Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kualitas layanan elektronik, website dan pemasaran konten terhadap keputusan pembelian dalam strategi pemasaran digital. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui dan merancang peningkatan kualitas e-service, website dan content marketing terhadap keputusan pembelian pada strategi digital marketing program I'm On My Way.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sedangkan akun media sosial I'm On My Way (Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube) fokus pada strategi pemasaran konten. Pada program I'm On My Way gelombang kedua, diagram data berikut (Gambar 1.1) menunjukkan pola perjalanan konsumen (marketing corong).
THE MARKETING FUNNEL
- Identifikasi Permasalahan
- Perumusan Masalah
- Manfaat Penelitian
- Sistematika Penulisan
MARKETING, untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen (voice of customer) mengenai program I'm On My Way. Apakah ada dampak terhadap hubungan digital marketing (e-service, website dan content marketing) dengan perjalanan konsumen yaitu terhadap keputusan pembelian (konversi ke penjualan) pada program “I’m On My Way”?
PENDAHULUAN
Mengetahui pengaruh hubungan kualitas e-service, website dan content marketing terhadap keputusan pembelian pada strategi digital marketing pada program I'm On My Way. Mengetahui atribut kualitas yang penting bagi konsumen di bidang e-service, website dan content marketing dalam strategi digital marketing program I'm On My Way.
METODE PENELITIAN
Bab ini mengulas tentang konsep dan teori yang mendasari penelitian, antara lain: definisi pemasaran digital, kualitas pada perusahaan jasa, kualitas pemasaran digital¸. Tujuan pemaparan pada bagian ini adalah untuk memahami konsep dan teori yang digunakan dalam penelitian ini.
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN
KESIMPULAN DAN SARAN
TINJAUAN PUSTAKA
- Konsep dan Teori 1.Kualitas Jasa
Pengertian Kualitas Jasa
- Kualitas Pada Digital Marketing
Dalam hal ini kualitas desain adalah kualitas berdasarkan fungsi produk yang memberikan manfaat paling optimal kepada konsumen. Untuk itu, kualitas layanan elektronik (e-service), website, content marketing, dan strategi pemasaran digital lainnya harus selalu ditingkatkan.
Pengertian Website
Webqual 4.0
- Dimensi Kualitas Pada Content Marketing A. Pengertian Content Marketing
Content marketing merupakan strategi pemasaran dengan menghasilkan konten yang memiliki nilai, relevan dengan target audiens. Selain itu, konten yang bagus dan berkualitas juga dapat mendorong engagement di media sosial.
Kualitas Content Marketing
- Digital Marketing
- Metode Importance-Performance Analysis (IPA)
Berkley (2010), perusahaan hanya mempunyai waktu sepuluh detik untuk menarik perhatian konsumen dengan konten yang mereka tawarkan. Konten emosional akan mendorong konsumen untuk melakukan tindakan yang menguntungkan bisnis, seperti meningkatkan konversi tingkat penjualan.
Prioritas Rendah
Cenderung Berlebihan
Kinerja
Pertahankan Kinerja
Tingkat Kepuasan
Pengertian Quality Function Deployment
Fokus utama QFD adalah melibatkan pelanggan dalam proses pengembangan produk, baik produk manufaktur maupun produk jasa, sedini mungkin. 43 Menurut Montgomery (dalam buku Pengantar Statistical Quality Control, 2001), QFD digunakan ketika banyak keluhan dari pelanggan karena tidak puas terhadap produk atau jasa;
Tujuan QFD
Keinginan dan kebutuhan konsumen inilah yang kemudian menjadi pendorong pengembangan produk atau jasa atau kegiatan kreatif. 44 QFD merupakan suatu metode yang memungkinkan pengembangan dan evolusi keinginan konsumen menjadi atribut-atribut kualitas untuk menciptakan produk, baik berupa barang atau jasa yang dapat memenuhi keinginan konsumen.
Manfaat QFD
Selain itu QFD juga bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi kebutuhan waktu desain, meningkatkan komunikasi internal, dokumentasi yang lebih baik dan menghemat biaya (Surjandari, 2010). QFD juga dapat membantu mengidentifikasi keunggulan kompetitif suatu perusahaan dan menciptakan peluang untuk menghasilkan produk atau jasa yang sesuai dengan keinginan pasar.
