• Tidak ada hasil yang ditemukan

Qiroatul qutub makalah

N/A
N/A
Operator Miftahul Falah

Academic year: 2025

Membagikan "Qiroatul qutub makalah"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1

HAL-HAL YANG DAPAT MENDATANGKAN DAN MENOLAK REZEKI SERTA MEMPERPANJANG DAN MEMPERPENDEK UMUR

Makalah ini Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Qiro’atul Qutub

Dosen Pengampu:

Acep Saefulloh, S.Ag, MA

Disusun Oleh:

kelompok 6A

Parhan Hadi 22.1.2482 Hielmy Haidar Murtadhlo 22.1.2416

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM DEPOK

FAKULTAS TARBIYAH SAWANGAN_KOTA DEPOK

2025-2026

(2)

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini dengan judul “Hal-Hal yang Menarik dan Menghalangi Rezeki serta yang Memperpendek dan Memperpanjang Usia”

dengan lancar.

Makalah ini disusun sebagai upaya untuk menggali dan memahami lebih dalam tentang faktor- faktor yang berpengaruh terhadap datangnya rezeki serta panjang-pendeknya umur manusia dari perspektif agama, akhlak, dan kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan, rezeki dan umur adalah dua hal yang menjadi rahasia Ilahi, namun dalam ajaran agama, terdapat banyak petunjuk yang menginformasikan bahwa perilaku, niat, dan amal seseorang dapat berdampak langsung terhadap keluasan rezeki dan keberkahan umur yang ia miliki.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, baik dari segi isi maupun penyampaian. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi penyempurnaan makalah ini di masa mendatang.

Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam proses penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menjadi bahan renungan bagi pembaca dalam menjalani kehidupan yang lebih berkah dan bermakna.

Depok, 24 Mei 2025

Penyusun

(3)

3 DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...2

DAFTAR ISI...3

BAB I PENDAHULUAN...4

A. Latar Belakang...4

B. Rumusan Masalah...4

C. Tujuan Penulisan...4

BAB II PEMBAHASAN...5

A. Hal Yang Mendatangkan dan Menolak Rezeki...5

B. Hal Yang Dapat Memperpanjang dan Memperpendek Umur...7

BAB III...9

PENUTUP...9

A. Kesimpulan...9

DAFTAR PUSTAKA...10

(4)

4 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Dalam kehidupan ini, setiap manusia menginginkan kehidupan yang sejahtera, penuh keberkahan, panjang umur, serta rezeki yang cukup dan halal. Namun, tidak semua orang memahami bahwa rezeki dan umur bukan hanya ditentukan oleh takdir semata, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh perilaku, amal, dan hubungan seseorang dengan Tuhannya serta sesama manusia. Berbagai ajaran agama, khususnya dalam Islam, menjelaskan bahwa terdapat amalan-amalan yang dapat menjadi sebab datangnya rezeki serta panjangnya umur, seperti silaturahmi, sedekah, dan taat kepada orang tua.

Sebaliknya, terdapat pula perbuatan-perbuatan yang dapat menjadi penghalang rezeki serta memperpendek usia, seperti memutus tali persaudaraan, durhaka, dan berbuat zalim.

Dalam era modern yang penuh tantangan dan tekanan, pemahaman tentang hal-hal ini menjadi sangat penting. Banyak orang yang mengejar rezeki dengan cara yang salah, atau mengabaikan nilai-nilai kehidupan yang justru dapat memperpendek umur secara spiritual maupun fisik. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji dan memahami lebih dalam kaitan antara perilaku manusia dengan rezeki dan umur dari sudut pandang agama dan moralitas.

B. Rumusan Masalah

1. Apa saja hal-hal yang dapat menarik dan melapangkan rezeki menurut ajaran agama dan nilai moral?

2. Apa saja hal-hal yang dapat menghalangi atau menyempitkan rezeki seseorang?

3. Perbuatan dan sikap apa saja yang dapat memperpanjang usia seseorang secara spiritual maupun fisik?

4. Apa saja faktor yang dapat memperpendek usia menurut pandangan agama dan kehidupan nyata?

C. Tujuan Penulisan

1. Untuk mengidentifikasi dan menjelaskan hal-hal yang dapat menarik dan melapangkan rezeki dalam kehidupan manusia.

2. Untuk memahami faktor-faktor yang dapat menghalangi datangnya rezeki.

3. Untuk menggali amalan dan perilaku yang dapat menjadi sebab panjangnya usia seseorang menurut pandangan agama dan etika kehidupan.

4. Untuk menyadarkan pembaca akan pentingnya menjaga sikap dan amal perbuatan demi memperoleh kehidupan yang penuh berkah dan umur yang bermanfaat.

(5)

5 BAB II PEMBAHASAN

A. Hal Yang Mendatangkan Rezeki dan Menolak Rezeki

Sebagai manusia yang hidup di muka Bumi ini, kita terkadang lupa akan hal-hal penting yang terlibat dalam hidup kita sendiri baik itu tentang rezeki serta umur yang entah sampai mana kita akan berada di Dunia ini. Terutama urusan Rezeki, memang benar semua rezeki makhluk yang ada di Dunia ini sudah diatur oleh Allah SWT. Namun ketahuilah ada beberapa faktor penting yang bisa saja dengan kita mengerjakan hal-hal tersebut dalam keseharian kita.

Itu bisa membuat Rezeki kita susah dan juga ada beberapa hal yang bisa membuat kita kedatangan rezeki tanpa terduga. Semua hal ini telah dibaha oelh seorang Ulama’ terkenal yang bernama Syaikh Az-Zarnuji dalam kitab nya yang bernama Ta’limul Muta’allim. Dikenal dalam kalangan para penuntut “ilmu di seluruh penjuru dunia.

Disini di makalah ini kita akan membahas hal apa yang saja yang mendatangkan dan menolak Rezeki.

Dalam sebuah hadits Rasulullah yang menatakan:

نم مرحيل لجرلا نإف ،برلا لاإ رمعلا فى ديزي لاو ،ءاعدلبا لاإ ردقلا دري لا :ملسو هيلع الله ىلص الله لوسر لاق هبيصي بنذب قزرلا

"Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa. Dan tidak ada yang bisa menambah umur, kecuali berbuat kebaikan. Orang yang rezekinya sial (sempit) disebabkan dia melakukan dosa ."1

Syaikh Az-Zarnuji menjelaskan dalam kitab yang bisa mendatangkan rezeki diantaranya adalah bangun pagi-pagi. Karena hal itu diberkahi dan membawa berbagai macam kenikmatan, khususnya rezeki. Mampu menulis yang baik merupakan kunci memperoleh rezeki. Wajah berseri-seri dan bertutur kata yang baik dan manis bisa menambah rezeki.

Adapun penyebab yang paling kuat untuk memperoleh rezeki adalah shalat dengan penuh khusu’, sempurna rukun, wajib sunnah adabnya. Demikian juga melakukan shalat dhuha, membaca surat al-Waqi’ah.2

Adapun sebab-sebab yang paling kuat untuk memperoleh rezeki ialah mendirikan salat dengan penuh takzim dan khusus, thumaninah, memenuhi syarat, rukun, sunnah dan tata krama salat.

Adapun salat dhuha, hal itu sudah terkenal dan msyhur untuk urusan menarik rezeki.

Selain itu juga banyak hal hal yang bisa menolak datangnya Rezeki yang di ambil langsung dari kitab Ta’limul Muta’allim karangan Syeikh Az-Zarnuji diantaranya:

Akibat perbuatan dosa. Karena hadis telah menetapkan. Sesungguhnya melakukan dosa itu menjadi sebab tertutup rezeki, khususnya Iya akan dapat mendekatkan pada kefakiran.

1 Terjemah Ta’lim Muta,allim. Hal 96-97

2Jurnal Ilmiah Keislaman, Vol. 7, No. 2, Juli-Desember 2008

(6)

6

Sehingga ada hadis yang khusus menerangkan bahwa dusta itu mendekatkan ke kefakiran, terutama dosa berbohong. Terlalu banyak tidur terutama setelah subuh. Demikialah pula tidur pada waktu subuh , dapat mencegah datangnya rezeki. Banyak tidur juga dapat menyebabkan fakir dunia dan ilmu(bodoh). Dirikanlah ibadah malam, barangkali dengan ibadah malam itu engkau mendapat petunjuk. Sampai kapan kau setiap malam tidur saja Ingatlah bahwa umur itu semakin habis.

