• Tidak ada hasil yang ditemukan

POLA-POLA LINGKUNGAN

N/A
N/A
Kittaro Kaka Ramadhan Amirul Ilman

Academic year: 2024

Membagikan "POLA-POLA LINGKUNGAN"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)

POLA-POLA LINGKUNGAN

PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERMUKIMAN

DAN PERUMAHAN

(2)

Pola-pola lingkungan

1. Organisasi Ruang (e.g. ruang diantara bangunan-bangunan)

2. Akses Jalan 3. Parkir

4. Pergerakan pedestrian

More House London Yokohama @More London

http://www.studioweave.com thenextwave

(3)

Organisation of space

• Spatial enclosure

• Contrasting spaces

• Territory

• Increasing the designer’s awareness of space

Blackpool Tower, England

Landscape Institute

(4)

Spatial enclosure (1)

Little sense of

enclosure

(5)

Spatial enclosure (1)

Degree of enclosure

Little sense of enclosure

Skyscrapers

(6)

Spatial enclosure (2)

Partial enclosure

(7)

Partial enclosure

Moor House Public Space, City of London http://www.studioweave.com

(8)

Spatial enclosure (3)

Degree of enclosure

Strong enclosure

(9)

Strong enclosure

Jay Walljasper

Luxembourg Gardens

(10)

Advantages of strong enclosure

•Strong sense of location, privacy

•Easy to define territory, provide surveillance

(penjagaan/keamanan)

•May decrease vandalism

•May increase social contact between residents within communal area

Disadvantages

If all are enclosed in the same way there could be a lack of contrast (kurang variatif)

(11)

Types of enclosure

statis

moving

(12)

Types of enclosure

(13)

Types of enclosure

(14)

Types of enclosure ?

LSE Regional and Urban Planning Studies

(15)

Types of enclosure ?

Building Futures

(16)

cluster

A group of buildings.

a variation of the courtyard, which less rigid in its form (GLC) Advantages :

Shape promotes social contact among neighbors

Can exclude outsiders’

Can create favourable microclimate (less wind, more warmth) Disadvantages :

Residents can feel isolated from activities

a group of buildings and especially houses built close together on a sizable tract in order to preserve open spaces larger than the individual yard for common recreation (Merriam-Webster A n Encyclopedia Britannica Company)

(17)

Terrace-mews (traditional)

Linear

Seperti koridor

Mendorong pergerakan (scr fisik maupun visual)

(18)

Court/terrace combination

Court :

halaman yg dikelilingi dinding ….

(google translate)

like rooms connected by corridor or doorways

the view is always

changing (variatif)

(19)

Contrasting spaces

If all spaces on a particular site are designed with the same amount of enclosure and same scale, proportion and detailing, the result can be

monotonous……

(20)

Contrasting spaces

(21)

The historic concept of contrasting adjacent spaces

can be used in a variety of ways :

1. Changing the type of space

2. Changing the size/scale 3. Changing the degree of

enclosure

4. Changing the enclosing elements

5. Changing the dwelling heights

6. Changing the house types 7. Changing the shape

(22)

1. Changing the type of space

Ex : square to linear

(23)

2. Changing the size/scale

(24)

3. Changing the degree of enclosure

(25)

4. Changing the enclosing elements

(26)

5. Changing the dwelling heights

(27)

6. Changing the house types

(28)

7. Changing the shape

(29)
(30)
(31)
(32)

Two ways of connecting adjacent spaces

1

With a narrowing down between walls, perhaps with gate

2

(33)

Dasar-dasar Permukiman

TIPOLOGI JALAN DAN LINGKUNGAN

Pembagian tipe jalan pada permukiman penduduk,

didasarkan pada bentuk jalan dan aksesnya dengan

jalan yang lain

(34)

POLA KONFIGURASI LINGKUNGAN PERUMAHAN

POLA GRID

kisi-kisi/grid asli yang satu bloknya dibatasi oleh pola jalan, blok- blok lingkungan atau hiraraki dimensi jalan

modifiasi grid dengan loop di luar atau di pinggir modifiasi grid dengan loop di tengah atau di pusat POLA KULDESAK

Adalah rumah-rumah yang berhadapan membentuk satu ruang yang dibatasi

POLA LOOP

Loop dasar yang tipikal muka persilnya dibagi 4 dan pemandangan ke belakang rumah

Sumber: Suryanto dan Pramono, Retno Widodo, Dasar-dasar Perumahan S1 Arsitektur, 2005

(35)

G R I D

• Pola jalan ini membentuk grid yang relatif berjarak sama satu sama lain dan saling membentuk garis yang tegak lurus

• Contohnya : Welwyn Garden City, Hertfordshire

Irregular grid

(36)

Four Way Square Grid Regular grid

(37)

L O O P S

Tipe jalan ini memiliki banyak tikungan

Fungsi utama untuk mengurangi kemacetan lalu lintas

Ada beberapa macam tipe dasar yaitu, tipe pertama, dimana jalur masuk dan jalur keluar berada pada lokasi yang sama pada jalan utama

Tipe kedua, jalur masuk dan jalur keluar pada posisi yang berbeda namun pada jalan utama yang

samaTipe ketiga, jalur masuk dan jalur keluar pada jalan utama yang berbeda

(38)

Cul De Sac

• Cul De Sacs adalah tipe jalan pada suatu lingkungan permukiman

dengan hanya ada satu jalan masuk atau keluar

• Umumnya, Cul De Sac digunakan untuk megurangi kemacetan

• Keuntungan : mengurangi bahaya pada pejalan kaki (hanya digunakan oleh kendaraan), mengurangi

kebisingan, getaran, kotor, debu, dan bau

(39)

• Tipe Cul De Sac bisa bermacam-

macam, mulai dari bentuk tunggal,

hingga berbentuk jaringan komplek

seperti dahan ataupun akar pohon

(40)

S Q U A R E

Pola jalan ini sangat cocok untuk membentuk landscape ruang luar di dalam suatu kawasan permukiman yang sudah terencana

Pola ini dibuat untuk menandakan suatu area di dalam jaringan grid dari jalan-jalan lingkungan untuk

membentuk suatu komunal space yang sangat bermanfaat bagi

penduduk sekitar

(41)

Contoh-contoh konfigurasi (1)

Sumber: Suryanto dan Pramono, Retno Widodo, Dasar-dasar Perumahan S1 Arsitektur, 2005

(42)

Design Consideration of

Subdivisions

(43)

1. Menghindari jalan langsung ke perumahan

2. Menghubungkan 2 jalan besar, mengurangi grid (diupayakan organik sesuai bentuk tapak)

(44)

3. Mempermudah akses, membuat 2 “pintu masuk”, membuat hirarki 4. Mengurangi akses langsung, membuat hirarki

(45)

5. Mengurangi akses langsung, membuat hirarki (mirip no 4) 6. Menyesuaikan dengan kontur

(46)

7. Membuat hirarki, membuat jalan transisi, mengurangi bentuk grid (menyesuaikan dengan bentuk tapak)

8. Membuat akses ke fasilitas sosial (gang)

(47)

9. Membuat jalan transisi, menyediakan fasilitas parkir, menyediakan fasilitas sosial

10. Membuat hirarki, membuat identitas, menyediakan fasilitas sosial

(48)

11. Menyesuaikan kontur (organis), menghindari lahan beresiko (rawan) 12. Mengoptimalkan view, mempermudah akses, menyediakan greenary

(49)

13. Membuat variasi, membagi lahan secara optimal, menghindari tapak memanjang ke belakang

14. Menyediakan fasilitas parkir bersama, akses bersama, sempadan

(50)

15. Mengurangi persimpangan, membuat hirarki

16. Aspek keamanan dan kenyamanan kendaraan,

sempadan

17. Mempermudah akses, variasi tapak (mirip dengan no 2)

(51)

18. Mempermudah akses ke fasos / fasum, menghadapkan rumah ke arah fasos / fasum

19. Mengoptimalkan view, aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan

(52)

20. Membuat zona dan jalan transisi, hirarki jalan

(53)

21. Mengoptimalkan view, organis (sesuai kontur)

(54)

Access Roads

• Hierarchy

• Basic road systems serving residential areas

• Scale and speed

• Layout and integration

• Edges

• Clarity of use

(55)

Pedestrian Movement

• Leading people on

• Serial vision

• Design for pedestrian

(56)

DAFTAR PUSTAKA

• HOUSING LAYOUT- A GLC STUDY

• Time-Saver Standards for Residential Development

(57)

TUGAS

• Mencari contoh-contoh layout perumahan

• Perumahan tersebut kemudian dinilai :

– Pola konfigurasinya – Design consideration

• Tugas dibuat dalam bentuk presentasi dan diCDkan.

• Dikumpulkan ke Pengajaran paling lambat

Senin minggu depan jam 11

Referensi

Dokumen terkait

Lebar jalan masuk yang masuk ke dalam kategori lebar terdapat pada permukiman yang memang sudah diatur untuk tingkat kenyamanannya (permukiman mewah) yaitu pada

Off-street parking yang direncanakan memiliki pintu masuk dan pintu keluar yang terpisah, guna menghindari kemacetan pada ruas Jalan Nusantara Pasar Ujung Gading

 Jalan arteri utama dan seluruh rute lalu lintas yang melewati areal lingkungan Jalan arteri utama dan seluruh rute lalu lintas yang melewati areal lingkungan permukiman,

Salah satu permasalahan turunan dari tingginya tekanan penduduk adalah kemacetan lalu lintas transportasi, perluasan permukiman, polusi dan kualitas lingkungan hidup

Lokasi survey lapangan yang dipilih yaitu persimpangan keluar masuk tol Ungaran pada Jalan Diponegoro.. Pada persimpangan ini terjadi kemacetan di jam-jam kerja akibat

dengan orientasi rumah menghadap jalan saling berhadapan dengan pintu masuk rumah menghadap jalan merupakan bentuk pola permukiman yang paling kuat interaksi sosial,

• Jalan Setiabudi merupakan jalan masuk/keluar utama permukiman Taman Setiabudi Indah dimana ruas jalan tersebut adalah sebagai muara utama pergerakan warga perumahan

Tipologi Tata guna lahan Pola jalan Pola bangunan pendidikan, perkantoran dan jasa dan pola cul-de-sac  Planned unit development PUD  Memiliki kepadatan kapling