4.3 Sintesis
Berdasarkan hasil inventarisasi dan analisispada tapak, telah diketahui beberapa permasalahan dan potensi yang dimiliki pada tapak penelitian. Tahap sintesisi ini berupa pemikiran konsep pemecahan masalah yang ingin diaplikasikan dalam tapak. Hasil analisisi disajikan pada Tabel 20.
Tabel 20. Hasil Analisis dan Sintesis
Aspek Analisis Sintesis
Potensi Kendala
Iklim, Jenis Tanah dan Topografi
Jenis tanah pada tapak ini adalah latosol coklat kekuningan,
memiliki tingkat kesuburan yang cukup. Jenis tanah ini dapat dijadikan media tanam yang baik karena telah banyak digunakan pada lahan pertanian dan perkebunan.
Kondisi eksisting kurang sejuk dikarenakan minimnya tanaman sebagai peneduh, terutama pada area pejalan kaki.
Perencanaan tata hijau pada tapak dengan
menyesuaikan kondisi pada tapak.
Hidrologi dan Drainase
Stabilisasi kondisi air dan saluran berfungsi dengan baik.
Pada area tertentu terdapat kerusakan
kecil pada
konstruksi
Mempertahankan kondisi saluran drainase agar selalu berfungsi baik dan melakukan perbaikan saluran agar kerusakan tidak semakin berat.
Median Jalan
Terdapat pilihan jenis tanaman untuk untuk median dan terdapat area tanam yang cukup banyak.
Pemilihan dan fungsi tanaman kurang optimal.
Banyaknnya pohon kelapa yang memiliki buah cukup banyak sehingga
mengurangi rasa keamanan bagi pengguna.
Penambahan atau penggantian tanaman dengan fungsi keamanan,
kenyamanan dan estetika.
Terdapat peraturan yang dapat dijadikan acuan sebagai solusi penanaman yang benar
Penataan dan fungsi tanaman kurang optimal pada tepi jalan dan median terbuka untuk belokan masih kurang
Ketinggian
perdu/semak pada median terbuka untuk belokan 0,5 m dan harus diatur 2,5 m sebelum bukaan median untuk
sesuai sehingga tanaman pada belokan
menghalangi pandangan pengendara.
keamanan dan kenyamanan
pengguna.
Terdapat ornament yang mengangkat nilai kesenian yang bisa dijadikan penciri median.
Warna pada
ornament yang mengangkat nilai kesenian tersebut sudah memudar
bahkan ada
beberapa yang warnanya sudah hilang.
Mengecat ulang patung-patung yang ada pada median jalan.
Traffic Island
Terdapat area tanam yang cukup banyak.
Pemilihan dan fungsi tanaman kurang optimal dan penataan tanaman kurang memiliki nilai estetika.
Penambahan dan penataan tanaman dengan fungsi estetika.
Jalur Pejalan
Kaki
Penambahan jalur pejalan kaki.
Jalur pejalan kaki terputus
(pemasangan paving yang tidak merata).
Menghubungkan jalur pejalan kaki ke tujuan tanpa hambatan.
Terdapat jalur pejalan kaki yang dilengkapi jalur disabilitas.
Terjadinya
kerusakan paving dan jalur disabilitas pada trotoar di beberapa titik.
Melakukan
perbaikan pada jalur pejalan kaki yang mengalami
kerusakan dan membuat desain yang sesuai dengan kondisi pada tapak.
Terdapat motif ukiran bali pada kain prada yang dipakai sebagai kostum dari tarian Oleg Tamulilingan yang bisa ditransformasi sebagai desain jalur pejalan kaki.
Pemasangan
paving pada jalur pejalan kaki belum merata dan belum seragam.
Transformasi ukiran kain prada sebagai desain jalur pejalan kaki.
Street Furniture
Terdapat area halte. Halte kurang memadai sehingga mengurangi rasa kenyamanan bagi pengguna.
Mendesain halte sesuai kebutuhan beserta
kelengkapannya.
Terdapat motif ukiran bali yang bisa
Bentuk tiang PJU belum memiliki
Transformasi ukiran Bali sebagai desain
ditransformasi sebagai desain tiang PJU.
nilai estetika dan jarak pemasangan tiang PJU tidak sesuai sehingga pencahayaan kurang merata.
PJU dan jarak pemasangan tiang PJU sesuai SNI.
Marka jalan pada tapak sudah cukup lengkap.
Marka jalan pada tapak banyak yang memudar sehingga fungsi dari marka tersebut kurang optimal dan dapat membahayakan pengguna.
Mengganti beberapa marka yang sudah
memudar dan
mengecat ulang zebra cross.
Tanaman Masih tersedia lahan yang cukup untuk ditanamai.
Fungsi tanaman pada tapak kurang optimal karena tanaman tidak sesuai dengan peraturan yang ada dan tanaman kurang memiliki nilai estetika.
Penambahan atau penggantian tanaman sesuai peraturan dan fungsnya.
Terdapat jenis tanaman yang dapat mencerminkan nilai lokal.
Tanaman pohon existing kurang mencerminkan nilai lokal.
Penambahan
tanaman pohon tradisional Bali yang dapat digunakan sebagai tanaman lanskap jalan