• Tidak ada hasil yang ditemukan

PJL 5 - Koreksi Radiometrik (Novita 019)

N/A
N/A
26.Novita Romadhoni

Academic year: 2024

Membagikan "PJL 5 - Koreksi Radiometrik (Novita 019)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Praktikum Penginderaan Jauh Lingkungan

Acara V

Koreksi Radiometrik Citra Landsat 8 (Semi-automatic Classification Plugin)

Dibuat Oleh:

Novita Romadhoni 22 25201 1 019

PROGRAM STUDI ILMU LINGKUNGAN FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK

UNIVERSITAS BOJONEGORO TAHUN 2023/ 2024

(2)

Koreksi Radiometrik Citra Landsat 8 (Semi-automatic Classification Plugin) A. Data dan Metode

Install Plugin

1. Klik menu Plugin>Manage and Install Plugins

Gambar 1 Menu Plugin

2. Cari Plugin dengan mengetikSemi-automatic Classification Plugin lalu klik install pada bagian bawah pojok kanan.

Gambar 2 Mencari Plugin

3. Pastikan perangkat tetap terhubung dengan jaringan internet. Setelah beberapa saat, plugin akan muncul pada bagianInstalled dan centang pada kolom tersebut untuk menggunakannya.

Gambar 3 Plugin telah terinstall

(3)

Koreksi Radiometrik

1. Klik menu SCP>Preprocessing>Image Conversion

Gambar 4 Melakukan koreksi radiometrik

2. Jendela baru akan muncul seperti dibawah ini, lalu klik bagianSelect a DIrectory untuk menambahkan file citra landsat yang akan dikoreksi. Pada langkah ini pastikan seluruh citra yang akan dilakukan koreksi radiometrik berada pada satu folder dan buat satu folder lagi untuk menyimpan hasil koreksi.

Gambar 5 Memilih folder berisi file citra

3. Pilih lokasi folder yang berisi citra yang akan dilakukan koreksi.

Gambar 6 Memilih folder berisi file citra

(4)

4. Pastikan bahwa kolom Apply DOS1 atmospheric correction telah dipilih, karena jika tidak dipilih atau dicentang maka koreksi tidak berjalan. Jika telah muncul rincian seperti di bawah ini, klik tombolRun.

Gambar 7 Run

5. Pilih lokasi untuk menyimpan hasil koreksi dan tunggu hingga proses selesai.

Gambar 8 Folder yang menyimpan hasil koreksi

Gambar 9 Proses koreksi

6. Hasil koreksi akan muncul dalam folder yang dipilih. File dengan awalan nama RT_ menandakan bahwa koreksi radiometrik yang dilakukan berhasil.

(5)

Gambar 10 File hasil koreksi radiometrik

Pembahasan

Gambar 11 Gambar sebelum dilakukan koreksi

(6)

Gambar 12 Gambar setelah dilakukan koreksi

Koreksi radiometrik adalah koreksi yang dilakukan karena adanya efek atmosferik yang menyebabkan kenampakan citra bumi tidak tajam. Sensor pada satelit merekam pantulan gelombang elektromagnetik oleh objek di permukaan bumi. Gelombang elektromagnetik tersebut melewati atmosfer untuk sampai ke sensor. Dalam perjalanan tersebut, terdapat ‘seleksi’ yang terjadi dalam atmosfer yang menyebabkan hanya beberapa panjang gelombang tertentu yang dapat melewati atmosfer dengan baik. Hal ini disebabkan oleh adanya absorbsi oleh hamburan atmosfer, contohnya aerosol, maupun gas lain seperti uap air dan ozon yang menyebabkan nilai piksel pada citra hasil rekaman tidak sesuai dengan nilai piksel obyek yang sebenarnya di lapangan.

Band 5 merupakan band yang merekam panjang gelombang inframerah jarak dekat atau NIR (Near Infrared). Spektrum ini berfungsi untuk analisis vegetasi, terutama kesehatan tanaman. Warna gelap (wilayah daratan) menandakan vegetasi dengan kerapatan tinggi. Pada gambar di atas yang menggunakan band 5, terlihat bahwa hasil koreksi lebih tajam dan jelas jika dibandingkan dengan gambar sebelumnya yang terlihat seperti banyak kabut atau awan.

Koreksi radiometrik berguna untuk memperbaiki kualitas citra sehingga hasil informasi yang didapatkan lebih akurat serta berguna untuk menganalisis data miltitemporal dan multi sensor yang digunakan untuk interpretasi dan pendeteksi perubahan secara kontinu.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan gambar 5 terlihat bahwa jaring gill net dengan lama waktu 4 jam yang menggunakan warna biru mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak dibandingkan

PENGEMBANGAN ALAT ASESMEN IMAJINASI MELALUI TULISAN KOLABORASI D ENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI KOMPUTASI AWAN D I SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 10 KOTA BAND UNG..

dibandingkan dengan sitem modulasi adaptif tanpa menggunakan diversity, hal tersebut dapat terlihat dari hasil perbandingan nilai link availability dan efisiensi

Gambar 5: Grafik Hasil Titik Pencocokan Citra Bawah laut dengan Koreksi Gamma dan Histogram Equalization Dari 50 buah tersebut diuji dengan algoritma SIFT tanpa peningkatan

Berdasarkan dari citra satelit (Gambar 1) yang diolah dengan menggunakan metode RGB produk Day Convective Storm pukul 08.20-09.50 UTC, dapat terlihat bahwa

Pada Gambar 5 – Gambar 7 di atas terlihat bahwa nilai KTG yang dihasilkan metode Jackknife selalu lebih kecil dibandingkan metode lainnya kecuali pada ukuran sampel n=60 dan p=3,

Namun apabila dibandingkan antara hasil training BPNN dan bias correction untuk keseluruhan data, maka dapat terlihat bahwa metode koreksi menggunakan BPNN lebih

Kalimat yang tepat untuk menguraikan siklus air pada gambar di atas adalah… a.. Awan gelap dan petir menyambar dengan