It was concluded that the best doses of GnRH for synchronization of estrus in producing nurse swamp buffalo were 2. The results showed that GnRH injection can affect the rate of estrus in producing nurse swamp buffalo.
Adaptifitas dan Analisis Pengaruh Antar Komponen terhadap Hasil Padi Varietas Unggul Baru Padi Sawah Irigasi
This study aims to determine the incidence and see the relationship between the character of plant components and the yield character with regression analysis and to see the potential yield of new adaptable varieties of rice. The results showed that there was a significant difference in the number of productive tillers inpari 20 and inpari 18 versus inpari 16 between varieties, while the number of plant height and grain yield did not show significant differences in all varieties.
PENDAHULUAN
Varietas unggul diketahui memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan produksi padi hingga lebih dari 50%. Varietas unggul baru merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan produksi padi yang adaptif dan spesifik lokasi.
BAHAN DAN METODE
Komponen pertumbuhan yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah batang, sedangkan komponen hasil yang diamati meliputi ubinan per petak berukuran 2 m x 3 m. Untuk mengetahui lebih jauh pengaruh masing-masing tinggi tanaman dan jumlah anakan (variabel bebas) terhadap produksi (variabel terikat) digunakan analisis regresi berganda dengan fasilitas pemodelan linier otomatis pada SPSS 23 (Santoso, 2016).
HASIL DAN PEMBAHASAN Tinggi Tanaman dan Jumlah Anakan
Hal ini menunjukkan bahwa variabel tinggi tanaman dan jumlah petani berpengaruh sangat kecil terhadap hasil gandum karena 84,5% hasil gandum dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil uji Anova dalam bentuk grafik di bawah ini (Gambar 3) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata antara variabel tinggi tanaman dan jumlah paku terhadap produksi gabah dimana pengaruh pada model regresi lebih besar pada variabel tinggi.
KESIMPULAN
UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih
DAFTAR PUSTAKA
Hasil Tanaman pada Beberapa Model Tumpang Sari Kentang (Solanum tuberosum L) dan Kacang Faba (Vicia faba L) di Salaran Getsan Jawa Tengah (1500-1700 mdpl)
The aim of this study was to investigate crop yields in different models of potatoes and field beans between crops. The treatments in this study were potatoes and fava beans planted in mulched potato beds at a ratio of 2:1 (P1), fava beans were.
METODE
Kacang-kacangan yang habitatnya mirip kentang adalah kacang faba (Vicia faba L) atau masyarakat Dieng menyebutnya kacang babi. Namun, belum ada penelitian tentang pengaruh persilangan buncis dengan kentang terhadap hasil panen kentang.
HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Produktivitas Tanaman
Setelah bunga kacang faba mekar penuh, semua bunga membusuk dan menjadi hitam dan akan rontok, disusul dengan daunnya. Penelitian (Etemadi et al., 2019) menyatakan bahwa suhu tinggi dapat menyebabkan bunga dan polong kacang faba rontok.
KESIMPULAN DAN SARAN Dari penelitian yang dilakukan diperoleh
Konsistensi Sikap Petani terhadap Kemampuan Mengakses Informasi Teknologi Pertanian di Kabupaten Pacitan
TTP Pringkuku melakukan sosialisasi teknologi informasi pertanian (Infotek) melalui kebun percontohan, website, facebook, youtube dan whatsapp. Keefektifan TTP Pringkuku sebagai sumber informasi selanjutnya harus dikaitkan dengan penilaian sikap petani terhadap informasi pertanian yang diterima dari demplot dan media baru. Sikap petani penting untuk dianalisis karena konsistensi sikap cenderung mempengaruhi perilaku mereka dalam mencari dan mengakses informasi pertanian dari TTP Pringkuku.
Data primer yang dikumpulkan meliputi identitas responden, sikap responden dan kemampuan responden mengakses informasi pertanian dari TTP Pringkuku.
