taktil (masase), memastikan uterus berkontraksi baik
KEGIATAN NILAI V. MEMASTIKAN TIDAK TERJADINYA PERDARAHAN PASCAPERSALINAN
23. Memastikan plasenta dan selaput ketuban dilahirkan lengkap 24. Memastikan tidak terjadi robekan jalan lahir dan perdarahan aktif 25. Memastikan uterus berkontraksi baik
VI. ASUHAN PASCAPERSALINAN
26. Evaluasi ulang kualitas kontraksi uterus selama kala III dan kala IV 27. Mengajarkan ibu/keluarga untuk menilai dan memastikan bahwa
uterus berkontraksi dengan baik 28. Menilai jumlah perdarahan yang terjadi 29. Memeriksa dan memantau tanda vital ibu
30. Membersihkan badan dan memberi pakaian bersih dan kering bagi ibu setelah IMD dan menyusu setelah jam pertama bayi lahir
31. Memastikan ibu merasa nyaman dan kondisinya baik
32. Melakukan pencegahan infeksi pascatindakan (membuang bahan- bahan bekas pakai dan melakukan dekontaminasi peralatan yang digunakan)
33. Mencuci dan mengeringkan tangan dengan tissue/handuk pribadi 34. Memakai sarung tangan DTT/Steril pada kedua tangan
35. Melakukan pemeriksaan fisik awal dan memberikan salep/tetes mata antibiotika, mennyuntikkan vitamin K1 dan Hepatitis B pada bayi pada tempat dan waktu yang tepat.
36. Melakukan pemeriksaan fisik lanjutan bayi baru lahir 37. Melakukan pemantauan dan pengenalan dini tanda
bahaya/komplikasi segera
38. Mencuci tangan dan mengeringkannya dengan tissue/handuk pribadi 39. Melengkapi rekam medik
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih _________________________________ Tanggal ____________________
RESUSITASI BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA
(Digunakan oleh pelatih)
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak Ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
Nama Peserta: __________________________________________________ Tanggal: ________________________
PROSEDUR RESUSITASI BAYI BARU LAHIR
LANGKAH DAN KEGIATAN KASUS
Prosedur Resusitasi Bayi Baru Lahir merupakan bagian dari Asuhan Kala Dua untuk penolong tunggal persalinan dan menjadi pelengkap untuk bayi dengan risiko tinggi Asfiksia
PERSIAPAN
1. Menyiapkan tempat, peralatan dan bahan yang diperlukan serta mengenakan sarung tangan DTT/steril
PENILAIAN BAYI BARU LAHIR
2. Melakukan penilaian segera dan menentukan asuhan yang diperlukan (Resusitasi bayi baru lahir)
LANGKAH AWAL
3. Memberitahu ibu dan keluarga bahwa bayi mengalami masalah sehingga perlu dilakukan tindakan resusitasi dan meminta keluarga berpartisipasi dalam upaya pertolongan ini
4. Hangatkan, posisikan, bersihkan jalan napas, keringkan dan rangsang taktil, reposisi bayi baru lahir dalam 30 detik
5. Melakukan penilaian napas dan menentukan asuhan yang diperlukan VENTILASI
6. Mampu mengenali jenis, spesifikasi, keunggulan-keterbatasan peralatan yang digunakan
7. Melakukan ventilasi percobaan dan ventilasi definitif dengan cara, frekuensi dan kekuatan yang sesuai
8. Menilai hasil tindakan ventilasi definitif setiap 30 detik dan menentukan keberhasilan atau kegagalan tindakan tersebut 9. Melanjutkan resusitasi atau merujuk bayi ke fasilitas rujukan TINDAKAN PASCARESUSITASI
10. Melakukan proses pencegahan infeksi terhadap peralatan dan limbah
PROSEDUR RESUSITASI BAYI BARU LAHIR
LANGKAH DAN KEGIATAN KASUS
pascatindakan
11. Melanjutkan asuhan dan pemantauan pascatindakan REKAM MEDIK TINDAKAN RESUSITASI
12. Mencatat secara rinci kondisi sebelum dan setelah tindakan, tindakan yang dipilih, hasil tindakan dan keterangan rujukan bila dirujuk
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih __________________________________________ Tanggal ____________________
PLASENTA MANUAL
(Digunakan oleh pelatih)
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak Ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
Nama Peserta: ___________________________________________________ Tanggal: _____________________
LANGKAH/KEGIATAN KASUS
PERSIAPAN SEBELUM TINDAKAN
§ PASIEN: Peralatan dan bahan yang diperlukan oleh ibu
§ PENOLONG: Peralatan dan bahan yang akan digunakan penolong PENCEGAHAN INFEKSI SEBELUM TINDAKAN
1. Menggunakan pelindung diri (barier protektif), mencuci tangan, membasuh vulva dan perineum, dan memasang alas bokong TINDAKAN PENETRASI KE KAVUM UTERI
2. Melakukan anestesia-verbal atau memberikan analgesia per rektal 3. Mengosongkan kandung kemih
4. Menjepit tali pusat dan memasukkan tangan dalam ke kavum uteri 5. Menahan fundus dan mengidentifikasi tempat implantasi plasenta MELEPAS PLASENTA DARI DINDING UTERUS
6. Menemukan tepi plasenta dan menyisipkan ujung jari-jari tangan diantara plasenta dan dinding dalam uterus
7. Melepas plasenta dari tempat implantasinya (menggerakkan tangan dalam ke kiri dan kanan sambil bergeser ke kranial)
8. Memperhatikan kondisi ibu selama tindakan dan melakukan tindakan yang tepat apabila terjadi penyulit
MENGELUARKAN PLASENTA
9. Eksplorasi terhadap kemungkinan adanya sisa plasenta yang masih melekat pada dinding uterus
10. Menarik tali pusat sambil mengeluarkan plasenta dan tangan luar menahan dan mendorong (dorso-kranial) segmen bawah uterus 11. Meletakkan dan memeriksa kelengkapan plasenta di tempat yang telah
tersedia
12. Perhatikan kontraksi uterus dan jumlah perdarahan yang keluar PENCEGAHAN INFEKSI PASCATINDAKAN
13. Mengumpulkan semua barang, bahan atau instrumen bekas pakai dan bersihkan tubuh ibu dan ranjang tindakan
14. Lakukan dekontaminasi sarung tangan dan semua peralatan yang tercemar darah atau cairan tubuh lainnya
LANGKAH/KEGIATAN KASUS 15. Lepaskan sarung tangan dan segera cuci tangan dengan sabun dan air
bersih mengalir
16. Keringkan tangan dengan handuk pribadi yang bersih dan kering 17. Dekontaminasi seluruh peralatan bekas pakai
18. Cuci dan bilas, kemudian keringkan tangan dengan handuk pribadi PERAWATAN PASCATINDAKAN
19. Periksa kembali tanda vital dan nilai kondisi umum pasien, segera lakukan tindakan dan instruksi apabila masih diperlukan
20. Buat rencana pengobatan dan pemantauan lanjut
21. Ajarkan ibu dan keluarga tentang asuhan mandiri dan tanda-tanda bahaya yang mungkin terjadi.
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih _________________________________________________ Tanggal ____________________
PENJAHITAN ROBEKAN PERINEUM
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak Ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
Nama Peserta: ____________________________________________________ Tanggal: _____________________
PROSEDUR PENJAHITAN ROBEKAN PERINEUM
LANGKAH/KEGIATAN KASUS
PERSIAPAN PENJAHITAN
1. Melepas dan dekontaminasi sarung tangan
2. Menyiapkan peralatan dan bahan untuk melakukan penjahitan
3. Mengatur posisi dan menyiapkan ibu agar merasa nyaman selama tindakan
4. Memakai sarung tangan, menilai ulang derajat robekan dan membasuh perineum dan sekitarnya
ANESTESI LOKAL
5. Memberitahukan pada ibu bahwa akan dilakukan tindakan anestesi lokal 6. Lakukan tindakan anestesi lokal dan pastikan upaya tersebut berhasil PENJAHITAN ROBEKAN
7. Nilai kembali kondisi dan rencana penjahitan robekan.
8. Persiapan area kerja agar penjahitan berlangsung lancar dan ibu merasa nyaman
9. Lakukan penjahitan dimulai dari 1 cm dari puncak luka, pertautkan setiap lapisan (hindarkan ruang kosong atau death space) dan lanjutkan ke subkutis hingga simpul mati dibelakang hymen
10. Pastikan tidak ada bahan (tampon atau kasa) yang tertinggal dan bersihkan kembali area kerja dan tempat penjahitan
11. Beri nasehat untuk menjaga kebersihan perineum dan tempat penjahitan serta pesankan untuk segera kembali apabila timbul nyeri atau infeksi Lanjutkan ke langkah/kegiatan Pertolongan Persalinan Normal
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih __________________________________________ Tanggal _________________________
PEMERIKSAAN BAYI BARU LAHIR
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
Nama Peserta: ____________________________________________________ Tanggal: _____________________
PROSEDUR PEMERIKSAAN BAYI BARU LAHIR
LANGKAH/KEGIATAN KASUS
PERSIAPAN SEBELUM TINDAKAN 1. Persiapan alat
2. Menentukan apabila bayi perlu imunisasi, serta menyiapkan imunisasi jika perlu
3. Cuci tangan dengan air bersih dan sabun PEMERIKSAAN BAYI
4. Memeriksa postur, tonus dan aktivitas 5. Memeriksa kulit
6. Memeriksa pernapasan 7. Menghitung detak jantung 8. Meraba kehangatan tubuh bayi 9. Memeriksa bagian kepala 10. Memeriksa mata
11. Memeriksa bagian mulut 12. Memeriksa perut
13. Memeriksa tali pusat
14. Memeriksa punggung dan tulang belakang 15. Memeriksa anus dan alat kelamin
16. Menimbang, mengukur panjang dan lingkar kepala bayi dan menjelaskan pada ibu
17. Mengamati kegiatan menyusui dan memberikan penjelasan pada ibu
PROSEDUR PEMERIKSAAN BAYI BARU LAHIR
LANGKAH/KEGIATAN KASUS
18. Menyebut tanda-tanda bahaya pada bayi
19. Menjelaskan pada ibu tentang jadwal imunisasi, waktu kunjungan berikutnya dan tanda bahaya yang perlu diawasi pada bayi 20. Melengkapi catatan medis
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih ___________________________________________ Tanggal _______________________
INSERSI AKDRPP (CuT 380A) TEKNIK MANUAL
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
Nama Peserta: ... Tanggal: ...
DAFTAR TILIK UNTUK INSERSI AKDR PASCAPLASENTA
LANGKAH/TUGAS KASUS
Penapisan Pra-insersi dan Penilaian Medis (dilakukan sebelum persalinan) 1. Kaji rekam medik dan konseling klien AKDRPP 2. Pastikan tidak ada penyulit untuk insersi AKDRPP 3. Pastikan ketersediaan AKDR, instrumen, perlengkapan, dan
sumber cahaya
4. Jelaskan AKDRPP akan diinsersikan setelah bayi dan plasenta
lahir.