Tahapan Implementasi QFD
Kriteria kualitas konsumen (customer quality criteria)
Matriks korelasi. Kekuatan hubungan antar aspek-aspek perusahaan untuk menunjukkan kepentingan kerjasama antara departemen yang
- House of Quality (HOQ)
- Hierarki Matrix QFD
- QFD Di Bidang Service atau Jasa
Sebagian besar tim pengembangan mengumpulkan "suara pelanggan" melalui wawancara dan kemudian mengaturnya secara hierarki. Salah satu alasan untuk menyelesaikan matriks desain segera setelah kebutuhan/manfaat pelanggan terpenuhi adalah karena kebutuhan pelanggan adalah prioritasnya, sehingga tim QFD dapat memilih untuk membatasi analisis hanya pada kebutuhan pelanggan tingkat tertinggi. Bagian ketiga dari HOQ adalah jawaban teknis yaitu gambaran produk atau jasa yang akan dikembangkan.
Pada fase ini, dengan menggunakan metode Matriks Prioritas, tim menetapkan nilai untuk setiap sel dalam relasi yang menunjukkan keberadaannya ke SQC (kolom atas) yang terkait dengan kebutuhan pelanggan (baris kiri). Sebagian besar merupakan kebutuhan konsumen (suara pelanggan), namun tujuan tim pengembangan juga dapat direpresentasikan dalam apa. Fase ini didasarkan pada kebutuhan konsumen (Consumer Attributes), untuk setiap kebutuhan konsumen harus ditentukan persyaratan desain yang diperlukan, yang jika memuaskan akan membuahkan hasil yang memenuhi kebutuhan konsumen.
METODE PENELITIAN
- Tempat dan Waktu Kerja Praktek
- Jenis dan Sumber Data
- Data primer
- Data Sekunder
- Kuesioner
- Wawancara
- Studi kepustakaan
- Metode Pengolahan dan Analisis Data
- Uji Validitas dan Reliabilitas 1.Uji Validitas
- Analisis Deskriptif
- Metode Servqual
- Metode IPA (Importance-Performance Analysis)
- Metode Analisis Quality Function Deployment (QFD) Dengan Penerapan Rumah Kualitas (House of Quality)
- Penentuan Kebutuhan Konsumen (Voice of Customer)
- Penentuan Daftar Persyaratan Teknik (Technical Responses)
- Pembuatan Matriks Hubungan Antar Persyaratan Teknik (Technical Correlation)
- Mengembangkan Prioritas Persyaratan Teknik (Technical Matrix/
- Analisis House of Quality (HOQ)
Hal ini dikarenakan persyaratan teknis merupakan langkah-langkah strategis atau taktis yang dilakukan perusahaan untuk dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam buku Tony Wijaya (2011), penyusunan matriks hubungan menggunakan simbol-simbol untuk menyatakan derajat keterkaitan antara kebutuhan konsumen dengan persyaratan teknis. 68 Matriks korelasi antara kebutuhan konsumen dengan persyaratan teknis berikut dapat dilihat pada gambar 3.1.
Selain itu, house of quality juga menampilkan langkah strategis perusahaan dalam memenuhi kebutuhan konsumen dengan mengedepankan persyaratan teknis. Oleh karena itu, perusahaan harus mempertimbangkan langkah-langkah yang benar-benar strategis dalam merespons dan memenuhi kebutuhan konsumen melalui pemeringkatan prioritas persyaratan teknis. Analisis data kemudian dilanjutkan dengan pembuatan matriks House of Quality (HOQ), yang bertujuan untuk menentukan prioritas kebutuhan konsumen dan menentukan prioritas persyaratan teknis berdasarkan tingkat kepentingan konsumen.
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
- Pengumpulan Data
- Perancangan Kuesioner Dengan Metode ServQual
Identifikasi Responden
- Atribut Dimensi Kualitas E-Services a. Reliability
- Atribut Dimensi Kualitas Website a. Usability
- Atribut Dimensi Kualitas Content Marketing a. Helpful
Karakteristik kebutuhan konsumen diperoleh dari referensi buku, majalah, artikel terkait, wawancara dengan peserta dan hasil diskusi dengan manajemen Insight Out (tim I'm On My Way), serta hasil observasi I'm Tim Dalam Perjalanan Saya. Program tandang. 86 6) Tim I'm On My Way mengatasi tantangan yang dialami peserta sehingga program I'm On My Way dapat diselesaikan dengan cepat dan tanggap. 87 8) Penampilan dan pengalaman mengunjungi website I'm On My Way memberikan rasa aman dan percaya diri dalam mengikuti program I'm On My Way. 9) Informasi pribadi saya aman di situs web I'm On My Way. 10) Terdapat forum diskusi dengan peserta lain di website I'm On My Way. 11) Website I'm On My Way memudahkan komunikasi dengan tim I'm On My Way. 3.
88 9) Saya sedang dalam perjalanan Konten media sosial memiliki makna yang dalam. tentang passion dan tujuan hidup. e.
Pembuatan Kuesioner
- Tingkat Kepentingan Sangat Tidak Penting = 1
- Tingkat Kepuasan Sangat Tidak Puas = 1
- Observasi dan Brainstorming
- Pengolahan Data
Penilaian konsumen terhadap tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan terhadap dimensi kualitas pemasaran digital program I'm On My Way (e-service, website dan content marketing). Responden diminta memberikan penilaian tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan terhadap atribut dimensi kualitas pemasaran digital (e-service, website dan content marketing) program I'm On My Way dengan menggunakan skala Likert. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai program I'm On My Way, mulai dari pemasaran program yaitu promosi melalui media digital, sistematika pendaftaran program dan pelaksanaan program.
Hal ini untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai perjalanan pelanggan melalui keikutsertaan dalam program I'm On My Way. 91 Sesi brainstorming dilakukan untuk menghasilkan ide mengenai data apa saja yang dibutuhkan dari penyebaran kuesioner yang bersifat natural untuk dapat menjawab permasalahan digital marketing pada program I'm On My Way. Brainstorming ini dilakukan bersama tim I'm On My Way yang mempunyai kemampuan mendiskusikan program lebih mendalam dan tentunya memikirkan langkah-langkah strategis dalam pengumpulan data melalui kuesioner.
Uji Validitas
93 Berikut hasil uji validitas instrumen angket program “I’m On My Way” dengan menggunakan program aplikasi SPSS versi 17.0 (detail uji validitas dengan SPSS versi 17.0 dapat dilihat pada Lampiran): Tabel 4.1 Hasil Uji Validitas Dimensi Kualitas Pelayanan Elektronik. 95 Tabel di atas merupakan hasil pengujian validitas instrumen kuesioner (item pertanyaan) terhadap dimensi kualitas pemasaran konten dengan menggunakan SPSS versi 17.0.
Uji Reliabilitas
- Tabulasi Data Dari Hasil Kuesioner
Hasil hitung r, koreksi kolom item – total korelasi Tingkat Kepentingan dan Tingkat Kepuasan > 0,6319 atau r hitung > r tabel. Nilai r (Cronbach’s Alpha) hitung pada Tingkat Kepentingan dan Tingkat Kepuasan Dimensi Kualitas Layanan e-Services adalah >. Nilai r (Cronbach’s Alpha) yang dihitung pada Tingkat Kepentingan dan Tingkat Kepuasan pada Dimensi Kualitas Website adalah >.
Hasil perhitungan r (Cronbach’s alpha) pada tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan pada dimensi kualitas content marketing. 98 > 0,6 atau r hitung > nilai kritis, maka dapat disimpulkan instrumen dinyatakan reliabel. Dalam penelitian ini karakteristik responden sangat diperlukan, karena karakteristik yang berbeda dapat mempengaruhi penilaian responden.
Karakteristik Konsumen (responden) Berdasarkan Jenis Kelamin
Karakteristik konsumen merupakan karakteristik individu yang berperan dalam pembentukan sikap dan merupakan indikator penting dari nilai-nilai yang dianut oleh seorang konsumen. Berdasarkan hasil pengiriman kuesioner yang disebar kepada 108 responden, diperoleh data sebanyak 56 responden yang telah mengisi kuesioner secara online. Karakteristik responden dibedakan berdasarkan jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan tertinggi, status pekerjaan, tingkat pembelajaran dan penggunaan media sosial. Grafik di atas menunjukkan bahwa mayoritas peserta program I'm On My Way adalah masyarakat dengan kelompok umur 16 – 24 tahun dengan persentase sebesar 41% dan 25 – 34 tahun dengan persentase sebesar 48%.
