• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL BENGKEL BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
ARIFMAN S. HAJI DASING

Academic year: 2024

Membagikan "PROPOSAL BENGKEL BAB I PENDAHULUAN "

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pada masa sekarang ini upaya untuk dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sangat sulit. Hal ini selain disebabkan krisis ekonomi yang sedang berlangsung beberapa tahun ini juga dengan kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan sehari- hari yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat semakin rendah sehingga terjadilah kesenjangan ekonomi di masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut maka kami mengadakan suatu usaha terobosan dan kerjasama di pedesaan yang sesuai dengan kondisi wilayah, diantaranya dengan mengajak pemuda desa untuk berwirausaha.

Fakta dilapangan menunjukkan bahwa masih cukup banyak kelompok pemuda usia produktif yang masih menganggur dan tak tahu harus berbuat apa untuk memperdayakan dirinya sendiri maupun kelompoknya.

Minimnya lapangan kerja dan masih rendahnya semangat kewirausahaan dari masyarakat itu sendiri, menjadi salah satu penyebab masih tingginya angka pengangguran.

Dalam kaitan ini, pemerintah selalu menjadi kambing hitam, belum mampunya menyediakan lapangan kerja bagi seluruh warganya, kerap menjadi keluhan sekaligus menjadi kritikan terhadap kinerja pemerintah. Meski hal ini sepenuhnya bukanlah tanggung jawab semata pemerintah, tetapi proses kesadaran masyarakat untuk memberdayakan dirinya sendiri juga sepenuhnya belum kuat atau mengakar. Sehingga diperlukan pembangunan karakter bangsa yang didorong dengan semangat berusaha dan berwiraswasta dari masyarakat itu sendiri, sehingga kelak dapat akan tumbuh pemuda yang mandiri dan mampu memberdayakan dirinya sendiri.

Tentunya, untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan dorongan maupun dukungan pemberdayaan dari semua pihak terutama dari pemerintah itu sendiri.

B. MAKSUD dan TUJUAN

1. Untuk memenuhi kebutuhan pasar dan konsumen 2. Meningkatkan pendapatan masyarakat

3. Mengurangi tingkat pengangguran

4. Menjadikan Desa Walandimu sebagai Desa yang Mandiri

(2)

BAB II

ASPEK PELAKSANAAN

A. JENIS USAHA

Usaha ini bergerak dibidang perbengkelan, reparasi, press ban, service, acessori, dll.

B. PROSPEK USAHA

Makin hari penambahan populasi kendaraan bermotor di Kab. Sumba Barat Daya makin meningkat, khususnya di Desa Walandimu. Peningkatan penjualan sepeda motor ini menunjukkan indikasi daya beli masyarakat semakin membaik. Bahkan hampir setiap orang punya dan membutuhkan sepeda motor. Kepadatan aktivitas di jalan menuntut kenyamanan untuk itu kendaraan yang dipakai harus selalu dalam keadaan baik. Agar kendaraan selalu dalam keadaan baik maka diperlukan perawatan dan service berkala bahkan diperlukan juga perbaikan-perbaikan bagian yang rusak, untuk itu sangat dibutuhkan jasa bengkel motor.

Kondisi seperti inilah yang harus kita akan manfaatkan sebagai peluang usaha. Tak dipungkiri jika Desa Walandimu saat ini merupakan salah satu desa yang mengalami perkembangan pesat, baik dari jumlah penduduk yang setiap tahun mengalami pertumbuhan, sehingga saat ini tercatat sedikitnya 460 KK dengan 1300 Jiwa Lebih dari jumlah penduduk tersebut, 30 sampai 40 persen merupakan usia produktif, dan sebagian diantaranya belum memiliki lapangan kerja tetap. Sehingga sangat diperlukan sentuhan dan dukungan pemberdayaan.

C. DUKUNGAN USAHA YANG DIPERLUKAN

Saat ini kami membutuhkan dukungan bantuan peralatan bengkel sebanyak 1 set yang meliputi :

1. Mesin Kompresor

Atas dasar itu, kami mengajukan proposal bantuan perbengkelan/ Press ban kepada Pemkab Sumba Barat Daya melalui Dinas Nakertrans.

D. KEPENGURUSAN KELOMPOK USAHA PEMUDA PRODUKTIF

Kepengurusan kelompok usaha “KEDE KEHE” sebagai realisasi kegiatan tersebut adalah sebagai berikut.

Penanggung Jawab : Yakobus Dendo Ngara (Kepala Desa Walandimu)

Ketua : Melkisedek Niha

(3)

Sekertaris : Imanuel Niha

Bendahara : Ojianto Niha

Kepala Mekanik : Adrianus Niha E. PELAKSANAAN KEGIATAN

Pelaksanaan Kegiatan Permohonan Bantuan Usaha Perbengkelan sebagai berikut :

1. Pengajuan proposal Bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ditembuskan kepada Dinas Nakertrans

2. Penerimaan bantuan dan akan direalisasikan dalam kegiatan usaha perbengkelan F. JENIS DAN OBJEK KEGIATAN

1. Jenis kegiatan : Permohonan Bantuan Peralatan Perbengkelan 2. Objek Kegiatan : Usaha Perbengkelan

(4)

BAB III PENUTUP

Demikian permohonan bantuan alat perbengkelan ini kami ajukkan sebagai upaya kami mendirikan usaha perbengkelan pemuda produktif. Semoga bantuan tersebut dapat di realisasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran, atas perhatian dan bantuannya kami sangat berterima kasih.

Walandimu, 20 September2023 Ketua

MELKISEDEK NIHA

Sekertaris

IMANUEL NIHA Mengetahui

Kepala Desa Walandimu

YAKOBUS DENDO NGARA

Referensi

Dokumen terkait

Sejalan dengan tujuan pembangunan wilayah, maka penyediaan fasilitas pelayanan dasar perkotaan sebagai salah satu bentuk pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

11 „Ayu Purnami Wulandari, Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pelatihan Pembuatan Sapu Gelagah Di Desa Kajongan Kecamatan

Green banking memiliki empat elemen kehidupan, yaitu Alam (Nature), Kesejahteraan (Well- Being), Ekonomi (Economy) dan Masyarakat (Society). Bank atau lembaga keuangan

Sektor pertanian merupakan andalan untuk meningkatkan kesejahteraan sebagian masyarakat Indonesia karena sebagian besar masyarakat Indonesia tinggal di desa dan bekerja di

meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat desa pada umumnya dan usaha untuk meningkatkan mutu perumahan dan permukiman tidak akan terlepas dari kondisi atau tingkat

Keberhasilan pembangunan ekonomi kerakyatan di pedesaan diukur dari seluruh masyarakat di wilayah pedesaan dalam meningkatkan usaha dan telah

upaya pemberdayaan masyarakat).Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2012.. meningkatkan kesejahteraan suatu masyarakat baik di level mikro, mezzo maupun makro. b) Ilmu kesejateraan

Upaya yang telah dilaksanakan Dinas Kebudayaan yaitu dengan programnya, melakukan sosialisasi (sarasehan) dengan berbagai pihak, menjalin mitra atau kerjasama, mengadakan