PERATURAN DESA RINGINHARJO
KECAMATAN GUBUG KABUPATEN GROBOGAN NOMOR ... TAHUN 2019
TENTANG MOBIL SIAGA DESA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DESA …………,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjalankan tugas dan kewajiban Pemerintah Desa untuk memberikan pelayananan secara maksimal kepada warganya dalam segala bidang baik urusan administrasi pemerintahan maupun layanan pendukung lain seperti kesehatan, keamanan dan sosial;
b. bahwa sehubungan hal tersebut huruf a, khususnya untuk mengurangi Angka Kematian Ibu ketika melahirkan dan pertolongan pertama kepada warga sakit berupa pengantaran ke Rumah Sakit terdekat, diperlukan mobil siaga;
c. bahwa berdasar pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan , perlu ditetapkan Peraturan Desa yang mengatur Mobil Siaga Desa;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 09);
2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5495);
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 88, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5694) ; 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47
Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717);
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 44 tentang Tahun 2016 Tentang Kewenangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1037);
6. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Pedoman Tata Tertib Dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 159);
7. Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kewenangan Dan Kelembagaan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Grobogan Tahun 2016 Nomor 5);
8. Peraturan Bupati Grobogan Nomor 30 Tahun 2017 Tentang Kewenangan Desa (Berita Daerah Kabupaten Grobogan Tahun 2017 Nomor 30);
9. Keputusan Badan Permusyawaratan Desa Ringinharjo Nomor …. Tahun 2019 Tentang Persetujuan Penetapan Peraturan Desa Tentang Mobil Siaga Desa.
Dengan Kesepakatan Bersama
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA RINGINHARJO dan
KEPALA DESA RINGINHARJO
MEMUTUSKAN:
Menetapkan: PERATURAN DESA TENTANG MOBIL SIAGA DESA
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan ; a. Daerah adalah Kabupaten Grobogan;
b. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Grobogan;
c. Desa adalan Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug;
d. Pemerintah Desa adalah Kegiatan Pemerintahan Desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa;
e. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug;
f. Badan Permusyawaratan Desa adalah badan Permusyawaratan Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug yang merupakan unsur Penyelenggara Pemerintah Desa dan Pengawas dalam hal Pelaksanaan Desa, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, dan Keputusan kepala Desa ;
g. Kepala Desa Adalah Kepala Pemerintahan Desa :
h. Perangkat Desa adalah pembantu Kepala Desa yang terdiri dari unsur staf,unsur Pelaksana Teknis dan unsur wilayah ;
i. Sekretaris Desa adalah Pimpinan Sekretariat Desa ;
j. Pemerintahan supra desa adalah satuan pemerintahan yang bersifat teknis dan administratif di atas desa, antara lain tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pemerintah Pusat
k. Mobil Siaga adalah unit kendaraan yang dimiliki oleh desa yang dioperasionalkan untuk melayani keperluan warga ketika diperlukan pertolongan cepat darurat;
l. Forum Kesehatan Desa atau yang disingkat FKD adalah lembaga Desa yang membantu Pemerintah Desa melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan kepada masyarakat Desa
m. Swadaya adalah kemauan dan Kemampuan dari diri sendiri masyarakat untuk menyelesaikan suatu masalah atau persoalan;
n. Gawat Darurat adalah situasi dimana perlu dilakukan penanganan secara cepat dan tepat agar tak menimbulkan resiko yang merugikan;
o. Biaya adalah segala pengeluaran yang dinilai uang baik untuk operasional dan perawatan mobil siaga;
p. Kontribusi adalah pemberian sebagai tanda partisipasi dalam suatu kegiatan.
BAB II
TUJUAN DAN PENGELOLA PROGRAM Paragraf Kesatu
Tujuan Program Pasal 2
(1) Memberikan pelayanan kepada warga Desa Ringinharjo dalam bidang kesehatan dan gawat darurat medis.
(2) Memberikan rasa aman, tentram dan nyaman kepada warga atas ketersediaan pertolongan gawat darurat yang sewaktu-waktu diperlukan.