لصبلا رشق قرحو ,ةدئالما طوقسب نواهتلاو ,بنج ىلع ائكتم لكلأاو ,ابنج لكلأاو ،انيرع لوبلاو ,نايارع مونلاو ,امهسمبا نيدلاولا ءادنو ,خياشلما مادق يشلماو ,تيبلا فى ةمامقلا كرتو ,ليدنلمبا ليللا فى تيبلا سنكو ,موثلاو ,بابلا يجوز دحأ ىلع ءاكتلااو ,ةبتعلا ىلع سوللجاو ,باترلاو ينطلبا نيديلا لسغو ,ةبشخ لكب للالخاو فى نواهتلاو ,تيبلا فى توبكنعلا كرتو ,بوثلبا هجولا فيفتجو ,هندب ىلع بوثلا ةطايخو ,زبرلما فى ؤضوتلاو ,هنم عوجرلا فى ءاطبلااو ,قوسلا لىإ باهذلبا راكتبلإاو ,رجفلا ةلاص دعب دجسلما نم جورلخا عارسإو ,ةلاصلا سك ءارشو سفنلبا جارسلا ءافطإو نىاولأا يرمتخ كرتو ,دلاولا ىلع رشلا ءاعدو ,لاؤسلاو ,ءارقفلا نم زبلخا تار

Termasuk menjadi sebab tidur telanjang, kencing telanjang, makan dalam keadaan junub, membakar kulit bawang merah atau bawang putih makan sambil tidur miring, menyapu rumah dengan menggunakan gombal, menyapu rumah pada waktu malam, menyapuh sampah tidak langsung di buang, berjalan atau lewat didepan orang tua, memangil ayah-ibunya dengan menyebut namanya, menusuk-nusuk gigi dengan kayu asal ketemu saja, membasuh tangan dengan tanah atau debu, duduk diatas tangga pintu, berwudu ditempat istirahat, menjahit pakaian yang berada ditubuhnya (yabg sedang dipakai), mengeringkan muka dengan gombal, tidak mau membersihkan sarang laba-laba yang berada di rumah, meremehkan (mempercepat) salat, letak lekas keluar dari masjid sesudah salat subuh, berangkat ke pasar pagi-pagi, keluar dari pasar paling akhir, membeli rontokan roti (makanan) dari pengemis, mendoakan buruk terhadap anak, tidak mau menutupi tempat (wadah) dan mematikan lampu dengan meniup.3 Adapun sebab-sebab yang paling kuat untuk memperoleh rezeki ialah mendirikan salat dengan penuh takzim dan khusus, thumaninah, memenuhi syarat, rukun, sunnah dan tata krama salat.

Adapun salat dhuha, hal itu sudah terkenal dan msyhur untuk urusan menarik rezeki.

B. Hal Yang Dapat Memperpanjang dan Memperpendek Umur

Berbicara umur berarti berbicara mengenai jangka waktu hidup di dunia. Waktu yang dimiliki setiap manusia merupakan modal berharga dalam menentukan seseorang akan menjadi orang yang sukses atau merugi. Kesuksesan dan kerugian itu tergantung bagaimana ia

3 Terjemah Ta’limul Muta’allim. Hal 98

(7)

7

memanfaatkan waktu yang terbatas itu. Oleh karena itu, waktu adalah hal yang sangat penting.

Bahkan Allah sendiri bersumpah dengan istilah-istilah atau bagian dari waktu seperti fajar, dhuha, siang, dan malam. Hal ini menunjukkan agar kita mengerti nilai waktu sehingga kita menjaga dan mengisi waktu-waktu dengan kebaikan.