HASIL DAN PEMBAHASAN Taman Teknologi Pertanian Pringkuku
Padahal, sebagian besar petani yang mengakses infoteknologi pertanian TTP Pringkuku tidak menggantungkan sumber pendapatannya dari pertanian. Persentase rata-rata penilaian total petani terhadap kemampuan mereka mengakses informasi pertanian baik dari demplot dan. Pencapaian ini menggambarkan bahwa petani enggan atau tidak mampu mengakses infoteknologi pertanian TTP Pringkuku.
Dalam penelitian ini analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan petani dalam mengakses informasi dan teknologi pertanian lebih difokuskan pada sikap petani yang merupakan faktor kepribadian.
KESIMPULAN DAN SARAN Sikap petani ragu-ragu terhadap
Penelitian ini membuktikan pentingnya derajat nilai positif dalam ranah konatif, yang menunjukkan bahwa semakin petani setuju dan cenderung mengadopsi teknologi, semakin besar kemampuannya untuk menemukan dan menggunakan informasi yang dibutuhkan dalam usaha taninya. Strategi peningkatan ranah konatif dapat ditempuh melalui metode langsung yaitu meningkatkan keterlibatan/partisipasi petani dalam uji coba teknologi di TTP Pringkuku. Strategi ini mengacu pada penelitian Yunandar (2019) yang membuktikan bahwa meningkatkan pengalaman diri dan kepribadian langsung seseorang secara langsung meningkatkan sikap seseorang terhadap sesuatu.
Pengalaman diri langsung dalam model pembentukan sikap generasi muda terpelajar terhadap wirausaha di bidang pertanian.
Upaya Pencapaian Swasembada Pangan Melalui Membumikan Padi Amfibi Balitbangtan di Provinsi Papua Barat
The RPJMN phase -3 is a continuation of the completed RPJMN phase, where one of the efforts made is to increase self-sufficiency in rice, corn and soybeans. Amphibious Paddy Balitbangtan VUB is one of the strategies of the Ministry of Agriculture regarding the impact of climate change in the form of floods and drought. By expanding and expanding the amphibious rice planting area for Balitbangtan in West Papua province, the BPTP is expected to meet the government's food self-sufficiency expectations.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat menyatakan pertanian Papua Barat belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.
POTENSI SUMBERDAYA LAHAN DI PAPUA BARAT
Konsep PTT (Integrated Plant Control) memiliki komponen dasar yang harus dipenuhi yaitu penggunaan varietas unggul baru (VUB) untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi dampak hama pada tanaman padi. Meningkatnya produktivitas beras per satuan luas secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan, dalam satu satuan luas kelompok tani kesejahteraannya meningkat, dan secara nasional akan membantu meningkatkan produktivitas menuju swasembada beras. Penghasil padi ladang terbesar adalah Kabupaten Manokwari dengan luas panen 36,06% dari luas total provinsi Papua Barat.
PERUBAHAN IKLIM DAN DAMPAK TERHADAP KETAHANAN PANGAN
2 (Desember Konyep. Untuk mengantisipasi dampak keanekaragaman dan perubahan iklim, Kementan telah menyiapkan strategi antisipasi berupa: penyediaan varietas unggul berdaya hasil tinggi dan toleran kekeringan dengan ciri a) pematangan sangat awal dengan sehubungan dengan menghindari (strategi melarikan diri) dari kondisi ancaman kekeringan dan b) varietas padi unggul yang tahan atau adaptif terhadap kondisi kekeringan (strategi toleran) dan tahan terhadap dua kondisi iklim yang berbeda yaitu kondisi kering dan kondisi basah.
PENERAPAN PTT PADI LADANG AMFIBI BADAN LITBANG
PERTANIAN
Artinya, es kodok cocok dan bisa dikembangkan di masyarakat provinsi Papua Barat. Kegiatan penanaman padi ladang untuk mengkaji penerapan inovasi teknologi di Desa Handuk memperhatikan dan melaksanakan 4 aspek pertanian yaitu :. satu). penggunaan varietas unggul, b). Pemupukan menggunakan PUTK, hal ini sejalan dengan hasil penelitian Ernawati (2013) dalam Hafif (2016), dimana penanaman varietas unggul baru dapat meningkatkan produktivitas padi gogo dari 3 t/ha menjadi 4,5-5 t/ha .
