• Tidak ada hasil yang ditemukan

Promosi Kesehatan di Era Kesehatan Digital

N/A
N/A
Istiqamah sardi

Academic year: 2025

Membagikan " Promosi Kesehatan di Era Kesehatan Digital"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS KELOMPOK 2 REVIEW 10 JURNAL PENELITIAN

“PROMOSI KESEHATAN DI ERA DIGITAL HEALTH”

Mata Kuliah Metodelogi Penelitian dan Statistik Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Syafruddin, M.T

DISUSUN OLEH:

Istiqamah sardi Nur Ilma Anike Kirihio

Anita Howay Marini

PROGRAM STUDI MAGISTER S2 KEBIDANAN SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

TAHUN 2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT. karena karunia, rahmat dan hidayah-Nyalah penyusun dapat menyelesaikan Review Jurnal ini. Penyusun berterimakasih kepada orang tua yang selalu memberi support moral, pembimbing institusi dan pembimbing akademik yang selalu sabar memberi bimbingan, serta teman-teman yang memberi semangat serta saran dalam penyelesaian laporan ini. Dengan ini penyusun berharap dapat lebih bisa mengoreksi diri dalam hal membuat asuhan serta berharap bermanfaat bagi orang lain. Tugas review jurnal ini disusun tidak tentunya tidak luput dari kesalahan, untuk itu penyusun sangat menerima kritik dan saran yang membangun.

Penyusun sangat berharap laporan ini dapat berguna di masa sekarang dan yang akan datang. Semoga laporan ini dapat dipahami dan bermanfaaat bagi siapapun yang membacanya.

Makassar,18 September 2024

Penulis

(3)

DAFTAR ISI

Kata Pengantar 2

DAFTAR ISI 3

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang 4

B. Tujuan 4

BAB II PEMBAHASAN A. Review Jurnal 1 6

B. Review Jurnal 2 7

C. Review Jurnal 3 9

D. Review Jurnal 4 10

E. Review Jurnal 5 11

F. Review Jurnal 6 13

G. Review Jurnal 7 14

H. Review Jurnal 8 15

I. Review Jurnal 9 17

J. Review Jurnal10 18

BAB III PENUTU A. Kesimpulan 20

B. Saran 20

DAFTAR PUSTAKA 22

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Review jurnal adalah tulisan yang meringkas atau mengulas hasil penelitian yang telah diterbitkan sebelumnya. Adapun tujuan mereview jurnal yang perlu kita ketahui selain sekedar menjadi tugas kuliah yang dosen berikan yaitu setidaknya untuk mengoreksi istilah yang tidak jelas, memperjelas pertanyaan, memungkinkan menjadi pandangan prespektif dari yang mereview bagi penulis atau peneliti sekaligus menjadi motivasi bagi penulis atau peneliti untuk menjadi lebih baik lagi. Pada intinya, mereview jurnal dilakukan agar memberikan pemahaman yang lebih baik tentang topik yang kita review.

Digital health atau lebih sering disebut sebagai telekesehatan (telehealth) merupakan pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan kesehatan dengan lingkup yang luas dengan tujuan peningkatan upaya kesehatan masyarakat. Potensi teknologi dalam bidang kesehatan sangat besar, untuk itu pada pertemuan pertemuan WHO ke-58 telah diadopsi Resolusi WHA58.28 yang menyatakan agar negara-negara anggota mulai merencanakan pembangunan e-Health di masing-masing negara.

B. TUJUAN

(5)

penelitiannya, selain sekedar untuk mengetahui hasil penelitian kita mengukur

jurnal yang sudah pernah diterbitkan. Selain itu Tujuannya lainnya adalah untuk

mengevaluasi bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan layanan

kesehatan di bidang promosi/edukasi.

