PENDAHULUAN
Batasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, terlihat ada beberapa faktor yang berhubungan dengan tingkat upah dan permintaan tenaga kerja. 6 Vibi Kridalaksana S.E., Sistem Pengupahan Petani di Desa Maras, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, Perspektif Ekonomi Islam, (IAIN Bengkulu: Pustaka 2017) hal.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Diharapkan dapat menjadi rekomendasi dan informasi bagi perusahaan ketika mengambil keputusan khususnya mengenai upah pekerja. Penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam memberikan masukan dan informasi kepada manajemen untuk menilai kinerja. Diharapkan mampu meningkatkan mutu penelitian sehingga dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukan.
Penelitian Terdahulu
Pirman Firiswandi, “Pengaruh Upah dan Modal Terhadap Penggunaan Tenaga Kerja Pada Industri Kecil Studi Kasus Sentra Industri Kecil Menteng Kota Medan.” 8 Pirman Firiswandi, “Pengaruh upah dan modal terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri kecil. Studi kasus Sentra Industri Kecil Menteng Kota Medan”, Skripsi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Sumatera Utara. 9 Pirman Firiswandi, “Pengaruh upah dan modal terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri kecil. Studi kasus Sentra Industri Kecil Menteng Kota Medan”, Skripsi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Sumatera Utara.
Rumusan masalahnya adalah bagaimana pengaruh upah dan modal terhadap penyerapan tenaga kerja di sentra industri keripik pisang kota Bandar Lampung dalam perspektif Ekonomi Islam. 10 Rika Rosa Nova, “Dampak Upah dan Modal Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Sentra Industri Keripik Bandar Lampung Dalam Perspektif Ekonomi Islam” Tesis Yunensi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum dan investasi terhadap permintaan tenaga kerja di Provinsi Bali periode 1993-2012.
11 Rika Rosa Nova, “Pengaruh Upah dan Modal Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Sentra Industri Keripik Bandar Lampung Dalam Perspektif Ekonomi Islam” Tesis Yunensi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Muhyiddin dan Bambang Bemby Soebyakto, “Pengaruh upah minimum, pertumbuhan ekonomi dan pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja di provinsi Sumatera Selatan”.
Sistematika Penulisan
Perbedaannya terletak pada variabel penelitian jika penulis hanya mengkaji dampak upah terhadap permintaan tenaga kerja, sedangkan penelitian sebelumnya menunjukkan dampak upah minimum, pertumbuhan ekonomi dan pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Selatan.
KAJIAN TEORI DAN KERANGKA BERFIKIR
Upah
Upah didefinisikan sebagai pembayaran atas layanan fisik dan psikologis yang diberikan pekerja kepada pengusaha. Secara teori sering diasumsikan adanya mobilitas faktor-faktor produksi, termasuk mobilitas tenaga kerja. Upah cenderung tinggi bagi pekerja yang jumlahnya terbatas, sedangkan permintaan tinggi, misalnya pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan keahlian tinggi, pasokan tenaga kerja rendah, dan jumlah pekerja langka, maka tingkat upah cenderung tinggi. dan sebaliknya.
Upah tenaga kerja bagi dunia usaha merupakan biaya produksi, sehingga kenaikan upah tenaga kerja akan menurunkan. B, Upah dan Pekerjaan Islam, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Bengkulu.Bengkulu. H0 : Tingkat upah tidak berpengaruh terhadap permintaan tenaga kerja pada industri kecil menengah di kota Manna Sydbengkulu.
Berdasarkan tabel 4.4 jumlah tenaga kerja minimal 1 orang dan terdapat 1 usaha, serta jumlah usaha terbanyak yaitu 9 usaha mempunyai 2 pekerja, 8 usaha mempunyai 3. Berdasarkan persamaan diatas diketahui bahwa nilai konstanta matematika sebesar 13,312, nilai konstanta Artinya ketika tingkat upah bernilai 0 maka permintaan tenaga kerja bernilai 13,312. Selain itu, nilai koefisien regresi variabel independen (tingkat gaji) sebesar 0,562 menggambarkan arah hubungan antar variabel. Dari hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa “Terdapat pengaruh tingkat harga terhadap permintaan tenaga kerja”.
Hasil uji regresi sederhana menunjukkan nilai konstanta sebesar 13,312 Nilai tersebut menyatakan bahwa ketika tingkat upah bernilai 0 maka permintaan tenaga kerja bernilai 13,312. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Pirman Firiswandi, variabel Upah merupakan variabel yang mempunyai pengaruh paling signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Upah tenaga kerja bagi dunia usaha merupakan biaya produksi sehingga kenaikan upah tenaga kerja akan menurunkan keuntungan usaha.
Hasil uji regresi sederhana menunjukkan nilai konstanta sebesar 13,312. Nilai tersebut menunjukkan bahwa ketika tingkat upah bernilai 0 maka permintaan tenaga kerja bernilai 13,312. Sehingga pemilik industri dapat menyesuaikan upah pekerjanya dan mengembangkan usahanya sehingga dapat menambah jumlah unit, sehingga akan mempengaruhi permintaan tenaga kerja yang lebih banyak sehingga seluruh kebutuhan tenaga kerja dapat terpenuhi. Hidayah, Wahyu, dkk., Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tenaga Kerja dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Samarinda, Jurnal Ekonomi Keuangan, Vol 2 No 1 2016.
