• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERNYATAAN KEORSINILAN SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PERNYATAAN KEORSINILAN SKRIPSI "

Copied!
109
0
0

Teks penuh

Judul: Analisis Implementasi Penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi penerapan sistem keuangan desa (Siskeudes) di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem keuangan desa (Siskeudes) di Desa Poleonro sangat berguna dan berpengaruh dalam pengelolaan keuangan desa yaitu pelaksanaan, pengelolaan, pelaporan dan pertanggungjawaban.

Tesis ini merupakan tugas akhir untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E) pada Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Bosowa Makassar dengan judul “Analisis Implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone”.

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian

Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama pemerintah daerah sehingga dapat memudahkan proses penyusunan laporan keuangan seluruh desa dan pembuatan lampiran lembar kerja siswa (LKPD). dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Desa Poleonro merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Desa ini merupakan salah satu desa yang telah menerapkan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan keuangannya. Dalam implementasinya, Aplikasi Sistem Keuangan Desa masih mempunyai beberapa permasalahan yang ditemui di lapangan.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah dan memperluas pengetahuan khususnya tentang penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa.

TINJAUAN PUSTAKA

Landasan Teori

  • Pengertian Akuntansi
  • Akuntansi Sektor Publik
  • Pengertian Desa
  • Kewenangan Desa
  • Penyelenggaraan Pemerintah Desa
  • Struktur Pemerintahan Desa
  • Sumber-Sumber keuangan Desa
  • Aplikasi Sistem Keuangan Desa
    • Pengawalan Aplikasi Sistem Keuangan Desa
    • Fungsi Aplikasi Sistem Keuangan Desa
    • Manfaat Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes)
    • Proses pengelolaan Keuangan Desa a. Perencaanaan
    • Fitur-Fitur Sistem Keuangan Desa

Kepala desa merupakan pemegang kewenangan keuangan desa dan mewakili pemerintah desa dalam kepemilikan aset desa tersendiri. Tugas utama kepala urusan keuangan adalah membantu sekretaris desa dalam melaksanakan pengelolaan sumber-sumber pendapatan desa, mengatur administrasi keuangan desa dan menyiapkan bahan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja desa (APB). Keuangan desa bersumber dari pendapatan asli desa, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Di sisi lain, penerapan sistem keuangan desa (SISKEUDES) benar-benar membawa perubahan baik bagi Desa Bogorejo.

Kerangka Pikir

Hipotesis

METODE PENELITIAN

Daerah Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Beberapa pertanyaan wawancara akan ditanyakan seperti “Bagaimana proses pengelolaan keuangan menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di desa Poleonro mulai dari perencanaan hingga pelaporan?”. Hasil penelitian dari observasi dan wawancara akan lebih kredibel bila didukung dengan bukti-bukti. Seperti pada penelitian ini, hasil yang diperoleh melalui wawancara akan lebih dapat diandalkan dengan adanya konfirmasi dari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan siskeudi.

Dokumen yang dimaksud disini antara lain data penduduk Desa Poleonro, dokumen penganggaran (rencana anggaran biaya, data anggaran pendapatan desa, data anggaran belanja desa, dan lain-lain), dokumen administrasi (buku kas umum, buku kas pembantu pajak, dan lain-lain). , dan mendokumentasikan pendukung lain yang tergabung dalam siskeudes. Dokumen membantu memverifikasi kebenaran ejaan dan judul atau nama organisasi yang disebutkan dalam wawancara, dokumen dapat menambahkan rincian spesifik lainnya untuk mendukung informasi dari sumber lain, dan kesimpulan dapat diambil dari dokumen untuk tujuan penandaan yang berfungsi untuk penelitian lebih lanjut (Yin.

Jenis dan Sumber Data

Dokumen membantu memverifikasi kebenaran ejaan dan alamat atau nama organisasi yang disebutkan dalam wawancara, dokumen dapat menambahkan rincian spesifik lainnya untuk mendukung informasi dari sumber lain, dan dokumen dapat disimpulkan sebagai arahan untuk penelitian lebih lanjut (Yin, 2014: 104). Data primer adalah data yang berbentuk verbal atau perkataan yang diucapkan secara lisan, gerak atau tingkah laku yang dilakukan oleh subjek yang dipercaya, dalam hal ini subjek penelitian (informasi) yang berkaitan dengan variabel yang diteliti. Dalam penelitian ini data diperoleh dari wawancara kepada perangkat desa atau pengguna aplikasi sistem keuangan desa di Desa Poleonro Kecamatan Libureng Kabupaten Bone.

Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan penting dalam penelitian, namun dalam penelitian tidak cukup hanya sekedar mengumpulkan data saja melainkan juga perlu menganalisisnya. Peneliti menggunakan wawancara ini dengan maksud agar informan dapat mengungkapkan informasi yang dimiliki dan dipahaminya secara luas sehingga informasi tersebut juga dapat memberikan saran mengenai sumber bukti lain yang secara langsung atau tidak langsung mendukung sumber terkait dan menciptakan akses. Seperti pada penelitian ini, hasil yang diperoleh dari wawancara akan lebih dapat diandalkan jika ada validasi dari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan sisquedes.

Metode Analisis

Menggali keterangan dari informan, apabila data dan dokumen belum mencukupi untuk diolah dalam penelitian; Membuat kesimpulan apakah pengelolaan keuangan desa berdasarkan aplikasi sistem keuangan desa telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang ada. Menggali informasi dari informan mengenai permasalahan yang dihadapi selama implementasi penerapan sistem keuangan desa (Siskeudes);

Carilah solusi atas kendala yang Anda hadapi dan berikan solusi terkait permasalahan tersebut.

Definisi Operasional

Gambaran Umum Lokasi dan Hasil Penelitian .1 Gambaran Umum Desa Poleonro

  • Letak dan Luas Wilayah Desa Poleonro
  • Kondisi Demografi Desa Poleonro
  • Kondisi Sosial Desa Poleonro
  • Kondisi Ekonomi Desa Poleonro
  • Visi dan Misi Desa Poleonro .1 Visi
    • Misi
  • Struktur Organisasi Desa Poleonro

Secara administratif wilayah Desa Poleonro mempunyai 4 (empat) dusun dan 4 (empat) RT antara lain Dusun Bance’e yang terdiri dari 1 (satu) RT, Desa Batu Macenno yang terdiri dari 1 (satu) RT, Dusun Kaluppang yang terdiri dari dari 1 (Satu) RT, serta satu dusun pemukiman yang terdiri dari 1 (Satu) RT. Sebagian besar wilayah Desa Poleonro merupakan lahan pertanian seperti persawahan hingga perkebunan, dan selebihnya merupakan lokasi pemukiman masyarakat desa serta sarana dan prasarana pemerintah. Kondisi sosial Desa Poleonro dilihat dari segi pendidikan, kesehatan, ketertiban, keamanan, seni, religi, serta aspek olah raga serta kehidupan harmonis dan solidaritas masyarakat yang menjadi ciri khas Desa Poleonro. desa yang tumbuh dan berkembang.

Dari semua aspek pendidikan tersebut dapat digambarkan dengan melihat sarana dan prasarana yang tersedia di desa Poleonro. Terlihat dari tabel diatas, di desa Poleonro hanya terdapat 2 sarana pendidikan yaitu taman kanak-kanak dan sekolah dasar (SD), hal ini menunjukkan bahwa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, warga desa Poleonro harus bisa bersekolah. luar negeri. dari desa Poleonro. Terkait aspek kesehatan, pihak Desa Poleonro dapat menjelaskannya dengan meninjau langsung fasilitas kesehatan yang ada di desa tersebut.

Terdapat 4 pos pengamanan di desa Poleonro dan 4 petugas keamanan ditugaskan di setiap pos pengamanan desa. Sarana ibadah di desa Poleonro berupa 3 buah masjid atau mushola yang seluruh penduduknya beragama Islam. Perekonomian di desa Poleonro mempunyai potensi terbesar pada lahan perkebunan atau ladang seluas 35.000 ha dan sawah seluas 1.104 ha.

Potensi ekonomi lain yang ada di Desa Poleonro adalah kewirausahaan dan dari yang telah dijelaskan, masih banyak permasalahan perekonomian yang ada di Desa Poleonro, namun belum mendapat perhatian dan bantuan pembangunan dari pemerintah Kabupaten Bone. Situasi dan kondisi sarana dan prasarana pemerintahan di Desa Poleonro dapat dijelaskan sebagai berikut.