Paragraf Kedua Pengelola Program
Pasal 3
(1) Layanan Mobil Siaga dilaksanakan oleh Pemerintah Desa;
(2) Dalam melaksanakan layanan Mobil Siaga, Pemerintah Desa menunjuk badan pengelola layanan Mobil Siaga yang ditetapkan melalui keputusan Kepala Desa;
(3) Badan pengelola layanan Mobil Siaga sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2), bertanggung jawab melaksanakan fungsi:
a. Operasional, b. Administratif,
c. Pemeliharaan;
(4) Badan pengelola layanan Mobil Siaga dapat diintegrasikan menjadi salah satu unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan;
(5) Badan pengelola layanan Mobil Siaga wajib berkordinasi dan didampingi oleh Puskesmas melalui Bidan Desa.
BAB III
JENIS MODA MOBIL SIAGA Pasal 4
(1) Jenis moda mobil siaga adalah kendaraan roda empat yang memenuhi kebutuhan akan tuntutan pelayanan gawat darurat secara cepat.
(2) Merk, model dan harga Mobil Siaga diputuskan melalui musyawarah khusus membahas pengadaan mobil siaga ini.
BAB IV
PENGADAAN DAN PEMBIAYAAN
Paragraf Kesatu Pengadaan
Pasal 5
(1) Waktu pelaksanaan pengadaan adalah segera setelah peraturan desa (perdes) dan SK TPK diputuskan.
(2) Pelaksana pengadaan Mobil Siaga adalah Panitia atau Tim Pelaksana Kegiatan yang dipilih secara Musyawarah Mufakat dalam Musyawarah khusus membahas permasalahan Mobil Siaga tersebut dan ditetapkan dengan keputusan Kepala Desa
(3) Personalia TPK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah yang ahli atau sekurang-kurangnya paham seluk beluk permesinan mobil.
Paragraf Kedua Pembiayaan
Pasal 6
(1) Pembiayaan untuk Mobil Siaga bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan kontribusi masyarakat;
(2) Pembiayaan untuk Mobil Siaga digunakan untuk:
a. Pengadaan
b. Operasional, perbaikan, pemeliharaan dan aksesoris c. Pemenuhan kewajiban fiskal
d. Pengelolaan sumber daya manusia
Pasal 7
(1) Pembiayaan pengadaan sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 ayat (1) yaitu:
a. Pengadaan mobil,
b. Pembelian peralatan, dan
c. Perlengkapan kesehatan untuk Mobil Siaga;
(2) Pengadaan mobil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, termasuk untuk biaya:
a. Pengiriman dari dealer menuju ke Desa
b. Pengurusan administrasi termasuk penetapan sebagai aset Desa (3) Pembelian peralatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b
sekurang-kurangmya terdiri atas:
a. Tandu pasien
b. Lemari penyimpan obat dan alat kesehatan c. Stetoskop
d. Tensi meter
(4) Pembelian perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c sekurang-kurangnya terdiri atas:
a. Obat-obatan yang bersifat pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) baik yang bersifat obat yang dapat diminum dan obat luar, b. Perlengkapan pembalut luka,
c. Perlengkapan pembersih luka.
Pasal 8
(1) Biaya yang timbul untuk operasional, perawatan, p e r b a i k a n d a n a k s e s o r i s Mobil Siaga antara lain;
(2) Biaya operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain:
a. Biaya bahan bakar minyak (BBM)
b. Parkir dan
c. Biaya tak terduga lainnya seperti layanan tambah angin, tambal ban dan sebagainya;
(3) Biaya perawatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain:
a. Servis berkala, b. Penggantian oli,
c. Penggantian suku cadang ringan seperti: filter oli, filter radiator, karet wipper, aki, kampas rem, ban dan sebagainya, serta
d. Servis untuk kerusakan ringan;
(4) Biaya perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain:
a. Servis untuk kerusakan menengah hingga berat dan b. Penggantian suku cadang untuk servis berat dan ringan
(5) Biaya perbaikan servis untuk kerusakan menengah hingga berat antara lain meliputi untuk perbaikan:
a. Mesin,
b. Sistem kelistrikan dan elektronik lainnya, dan c. Sasis dan bodi;
(6) Biaya aksesoris sebagaimana dimaksud pada ayat (2) digunakan untuk pengadaan, perbaikan dan penggantian kelengkapan tambahan yang bukan standar bawaan pabrik pembuat mobil, yaitu:
a. Lampu strobo, b. Sirine,
c. Stiker pengenal pada bodi mobil,
d. Kaca film dan/atau stiker kaca one way, dan e. Pelindung plat nomor.
