PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Prestasi belajar adalah hasil yang dicapai siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu. Metode pembelajaran mempunyai pengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar siswa dalam sistem pembelajaran.5 Jadi guru diharapkan berhati-hati dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran sesuai dengan kondisi atau kebutuhan proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya pemanfaatan teknologi untuk menunjang metode pembelajaran, untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
“Pemanfaatan Aplikasi Google Classroom Dengan Model Blended Learning Online Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar PAI Siswa Kelas IX UPTD SMP Negeri 8 Parepare.”
Rumusan Masalah
Melalui aplikasi Google Classroom, guru juga dapat menggabungkan catatan sebagai rekaman yang berisi penjelasan jelas mengenai materi yang akan dipelajari sehingga siswa dapat lebih memahami materi dan mudah menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Selain itu siswa dapat lebih fokus belajar tanpa harus terganggu oleh pesan-pesan di aplikasi WhatsApp. Bagaimana kinerja belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran daring dengan model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom pada Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas IX UPTD SMP Negeri 8 Topik Persiapan.
Cara meningkatkan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran daring dengan model blended learning menggunakan aplikasi Google Classroom pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas IX UPTD SMP Negeri 8 Parepare.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Penelitian Relevan
Rizki Firmansyah dengan judul penelitiannya “Pengaruh Blended Learning Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas X SMAN 8 Bandar Lampung”. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Rizki Firmansyah menunjukkan bahwa terdapat pengaruh blended learning terhadap hasil belajar PAI kelas 5%) yang berarti H0. Persamaan antara penelitian Rizki Firmansyah dengan penelitian ini adalah keduanya mempunyai variabel independen yang sama yaitu model blended learning.
Dampak Blended Learning Menggunakan Aplikasi Google Classroom Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 9 Bandar Lampung.
Tinjauan Teori
Guru dapat membagikan tugas kepada siswa dengan menyertakan dokumen, gambar, dan video pembelajaran yang dimilikinya. Guru dapat dengan mudah mempersiapkan pembelajaran dengan meminta siswa untuk bergabung di halaman kelas. Peserta didik dapat berbagi materi satu sama lain, melakukan kontak selama alur kelas atau melalui email.
Prestasi belajar pada umumnya berkaitan dengan pemahaman atau pengetahuan, sedangkan hasil belajar berkaitan dengan peningkatan perilaku siswa.33.
Kerangka Pikir
Penggunaan aplikasi Google Classroom dengan model blended learning memungkinkan kegiatan belajar siswa menjadi lebih efektif, karena dengan menggunakan aplikasi Google Classroom dengan model blended learning pembelajaran dapat lebih terstruktur. Selain itu, penggunaan aplikasi Google Classroom dapat menciptakan pembelajaran yang efektif dengan menyederhanakan tugas, meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antara guru dan siswa. Penerapan model blended learning seperti yang disarankan oleh Deklara, dkk dapat membantu siswa menemukan gaya belajar yang cocok untuknya.
Diagram kerangka penggunaan model blended learning online Google Classroom dalam meningkatkan kinerja pembelajaran PAI siswa UPTD Kelas IX SMP Negeri 8 Parepare ditunjukkan pada Gambar 2.1.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Populasi dan Sampel
- Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data
- Definisi Operasional Variabel
- Instrumen Penelitian
- Teknik Analisis Data
Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu “Apa yang dimaksud dengan akhir dunia?” terdapat 3 atau 10,71% siswa yang menjawab pilihan a, 3 atau 10,71% yang menjawab pilihan b, 22 atau 78,57%. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 7 yaitu “Peristiwa Hari Kiamat Kubrā yang terdapat dalam QS. Berdasarkan tabel diatas terlihat 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 10 yaitu “Hari apa kapan orang bangkit dari kubur?"
Berdasarkan tabel diatas terlihat 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 11 yaitu “Apa itu Padang Mahsyar?” adalah 26 atau 92,86%. Berdasarkan tabel di atas ternyata 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 4 yaitu “Di bawah ini adalah fungsi dari kepercayaan. Berdasarkan tabel diatas terlihat 29 orang siswa menjawab soal nomor 7 yaitu “Peristiwa Kiamat Kubrās yang terdapat pada QS.
