• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERGURUAN TINGGI

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PERGURUAN TINGGI"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

AKREDITASI INSTITUSI

PERGURUAN TINGGI

(2)

KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI

o Anggota tim yang kurang cakap

o Data menyebar, sehingga sulit untuk dikumpulkan

o Data base yang jelek

o Sulit mengumpulkan anggota tim

o Penulisan tidak mengacu pada

standar penilaian

(3)

SOLUSI

Perlu dibentuk tim yang terdiri dari ketua, koordinator standar dan satuan tugas unit

Ketua bertugas mengkoordinasi koordinator tiap-tiap standar

Koordinator standar bertanggungjawab sepenuhnya terhadap isian borang pada standar tersebut

Satuan tugas unit bertugas melacak data- data yang belum terdokumnetasi

Setiap anggota tim wajib mengkosongkan

kegiatan pada hari tertentu

(4)

STRUKTUR TIM AKREDITASI PERGURUAN TINGGI

TAHAP I : DRAF BORANG DAN EVALUASI DIRI

Ketua Borang

dinatKoor Stanor dar 1

dinatKoor Stanor dar 2

dinatKoor Stanor dar 3

dinatKoor Stanor dar 4

dinatKoor Stanor dar 5

dinatKoor Stanor dar 6

dinatKoor Stanor dar 7

dinatKoor Evalor uasi

Diri

Satuan Tugas Unit

Tiap

Fakultas

(5)

STRUKTUR TIM KECIL AKREDITASI PERGURUAN TINGGI

TAHAP II : REVISI BORANG DAN EVALUASI DIRI

Ketua Borang

Evaluato Standar r

1

& 2

Koordina Standar tor 1 &

2

Evaluato Standar r

3 &

4

Koordina Standar tor 2 &

4

Evaluato Standar r

5 &

6

Koordina Standar tor 5 &

6

Evaluato Standar r 7 &

ED

Koordina Standar tor 7 &

ED

(6)

BOBOT PENILAIAN DOKUMEN AKREDITASI

No .

Komponen Penilaian Bobot (%) A Mutu evaluasi-diri PT (Penilaian kualitatif

laporan evaluasi-diri institusi) 10 B Mutu data dan informasi pemenuhan tujuh

standar akreditasi perguruan tinggi (Penilaian kualitatif dan kuantitatif berdasarkan Buku V:

Matriks Penilaian Borang)

90

Total 100

(7)

BOBOT PENILAIAN STANDAR BORANG AKREDITASI SECARA KUANTITATIF

No .

Standar Bobot

(%) 1 Standar 1. Visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta

strategi pencapaian 2,62

2 Standar 2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu

26,32 3 Standar 3. Mahasiswa dan lulusan 13,16

4 Standar 4. Sumber daya manusia 18,42

5 Standar 5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik

7,89 6 Standar 6. Pembiayaan, sarana dan prasarana,

serta sistem informasi 18,42

7 Standar 7. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama

13,16

Total 100,00

(8)

<< STANDAR 1 >>

KRITERIA PENILAIAN AIPT

(9)

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERLIBAT.

Visi, misi dan sasaran mutu harus jelas ,

terukur dan saling terkait

Landasan

perubahan visi dan misi

Mekanisme

penyusunan Visi dan Misi dengan tahapan yang jelas dan disusun oleh stakeholders

Visi dijadikan acuan dalam merancang

sasaran mutu dan kurikulum

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG

TERLIBAT

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Point (4)

Visi, misi, tujuan dan sasaran yang:

(1) Sangat jelas.

(2) Sangat realistik.

(3) Saling terkait satu sama lain.

(4) Melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni dan masyarakat.

Point (3)

Visi, misi, tujuan dan sasaran yang:

(1) Jelas.

(2) Realistik.

(3) Saling terkait satu sama lain.

(4) Melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan alumni.

(10)

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERLIBAT.