Pasal 9
Pemenuhan kewajiban fiskal sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 ayat (2) huruf c, antara lain digunakan untuk :
a. Pembayaran pajak kendaraan bermotor;
b. Registrasi berkala 5 (lima) tahunan.
Pasal 10
(1) Pengelolaan sumber daya manusia sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 ayat (2) huruf d, antara lain digunakan untuk peningkatan kapasitas di bidang:
a. Mekanika otomotif mobil, b. Kelistrikan mobil,
c. Bantuan penanganan P3K,
d. Bantuan penanganan ibu melahirkan, dan e. Penanganan evakuasi kebencanaan
(2) Peningkatan kapasitas di bidang-bidang sebagaimana disebutkan pada ayat (1) diperuntukan bagi:
a. Pengemudi Mobil Siaga
b. Petugas paramedis Desa yang melayani Mobil Siaga
c. Petugas pemelihara, mekanik atau sebutan lain yang melayani Mobil Siaga
d. Kelompok masyarakat pendukung pelayanan Mobil Siaga
Paragraf Ketiga Kontribusi Masyarakat
Pasal 11
(1) Kontribusi masyarakat dikenakan sebagai pendukung operasional dan perawatan layanan Mobil Kesehatan;
(2) Kontribusi masyarakat digunakan sebagai sumber pembiayaan pendukung dengan persentase masing-masing:
a. Insentif pengemudi selama antar-jemput gawat darurat 45%
(empat puluh lima persen),
b. Biaya bahan bakar minyak (BBM) 45% (empat puluh lima persen), c. Tabungan biaya perbaikan dan pemeliharaan 10% (sepuluh
persen)
(3) Besaran nilai/tarif kontribusi masyarakat ditetapkan dalam peraturan Kepala Desa;
(4) Kontribusi masyarakat untuk untuk pelayanan ke luar wilayah administratif Kabupaten Grobogan dikenakan nilai/tarif lebih tinggi dengan memperhitungkan jarak layanan;
(5) Warga pemanfaat program bantuan penanggulangan kemiskinan Pemerintah dapat dibebaskan dari kewajiban membayar kontribusi.
BAB VI PELAYANAN
Pasal 11
(1) Setiap warga desa Ringinharjo berhak mendapat layanan Mobil Siaga.
(2) Mobil Siaga dapat digunakan untuk pelayanan:
a. Pertama kecelakaan warga,
b. Melahirkan terutama yang memiliki tingkat risiko tinggi, c. Antar-jemput warga ke rumah sakit,
d. Dukungan medis dalam kegiatan Desa,
e. Dukungan kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh pemerintahan supra Desa dan/atau
f. Dukungan medis dan logistik dalam kegiatan penanganan bencana.
(3) Penentuan prioritas layanan tergantung pada tingkat risiko kematian;
(4) Mobil siaga tak diperbolehkan untuk:
a. Sunat, b. Hajatan,
c. Mengantar jenazah,
d. Keperluan pemerintahan Desa dan/atau
e. Kegiatan kontestasi politik baik oleh calon, tim pemenangan dan/atau partai pendukung;
(5) Kegiatan kontestasi politik sebagaimana dimaksud pada ayat (4) antara lain:
a. Pemilihan Kepala Desa b. Pemilihan anggota BPD c. Pemilihan umum legislatif
d. Pemilihan kepala daerah Kabupaten dan Provinsi e. Pemilihan Presiden
(6)Mobil Siaga hanya untuk warga desa Ringinharjo, akan tetapi atas dasar pertimbangan kemanusiaan maka atas persetujuan Kepala
Desa dapat digunakan untuk membantu kegiatan sejenis di desa lain.
BAB VI PENUTUP
Pasal 12
Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Desa dalam pelaksanaanya akan diatur kemudian dengan peraturan-peraturan lain di bawahnya.