Persiapan Pra-Insersi
5. Cuci tangan dan pastikan MAK III telah diselesaikan
6. Atasi penyulit sebelum insersi AKDRPP
Insersi AKDR
7. Pasang spekulum (visualisasi) dan bersihkan serviks (aseptik- antiseptik)
8. Buka kemasan steril AKDR, jepit AKDR diantara jari telunjuk dan
jari tengah
9. Gunakan klem ovum untuk untuk menampilkan serviks, insersikan AKDR dan lepaskan spekulum.
10. Dengan satu tangan, tekan korpus agar alur masuk ke kavum uteri
menjadi lurus dan ujung jari dapat mencapai fundus
11. Miringkan jari tangan dalam sehingga lengan AKDR menyentuh
dinding kavum uteri
DAFTAR TILIK UNTUK INSERSI AKDR PASCAPLASENTA
LANGKAH/TUGAS KASUS
12. Tempatkan AKDR di fundus uteri kemudian keluarkan tangan 13. Stabilisasi uterus sampai tangan keluar dari uterus seutuhnya.
14. Periksa serviks untuk memastikan AKDR terpasang baik (tidak ada benang dan batang AKDR
15. Kumpulkan semua instrumen dan lakukan dekontaminasi
Prosedur Pasca-Insersi
16. Minta ibu beristirahat dan lakukan IMD
17. Buang limbah, lepas sarung tangan, dan lakukan dekontaminasi
18. Cuci dan keringkan tangan.
20. Jelaskan bahwa AKDR telah terpasang, buat laporan insersi dan rekam medik
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih ___________________________________________ Tanggal _______________________
INSERSI AKDR (CuT 380A) TEKNIK INSTRUMENTAL
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
Nama Peserta: ... Tanggal: ...
DAFTAR TILIK UNTUK INSERSI AKDR PASCAPERSALINAN DINI
LANGKAH/TUGAS KASUS
Penapisan Pra-insersi dan Penilaian Medis (dilakukan sebelum persalinan) 1. Kaji rekam medik dan konseling klien AKDRPP 2. Pastikan tidak ada penyulit untuk insersi AKDRPP 3. Pastikan ketersediaan AKDR, instrumen, perlengkapan, dan
sumber cahaya
4. Jelaskan AKDRPP akan diinsersikan setelah bayi dan plasenta
lahir.
Persiapan Pra-Insersi
5. Cuci tangan dan pastikan MAK III telah diselesaikan 6. Atasi penyulit sebelum insersi AKDRPP
Insersi AKDR
7. Visualisasikan serviks (pasang spekulum) dan bersihkan serviks (aseptik-antiseptik).
8. Buka kemasan steril AKDR dan jepit AKDR dengan klem Ovum
atau Kelly
9. Insersikan AKDR melalui introitus dan ostium serviks 10. Tekan korpus uteri agar ujung klem dapat mencapai fundus 11. Tempatkan AKDR di fundus (lengan AKDR menyentuh dinding
uterus dan keluarkan klem dari kavum uteri) 12. Periksa serviks untuk memastikan AKDR terpasang baik (tidak
ada benang dan batang AKDR
13. Kumpulkan semua instrumen dan lakukan dekontaminasi
DAFTAR TILIK UNTUK INSERSI AKDR PASCAPERSALINAN DINI
LANGKAH/TUGAS KASUS
Prosedur Pasca-Insersi
14. Minta ibu beristirahat dan lakukan IMD 15. Buang limbah, lepas sarung tangan, dan lakukan dekontaminasi
16. Cuci dan keringkan tangan.
17. Jelaskan bahwa AKDR telah terpasang, buat laporan insersi dan rekam medik
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih ___________________________________________ Tanggal _______________________
Berikan penilaian tentang kinerja psikomotorik atau keterampilan yang diperagakan oleh peserta pada saat melaksanakan statu kegiatan atau prosedur, dengan ketentuan seperti yang diuraikan dibawah ini:
ü: Memuaskan: Langkah atau kegiatan diperagakan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
Ï: Tidak memuaskan: Langkah atau kegiatan tidak dapat ditampilkan sesuai dengan prosedur atau panduan standar
T/T: Tidak ditampilkan: Langkah, kegiatan atau keterampilan tidak diperagakan oleh peserta selama proses evaluasi oleh pelatih
NAMA PESERTA: _____________________________ Tanggal: __________________________
PENUNTUN BELAJAR
KETERAMPILAN INSERSI IMPLAN ENG (IMPLANON®)
LANGKAH / KEGIATAN KASUS
PEMASANGAN KAPSUL IMPLAN ENG Persiapan
1. Periksa ulang dan konseling klien
2. Periksa kembali rekam medis dan kemungkinan adanya penyulit pascapersalinan
3. Minta klien mencuci lengan atas kemudian bantu klien untuk berbaring di ranjang
4. Letakkan kain, kemudian posisikan lengan atas klien
5. Tentukan tempat pemasangan pada bagian dalam lengan atas, dengan mengukur 8 cm di atas epikondilus medialis
6. Beri tanda titik insersi dan pastikan implant sudah tersedia
7. Siapkan peralatan dan implan
Tindakan Pra-pemasangan Implan ENG8. Cuci tangan, keringkan, kemudian pakai sarung tangan.
bersih dan kering
inserssi epikondilus titik pemandu
PENUNTUN BELAJAR
KETERAMPILAN INSERSI IMPLAN ENG (IMPLANON®)
LANGKAH / KEGIATAN KASUS
9. Pastikan kapsul berada di dalam jarum pembawa (inserter)
10. Lakukan tindakan aseptik-antiseptik di lengan atas 11. Pasang kain penutup (doek) steril atau DTT di sekeliling
lengan klien
Pemasangan kapsul Implan ENG
12. Suntikkan anestesi lokal, lakukan uji efek anestesi
13. Masukkan ujung jarum/trocar di titik insersi
14. Ungkit kulit dan dorong ujung trokar menelusuri bawah kulit
15. Tekan ke bawah dan geser penahan kapsul hingga keluar dari tempat fiksasinya dan putar hingga 90°
16. Tempatkan kapsul ENG dibawah kulit (subdermal)
17. Keluarkan trocar dari bawah kulit
KETERAMPILAN INSERSI IMPLAN ENG (IMPLANON®)
LANGKAH / KEGIATAN KASUS
20. Pasang plester di tempat insisi
21. Beri balut penekan pada lengan atas, petunjuk untuk merawat luka, kumpulan instrument dan buang alat habis pakai
22. Cuci tangan, buat laporan insersi, dan rekam medik 23. Lakukan observasi selama 5 menit sebelum
memperbolehkan klien pulang
Komentar/Ringkasan:
Rekomendasi:
Tanda tangan Pelatih ___________________________________________ Tanggal _______________________
EVALUASI PELATIHAN
Berilah nilai untuk setiap komponen pelatihan dibawah ini dengan menggunakan skala sbb:
5-Sangat Setuju 4-Setuju 3-Tidak Ada Pendapat 2-Tidak Setuju 1-Sangat Tidak Setuju
KOMPONEN PELATIHAN NILAI
1. Kuesioner awal pelatihan membantu saya untuk belajar lebih efektif
2. Soal-soal latihan partograf membantu saya untuk menggunakan partograf dalam memantau persalinan kala satu
3. Penggunaan penuntun belajar membantu saya untuk dapat menilai kemampuan diri dan mengembangkan kemampuan pelayanan persalinan normal
4. Bermain peran dan penggunaan model membantu saya untuk menguasai langkah klinik pelayanan persalinan normal
5. Sekarang saya mempunyai kemampuan untuk menggunakan tindakan-tindakan pencegahan infeksi untuk memperbaiki pelayanan kesehatan yang saya sediakan 6. Sekarang saya mempunyai kemampuan untuk memberi pelayanan persalinan
normal beserta tindakan pencegahan infeksi yang dianjurkan
7. Waktu yang tersedia, cukup untuk berlatih menguasai keterampilan pelayanan persalinan normal
Tuliskan usul-usul yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas pelatihan:
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________