Hubungan Upah Dan Permintaaan Tenaga Kerja
Konsep Upah dan Tenaga Kerja Dalam Islam
Kerangka Berfikir
Hipotesis Penelitian
METODOLOGI PENELITIAN
- Tempat dan Waktu Penelitian
- Populasi dan Sampel
- Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
- Variabel Dan Definisi Operasional
- Instrumen Penelitian
- Teknik Analisis Data
- Uji Kualitas Data
- Uji Asumsi Dasar
- Uji Asumsi Klasik
- Pengujian Hipotesis
- Koefisien Determinasi
Dalam penelitian ini penulis menggunakan kuesioner (Questionnaire), yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan memberikan serangkaian pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Menurut Sugiyono, berdasarkan hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain, maka variabel-variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 74. Teknik statistik yang digunakan untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini adalah Korelasi Pearson, data yang dikatakan adalah valid jika nilai signifikan <0,05.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk mengukur reliabilitas kuesioner pada penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus Cronbach’s Alpha, dikatakan reliabel jika Cronbach’s Alpha > 0.50.76. Dalam penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya gejala multikolinearitas adalah dengan melihat variance inflasi faktor (VIF) dan nilai toleransi, jika nilai VIF kurang dari 10 dan toleransi lebih dari 0,1 maka menyatakan tidak terjadi multikolinearitas.79. Koefisien determinasi dalam penelitian ini menggunakan Adjusted R Square (R2) yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan variabel independen dalam mempengaruhi variabel dependen.82.
Berdasarkan tabel 4.3 terlihat lama pendirian usaha responden 1-6 tahun, terdapat 7 usaha atau 23,3%. Berdasarkan Tabel 4.6 dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan pengukuran variabel tingkat upah menghasilkan nilai sig kurang dari 0,05, sehingga dapat dikatakan seluruh item pada variabel X valid. Berdasarkan Tabel 4.7 dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan pengukuran variabel volume penjualan menghasilkan nilai sig kurang dari 0,05, sehingga dapat dikatakan seluruh item pada variabel Y valid.
Berdasarkan tabel 4.8 dapat diketahui variabel tersebut Berdasarkan tabel 4.9 dapat diketahui variabel tersebut Berdasarkan Tabel 4.10 terlihat bahwa hasil pengujian mempunyai nilai signifikan sebesar 0,655 yang berarti lebih besar dari 0,05 maka data pada penelitian ini berdistribusi normal.
Berdasarkan tabel 4.11, hasil uji homogenitas dengan menggunakan uji Levene terlihat bahwa nilai signifikansi probabilitas (sig) seluruh variabel dalam penelitian ini sebesar 0,297 lebih besar dari 0,05. Artinya variabel-variabelnya homogen dan dapat mewakili populasi yang ada. Berdasarkan tabel 4.12 terlihat nilai toleransi variabel independen lebih dari 0,1 dan nilai VIF kurang dari 10, sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat masalah multikolinearitas pada model regresi. Asas keadilan disini berkaitan dengan keadilan yang dilakukan oleh pengusaha yaitu keadilan dalam hal memberikan kompensasi (upah) atas apa yang dilakukan oleh seorang pekerja, keadilan dalam pemilihan pekerja yang sesuai dengan bidangnya dan juga keadilan terlihat dari perspektif pekerja. yaitu pekerja harus melakukan Kewajiban seorang pekerja adalah memenuhi seluruh kewajiban yang tercantum dalam perjanjian kerja.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Berdasarkan tabel 4.5 terdapat 15 usaha yang memberikan upah kepada karyawannya setiap bulan yang berarti 50% dari seluruh responden, 6 usaha yang memberikan upah kepada karyawannya setiap minggu yaitu 20% responden, terdapat 6 usaha yang memberikan upah kepada karyawannya untuk sistem harian yziu 20 % dari seluruh responden. Metode yang digunakan untuk menguji normalitas adalah Kolmogorov – Smirnov dimana dasar pengambilan keputusan adalah jika nilai signifikan lebih besar dari 0,05 maka data berdistribusi normal. Berdasarkan tabel 4.13, hasil perhitungan koefisien regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien konstanta sebesar 13.312. Koefisien variabel bebas (X) sebesar 0,562.
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa variabel tingkat upah (X) dan variabel permintaan tenaga kerja (Y) mempunyai hubungan yang kuat karena mempunyai nilai korelasi sebesar 0,620. Selanjutnya nilai sebesar 0,562 yang terdapat pada koefisien regresi variabel bebas (tingkat gaji) menggambarkan bahwa arah hubungan antar variabel bebas. Selanjutnya nilai sebesar 0,562 pada koefisien regresi variabel bebas (tingkat gaji) menggambarkan bahwa arah hubungan antara variabel bebas X dengan variabel terikat Y (volume penjualan) adalah positif, dimana setiap kenaikan satu satuan pada variabel tingkat upah akan menyebabkan kenaikan sebesar 0,56.
Penulis berharap agar dilakukan penelitian serupa dengan variabel lain yang mungkin mempengaruhi permintaan tenaga kerja di provinsi Bengkulu khususnya kota Manna Bengkulu Selatan. Kridalaksana, Vibi, Sistem Pengupahan Buruh Tani di Desa Maras Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan, Perspektif Ekonomi Islam, IAIN Bengkulu: Pustaka 2017.
Pembahasan
Kesimpulan
Saran
Armawansyah, Gaji Guru dan Pegawai SMPIT Iqra Lembaga Pendidikan Sosial dan Dakwah Al-Fida Kota Bengkulu Dilihat dari Ekonomi Islam, (IAIN Bengkulu: Pustaka, 2018. Herijanto, Hendy, Muhammad Nurul Hafiz “Upah Seorang Perspektif Ekonomi Islam pada Perusahaan Outsourcing” Jurnal Nasional, vol.