• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Peran Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

Sistematika Pembahasan

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Kajian Teori

  • Peran Manajerial Kepala Sekolah

Pengembangan staf juga harus dilakukan, sedangkan berbagai upaya dilakukan kepala sekolah untuk memberikan bekal. Tugas kepala sekolah dalam hal ini adalah mengorganisasi staf inti dan staf pendukung, termasuk penyiapan panitia kegiatan sementara. Tugas kepala sekolah dalam hal ini antara lain memberikan arahan, mengkoordinasikan staf, memberikan penghargaan dan hukuman.

Kebutuhan terpenting yang harus dipenuhi kepala sekolah adalah agar siswa dapat belajar secara maksimal.

Lokasi Penelitian

Jenis penelitian yang dilakukan dalam hal ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui secara rinci dan mendalam tentang peran manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini Sukorejo Bangsalsari Jember . Kemudian ditarik kesimpulan dari segi data dasar yang menjadi fokus kajian penelitian mengenai peran kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Salah satu peran kepemimpinan kepala sekolah adalah memberdayakan staf yang berada di bawah pengaruhnya.

Terdapat perbedaan pandangan dari banyak pemangku kepentingan sekolah mengenai peran kepemimpinan kepala sekolah mengenai keterlibatan pemangku kepentingan sekolah. Berdasarkan fokus dan temuan penelitian yang telah disampaikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini Sukorejo Bangsalsari Jember mencakup beberapa aspek, yaitu sebagai berikut. Peran kepemimpinan kepala sekolah memungkinkan staf pengajar meningkatkan mutu pendidikan di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini Sukorejo Bangsalsari Jember.

Peran kepemimpinan kepala sekolah meningkatkan potensi dan profesi staf pengajar dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini Sukorejo Bangsalsari Jember. Peran kepemimpinan kepala sekolah mengembangkan staf untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini Sukorejo Bangsalsari Jember. Peran kepemimpinan kepala sekolah melibatkan pemangku kepentingan dalam peningkatan mutu pendidikan di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini Sukorejo Bangsalsari Jember.

Subjek Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Bagian ini menjelaskan tentang teknik pengumpulan data yang digunakan, misalnya observasi partisipan, wawancara mendalam, dan lain-lain. Observasi adalah suatu kegiatan yang memusatkan seluruh perhatian pada objek penelitian dengan menggunakan seluruh indra.63. Peneliti menggunakan metode partisipan pengamat, artinya pengamat mempunyai hubungan dekat dengan pihak yang diamati.

Peneliti berperan sebagai pengamat partisipan dalam berbagai aktivitas pihak yang diamati, langsung mencatat apa yang terjadi berdasarkan persepsi peneliti. Wawancara adalah percakapan dengan tujuan tertentu yang dilakukan oleh dua pihak, yaitu pihak yang mengajukan pertanyaan (interviewer) dan pihak yang memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan (interviewer).64. Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data jika peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang perlu diteliti, namun juga jika peneliti ingin mengetahui hal-hal mengenai responden secara lebih mendalam.65.

Teknik wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara bebas terpimpin, dimana sebelum melakukan wawancara kita terlebih dahulu menentukan masalah dan pertanyaan yang akan diajukan, kemudian peneliti menggunakan pertanyaan tersebut sedemikian rupa sehingga lawan bicara menjawab dengan informasi yang benar.

Analisis Data

Langkah-langkah analisis data menurut Milles dan Huberman dalam bukunya Sugiyono terdiri dari tiga aliran yaitu: Reduksi Data, Tampilan Data dan Verifikasi/Penarikan Kesimpulan.68. Yaitu memilih hal-hal yang pokok dan penting, mencari tema dan pola serta membuang data-data yang tidak diperlukan. Reduksi data dalam penelitian ini, objek penelitiannya meliputi: peran manajerial kepala sekolah itu sendiri, misalnya bagaimana ia mendelegasikan wewenang tugas kepada bawahannya, bagaimana ia mengembangkan potensi dan profesi tenaga kependidikan, bagaimana ia melibatkan diri. sumber daya manusia dan aktor sekolah. .

Termasuk beberapa langkah/program sekolah yang sistematis untuk meningkatkan mutu pendidikan pada lembaga yang dipimpinnya sehingga berpengaruh terhadap kualitas kinerja guru dan keluaran siswa/lulusan khususnya di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini. Penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk deskripsi singkat, diagram atau dengan teks naratif. Dengan menyajikan data-data tersebut akan memberikan kemudahan dan pemahaman serta Anda akan dapat merencanakan langkah kerja selanjutnya.

Dalam memberikan data, peneliti akan menyajikan hasil observasi dan wawancara yang dianalisis dalam bentuk grafik, matriks, dan lain-lain. Peneliti menggunakan analisis data dengan teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu menganalisis dan mendeskripsikan subjek penelitian berdasarkan data dari variabel yang diperoleh dengan sekelompok subjek yang diteliti.