Dari tabel di atas terlihat 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 10 yaitu “Apa nama hari kebangkitan orang dari kubur?” Dari tabel diatas terlihat 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 11 yaitu “Apa itu Padang Mahsyar?” ada 25 atau 86,21%. Dari tabel di atas terlihat 28 orang siswa yang menjawab pertanyaan nomor 3 yaitu “Apa yang disebut dengan musnahnya sebagian alam semesta?” ada.
Dari tabel diatas terlihat 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 11 yaitu “Apa itu Padang Mahsyar?” ada 26 atau 89,66%. Dari tabel di atas terlihat 29 orang siswa menjawab soal nomor 13 yaitu “Jika seseorang menerima buku amalnya dari sebelah kanan, maka apakah ia akan di perhitungan zakatnya?” ada 0 atau 0,00%.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Data
Berdasarkan tabel diatas terlihat 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 13 yaitu “Jika seseorang menerima tutorialnya dari kanan, lalu kapan menghitung perbuatannya?” ada 0 atau 0,00%. Berdasarkan tabel di atas terlihat 28 siswa yang menjawab soal nomor 15 yaitu “Ayat yang menjelaskan tafsir amalia di dunia padahal sesulit “zarrah” yang terdapat dalam surah?” ada 2 atau 7,14%. Berdasarkan tabel diatas terlihat 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu “Apa yang dimaksud dengan akhir dunia?”. 1 atau 3,45% siswa menjawab opsi a, 1 atau 3,45% menjawab opsi b, 27 atau 93,10% menjawab opsi c, dan 0 atau 0,00% menjawab opsi d.
Berdasarkan tabel diatas terlihat 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 13 yaitu “Jika seseorang menerima tutorialnya dari kanan, lalu kapan menghitung perbuatannya?” adalah 2 atau 6,90%. Berdasarkan tabel di atas terlihat 29 siswa yang menjawab soal nomor 14 yaitu “Ayat yang menjelaskan tafsir amalia di dunia padahal sesulit “zarrah” yang terdapat dalam surah?” berjumlah 9 orang atau 31,03%. Berdasarkan tabel diatas terlihat 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu “Apa yang dimaksud dengan akhir dunia?”. untuk pilihan a 0 atau 0,00% siswa menjawab, untuk pilihan b 0 atau 0,00%, untuk pilihan c 28 atau 100% dan untuk pilihan d 0 atau 0,00%.
Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa 28 siswa yang menjawab pertanyaan nomor 9 yaitu “Malaikat apa yang bertugas menanyakan orang di alam kubur?” ada 0 atau 0,00% siswa yang menjawab pilihan a, 27 atau 96,43% yang menjawab pilihan b, 0 atau 0,00% yang menjawab pilihan c dan 1 atau 3,57%. Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa 28 siswa menjawab pertanyaan nomor 13 yaitu “Jika seseorang menerima buku latihannya dari sebelah kanan, apakah kemudian dalam perhitungan amalnya?” ada 1 atau 3,57%. Berdasarkan tabel diatas terlihat 28 siswa yang menjawab soal nomor 15 yaitu “Ayat yang menjelaskan penjelasan amaliyah di dunia meskipun seberat “zarrah” terdapat dalam surah?” ada 3 atau 10,71%.
Berdasarkan tabel di atas terlihat 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu “Apa yang dimaksud dengan akhir dunia?” terdapat 0 atau 0,00% siswa menjawab pilihan a, 1 atau 3,45% pilihan jawaban b, 28 atau 96,55% pilihan jawaban c, dan 0 atau 0,00% pilihan jawaban d. Berdasarkan tabel di atas tampak 29 siswa menjawab pertanyaan nomor 3 yaitu: “Apa yang disebut dengan musnahnya sebagian alam semesta?” terdapat 2 atau 6,90% siswa menjawab pilihan a, 0 atau 0,00% pilihan jawaban b, 1 atau 3,45% pilihan jawaban c dan 26 atau 89,66% pilihan jawaban d. Berdasarkan tabel di atas ternyata 29 siswa yang menjawab pertanyaan nomor 9 yaitu : “Malaikat apakah yang tugasnya mengajak orang masuk alam kubur?” terdapat 0 atau 0,00% siswa menjawab pilihan a, 27 atau 93,10% siswa menjawab pilihan b, 1 atau 3,45% menjawab pilihan c dan 1 atau 3,45%.
