• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERHATIIN GUE DONGGGGGG

N/A
N/A
Triyana RSJSoerojo

Academic year: 2023

Membagikan "PERHATIIN GUE DONGGGGGG"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PERHATIIN GUE DONGGGGGG Triyana, S.Kep., Ns, ICAP I

Cari perhatian mungkin buat beberapa orang adalah suatu kebutuhan, bagi orang lain juga itu suatu hal yang norak...ya kan eloe bukan gue...mereka bukan kita...buka lagi deh blognya...hihihi

Kita gak akan membahas secara panjang lebar, tp coba kita bersama fokuskan kepada cara menarik perhatian orang dengan melakukan tindakan yang negatif.

Misal nih....

“saya tidak ingin bunuh diri beneran pak, saya cuman ingin diperhatikan pacar saya”

“Orangtua saya sibuk bro, jadi ya saya ngobat aja, biar mereka menyesal tidak memperhatikan saya.”

Kita secara fitrah memang dilahirkan untuk saling memberikan perhatian...

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (Qs. al-Hujurat: 13)

Menurut Wikipedia, Perilaku mencari perhatian adalah bertindak dengan cara yang cenderung menarik perhatian, biasanya untuk mendapatkan validasi dari orang lain.

Ada beberapa sebab, diantaranya ;

Terkadang orang mencari perhatian karena cemburu . Ketika seseorang mendapati dirinya terancam oleh orang lain yang mengambil semua perhatian, mereka mungkin merespons dengan perilaku mencari perhatian.

Kurangnya harga diri bisa menjadi penyebab perilaku mencari perhatian. Beberapa orang berpikir bahwa mereka diabaikan dan oleh karena itu mereka berpikir bahwa satu-satunya solusi untuk mengembalikan keseimbangan mereka adalah mengembalikan perhatian yang hilang. Perhatian yang mereka akan dapatkan dalam hal ini akan memberi mereka jaminan dan akan membantu mereka berpikir bahwa mereka layak.

Kesepian dapat menghasilkan dorongan yang meningkat untuk mencari perhatian, bahkan pada mereka yang biasanya tidak melakukannya.

Narsisis juga pencari perhatian. Mereka menganggap perhatian ini sebagai sumber pasokan narsis yang baik dan karenanya mereka berusaha untuk mendapatkannya.

Mencari perhatian digunakan dalam perasaan mengasihani diri sendiri

(2)

Trus, apa dong yang bisa kita lakukan...maaf, saya ambil contoh pada remaja, karena memang sering terjadi yang berakibat pada perilaku maladaptif, diantaranya adalah Penyalahgunaan Zat...

Pertama, secara alamiah seseorang menginginkan perhatian dan sikap bersahabat dari orang lain. Misalnya pada remaja, mereka terkadang kecewa jika orang tuanya disibukkan dengan pekerjaannya di luar rumah sehingga remaja merasa ditelantarkan begitu saja. Sekalipun tidak berani mengungkapkan tetapi dari dalam hatinya, mereka merasa butuh dan ingin mendapatkan perhatian lebih dari orang tua. Selain itu mereka menginginkan dorongan moral agar aktivitas hari-harinya bisa dijalankan dengan semangat dan menyenangkan.

Kedua, mendengarkan, keterampilan yang sangat jarang dimiliki oleh orang kebanyakan. Seorang yang tampak tegar dalam menghadapi kehidupan, mesti membutuhkan tempat untuk mencurahkan segala kegundahan atau menceritakan problem yang sedang menempa dirinya. Harapannya orang bisa mendengarkan isi hatinya. Sayangnya, kebanyakan kurang sensitif terhadap perasaan dan suasana yang sedang dialami orang. Beberapa pengakuan remaja mereka kesulitan mendapatkan orang yang mampu mendengar dengan baik, ketika mereka curhat kepada teman mereka di paido disepelekan. Sedangkan ketika mereka curhat kepada yang lebih tua mereka diarahkan, diatur, dan tidak diberi kesempatan untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

Ketiga, kasih sayang. Ketika anaknya memasuki remaja, tidak sedikit orang tua yang menganggap sepele dan menganggap anaknya sudah memahami bahwa kasih sayang orang tua tak pernah surut. Sehingga terkadang orang tua menjadi abai kepada anaknya. Padahal pada usia remaja, mereka juga masih menginginkan tindakan-tindakan sederhana dari orang tuanya baik memeluk dan mencium.

Bahkan sekadar ucapan sederhana: ”Aku sayang sama adik.” Dari hal sederhana ini seorang remaja akan merasa diapresiasi dan merasa puas diperlakukan positif oleh orang tuanya.

Keempat, kepercayaan. Hingga kini masih banyak orang tua yang menggunakan pikiran lama. Misalnya, orang tua tidak percaya pada anak remajanya yang ingin pergi bersama teman. Orang tua beranggapan anak bepergian dengan pacarnya.

Kurangnya kepercayaan orang tua inilah yang terkadang mengganggu rasa aman bagi remaja. Mereka akan merasa terkekang dan tidak bisa bebas bergerak karena merasa setiap hal yang dilakukan tidak ada yang dipercaya orang tua. Untuk itulah, remaja membutuhkan kepercayaan dari orang tuanya.

Kelima, contoh dan teladan. Dalam mengatasi kenakalan remaja, orang tua tidak cukup mengajarkan apa yang baik dan benar. Akan tetapi juga dibutuhkan pendekatan modeling (teladan). Remaja tidak hanya butuh sebuah ucapan (materi) akan tetapi juga contoh nyata..

Nah...jangan illfeel ya gaesss ngelihat orang yang perilakunya sering caper... Stop cuek yuk, deketi mereka, dengarkan apa yang sebenarnya mereka mau... semoga kita bisa menjadi orang yang bisa bermanfaat bagi orang lain...aamiin

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Anak sering menjadi korban, baik perceraian, meninggalnya, bahkan kesibukan orang tua untuk memenuhi kebutuhan hidup hingga menjadi buruh di Luar Negeri. Kurangnya perhatian orang

Apa ra tu r S ipil Negara ya ng selanju tnya disingkat ASN adalah profesi b agi pegawai negeri sipil da n pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ya ng bekerja pada ins ta ns

Apa ra tu r S ipil Negara ya ng selanju tnya disingkat ASN adalah profesi b agi pegawai negeri sipil da n pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ya ng bekerja pada ins ta ns

Malnutrisi yaitu gizi buruk atau Kurang Energi Protein (KEP) dan defisiensi mikronutrien merupakan masalah yang membutuhkan perhatian khusus terutama di negara-negara berkembang,

Oleh karena itu orang tua harus memberikan perhatian pada anak,akan kebutuhan dalam pendidikan maupun kebutuhan dukungan moral, seperti perhatian pada tugas – tugas

orang tua non boarding memberikan perhatian pada anak,akan kebutuhan dalam pendidikan maupun kebutuhan dukungan moral, seperti perhatian pada tugas – tugas sekolah, kesulitan –

Kurangnya mendapatkan kasih sayang dan perhatian orang tua, sehingga hal yang amat dibutuhkan itu terpaksa ia cari diluar rumah, seperti didalam kelompok kawan-kawannya

Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia sudah bisa memanfaatkan informasi-informasi yang di cari dalam memenuhi kebutuhan akan informasi dalam penulisan skripsi karena informasi