• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan The Laras Hotel Bandung dengan Pendekata

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Perancangan The Laras Hotel Bandung dengan Pendekata"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii Institut Teknologi Nasional

ABSTRAK

Nama : Abdul Mulky Asy’arie Program Studi : Arsitektur

Judul : Perancangan The Laras Hotel Bandung dengan Pendekatan Arsitektur Infill

Pembimbing : Erwin Yuniar Rahadian, S.T., M.T.

Nur Laela Latifah, S.T., M.T.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Bandung perlu diimbangi dengan peningkatan penyediaan kamar hotel. Dari data tersebut pembangunan hotel bintang 4 akan potensial untuk dibangun di Kota Bandung agar dapat memenuhi permintaan pemesanan kamar hotel yang meningkat. Lokasi perancangan hotel berada di Jl. Jendral Sudirman Bandung. Berdasarkan Perda Kota Bandung Nomor 19 Tahun 2009, Tentang Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya, Jl. Jendral Sudirman termasuk dalam kawasan kota lama Bandung yang memiliki karakter kuat dan juga ciri khas, yaitu kawasan pecinan/ perdagangan. Dalam upaya mempertahankan dan merawat kembali kawasan kota lama Bandung, maka rancangan The Laras Hotel Bandung akan dibangun dengan menerapkan tema Arsitektur Infill, yaitu usaha menyisipkan bangunan baru pada lahan kosong dalam suatu lingkungan dengan karakteristik kuat dan teratur. Penerapan tema Arsitektur Infill pada The Laras Hotel Bandung yaitu dengan memelihara elemen-elemen visual setempat yang selaras dengan bangunan dan lingkungan sekitarnya. Elemen visual sekitar yang diterapkan yaitu komposisi massa bangunan yang memanjang ke belakang mengikuti bentuk kavling kawasan dan elemen fasad yang menggunakan ornamen geomtris pecinan.

Kata Kunci : hotel bintang 4, kawasan kota lama Bandung, arsitektur infill

(2)

iii Institut Teknologi Nasional

ABSTRACT

Name : Abdul Mulky Asy’arie Study Program : Architecture

Title : The Application of Infill Architecture to The Design of The Laras Hotel Bandung

Counsellors : Erwin Yuniar Rahadian, S.T., M.T.

Nur Laela Latifah, S.T., M.T.

According to West Java Central Statistics Agency (BPS) data, increasing tourist visits to the city of Bandung need to be balanced with an increase in the supply of accomodation. From this description the construction of 4-star hotels will be potential to be built in Bandung in order to meet the growing demand for hotel rooms. The location of the hotel design is on Jendral Sudirman Street Bandung.

Based on Bandung City Regional Regulation Number 19 of 2009, Regarding Management of Cultural Heritage Areas and Buildings, Jendral Sudirman Street is included in the old city area of Bandung which has a strong character as well as a distinctive characteristic, namely the Chinatown / trade area. To maintain the old city area of Bandung again, the design of The Laras Hotel Bandung will be built by applying the theme of Infill Architecture, namely the effort to insert new buildings on vacant land in an environment with strong and regular characteristics. The application of the infill architecture theme at The Laras Hotel Bandung is to nurture local visual elements that are in harmony with the building and the surrounding environment. The surrounding visual elements that are applied are the composition of the building mass that extends to the rear following the shape of the plots of land and facade elements that use Chinatown geometry ornaments.

Keywords : 4-star hotel Bandung hertigae area, infill architecture

Referensi

Dokumen terkait

Perancangan arsitektur jaringan pada sistem informasi sewa inap kamar hotel pada Candra Hotel Bandung yaitu dengan menggunakan client- server dimana database

Penerapan tema arsitektur vernakular pada Toraja Heritage Hotel Rantepao sangat baik karena wisatawan dapat merasakan suasana adat Toraja melalui sebuah hunian dan

Hotel dapat mengekspresikan citra kota Bandung seperti “ Bandung’s precious tropical art-deco heritage”, “World’s Great Cities of Art Deco”, dan “ Bandung

Pendekatan perancangan hotel resort menggunakan tema Arsitektur Organik karena lokasi perancangan memiliki hubungan yang kuat dengan alam.. Hal tersebut mengapa tema

Laporan Tugas Akhir Perancangan Hotel & Resort Baruajak dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Lembang – Kabupaten Bandung

Tema yang akan diterapkan dalam perancangan Hotel ini menggunakan Arsitektur Neo vernakular sebagai konsep budaya yang disesuaikan dengan golongan etnis penduduk asli Sumatera Utara,

Oleh karena itu konsep arsitektur biomimikri yang mengikuti konsep yang telah ada pada alam sangat cocok untuk diterapkan pada bangunan hotel sehingga didapatkan bangunan hotel yang

Perancangan hotel bintang 4 di Bandung menggunakan tema structure as aesthetic, dimana rangka baja diagrid mempunyai fungsi sebagai pembentuk elemen arsitektural yang estetis pada