Pasal 13
Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang dapat mengetahui, memerintahkan pengundangan Peraturan Desa ini dengan menempatkanya dalam Lembaran Desa.
D
i s a h k a n d i : Ringinharjo Pada tanggal : 20 Maret 2019
KEPALA DESA
ABIDIN
Diundangkan dalam Berita Desa Tahun 2019 Nomor ...
Pada tanggal ... ... 2019 Sekretaris Desa
NURIMAN
NIP. ...
PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN KECAMATAN GUBUG
DESA Ringinharjo
Jl. Ringinharjo... KM 2 No.3 Ringinharjo Gubug Grobogan KEPUTUSAN KEPALA DESA RINGINHARJO KECAMATAN GUBUG
KABUPATEN GROBOGAN Nomor : TAHUN 2019
Tentang
PENETAPAN TIM PELAKSANA KEGIATAN PENGADAAN MOBIL SIAGA BERBASIS MASYARAKAT
KEPALA DESA Ringinharjo,
Menimbang : a. bahwa Pemerintah Desa wajib memberikan Pelayanan Maksimal kepada Warga dalam bidang Administrasi Pemerintahan dan Layanan lain seperti Kesehatan serta keamanan ;
b. bahwa Pemerintah desa bersama masyarakat untuk menjalankan kewajiban tersebut diatas perlu melakukan pengadaan mobil siaga guan pengantara warga ke rumah sakit terdekat.
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana huruf a dan huruf b, maka perlu menetapkan Keputusan Kepala desa tentang Penetapan Tim Pelaksana Kegiatan Pengadaan Mobil Siaga berbasis Masyarakat desa Ringinharjo Tahun 2016.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 88, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5694 );
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717 );
4. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pedoman Kewenangan berdasar Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal
Berskala Desa ( Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 158 );
5. Peraturan menteri desa, Pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2015 Tentang Pedoman tata tertib dan mekanisme Pengambilan keputusan musyawarah desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 159 );
6. Peraturan Desa Ringinharjo Nomor Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJMDes ) Tahun 2019 – 2025.
7. Peraturan Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan nnomor : Tahun 2015 tentang Pengadaan Mobil SiagaBerbasis Swadaya Masyarakat.
MEMUTUSKAN Menetapkan :
PERTAMA : Menetapkan Tim Pelaksana Kegiatan Program Pengadaan Mobil Siaga Berbasis Masyarakat Tahun 2019 dengan pengurus sebagai berikut :
1. Ketua 2.
Sekretaris 3.
Bendahara
: Ringinharjo...
: Ringinharjo...
: Ringinharjo...
KEDUA : Tim Pelaksana Kegiatan Pengadaan Mobil Siaga Berbasis Swadaya Masyarakat
Desa Ringinharjo Tahun 2019 bertugas dan berkewajiban :
1. Bertugas Mendata, menyiapkan dan melengkapi berkas –berkas yang diperlukan sebagai syarat permohonan Prona.
2. Bertugas Mengumpulkan Dana Pembiayaan dari pemohon Prona.
3. Bertugas membelikan / Mengadakan berbagai perlengkapan pelaksanaan Prona yang sudah dipercayakan padanya.
4. Bertugas memberi Sosialisasi seperlunya kepada Pemohon Prona mengenai prona.
5. Bertugas sebagai Koordinator Rapat-rapat pelaksanaan Prona.
6. Berkewajiban menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pemasukan dan pengeluaran dana prona secara berkala kepada Kepala Desa dan kepada pemohon Prona pada akhir masa tugas.
KETIGA : Masa Tugas kepengurusan TPK Prona hingga Sertifikat telah dibagikan .
KELIMA : Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan ini dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Pembiayaan Prona dari pemohon Prona.
KEENAM : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
Ditetapkan di : Desa Ringinharjo Pada Tanggal : ... 2019 Kepala Desa Ringinharjo
SA
R I D J O T
e m b u s a n disampaikan kepada Yth. : 1. BPN Kab. GROBOGAN
2. Bapak Camat Gubug;
3. Ketua BPD Desa Ringinharjo;
4. Pengurus Karang Taruna yang bersangkutan;
5. Arsip