Hal ini menunjukkan bahwa program I am on my way diperlukan dan dianggap cocok bagi individu berusia 16 hingga 35 tahun yang sangat membutuhkan proses penemuan jati diri.
Karakteristik Konsumen (responden) Berdasarkan Tingkat Pendidikan Terakhir
101 Diagram tersebut menunjukkan bahwa mayoritas peserta program I'm On My Way adalah individu dengan tingkat pendidikan tamat Sarjana dengan persentase sebesar 61%, disusul oleh tingkat akhir pendidikan menengah dengan persentase sebesar 21%. Data ini juga dapat menunjukkan bahwa individu dengan gelar sekolah menengah atas dan perguruan tinggi menyadari pentingnya passion dan tujuan hidup.
Karakteristik Konsumen (responden) Berdasarkan Status Pekerjaan
- Perhitungan Tingkat Kesenjangan (gap skor) Antara Tingkat Kepentingan Dan Tingkat Kepuasan Pada Digital Marketing
- Identifikasi Atribut Kebutuhan Konsumen (Voice of Customer) Atribut kebutuhan konsumen ditentukan dari dimensi kualitas
Saya merekomendasikan program Ek is op pad kepada orang lain (keluarga, relasi dan orang yang membutuhkan).
Penentuan Tingkat Kepentingan, Tingkat Kepuasan dan Gap Skor Tujuan pembuatan QFD yaitu untuk memenuhi kebutuhan
Saya sedang dalam perjalanan Konten media sosial menginspirasi saya untuk menemukan hasrat dan tujuan hidup saya. Saya sedang dalam perjalanan Konten media sosial menyadarkan saya apa itu gairah dan tujuan hidup. Konten media sosial I'm On My Way memberikan kesan positif akan pentingnya mengetahui passion dan tujuan hidup.
Konten media sosial I'm On My Way mendorong saya untuk belajar lebih banyak tentang hasrat dan tujuan hidup saya. Konten media sosial I'm On My Way menawarkan fakta menarik seputar passion dan tujuan hidup. Konten media sosial I'm On My Way mempunyai makna mendalam tentang passion dan tujuan hidup.
Penentuan Rasio Perbaikan (Improvement Ratio)
Saya sedang dalam perjalanan Konten media sosial berbeda dengan konten akun media sosial program serupa lainnya. Saya sedang dalam perjalanan Konten media sosial sangat membantu saya untuk menemukan dan menjalani passion dan tujuan hidup saya. P26 Saya sedang dalam perjalanan Konten media sosial mendorong saya untuk menemukan lebih banyak tentang minat dan tujuan hidup saya.
Laman web saya dalam perjalanan memberikan rasa selamat dan keyakinan untuk dapat mengikuti program saya dalam perjalanan.
Penentuan Arah Pengembangan (Direction of Improvement, DOI) Technical responses yang sudah teridentifikasi kemudian ditentukan
- ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN
- Gambaran Umum Perusahaan 1.Sejarah Perusahaan
- Business Development
Keputusan ini mempertimbangkan bahwa program I'm On My Way merupakan layanan yang harus selalu meningkatkan kualitas layanannya. Mendesain ulang fitur agar sesuai dengan situs web I'm On My Way Mendesain ulang tampilan dan nuansa situs web I'm On My Way. Tingkat kesulitan ditentukan oleh tim I'm On My Way berdasarkan kemampuan tim dalam melakukan persyaratan teknis yang telah ditentukan sebelumnya.
Penentuan nilai target mempertimbangkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki tim I'm On My Way saat ini. Tim I'm On My Way mengatasi permasalahan yang dialami peserta untuk menyelesaikan program I'm On My Way. Program I'm On My Way dilaksanakan dengan sistem online dan offline yaitu berupa MOOC (Massive Open Online Course) dan Offline Meet Up.