Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah, alhamdulillahilladzi ja’alal indonesia daulatan mustaqilla. Bian wail atati mustaqila mukhtalifat wa lidzalika aw jabalil ukhuwat. Asyaduallah ilaha illallah wahdahu la syarikallah. Wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh alladzi la nabiya ba’dah
Dewan juri yang saya ta’dhimi Dan teman-teman yang berbahagia
Seiring puji yang tak pernah henti, hanyalah milik allah yang mahasuci. Senandung rindu yang tak pernah laju, hanyalah milik allah yang maha tahu. Segenap sanjung tertumpu, hanyalah milik allah yang maha agung. Sehingga dengan rasa syukur yang terucap, alhamdulillah kita dapat merasakan keindahan, kekuasaan dan ciptaannya.
Lantunan sholawat berbingkai salam marilah kita sanjungkan kepada mahkota pelipur lara dikala duka, pengobat kalbu dikala rindu penenang hati dikala tersakiti ialah kekasih allah, kecintaan allah nabi muhammad saw yang telah merubah zaman jahiliyah ke zaman islamiyah dan kita berharap semoga termasuk golongan umatnya yang mendapat syafaatnya di yaumil kiyamah.
Aamiin yaa robbal alamin
Dalam kesempatan yang indah kali ini izinkan saya menyampaikan pidato dengan tema moderasi beragama. Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam sekaligus kaya keberagaman suku dan bangsa. Bangsa indonesia, moral bangsa yang majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama dan bahasa. Kemajemukan ini terjalin dalam satu ikatan bangsa indonesia sebagai kesatuan bangsa yang utuh dan yang berdaulat. Indonesia mempunyai enam agama yang diakui negara yaitu islam, kristen, katolik, hindu, buddha dan konghucu. Yang harus saling menghormati dan menghargai antar penganut agama yang lainnya. Sesuai dengan semboyan negara kita bhinneka tunggal ika berbeda-beda tetapi satu jua.
Negara indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim yang terbanyak didunia. Islam pembawa kedamaian. Nilai-nilai islam sangat mendukung terciptanya kedamaian. Maka selayaknya sebagai umat islam yang rahmatan lil'alamin menjadi penggerak kedamaian dan pengayom masyarakat. Mohon maaf saudaraku, kau memang bukan saudaraku satu keyakinan.
Tapi kau saudaraku satu kebangsaan, sama-sama dibawah naungan NKRI. Tapi mohon maafkan aku saudaraku yang satu ini aku bukan intoleran yaitu untuk masalah aqidah. Insya allah, ia akan mengatasi.
Jangan sampai karena perbedaan, karena keadaan, karena suatu kamu tidak berbuat adil.
Bersikap adillah, karena sikap adil mendekati dengan ketaqwaan.
Agama sebagai pedoman hidup dan solusi jalan tengah yang adil dalam menghadapi urusan hidup dan masyarakat. Agama menjadi cara pandang dan seimbang untuk urusan dunia dan akhirat. Akal dan hati, rasio dan norma, idealisme dan fakta, individu dan masyarakat. Sesuai dengan tujuan agama diturunkan ke muka bumi ini sebagai tuntunan hidup dan agama diturunkan di dunia ini untuk menjawab semua persoalan dunia, baik dalam skala makro maupun mikro, keluarga maupun negara. Jangan ada dusta diantara kita, jangan ada curiga diantara kita.
Jika ada yang tidak berkenan maka tabayyun.
Kalau ada orang yang fasik membawa berita, fatabayyanu.. Fatabayyanu… wa fatabayyanu klarifikasi.
Maka sekarang saatnya kita berubah menjadi yang lebih baik. Mayoritas bersatu dengan minoritas dalam satu solidaritas. Agar tercapai toleransi dan kerukunan antar umat beragama.
Marilah kita saling menghargai dan menghormati agama lain. Rasulullah saw bersabda barangsiapa yang menunjukkan jalan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakannya. Hadits riwayat muslim. Dibalik latar belakang yang berbeda, marilah kita ciptakan hidup dalam kerukunan. Jadinya tak ada hal yang merugikan dalam sebuah perbedaan. Yang ada hanyalah keuntungan yang bisa dipetik jika kita mau merenunginya.
Demikianlah materi yang saya dapat sampaikan semoga bisa bermanfaat. Terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon maaf apabila ada kesalahan. Jazakumullah khairan jaza jazakumullah khairan katsiron
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh