BUPATI ACEH UTARA
PERATURAN BUPATI ACEH UTARA NOMOR 6 TAHUN 2015
TENTANG
TATACARA PENGALOKASIAN ALOKASI DANA GAMPONG DALAM KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN ANGGARAN 2015
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG ATAS RAHMAT ALLAH YANG MAHA ESA
BUPATI ACEH UTARA,
Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 96 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perlu menetapkan Peraturan Bupati Aceh Utara tentang Tatacara Pengalokasian Alokasi Dana Gampong;
Mengingat : 1. Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-kabupaten dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 58 Tambahan Lembaran Negara Nomor 1092);
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang
Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2006 Nomor 62 (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633);
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244 (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik
6. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 88, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5694);
7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 56);
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah ((Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 32);
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093);
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2094);
11. Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pembentukan Qanun (Lembaran Aceh Tahun 2011 Nomor 10, Tambahan Lembaran Aceh Nomor 38);
12. Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pemerintahan Gampong (Lembaran Kabupaten Aceh Utara Tahun 2009 Nomor 4, Tambahan Lembaran Kabupaten Aceh Utara Nomor 156);
13. Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 11 Tahun 2014 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten
Aceh Utara Tahun Anggaran 2015 (Lembaran
Kabupaten Aceh Utara Tahun 2014 Nomor 11, Tambahan Lembaran Kabupaten Aceh Utara Nomor 209);
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN BUPATI ACEH UTARA TENTANG TATACARA
PENGALOKASIAN ALOKASI DANA GAMPONG DALAM
KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN ANGGARAN 2015.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan :
2. Gampong adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan
masyarakat setempat berdasarkan prakarsa
masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Dana Gampong adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Gampong yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja kabupaten Aceh
Utara dan digunakan untuk membiayai
penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan
pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan
pemberdayaan masyarakat.
4. Pemerintah Gampong adalah Geuchik, Keurani
Gampong (Sekretaris Gampong) beserta perangkat
Gampong lainnya yang memiliki tugas dalam
penyelenggara Pemerintahan Gampong.
5. Geuchik adalah pimpinan suatu gampong yang memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan urusan rumah tangga sendiri.
6. Tuha Peut adalah unsur pemerintahan gampong yang berfungsi sebagai badan permusyawaratan gampong.
7. Jumlah Gampong adalah jumlah Gampong yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri;
8. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang selanjutnya disingkat APBN adalah Rencana keuangan tahunan pemerintah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Presiden dan DPR.
9. Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Utara yang selanjutnya disingkat APBK adalah Rencana keuangan tahunan pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang dibahas dan disetujui bersama oleh Bupati dan DPRK.
10. Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong, yang selanjutnya disingkat APB Gampong, adalah rencana keuangan tahunan Pemerintahan Gampong.
11. Rekening Kas Umum Daerah yang selanjutnya disingkat
RKUD Aceh Utara adalah Rekening tempat
12. Rekening Kas Gampong yang selanjutnya disingkat RK Gampong adalah Rekening tempat penyimpanan uang Gampong yang ditetapkan oleh Geuchik untuk
menampung seluruh penerimaan dan membayar
seluruh pengeluaran Gampong pada Bank yang ditetapkan.
BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 2
Maksud ditetapkannya Peraturan Bupati ini adalah
memberikan landasan hukum dan pedoman bagi
Pemerintah Gampong dalam mengelola dan
mempertanggungjawabkan ADG.
Pasal 3
Tujuan ditetapkan Peraturan Bupati ini adalah :
a. memberikan landasan hukum bagi Pemerintah
Gampong dalam mengalokasikan ADG;
b. mewujudkan kepastian hukum dalam pelaksanaan pengelolaan ADG;
c. mewujudkan tertib administrasi dalam pelaksanaan pengelolaan ADG.
d. Menanggulangi kemiskinan dan mengurangi
kesenjangan.
e. Meningkatkan perencanaan dan penganggaran
pembangunan ditingkat gampong.
BAB III RUANG LINGKUP
Pasal 4
Ruang Lingkup dalam Peraturan Bupati ini meliputi : a. Sumber dan Pengalokasian ADG;
b. Penggunaan ADG; c. Penyaluran ADG;
BAB IV
SUMBER DAN PENGALOKASIAN ADG
Pasal 5
Pasal 6
(1) Pengalokasian ADG untuk setiap gampong sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 dihitung dengan cara :
a. 90% (sembilan puluh per seratus) dibagi secara merata kepada seluruh gampong;
b. 10% (sepuluh per seratus) dibagi berdasarkan jumlah penduduk Gampong, angka kemiskinan Gampong, luas wilayah Gampong dan tingkat kesulitan geografis Gampong.
(2) Jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah dan tingkat kesulitan geografis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dihitung dengan bobot :
a. 25% (dua puluh lima perseratus) berdasarkan jumlah penduduk;
b. 35% (tiga puluh lima perseratus) berdasarkan angka kemiskinan;
c. 10% (sepuluh perseratus) berdasarkan luas wilayah; d. 30% (tiga puluh perseratus) berdasarkan tingkat
kesulitan geografis.
(3) Rincian ADG untuk setiap gampong dalam Kabupaten
Aceh Utara Tahun Anggaran 2015 sebagaimana
tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.
BAB V
PENGGUNAAN ADG
Pasal 7
Penggunaan ADG diperuntukkan untuk :
a. Penghasilan Tetap Geuchik dan Perangkat Gampong; b. Tunjangan Penyelenggara Pemerintahan Gampong; c. Penyelenggaraan Pemerintahan Gampong;
d. Pembinaan Kemasyarakatan Gampong.
Pasal 8
(1) Penggunaan ADG sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 dianggarkan dalam APB Gampong.
(2) Penggunaan ADG untuk penghasilan tetap Geuchik dan
Perangkat Gampong sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 7 huruf a dengan rincian sebagai berikut :
a. Penghasilan Tetap Geuchik diberikan per bulan sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).
(3) Penggunaan ADG untuk Tunjangan Penyelenggara Pemerintahan Gampong sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b dengan rincian sebagai berikut :
a. Tunjangan Bendahara Gampong diberikan per bulan sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).
b. Tunjangan Tuha Peut Gampong untuk Ketua
diberikan perbulan sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan anggota masing-masing diberikan perbulan sebesar Rp. 200.000.- (dua ratus ribu rupiah).
(4) Penggunaan ADG untuk penyelenggaraan pemerintahan gampong sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf c digunakan untuk :
a. Penyelenggaraan perencanaan gampong; b. Penyelenggaraan musyawarah gampong; c. Operasional Pemerintah Gampong;
d. Pendataan Gampong;
e. Pengelolaan informasi Gampong.
(5) Penggunaan ADG untuk Pembinaan kemasyarakatan gampong sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf d digunakan untuk Bantuan untuk anak yatim/piatu.
BAB VI PENYALURAN
Pasal 9
(1) ADG disalurkan kepada masing-masing Gampong
setelah APB Gampong ditetapkan.
(2) ADG disalurkan dalam 3 (tiga) tahap pada tahun anggaran berjalan, dengan ketentuan sebagai berikut: a. tahap I sebesar 40% (empat puluh perseratus); b. tahap II sebesar 40% (empat puluh perseratus); dan c. tahap III sebesar 20% (dua puluh perseratus).
(3) Persyaratan administrasi penyaluran ADG sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dalam peraturan Bupati tentang Pengelolaan Keuangan Gampong.
BAB VII PENUTUP
Pasal 10
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Bupati ini dengan
penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Aceh Utara.
Ditetapkan di Lhokseumawe pada tanggal 4 Mei 2015 M
15 Rajab 1436 H
BUPATI ACEH UTARA,
H. MUHAMMAD THAIB
Diundangkan di Lhokseumawe pada tanggal 4 Mei 2015 M
15 Rajab 1436 H
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN ACEH UTARA,
ISA ANSHARI