(6)

BAB II

REVIEW JURNAL PENELITIAN

A. Review jurnal 1

Judul Intervensii Kesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet Jurnal I https://doi.org/10.32763/juke .v16i1.694

Volume dan Halaman

Vol 16 No 1 Tahun 2023

Tahun 2023

Penulis Rudi Abas1 , Sukihananto Sukihananto

Website (PDF) Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet (researchgate.net)

Tujuan Penelitian

untuk mengetahui gambaran Intervensi Kesehatan mental berbasis teknologi internet

Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature review) dengan menganalisa literatur yang berkaitan dengan Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet dari berbagai referensi.

Hasil dan

kesimpulan

Intervensi kesehatan mental berbasis internet sangat berkembang pesat diberbagai negara yang dinilai sangat efektif dan efesien dikalangan masyarakat. Secara keseluruhan intervensi kesehatan mental menggunakan internet dapat meningkatkan kesehatan mental, menurunkan tingkat stress, depresi, cemas dan gangguan Kesehatan mental lainnya

Kekurangan penelitian ini tidak dapat memberikan hadil dalan data persentase, seberapa besar sebelum dan setelah pemanfaatan teknologi.

Keunggulan Penelitian ini menganalisis berbagai jurnal penelitian, studi literature, scopy review, systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials dari berbagai negara termasuk Indonesia, US, Canada, UK dan Australia.

Artinya hasil studi ini sangat cukup menggambarkan pemanfaatan teknologi internet dalam layanan Kesehatan mental secara international

(7)

Foto Jurnal

B. Review jurnal 2

Judul PENGARUH EDUKASI PERSALINAN VIA WHATSAPP GROUP TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL MENGHADAPI PERSALINAN DI KABUPATEN PRINGSEWU

Jurnal Jurnal ilmiah kesehatan Volume dan

Halaman

Vol 10 No 2 Juli 2021 | Page 85-94

Tahun 2021

Penulis Apri Sulistianingsih1 , Dzul Istiqomah Hasyim2 Website https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/JIK| 85 Tujuan

Penelitian

untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Persalinan Via Whatsapp Group Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Menghadapi Persalinan Di Kabupaten Pringsewu

Metode Penelitian

metode kuantitatif dengan jenis penelitian Quasy experiment yang berbentuk pre-post test design. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil . Jumlah sampel terdiri dari 30 kelompok kontrol dan 30 kelompok perlakuan dengan kriteria inklusi ibu hamil yang memiliki smart phone yang berada di Kabupaten Pringsewu. Intervensinya berupa Edukasi

(8)

Persalinan Via Whatsapp Group pada ibu hamil ini memfasilitasi ibu hamil mendapatkan informasi tentang persiapan persalinan secara online.

Setelah Edukasi Persalinan Via Whatsapp Group pada ibu hamil diberikan, peneliti mengukur peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pengetahuan ibu menghadapi persalinan. Perlakuan diberikan selama empat minggu. Pada kelompok control Metode pendidikan kesehatan yang digunakan pada kelompok kontrol adalah metode pemberian pendidikan standar yang dilakukan oleh bidan di PMB berdasarkan pedoman buku KIA.

Hasil Peneliti Hasil menunjukkan ada perbedaan pengetahuan ibu hamil menghadapi persalinan sebelum dan sesudah penelitian baik pada kelompok kontrol maupun perlakuan ( P value < 0,05). Hasil juga menunjukkan bahwa nilai rata-rata peningkatan skor pengetahuan ibu hamil menghadapi persalinan pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan dengan kelompol kontrol. Rata-rata peningkatan pengetahuan ibu hamil menghadapi persalinan pada kelompok kontrol dan perlakuan terdapat perbedaan yang signifikan ( p value < 0,05

Simpulan Peningkatan pengetahuan Edukasi kesehatan Via Whatsaap lebih tinggi dibandingkan edukasi kesehatan metode Ceramah.

Foto Jurnal

(9)

C. Review jurnal 3

Judul Leaflet anemia berbasis WhatsApp untuk remaja putri sebagai media promosi kesehatan remaja

Jurnal Pendidikan dan promosi Kesehatan Volume dan

Halaman

Volume 12 halaman 1-8

Tahun 2023

Penulis Lusi Lestari, Heni Heryani, Dini Ariani Tujuan

Penelitian

Untuk menghasilkan produk e-leaflet berbasis WhatsApp sebagai media promosi kesehatan untuk remaja putri, dengan fokus menekan angka masalah anemia di kalangan remaja. Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji efektivitas e-leaflet tersebut sebagai alat edukasi kesehatan

Metode Penelitian

penelitian dan pengembangan (RnD). Penelitian ini melibatkan beberapa langkah, termasuk: Definisikan: Studi literatur dan pengumpulan informasi.

Desain: Perancangan produk e-leaflet. Kembangkan: Validasi oleh pakar media dan uji coba terbatas. Sebarkan: Penyebaran produk setelah pengujian. Subjek penelitian terdiri dari pakar media dan 20 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.

Hasil Peneliti Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-leaflet anemia berbasis WhatsApp untuk remaja putri sangat layak sebagai media promosi kesehatan remaja berdasarkan hasil validasi ahli media (96%) dan uji coba kelompok kecil (88%).

Simpulan E-leaflet anemia berbasis WhatsApp untuk remaja putri sangat tepat sebagai media promosi kesehatan remaja. Disarankan untuk melakukan uji coba pada kelompok besar dan menguji efektivitas produk e-leaflet anemia berbasis WhatsApp untuk remaja putri sebagai media promosi kesehatan remaja

Foto Jurnal

(10)

D. Review jurnal 4

Judul Pengaruh Pemberian Informasi Kesehatan Menggunakan Media Whatsapp Dalam Meningkatkan Dukungan Suami Terhadap Antenatal Care Pada Ibu Hamil Di Kecamatan Padangsidempuan Utara

Jurnal Jurnal Maternitas Kebidanan

Volume dan

Halaman

Vol 6, No. 1, April 2021 ISSN 2599-1841

Tahun 2021

Penulis Erlindai, Valentina, Esraida Simanjuntak

Website https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jumkep/article/view/1374/931 Tujuan

Penelitian

untuk mengetahui pengaruh penyebaran informasi kesehatan melalui WhatsApp terhadap dukungan suami dalam antenatal care (ANC) bagi ibu hamil.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen rancangan pre test- post test group design, yaitu untuk melihat pengaruh penggunaan media Whatsapp dalam meningkatkan dukungan suami terhadap antenatal care pada ibu hamil, dengan mengukur ada tidaknya perbedaan hasil pre-test dan post-test.

Hasil Penelitian Penggunaan media Whatsapp dapat mempengaruhi sikap suami karena dapat menstimulasi keinginan yang kuat demi kesehatan ibu dan bayi selama dalam kandungan sehingga memunculkan dorongan secara psikologis berperilaku untuk selalu memperhatikan dan mendampingi istri dan memenuhi segala kebutuhannya.

Simpulan Terdapat pengaruh pemberian informasi kesehatan menggunakan media Whatsapp dalam meningkatkan dukungan suami terhadap antenatal care pada ibu hamil di Kecamatan Padang sidempuan Utara (p=0,000).

(11)

Foto jurnal

E. Review jurnal 5

Judul Pemanfaatan Media Online Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan pada Remaja: Tinjauan Literatur

Jurnal Jurnal informasi Kesehatan

Volume dan

Halaman

Vol 6, No. 1,

Tahun 2022

Penulis Surya Dwi Sembada1, Hadi Pratomo2, Ida Fauziah3, Syahidah Asma Amani4, Queen Nazhofah5, Riska Kurniawati6

Website https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jumkep/article/view/1374/931 Tujuan

Penelitian

mengkaji efektivitas media online sebagai alat edukasi kesehatan bagi remaja selama pandemi COVID-19, dengan memanfaatkan tinjauan literatur dari artikel yang terbit antara 2014 hingga 2020.

Metode Penelitian

studi ini menggunakan metode literature review, dengan pencarian data dilakukan melalui Google Scholar, Springer, dan ScienceDirect. Studi yang diambil adalah penelitian eksperimental, termasuk kuasi-eksperimental dan randomized controlled trials (RCT), dengan intervensi berupa edukasi kesehatan melalui media online.

Media yang digunakan meliputi WhatsApp, Google Meet, Zoom, dan situs web. Instrumen penelitian berupa kuesioner daring dan luring

Hasil Penelitian Terdapat 10 literatur yang dianalisis, yang sebagian besar menunjukkan bahwa media online efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan

(12)

perilaku sehat di kalangan remaja.

WhatsApp menjadi media paling banyak digunakan, terbukti efektif dalam mengirimkan pesan edukasi melalui diskusi, wawancara, leaflet, gambar, dan video.

Studi lain menunjukkan bahwa media sosial seperti Instagram dan situs web juga efektif dalam mengubah pengetahuan dan perilaku remaja. Salah satu penelitian bahkan menunjukkan bahwa situs web konseling otomatis lebih efektif dibandingkan situs web standar dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang Kesehatan

Simpulan Media online merupakan sarana yang efektif untuk edukasi kesehatan, khususnya di masa pandemi. Hal ini memudahkan intervensi kesehatan yang mencakup wilayah luas, dengan bentuk konten yang beragam seperti teks, gambar, dan video, meskipun tantangan seperti akses internet dan perangkat teknologi masih menjadi kendala

Foto jurnal

F. Review jurnal 6

Judul PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MENYIKAT GIGI DENGAN

(13)

Volume dan Halaman

Volume 11 (1) Juni 2024

Tahun 2024

Penulis Aulia Azizah* , Galuh Dwinta Sari Website (uniska-bjm.ac.id)

Tujuan Penelitian

Menganalisis peningkatan pengetahuan dan sikap menyikat gigi dengan Youtube sebagai media promosi kesehatan siswa SMPN 1 Karang Intan Kabupaten Banjar

Metode Penelitian

Penelitian quasi experiment dengan one-group pretest-posttest design.

Sampel penelitian adalah siswa SMPN 1 Karang Intan sebesar 30 orang Hasil Peneliti Pengetahuan dan sikap menyikat gigi sebelum promosi kesehatan melalui

YouTube terdapat responden dengan kriteria rendah 3.3%, sedang 30% dan tinggi 66,7%. Sedangkan setelah promosi kesehatan terdapat kriteria sedang 6.7% dan tinggi 93.3%. U

Simpulan terdapat peningkatan pengetahuan menyikat gigi dengan Youtube sebagai media promosi kesehatan di lahan basah pada siswa SMPN 1 Karang Intan Kabupaten Banjar. Serta dari sikap menyikat gigi sebelum-setelah promosi kesehatan melalui YouTube terdapat peningkatan sikap. Sikap responden dari sedang meningkat menjadi tinggi dikarenakan faktor informasi yang didapat dari promosi kesehatan serta tepatnya pemilihan media yang digunakan seperti YouTube.

(14)

Foto Jurnal

G. Review jurnal 7

Judul Pengaruh Edukasi tentang Anemia melalui Media Video dan Pesan Teks Whatsapp terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri

Jurnal MALAHAYATI HEALTH STUDENT JOURNAL

Volume dan Halaman

P-ISSN: 2746-198X E-ISSN 2746- 3486 VOLUME 3 NOMOR 9 TAHUN 2023] HAL 2752-2767

Tahun 2023

Penulis Maria Magdalena Mue Juwa1* , Angela Lovendra Naingalis2 Website (ejurnalmalahayati.ac.id)

Tujuan Penelitian

untuk menganalisis pengaruh edukasi anemia melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia

(15)

Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan pre test – post test with control group Design. Penentuan sampel menggunakan jenis Probabilitiy dengan teknik Simple random sampling.

Hasil Peneliti Edukasi anemia melalui media video animasi menggunakan aplikasi whatsapp dan media pesan teks whatsapp berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia, namun tidak terdapat perbedaan bermakna dari pengetahuan media video animasi dan media pesan teks pada prettes dan posttes Edukasi anemia melalui media video animasi menggunakan aplikasi whatsapp berpengaruh terhadap peningkatan sikap remaja putri tentang anemia, sedangkan media pesan teks whatsapp tidak memiliki pengaruh terhadap sikap remaja putri tentang anemia, namun terdapat perbedaan bermakna dari sikap media video animasi dan media pesan teks pada posttes

Simpulan Edukasi anemia melalui media video animasi menggunakan aplikasi whatsapp lebih berpengaruh dan efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri bila dibandingkan dengan media pesan teks

Foto Jurnal

H. Review jurnal 8

Judul Pengaruh Media Sosial Terhadap Peningkatan Kesehatan Reproduksi

(16)

Perempuan

Jurnal Jurnal Kajian Perempuan, Gender Volume dan

Halaman

Volume: 14. Nomor : 2 . Edisi Desember 2020 ISSN: 1907-2740, E-ISSN:

2613-9367 DOI: 10.46339

Tahun 2020

Penulis Fitri Rizki Amelia

Website https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/04/21/berapa-jumlah- wanita-usia-produktif-diindonesia(DIAKSES, 23 Nop 2020)

Tujuan Penelitian

untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan media massa dengan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja

Metode Penelitian

penelitian Deskriptif yang hanya menjabarkan, menjelaskan sebuah peristiwa atau situasi. Pada penelitian deskriptif ini tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediks Hasil Peneliti Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada 105 responden

diperoleh data yaitu sebanyak 45 Perempuan (42,9%) berpengetahuan baik, 35 perempuan (33,3%) berpengetahuan sedang dan sisanya sebanyak 25 perempuan (23,8 %) berpengetahuan kurang

Simpulan Dari pembahasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa media sosial internet sangat berpengaruh dalam meningkatkan pemahahaman kesehatan reproduksi bagi perempuan . Hasl ini tentu menjadi sesuatu yang sangat strategis dalam meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi bagi perempuan

Foto Jurnal

(17)

I. Review jurnal 9

Judul Efektivitas media edukasi terhadap pencegahan anemia pada remaja putri

Jurnal Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Volume dan Halaman Volume 15 No 2, Hal 136 - 141, Juli 2024 P-ISSN 2087-4154

Tahun 2024

Penulis Novita Puspita Dewi1), Dian Monalisa Rusliani2), Zesika Intan Navelia3), Indah Purnamasari4

Website [email protected]

Tujuan Penelitian Upaya pencegahan anemia dengan cara meningkatkan pengetahuan melalui edukasi

Metode Penelitian Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan studi pustaka untuk menggambarkan pola perilaku perempuan dalam mencari informasi.

Hasil Peneliti penelitian menunjukkan bahwa dari 105 responden:

42,9% memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi (skor 76- 100%).

33,3% berada dalam kategori pengetahuan sedang (skor 56- 75%).

23,8% memiliki pengetahuan rendah (skor <55%).

Simpulan Kesimpulan penulis bahwa media sosial berpengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi bagi perempuan adalah langkah strategis yang dapat membantu dalam merancang intervensi promosi kesehatan yang lebih efekti

(18)

Foto Jurnal

J. Review jurnal 10

Judul Pengaruh Intervensi Media Sosial (Snapchat) terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Kehamilan pada Ibu Hamil di Arab Saudi

Jurnal Jurnal penelitian

Volume dan

Halaman

Volume 2

Tahun 2023

Penulis Khalid AboalshamatID1¤ *, Jomana AlharbiID2ÿ, Sharifah AlharthiID2ÿ, Alaa Alnifaee2ÿ, Amal Alhusayni2ÿ, Reem Alhazmi2ÿ

Website https://doi.org/10.1371/journal.pone.0281908

Tujuan Penelitian Meningkatkan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dan membandingkan efektifitas penyampaian informasi melalui wa serta perubahab pengetahuan ibu

Metode Menggunakan uji statistik seperti t-test untuk menganalisis perubahan

(19)

kesehatan melalui media sosial, khususnya menggunakan Snapchat, meningkatkan pengetahuan kesehatan mulut di kalangan ibu hamil di Arab Saudi

Simpulan

ada peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan kesehatan mulut di antara peserta setelah menerima informasi melalui Snapchat dibandingkan dengan waktu sebelum intervensi

Foto Jurnal

(20)

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Media komunikasi yang dinilai efektif oleh tim promosi kesehatan adalah media sosial juga dinilai sangat efektif. Pada media sosial komunikasi berlangsung dua arah, masyarakat dapat menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kesehatan dan pelayanan rumah sakit. Promotor kesehatan juga dapat membuat konten-konten tentang perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat dilakukan sehari-hari untuk meningkatkan kesadaran dala memelihara kesehatan.serta dapat menjangkau audiens secara luas dan memberikan informasi yang relevan dengan cepat.

Dengan media komunikasi Informasi yang disampaikan melalui media komunikasi cenderung lebih mudah diingat dan dipahami, berkat penggunaan elemen visual dan interaktif yang menarik perhatian

B. Saran

Dengan adanya hasil penelitian ini, petugas Kesehatan dapat memanfaatkan media digital yang ada untuk melakukan promosi Kesehatan.

Untuk penelitian selanjutkan dapat Layanan Kesehatan Media Bentuk Media

Cetak Banner, Brosur, Leaflet, Poster, Spanduk Elektronik Audio, Video,

Website Media Sosial Youtube, instagram, twitter dan facebook dilakukan

promosi pada rumah sakit/Puskesmas swasta maupun umum pada daerah

(21)

tertentu sehingga dapat diidentifikasi media yang tepat dan efektif untuk

media promosi rumah sakit.

(22)

DAFTAR PUSTAKA

Aboalshamat, K., Alharbi, J., Alharthi, S., Alnifaee, A., Alhusayni, A., & Alhazmi, R. (2023).

Dampak intervensi media sosial (Snapchat) terhadap pengetahuan kesehatan mulut selama kehamilan di kalangan ibu hamil di Arab Saudi. PLoS ONE, 18(2), e0281908 Apri Sulistianingsih, Dzul Istiqomah Hasyim (2021). Pengaruh Edukasi Persalinan Via

Whatsapp Group Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Menghadapi Persalinan Di Kabupaten Pringsewu. https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/JIK| 85

Aulia Azizah , Galuh Dwinta Sari (2024). Perbedaan Pengetahuan Dan Sikap Menyikat Gigi Dengan Youtube Sebagai Media Promosi Kesehatan Di Lahan Basah Siswa Smpn 1 Karang Intan Kabupaten Banjar. Perbedaan Pengetahuan Dan Sikap Menyikat Gigi Dengan Youtube Sebagai Media Promosi Kesehatan Di Lahan Basah Siswa SMPN 1 Karang Intan Kabupaten Banjar | Azizah | An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e- Journal) (uniska-bjm.ac.id)

Condran, B., Gahagan, J., & Isfeld-Kiely, H. (2017). A scoping review of social media interventions as a platform for multi-level sexual health promotion. Canadian Journal of Human Sexuality, 26(1), 26–37

Erlindai, Valentina, Esraida Simanjuntak (2021). Pengaruh Pemberian Informasi Kesehatan Menggunakan Media Whatsapp Dalam Meningkatkan Dukungan Suami Terhadap Antenatal Care Pada Ibu Hamil Di Kecamatan Padangsidempuan Utara.

https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jumkep/article/view/1374/93

Infodatin, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, RI. (Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja)

Lusi Lestari, Heni Heryani, Dini Ariani (2023). Leaflet anemia berbasis WhatsApp untuk remaja putri sebagai media promosi kesehatan remaja.