Dari hasil penelitian diketahui bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi dan produktivitas sawah amfibi di KP Anday adalah penggunaan pupuk berimbang.
PENYEBARAN BENIH PADI AMFIBI BALITBANGTAN DI PAPUA BARAT
Dengan memanfaatkan berbagai varietas unggul baru spesifik lokasi dan membantu penerapan teknologi pengelolaan lahan seperti penggunaan pembenah tanah, sistem tanam jajar legowo dan pemupukan, peningkatan produksi padi dapat dipenuhi melalui pengembangan padi gogo di sub- kondisi kering yang optimal (Hafif, 2016). Pengembangan sawah amfibi oleh BPTP diharapkan menjadi awal dari peningkatan ketahanan pangan di masyarakat. Diharapkan hasil produksi sawah amfibi dapat bermanfaat bagi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.
Agar berdaya saing, produktivitas padi sawah perlu ditingkatkan melalui penggunaan varietas unggul baru seperti Inpago 8, perbaikan praktik pengelolaan lahan seperti penerapan pembenah tanah, sistem tanam jajar legowo dan perbaikan pemupukan untuk meningkatkan produktivitas padi sawah menjadi 5 ton. /ha (Hafif, 2016).
KESIMPULAN DAN SARAN Provinsi Papua Barat mempunyai potensi
Untuk itu, BPTP Balitbangtan Papua Barat dalam berbagai event seperti Pameran Balitbangda Provinsi, Pameran KTNA PEDA IV Provinsi dan temu teknis penyuluh di beberapa BPP telah memperkenalkan dan menyebarkan benih varietas padi amfibi Balitbangtan ke berbagai wilayah di Provinsi Papua Barat. . Benih padi varietas unggul Balitbangtan telah didistribusikan ke beberapa daerah di Provinsi Papua Barat antara lain: Kabupaten Manokwari, Kabupaten Tambraw, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Manokwari Selatan. Investigasi penerapan teknik budidaya padi varietas lokal (studi kasus di 4 kecamatan Kabupaten Halmahera Utara).
Kajian teknologi hemat air pada padi sawah di lahan kering masam untuk mengantisipasi perubahan iklim di provinsi Riau.
Pengolahan Ubi Jalar Menjadi Aneka Olahan Makanan : Review
Kandungan karbohidrat ubi jalar tergolong karbohidrat indeks glikemik rendah, yaitu jenis karbohidrat yang tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara drastis (Murtniningsih dan Suryanti, 2011). Selain dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan pangan, ubi jalar juga menjadi sumber devisa negara dan Indonesia merupakan salah satu pengekspor utama ubi jalar di pasar internasional. Tanaman ubi jalar dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi (Kusumayanti et al, 2016).
Ubi jalar merupakan salah satu pangan lokal yang mudah tumbuh, terutama di Papua Barat yang menghasilkan beberapa varietas ubi jalar lokal.
PEMBAHASAN Nilai Gizi Ubi Jalar
Pengolahan ubi jalar menjadi tepung merupakan salah satu cara pengawetan dan penyimpanan ubi jalar. Keunikan tepung ubi jalar adalah warna tepungnya yang berubah sesuai dengan warna daging umbi bahan bakunya. Dalam pembuatan tepung dari ubi jalar perlu diperhatikan proses pengeringan agar diperoleh tepung yang berkualitas.
Pengolahan ubi jalar menjadi tepung merupakan salah satu cara untuk mengurangi penggunaan tepung terigu (Djami, 2007).
KESIMPULAN DAN SARAN Ubi jalar merupakan salah satu
Setelah matang diambil air rebusan sebanyak 600 ml, sedangkan ubi ungu iris sebanyak 150 gr dijadikan pasta. Kandungan kimia Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) berpotensi sebagai bahan identifikasi plak pada permukaan gigi. Pemanfaatan ubi jalar (Ipomea batatas L. Poir) sebagai pengganti sebagian tepung terigu dan sumber antioksidan pada roti.
Penggunaan berbagai jenis tepung ubi jalar (Ipomea batatas L) sebagai bahan baku pembuatan kue bolu kukus.