Keabsahan Data

Yang terpenting kepala sekolah mengapresiasi dan mengadvokasi setiap kegiatan yang dilakukan bawahannya. Menurut saya, peran kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain dengan mendelegasikan wewenang kepada staf yang berada di bawahnya, apa maksudnya? Dalam memberikan wewenang kepada tenaga pengajar, kepala sekolah juga harus mengetahui catatan kinerja tenaga pengajarnya, dalam hal ini dijelaskan demikian.

Dari pendapat tersebut dapat dipahami dan disimpulkan bahwa kepala sekolah mempunyai peran manajerial yang signifikan dalam pemberdayaan tenaga pengajar. Apalagi jika melihat pendekatan kepala sekolah dalam melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan dewan guru di setiap agenda rapat struktural. Salah satu upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peran manajerialnya adalah dengan setidaknya mampu mengurangi kurang optimalnya kinerja sebagian stafnya.

106 Ikbal Barlian, Manajemen Berbasis Sekolah Menuju Sekolah Berprestasi Tinggi, 18 . Kepala sekolah dalam peran manajemennya di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini mampu merencanakan dan melaksanakan program sekolah yang dapat menjaga eksistensi dan mutu sekolah yang tentunya harus didukung oleh seluruh warga sekolah. Ada beberapa nilai tambahan dari peran manajemen kepala SMP Al Qurnaini yang patut peneliti peroleh dalam hal ini, dimana kepala sekolah sangat setia dan mudah bergaul dengan semua orang. Oleh karena itu, kepala sekolah dapat dan setidaknya mampu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Tahapan-tahapan Penelitian

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Penyajian Data dan Analisis

Menurut hemat saya, sebaiknya kepala sekolah lebih cenderung melakukan pendekatan personal, menjalin komunikasi dan keakraban dengan bawahannya, sehingga tenaga pengajar mempunyai semangat dan motivasi, serta rasa percaya terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.80. Upaya pemberdayaan tenaga pengajar harus melalui prosedur yang tepat, dan kepala sekolah harus lebih sering memberikan arahan, contoh, evaluasi, juga evaluasi dan perhatian yang tepat, menurut saya ini adalah tindakan yang responsif dan positif dalam peran kepala sekolah. 80 Ganis Mega K, wawancara, Jember, 28 Oktober 2016. Sebagai pemimpin pendidikan, rasa hormat dan perhatian kepala sekolah kepada bawahannya, baik langsung maupun tidak langsung, akan menumbuhkan semangat dan motivasi kerja.81.

Dengan demikian, kepala sekolah dan seluruh dewan guru akan mempunyai rasa tanggung jawab dan komitmen terhadap tugas pokok dan fungsinya, rasa memiliki terhadap profesi atau pekerjaan yang digelutinya. Melalui peran manajemennya, kepala sekolah juga memberdayakan staf pengajar melalui program sekolah yang dirancang pada tiga tingkatan, yaitu program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Rapat evaluasi kinerja struktural dan supervisi pembelajaran minimal satu kali setiap semester semuanya dikoordinasikan, diawasi dan dikendalikan oleh kepala sekolah.

Contoh; Kepala sekolah melakukan supervisi akademik dan pembelajaran atas proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru. Demikian pula kepala kurikulum diberi wewenang untuk turut serta membantu kepala sekolah dalam hal kemajuan kegiatan pembelajaran dan efektifitas waktu pembelajaran di kelas guna mewujudkan visi dan misi sekolah yang tentunya berkoordinasi dengan guru mata pelajaran. dan wali kelas.86. Salah satu upaya yang harus dilakukan kepala sekolah untuk mengembangkan potensi dan profesi guru adalah dengan memfasilitasi program mutu sekolah yang harus menjadi skala prioritas agar mutu sekolah juga semakin terlihat, contoh sederhananya: ketika ada siswa yang mempunyai bakat menghafal. mengaji, bakat seni, cerdas matematika, hendaknya dibina dan difasilitasi dengan program beasiswa, termasuk “engopeni” oleh guru pembimbing.

Pembahasan Temuan

Dari beberapa sumber primer dan sekunder melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi, peneliti memaparkan bahwa kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam memperkuat tenaga pengajar cukup baik, namun seringkali tugas-tugas tertentu masih memerlukan bantuan dari tenaga di bawahnya. Meski mampu memainkan peran kepemimpinan, namun pimpinan sekolah belum sepenuhnya menjadi pemecah masalah dalam kapasitas organisasi pribadinya. Hal ini mungkin juga dilatarbelakangi oleh kualifikasi profesi “kepala sekolah” yang belum mampu melaksanakan manajemen secara maksimal meskipun ada kelebihan yang dimiliki kepala sekolah.