Maria Magdalena Mue Juwa , Angela Lovendra Naingalis (2023). Pengaruh Edukasi tentang Anemia melalui Media Video dan Pesan Teks Whatsapp terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri. (ejurnalmalahayati.ac.id)

Mochamad Iqbal Nurmansyah, Badra Al-Aufa, & Yuli Amran. (2016). Peran Keluarga,

(23)

Rudi Abas, Sukihananto Sukihananto (2023). Intervensii Kesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet. (PDF) Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet (researchgate.net)

Surya Dwi Sembada, Hadi Pratomo, Ida Fauziah, Syahidah Asma Amani, Queen Nazhofah, Riska Kurniawati (2022). Pemanfaatan Media Online Sebagai Sarana Edukasi

Kesehatan pada Remaja: Tinjauan Literatur.

https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jumkep/article/view/1374/931

Referensi

Dokumen terkait

Perancangan Konten Digital Promosi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di era New Normal ini menggunakan teori social media advertising di mana promosi yang dilakukan oleh Museum Sultan

Ferizal “Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia” dan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi Promosi Kesehatan Digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal merupakan ‘Sang Pelopor Sastra Novel Dokter Gigi Indonesia’, karya-karya Beliau beraliran Romantisme Aktif, juga beraliran Filsafat Intuisionisme. Beliau telah menerbitkan 14 novel mempesona tentang Dokter Gigi. Total ada 18 buku sastra dan 2 buku ilmiah yang pernah diterbitkan oleh ASN Pemerintah Kota Lhokseumawe ini. . Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI KESEHATAN INDONESIA . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna ) . . Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan

Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : FERIZAL SANG PELOPOR SASTRA PROMOSI KESEHATAN INDONESIA . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

History of Indonesian Health Promotion Literature : Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

Sastra Promosi Kesehatan Indonesia, karya Ferizal Untuk Indonesia Emas 2045 Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia History of Indonesian Health Promotion Literature Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna

Ferizal Bapak Sastra Promosi Kesehatan Indonesia Sejarah Sastra Promosi Kesehatan Indonesia History of Indonesian Health Promotion Literature Ferizal The Pioneer of Indonesian Health Promotion Literature : Digital Health Promotion Innovation.... Ferizal adalah Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia... Buku ini tentang Sejarah Sastra Promosi Kesehatan di Indonesia Untuk mendukung Pelayanan Publik BANGGA MELAYANI BANGSA berbasis Identitas Personal Branding Unggul Nasional : Sastra Promosi Kesehatan adalah upaya mengintegrasikan sastra dengan inovasi promosi kesehatan digital. Ferizal adalah “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” . Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia”, dikenal karena upayanya dalam mengintegrasikan sastra dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital. Keunggulan Sastra Promosi Kesehatan Indonesia ada pada integrasi dengan Inovasi Promosi Kesehatan Digital atas nama Ferizal. . Ada 7 Inovasi Promosi Kesehatan Digital yang telah terintegrasi dengan Ferizal “Sang Pelopor Sastra Promosi Kesehatan Indonesia” : 1. Inovasi TV Saka Bakti Husada : TV Puskesmas Indonesia 2. Inovasi TV Promkes Bergerak Keliling 3. Inovasi Kampung Cyber PHBS Sandogi 4. Inovasi TV Fana SPM Kesehatan Puskesmas 5. Inovasi Layanan Kader Kelas Digital Untuk SPM Kesehatan Puskesmas 6. Inovasi Kampung Gerimis ( Gerakan Intervensi Imunisasi Melalui Inisiasi Serentak ) 7. Inovasi Ana Maryana ( Ajak Anak Merawat Diri Yang Paripurna