• Tidak ada hasil yang ditemukan

Politik Luar Negeri Indonesia

N/A
N/A
Mutiara Ramadhani

Academic year: 2024

Membagikan "Politik Luar Negeri Indonesia"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Politik Luar Negeri Indonesia

Ada dua negara adidaya setelah Perang Dunia II, yaitu Amerika Serikat

(Blok Barat) dan Uni Soviet (Blok

Timur)

(2)

PEMBAHASAN

1.

2.

Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Pola Hubungan Internasional Indonesia

Sarana Hubungan Internasional

3.

(3)

Bebas

Aktif

Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Bebas dapat diartikan Indonesia bebas bergaul dengan negara manapun tanpa mengikat diri pada salah satu

blok yaitu blok barat atau blok timur

Aktif dapat dirtikan Indonesia aktif berkerja sama dengan negara laian dalam membentuk

perdamaian dunia

1.

(4)

Garis Besar Politik Indonesia Tentang Ketidakberpihakan

1. Tanpa Mengikat diri pada pakta-pakta milter yang ada, berusaha mengurangi ketegangan

internasional karena pertentangan blok 2. Menjauhkan diri dan meninggalkan pola

penyelesaian sengketa dengan cara kekerasan dan tekanan

3. Menghapuskan penjajahan , sehingga pergaulan antar bangsa didasarkan pada prinsip hidup

berdampingan

(5)

Pidato Moh. Hatta didepan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat yang berjudul “ Mendayung

diantara Dua Karang”. Mendayung artinya aktif sedangkan Dua Karang artinya tidak terikat pada negara

adidaya saat itu yaitu AS dan Uni Soviet

Mohammad Hatta, Wakil Presiden RI

2

.

(6)

3 .

Peran Indonesia dalam kontribusi Gerakan Non-Blok

1. Indonesia memprakarsai Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 2. Indonesia mempralarsai Gerakan Non-Blok

3. Indonesia mengirimkan pasukan untuk misi perdamaian PBB yaitu Kontingen garuda di berbagai negara berkonflik, Mesir(1957), Vietnam(1973), Iran- Irak(1988 dll

4. Indonesia aktif dalam berbagai organisasi internasional, ASEAN sejak 1967, OKI (1969, APEC(1989)

5. Menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB (2011-2014) (2015-2019)

(7)

Pola Hubungan Internasional Indonesia

a. Kerja sama Bilateral

 RI-Vietnam ( Pada 25 juni 2015) dalam bidang politik, keamanan, ekonomi dll

 RI-India (berupa (II-CECA ) guna mendorong kerjasma perdagangan

 RI- Jepang (penandatanganan Kemitraan Stategis pada tahun 2006

 RI-Argentina (Kerjasama Pertanian )

 RI-Afrika Selatan ( MoU on Mutual Cooperation on Policy Research and

Development) dalam bidang perdagangan, ristek, pertahanan. Energi-mineral dan politik

b. Kerja sama Regional

 Kerja sama RI- Eas Asia Summit (EAS) (berisi upaya pemberantasan Illegal, unreported and Unregulated Fishing)

 Southeast Pacific Dialoge (SwPD) (mempererat hubungan ASEAN dengan negara Pasifik Barat Daya yang berbatasan dengan Indonesia Timur. Terdapat 6 anggota yaitu Australia. Filipina, Indonesia, Papua Nugini, Selandia Baru, dan Timor Leste

c. Kerja sama Multilateral

 Konferensi Asia-Afrika (didasari sebagai negara bekas jajahan, melarang anggotanya terlibat dalam pakta pertahanan, pelucutan senjata dan senjata pemusnah masal. Lalu terdapat juga deklarasi mengenai palestina.

 Peacebuilding Commision(PBC)(Indonesia menjadi anggota PBC untuk isu-isu pembangunan perdamaian.