Pengolahan Pascapanen pada Tanaman Kakao untuk Meningkatkan Mutu Biji Kakao : Review
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkebunan, sekitar 90 persen dari total produksi perkebunan kakao di Indonesia merupakan biji kakao yang tidak difermentasi. Biji kakao yang mengalami proses pasca panen akan disimpan lebih lama dan tidak menurunkan mutu biji kakao tersebut. Pemisahan buah kakao secara manual dengan martil, arit, martil atau saling memukul buah menghasilkan peningkatan persentase biji kakao yang rusak, Rahman et al, (2016).
Fermentasi merupakan salah satu proses untuk mendapatkan biji kakao kering yang berkualitas baik serta memiliki aroma dan rasa (Karmawati, 2010).
KESIMPULAN DAN SARAN Pengolahan pascapanen pada tanaman
Jika suhu pengeringan tinggi, kulit biji mengeras sehingga asam volatil tidak dapat keluar melalui kulit biji yang mengeras (Hii et al., 2012). Penyimpanan biji kakao sebaiknya tidak disimpan bersamaan dengan bahan makanan lain karena akan mempengaruhi aroma dari kakao itu sendiri (Maisbaitun 2015). Uji fluktuasi suhu selama pengeringan biji kakao dengan cabinet dryer terhadap kualitas bubuk kakao.
Peningkatan Kinerja melalui Program Kostratani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Prafi, Kabupaten Manokwari
Penyuluhan pertanian merupakan salah satu strategi penting dalam produksi sumber daya manusia pertanian yang dibutuhkan dalam pembangunan pertanian saat ini. 2019) mengatakan bahwa penyuluhan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia pelaku pembangunan. Swanson dan Rajalahti (2010) berpendapat bahwa penyuluhan di sektor pertanian berperan penting dalam mencapai tujuan pembangunan pertanian. Kostratan merupakan pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran PBB dengan pemanfaatan TI dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
BPP Prafi merupakan salah satu percontohan dari BPP Kostratani pimpinan Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari.
HASIL DAN PEMBAHASAN Keadaan Umum Wilayah Kerja BPP Prafi
Selain itu BPP Kostratani sebagai pusat gerakan pembangunan pertanian yaitu BPP sebagai pusat koordinasi, komunikasi dan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pertanian di kecamatan. BPP Kostratani sebagai pusat konsultasi agribisnis pada hakekatnya merupakan pusat konsultasi yang melayani kebutuhan akan pengetahuan dan wawasan perkembangan pelaku agribisnis dan pelaku usaha. Terakhir, BPP Kostratani sebagai pusat pengembangan jaringan mitra harus mampu membangun kerjasama dan kemitraan usaha antara pelaku utama dan pelaku usaha dengan pelanggan/perusahaan mitra lainnya dalam pengembangan agribisnis di bidang pertanian.
PBP Prafi tahun 2020 telah ditetapkan sebagai percontohan PKB Kostratani binaan Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari.
KESIMPULAN DAN SARAN BPP Prafi berada di salah satu kawasan
PERSYARATAN PENULISAN NASKAH JURNAL TRITON
Naskah yang dikirim berupa hasil penelitian dan/atau review dalam bidang
Naskah belum pernah diterbitkan dan tidak akan diterbitkan pada media cetak
Naskah ditulis dalam bahsa Indonesia atau Bahasa Inggris dengan ketentuan
Naskah harus dibuat dengan menggunakan program Microsoft Word
Susunan penulisan naskah secara berurutan terdiri atas: judul, nama penulis
Nomor dan judul tabel dimuat di atas tabel sedangkan utuk gambar, nomor dan
Naskah diserahkan dalam bentuk Softfile melalui Online Journal System
Setiap naskah yang masuk ke redaksi akan mengalami proses penyuntingan dan
Redaksi berhak melakukan penolakan bagi naskah yang tidak sesuai dan
Hasil Penelitian Terapan Bidang Penyuluhan, Sosial Ekonomi dan Teknik Pertanian
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari Jalan SPMA Reremi, Manokwari, Papua Barat, 98312