Visi, misi dan sasaran mutu harus jelas dan terukur dan saling terkait Landasan

perubahan visi dan misi

Mekanisme

penyusunan Visi dan Misi dengan tahapan yang jelas dan disusun oleh stakeholders Visi dijadikan acuan dalam merancang sasaran mutu dan kurikulum

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG

TERLIBAT

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Point (2)

Visi, misi, tujuan dan sasaran yang:

(1) Cukup jelas.

(2) Cukup realistik.

(3) Kurang terkait satu sama lain.

(4) Melibatkan dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.

Point (1)

Visi, misi, tujuan dan sasaran yang:

(1) Tidak jelas.

(2) Tidak realistik.

(3) Tidak terkait satu sama lain.

(4) Hanya melibatkan unsur pimpinan atau yayasan.

(11)

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN

YANG TERLIBAT.

Adanya Rencana

Induk

Pengembangan (RIP).

Adanya Renstra di tingkat

Universitas dan Fakultas

Adanya RKAT ditingkat

Universitas sampai Prodi RKAT di audit secara berkala Ketercapaian Renstra dan RKAT serta tindak lanjut

1.2 PERGURUAN TINGGI MENETAPKAN TONGGAK-TONGGAK CAPAIAN (MILESTONES) TUJUAN SEBAGAI PENJABARAN ATAU PELAKSANAAN RENSTRA, SERTA MEKANISME

KONTROL KETERCAPAIANNYA

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Point (4)

Dokumen formal berisi:

(1) Rumusan tujuan bertahap yang akan dicapai pada kurun waktu tertentu

(2) Tonggak-tonggak capaian tujuan dalam setiap periode kepemimpinan perguruan tinggi

(3) Mekanisme kontrol ketercapaian dan tindakan perbaikan untuk menjamin pelaksanaan tahap-tahap pencapaian tujuan.

Point (3)

Dokumen formal berisi:

(1) Rumusan tujuan bertahap yang akan dicapai pada kurun waktu tertentu

(2) Tonggak-tonggak capaian tujuan dalam setiap periode kepemimpinan perguruan tinggi

(3) Mekanisme kontrol ketercapaian dan tindakan perbaikan untuk menjamin pelaksanaan tahap-tahap pencapaian tujuan kurang efektif.

(12)

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN

YANG TERLIBAT.

Adanya Rencana

Induk

Pengembangan (RIP).

Adanya Renstra di tingkat

Universitas dan Fakultas

Adanya RKAT ditingkat

Universitas sampai Prodi RKAT di audit secara berkala Ketercapaian Renstra dan RKAT serta tindak lanjut

1.2 PERGURUAN TINGGI MENETAPKAN TONGGAK-TONGGAK CAPAIAN (MILESTONES) TUJUAN SEBAGAI PENJABARAN ATAU PELAKSANAAN RENSTRA, SERTA MEKANISME

KONTROL KETERCAPAIANNYA

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Point (2)

Dokumen formal yang bersifat parsial pada aspek-aspek berikut:

(1) Rumusan tujuan bertahap yang akan dicapai pada kurun waktu tertentu

(2) Tonggak-tonggak capaian tujuan dalam setiap periode kepemimpinan perguruan tinggi

(3) Mekanisme kontrol ketercapaian dan tindakan perbaikan untuk menjamin pelaksanaan tahap-tahap pencapaian tujuan

Point (1)

Tidak ditemukan dokumen formal berisi tujuan bertahap,

tonggak-tonggak capaian (milestones) tujuan, dan mekanisme kontrol serta tindakan perbaikannya sebagai penjabaran atau pelaksanaan renstra.

(13)

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERLIBAT.

Sosialisasi : dipasang didinding, dicantumkan dlm kalender, buku agenda, website, kartu mahasiswa Tingkat efektivitas

sosialisasi dan pemahaman Visi

1.3.1 SOSIALISASI VISI DAN MISI PERGURUAN TINGGI DILAKSANAKAN SECARA SISTEMATIS DAN

BERKELANJUTAN KEPADA PEMANGKU KEPENTINGAN

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Point (4)

Visi dan misi perguruan tinggi disosialisasikan secara sistematis dan berkelanjutan kepada semua pemangku kepentingan,

internal maupun eksternal.

.

Point (3)

Visi dan misi perguruan tinggi disosialisasikan secara sistematis dan berkelanjutan kepada semua pemangku kepentingan

internal.

Point (2)

Visi dan misi perguruan tinggi disosialisasikan hanya kepada jajaran pimpinan unit-unit organisasi di dalam perguruan tinggi.

Point (1)

Visi dan misi perguruan tinggi tidak disosialisasikan

(14)

1.1 KEJELASAN, KEREALISTIKAN, DAN KETERKAITAN ANTAR VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PERGURUAN TINGGI, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERLIBAT.

Visi dan misi dijadikan acuan dalam menyusun renstra

universitas dan fakultas .

Kebijakan universitas bahwa visi dan misi dijadikan pedoman pelaksanaan renstra

Program kerja unit harus sesuai dengan visi dan misi universitas 1.3.2 VISI DAN MISI PERGURUAN TINGGI DIJADIKAN PEDOMAN, PANDUAN,

DAN RAMBU-RAMBU BAGI SEMUA PEMANGKU KEPENTINGAN INTERNAL SERTA DIJADIKAN ACUAN PELAKSANAAN RENSTRA, KETERWUJUDAN VISI, KETERLAKSANAAN MISI, KETERCAPAIAN TUJUAN MELALUI STRATEGI-STRATEGI YANG DIKEMBANGKAN

AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)

Point (4)

Visi dan misi dipahami dengan baik dan dijadikan acuan penjabaran renstra pada semua tingkat unit kerja.

Point (3)

Visi dan misi dipahami dengan baik dan dijadikan acuan penjabaran renstra pada sebagian besar unit kerja

Point (2)

Visi dan misi dipahami dengan baik dan dijadikan acuan penjabaran renstra pada sebagian sebagian kecil unit kerja

Point (1)

Visi dan misi tidak dipahami dan atau tidak dijadikan acuan penjabaran renstra maupun pedoman bagi semua pemangku kepentingan internal.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data terakhir yang disampaikan oleh (Panday, 2014c), dari 100 universitas terbaik di Indonesia menurut perangkingan Indonesia (100 Universitas Terbaik, 2014),

Pelaksanaan Audit Mutu Akademik Internal dilaksanakan di STTA dengan jumlah auditee 5.. Prodi, yaitu Prodi Teknik Penerbangan, Teknik Mesin, Teknik Informatika,

Upaya yang dilakukan oleh pihak Universitas Lampung dan Polresta dalam menanggulangi tindak pidana penganiayaan dalam program orientasi perguruan tinggi merupakan

Biaya kuliah yang dibutuhkan untuk kuliah di Fakultas Teknik UKWMS tidak terlalu tinggi bila dibandingkan dengan Universitas swasta yang lain di Surabaya.. Terlebih pada

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan ketercapaian kecerdasan budaya mahasiswa diatas rata-rata, sehingga dapat dimaknai bahwa daya upaya psikofisk yang utuh di dalam

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan ketercapaian kecerdasan budaya mahasiswa diatas rata-rata, sehingga dapat dimaknai bahwa daya upaya psikofisk yang utuh di dalam

PD I dan seluruh ketua Jurusan/prodi mengadakan rapat terakhir pelaksanaan wisuda 6.2.3 Panitia melakukan rapat teknis persiapan wisuda ditingkat Universitas dan di Masing-masing

Hasil dan Pembahasan 3.1 Upaya Prodi PAI dalam Membangun Kesadaran Antikorupsi di Kalangan Mahasiswa Upaya Prodi PAI di salah perguruan tinggi agama Islam lokasi penelitian ini