(8)

Sarana Hubungan Internasional

a. Diplomasi

Proses komunikasi antar pelaku politik internasional dala instrument untuk mencapai tujuan kebijakan politik luar negeri suatu negara.

b. Negosiasi

Negosiasi/perundingan merupakan suatu usaha untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh kedua negara tanpa ada pihak ketiga.

c. Lobi(Lobby)

lobi merupakan kegiatan politik yang dimaksudkan untuk mempengaruhi

negara tertentu, tujuannya untuk memastikan bahwa kepentingan suatu

negara dapat tersampaikan sehingga kerja sama dapat dijalankan

(9)

Sarana Hubungan Internasional

d. Propaganda

Propaganda merupakansuatu usaha sistematis yang dilakukan untuk

mempengaruhi pikiran, emosi dan tindakan auatu kelompok untuk kepentingan masyarakat pada umumnya.

e. Ekonomi (dapat dilakukan oleh negara/Lembaga internasional)

Sarana ekonomi saat damai berupa perdagangan maupun bantuan internasioal, sedangan pada saat perang dingin dapat berupa kebijakan ekonomi untuk membatasi hubungan perdagangan kedua negara.

f. Kekuatan Militer

Dikuasai oleh pemerintah untuk stabilitas negara dan melakukan hubungan

Internasional

(10)

Peran Indonesia dalam Menciptakan Perdamaian Dunia melaui Organisasi Internasional

1. Peran Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Indonesia secara resmi menjadi anggota PBB pada 1950 keluar pada tahun 1965 dan Kembali menjadi anggota pada 28 September 1966.

 Peran PBB untuk Indonesia

• Membentuk KTN (Komisi Tiga Negara ) dalam Perundingan Renville

• PBB membentuk UNCI (United Nations Commisions on Indonesia) tahun 1949 dalam Perundingan Roem-Royen

• PBB membentuk UNTEA(United Nations Temporary Executive Authority) tahun 1962 untuk menyelesaiakan permasalahan Irian Barat

 Peran Aktif Indonesia di PBB

• Menlu Adam Malik pernah menjabat ketua sidang majlis umum PBB pada 1971

• Indonesia 3 kali telah menjabat sbg Dewan Keamanan PBB ( 1973-1974, 1995-1996, 2007-2008

• Aktif dalam misi perdamaian PBB (mengirimkan kontingen garuda)

(11)

 Sebagai negara yng memprakaisai berdirinya ASEAN serta menjadi tuan rumah KTT ASEAN pertama di Bali tahun 1976

 Sekertariat ASEAN verada di Jakarta dan berfungsi sejak 7 Juni 1976

 Indonesia mengagas ASEAN Economy Pathership dan Equitable Economic Development

 Indonesia mengambil peran penting dalam negosiasi antara ASEAN- US untuk mengahdapi perundingan perubahan iklim

Peran Indonesia di ASEAN

(12)

 Indonesia sebagai salah satu negara pemrakarsa Gerakan Non- Blok

 Menjadi rumah KTT berakan Non-Blok ke 10 tahun 1992

 Membantu negara Bosnia-Herzegovina agar PBB mnecabut embargo senjata negara tersebut

 Indonesia juga membantu masalah konflik perbatasan Kamerun dan Nigeria

4. Peran Indonesia di Gerakan Non-Blok

(13)

Referensi

Dokumen terkait

Apa tujuan negara Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945 sehubungan dengan politik luar negeri bebas aktifd. Apa tujuan

Dari tidak adanya dua kekuatan di atas, apakah bebas aktif yang dianut Indonesia dalam kebijakan politik luar negerinya masih relevan.. Dalam hal ini

(1) Pedoman Retensi Arsip Sektor Politik, Hukum dan Keamanan Urusan Hubungan Luar Negeri dan Politik Luar Negeri ini disusun oleh Arsip Nasional Republik Indonesia bersama dengan

MAKALAH POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA PADA MASA PEMERINTAHAN PRESIDEN B.J

politik luar negeri dari negara demokrasi baru dalam mempromosikan demokrasi sama.. seperti politik luar negeri yang memeliki kepentingan

Karena atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, penyusun dapat menyelesaikan penulisan makalah, dengan judul “KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA PADA MASA

Kedekatan Indonesia dengan negara-negara komunis pada saat itu ternyata mempengaruhi agresivitas politik luar negeri Indonesia. Hal ini tidak lepas dari faktor-faktor determinan

 Politik luar negeri sebagai bagian dari tujuan dan persatuan bangsa setiap politik luar negeri Indonesia harus mendapat dukungan dari segenap warga Negara Indonesia dan hal