Dari tabel di atas terlihat bahwa 29 siswa yang menjawab soal nomor 15 yaitu “Ayat yang menjelaskan penjelasan amaliyah di dunia walaupun seberat “zarrah” terdapat di dalam surah?” ada 6 atau 20,69%.
Pengujian Persyaratan Analisis Data
Karena thitung > ttabel yaitu 1,777 > 1,673 maka dapat disimpulkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran daring dengan model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom, kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan yang berbeda. Berdasarkan data di atas terlihat bahwa uji homogenitas pada pretest kelompok eksperimen dan kontrol memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,482 > 0,05 dan nilai signifikansi posttest kelompok eksperimen dan kontrol sebesar 0,125 > 0,05.
Pengujian Hipotesis
Prestasi belajar siswa sebelum melaksanakan pembelajaran daring dengan model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom. Prestasi belajar siswa setelah dilaksanakan pembelajaran daring dengan model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom. Peningkatan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran daring dengan model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom.
Berdasarkan tabel diatas terlihat hasil uji t pretest-posttest kelompok eksperimen diperoleh sig.
Pembahasan Hasil Penelitian
Artinya terdapat peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) IX UPTD SMP Negeri 8 Parepare setelah penerapan proses pembelajaran model blended learning menggunakan aplikasi Google Classroom. Siswa berpendapat bahwa mengikuti model pembelajaran blended learning lebih efektif dengan aplikasi Google Classroom, karena siswa tidak perlu mencatat materi pembelajaran, namun dapat langsung melihatnya di aplikasi Google Classroom. Sehingga para siswa akan termotivasi dan termotivasi untuk menyelesaikan tugas-tugasnya agar tidak terlambat dalam pengumpulannya.
Siswa merasa lebih antusias dengan model blended learning yang digunakan aplikasi Google Classroom karena siswa dapat langsung melihat nilai tugasnya yang telah diperiksa oleh guru. Hal ini dibuktikan dengan penelitian-penelitian terdahulu seperti penelitian yang dilakukan oleh Ervinna Anggraini dengan judul penelitian “Pengaruh Blended Learning Menggunakan Aplikasi Google Classroom Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 9 Bandar Lampung”. Kemudian, dalam pelaksanaan blended learning, siswa dapat memotivasi diri dan mengontrol kemampuan belajarnya kapanpun dan dimanapun.
Prestasi belajar siswa sebelum pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan model blended learning menggunakan aplikasi Google Classroom pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas IX UPTD SMP Negeri 8 Parepare paling tinggi yaitu sebesar 70%. Prestasi belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran daring dengan model blended learning menggunakan aplikasi Google Classroom pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas IX UPTD SMP Negeri 8 Parepare paling rendah atau sebesar 75%. Terdapat peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (IAI) kelas IX UPTD SMP Negeri 8 Parepare setelah dilakukan proses pembelajaran dengan model blended learning menggunakan aplikasi Google Classroom.
Disarankan agar guru menerapkan blended learning dalam pengajaran, sebagai upaya meningkatkan kualitas belajar siswa. Sebab dari hasil observasi peneliti selama melakukan penelitian ini menunjukkan bahwa banyak siswa yang kesulitan dengan model yang diterapkan guru dan sering merasa bosan. Dengan diterapkannya model blended learning menggunakan aplikasi Google Classroom, siswa lebih antusias dalam proses pembelajaran. proses.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Dengan diperkenalkannya blended learning bagi siswa, alangkah baiknya setiap peserta mulai aktif memanfaatkan internet untuk memperdalam pengetahuan siswa tanpa menunggu penjelasan dari guru yang bersangkutan, apalagi dalam situasi pandemi seperti saat ini. Peneliti hendaknya mempersiapkan dengan matang agar penelitian tidak dilakukan pada akhir semester, sehingga mahasiswa dapat fokus belajar untuk persiapan menghadapi ujian akhir semester. “Pemanfaatan Program Aplikasi Google Classroom Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Perkuliahan Dasar Pendidikan.” Masyarakat 11, tidak.
Menggunakan blended learning dengan aplikasi Edmodo berbasis strategi pembelajaran PDEODE untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.” Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA 8, no. “Pengaruh Model Blended Learning Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa SMK.” Tidsskrift untuk Erhvervsuddannelser 2, tidak.