Pembahasan Dan Analisis Penelitian

  • Penjelasan Gambaran Umum dari Aplikasi Sistem Keuangan (SISKEUDES) Desa Poelonro
  • Praktik Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Desa Poleonro Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) ditujukan untuk pemerintah
  • Analisis Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) pada Pengelolaan Keuangan

Hal ini juga dibenarkan oleh Sekretaris Desa Poleonro yang juga mengikuti Pelatihan Penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). Pada awal penggunaan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di Desa Poleonro, Kepala Bagian Keuangan mengalami kesulitan dalam menggunakannya, aplikasi tersebut dinilai sangat sulit untuk dipahami karena banyak sistem yang harus dioperasikan. Selain itu, terlalu banyaknya peserta pelatihan pada awal pelatihan bimbingan teknologi penggunaan aplikasi Siskeudes sehingga membuat peserta lain sulit fokus dalam pelatihan, termasuk kepala bagian keuangan Desa Poleonro sendiri.

Seperti kita ketahui dengan adanya Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) semakin memudahkan penggunanya dalam melaporkan keuangan, begitu pula dengan Desa Poleonro, dengan berkembangnya Aplikasi Siskeudes semakin memudahkan Desa Poleonro dalam keuangan kotanya. Desa Poleonro merasa sangat terbantu dan dipermudah dengan adanya aplikasi Siskeudes dalam penyusunan laporan keuangannya. Apabila menggunakan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) terdapat lima bagian dalam pengoperasiannya yaitu perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018, Tahapan Penyelenggaraan Pengelolaan Keuangan Desa adalah pendapatan dan belanja desa. Hal ini sesuai dengan pernyataan kepala urusan keuangan Desa Poleonro, Bapak. Armiadi, dan Kepala Desa Poleonro, Bpk. Abdul Azis, 25 Agustus 2020. Kepala Bagian Keuangan Desa Poleonro juga merasakan pencairan dana masih sulit dilakukan karena dana harus ditarik secara bertahap, padahal proyek atau kegiatan juga dilakukan secara bertahap. fase.

Oleh karena itu, Chief Financial Officer Desa Poleonro berharap jika ada bank yang perlu melakukan penarikan uang, maka akan dibentuk cabang agar proses penarikannya lebih efektif dan efisien. Sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018, pengelolaan keuangan desa dilakukan melalui pencatatan. Dengan adanya Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), Desa Poelonro yakin telah sangat dimudahkan dalam tahap pelaporan dan akuntabilitas.

Penerapan sistem keuangan (SISKUEDES) sangat berpengaruh dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaporan keuangan desa Poleonro.

Gambar 4.4  Data Umum Desa
Gambar 4.4 Data Umum Desa

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

DAFTAR PUSTAKA

Pertanyaan: Apa kendala yang menyebabkan Desa Poleonro hanya mengelola aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) pada tahun tersebut? Narasumber: Memang benar penerapan sistem keuangan desa (Siskeudes) baru diperkenalkan pada tahun 2015, namun penggunaan aplikasi Siskeudes di seluruh desa di Kabupaten Bone baru mulai tersedia pada tahun 2018. Pertanyaan: Apa saja input dan output dari sistem keuangan desa? penerapan sistem keuangan desa (Siskeudes), yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Poleonro.

Pertanyaan: Apa perbedaan sebelum dan sesudah penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), apakah bisa dilihat datanya? Narasumber : Karena semua sistem keuangan sudah ada di aplikasi, maka semua proses bisa dilakukan lebih cepat dan mudah. Pertanyaan: Apakah Laporan Tata Kelola Desa Poleonro yang dihasilkan dari Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) sudah diterapkan secara menyeluruh?

Pertanyaan: Bagaimana cara pemerintah desa Poleonro mengatasi permasalahan dalam penggunaan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Q: Bagaimana pendapat Anda selama ini mengenai praktik pengelolaan keuangan desa menggunakan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES)? Pertanyaan: Sepengetahuan saya dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018, jika sudah ada bukti transaksi dan surat pertanggungjawaban belanja, bisa diterbitkan surat permintaan pembayaran (SPP), sedangkan Desa Poleonro belum melaksanakannya dengan baik.

Pertanyaan: Apakah Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dapat memberikan dampak dan berperan penting dalam pengelolaan keuangan Desa Poleonro? Aplikasi Siskeudes memang sangat berpengaruh karena memudahkan pengelolaan laporan keuangan di desa ini.

Gambar

Gambar 4.4  Data Umum Desa
Gambar 4.5  Data Visi Misi
Gambar 4.9  Data Pendapatan Desa
Gambar 4.10  Data Pendapatan Desa
+2

Referensi

Dokumen terkait

Pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa, disebutkan pada pasal 18 bahwa Alokasi Dana Desa berasal dari APBD Kabupaten/Kota

Dana perimbangan yang terdiri dari dana bagi hasil dari penerimaan pajak dan SDA, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus merupakan sumber pendanaan bagi daerah dalam pelaksanaan