Sejauh yang peneliti ketahui melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi, disini kepala sekolah lebih menggunakan pendekatan personal. Menurut Andang, kepala sekolah sebagai manajer hendaknya dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru untuk melakukan kegiatan pengembangan keprofesian melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan seperti MGMP, home training, perguruan tinggi dll. 107. Dalam upaya pengembangan pegawai, dalam hal ini direktur sekolah memberikan kesempatan kepada pegawainya melalui keikutsertaan dalam agenda seminar dan kegiatan pelatihan kualitatif yang tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu kinerja khususnya dalam hal layanan administrasi sekolah. .

Kepala Sekolah memberikan kesempatan kepada seluruh dewan pengajar dan pegawai untuk aktif mengikuti MGMP, MKKS dan program-program berkualitas lainnya. Meskipun kepala sekolah terus mengupayakan dan melakukan pengembangan pegawai agar dapat turut serta meningkatkan mutu pendidikan, namun hal tersebut harus dilakukan secara berkala sesuai skala prioritas. Konsep kepemimpinan kepala sekolah tidak lepas dari peran manajemen kepala sekolah, dalam hal ini setidaknya rekrutmen atau calon kepala sekolah dipilih dan diprioritaskan berdasarkan kompetensi kualifikasi akademik, bukan sekedar catatan kinerjanya.

PENUTUP

Saran-saran

Sudah menjadi kewajiban dan syarat mutlak bahwa kualifikasi akademik merupakan hal yang paling besar pengaruhnya terhadap manajemen sekolah, namun demikian seorang pemimpin sekolah dalam pengelolaan organisasi suatu lembaga pendidikan menjadi orang pertama dan utama serta citra sekolah. dia memimpin. Harus ada sinergi dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah secara bersama-sama, guna menciptakan dan menjaga mutu sekolah khususnya di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini, dengan komitmen dan tanggung jawab yang tinggi dalam pelaksanaannya sesuai dengan pokoknya. tugas dan fungsi. Pendelegasian wewenang, tugas pokok dan fungsi pekerjaan serta prestasi harus diberikan kepada orang yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal sesuai dengan tujuan program sekolah.

Menjaga nama baik almamater selama masih bersekolah di SMP 19 Ma'arif Al Qurnaini maupun setelah lulus. Penulisan skripsi ini merupakan tugas terakhir untuk menyelesaikan studi pada program sarjana di IAIN Jember, namun perlu diketahui bahwa dari awal hingga akhir perkuliahan banyak halaman yang menyumbangkan ide dan motivasi untuk menyelesaikan skripsi ini. Segenap Dosen IAIN Jember yang telah mendidik dan membimbing penulis, semoga Allah SWT menentukan amal ibadah dan pahalanya.

Semua pihak yang telah mendukung dan membantu penyelesaian skripsi ini tidak dapat disebutkan satu persatu. Akhir kata, besar harapan saya semoga skripsi ini dapat menjadi sebuah kajian ilmiah khususnya bagi civitas akademika IAIN Jember dan dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman. Suamiku tercinta Asis Wijaya dan putriku tercinta Zahrotus Sitta Wijaya yang selalu setia mendampingi saya, memberikan motivasi dan semangat hingga selesainya skripsi ini.

Referensi

Dokumen terkait

1. Membuat perencanaan kerja sekolahdalam jangka 4 tahun dan jangka 1 tahun khusus dalam hal pendidik dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu dan SMP

Permasalahan dalam penelitian ini adalah sejauh manakah peran kepala sekolah menjalankan tugas supervisi pendidikan untuk meningkatkan mutu guru di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta..

Pertama, strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik di MTs NW Selayar dilaksanakan dengan mengikutkan para tenaga pendidik dalam forum ilmiah

Pengembangan mutu tenaga pendidik merupakan perwujudan capacity building yang bernuansa pada pemberdayaan sumber daya manusia tenaga pendidik melalui pengembangan

Penelitian ini mengkaji tentang strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu tenaga pendidik di era pandemi di SMP Muhammadiyah Leworeng, Kecamatan Donri-donri, Kabupaten

Batasan Masalah Agar pembahasan penelitian yang akan dilakukan ini lebih terarah dan mengingat begitu luasnya ruang lingkup manajerial kepala madrasah, maka penulis membatasi pada

Mengelola Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat Temuan lapangan menyimpulkan bahwa kepala SMP Negeri 1 Batipuh dalam mengelolah dalam Bedasarkan temuan penelitian melalui wawancara dapat

Selain itu, sebagai seorang pendidik yang peduli akan kualitas guru dan tenaga kependidikan saya selalu mendukung dan mendorong tenaga pendidik/kependidikan untuk meningkatkan