Umur atau waktu yang kita miliki juga merupakan ladang yang akan kita petik buahnya di akhirat nanti. Orang-orang yang menanam keburukan selama di dunia akan merasakan penyesalan yang mendalam sebagaimana firman Allah dalam surah Fathir ayat 37 yang artinya Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan Kami, keluarkanlah Kami niscaya Kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah Kami kerjakan". dan Apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. Umur manusia sangat pendek dan terbatas. Di masa dahulu, umur manusia bisa mencapai 1000 tahun. Tetapi di masa sekarang, kita bisa menghitung dengan jari berapa orang yang berumur lebih dari 100 tahun. Nabi Muhammad sendiri sudah mengkonfirmasi rata-rata umur umatnya sebagaiamana hadits yang diriwayatkan Tirmidzi

َيني تي سلا َْينَب اَم يتِهمُأ ُراَمْعَأ َمهلَسَو يهْيَلَع ُهللَّا ىهلَص يهللَّا ُلوُسَر َلاَق َلاَق َةَرْ يَرُه يبَِأ ْنَع َلىيإ

ْنَم ْمُهُّلَ قَأَو َينيعْبهسلا

َكيلَذ ُزوَُيَ

Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Umur umatku antara enam puluh hingga tujuh puluh tahun, dan sedikit diantara mereka yang melebihi itu.4 Di dalam kitab Ta’lim Muta’’allim juga di sebutkan beberapa hal yang dapat memperpanjang da memperpendek umur atau usia.

,ةرمعلاو جلحا ينب نآرقلاو ,ميظعتلبا ةلاصلاوءوضولا غابسإو ,ةرورضلا دنع لاإ ةبطرلا راجشلأا عطق نع زرحتي نأو ةحصلا ظفحو

untuk menambah umur dan rezeki, hendaklah menjaga jangan sampai memotong kayu yang masih hidup, kecuali dalam keadaan terpaksa. Kemudian mnyempurnakan wudu, mengerjakan salat dengan takzim, mengerjakan Ibadah Haji dan umrah serta menjaga kesehatan.

Amir bin Muhammad al-Mudari dalam kitabnya berjudul “Tsalatsun Amal Tuthil fi al-

‘Umr” menyebutkan beberapa amalan yang dapat memperpanjang umur. Amalan tersebut diantaranya sebagai berikut; a). Menyambung tali silaturahmi. Amalan ini sudah jelas terdapat dalam hadis yang disebutkan di atas. Dengan bersilaturahmi akan menambah rizki dan relasi

4 https://www.khudzilkitab.com/2018/09/amalan-memperpanjang-umur.html

(8)

8

sosial. Sebaliknya, Allah juga mengancam bagi orang pemutus silaturahmi. b). Berniat karena Allah di setiap aktifitas. Menyandarkan setiap aktifitas yang kita lakukan kepada Allah akan memberikan dampak besar terhadap keberkahan hidup. Aktifitas kecil seperti tidur, bepergian, makan, minum juga hendaknya tidak luput dari niat karena Allah. c). Berbuat baik kepada tetangga. Banyak hadis yang menyebut keutamaan dan pentingnya berbuat baik kepada tetangga. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya berbuat baik kepada tetangganya”. d). Menjaga shalat subuh dan isya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya secara berjamaah, itu seperti beribadah setengah malam dan barangsiapa yang mengerjakan shalat Isya dan Subuh secara berjamaah, maka ia seperti beribadah semalam." e). Memperbanyak baca al-Quran dan istighfar. Demikian cara-cara atau amalan untuk memperpanjang umur.5

5 . Ahttps://www.khudzilkitab.com/2018/09/amalan-memperpanjang-umur.html

(9)

9 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dalam makalah ini, dapat disimpulkan bahwa rezeki dan usia bukan semata-mata perkara nasib yang tidak dapat diubah, melainkan juga berkaitan erat dengan amal perbuatan, akhlak, dan hubungan manusia dengan Tuhannya serta dengan sesama makhluk.

Terdapat berbagai perbuatan yang dapat menjadi sebab terbukanya pintu rezeki dan panjangnya usia, seperti menjaga silaturahmi, bersedekah, berbuat baik kepada orang tua, jujur, serta menjalankan perintah agama dengan ikhlas dan istiqamah. Sebaliknya, sikap dan tindakan yang buruk seperti memutus tali silaturahmi, berbuat zalim, durhaka kepada orang tua, serta lalai dalam ibadah dan akhlak tercela dapat menjadi penghalang datangnya rezeki dan sebab pendeknya usia—baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui dampak spiritual, sosial, dan psikologis.

Dengan demikian, penting bagi setiap individu untuk senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, dan menjauhi perbuatan-perbuatan yang dapat menutup pintu keberkahan dalam hidup. Sebab pada akhirnya, keberkahan umur dan rezeki tidak hanya dilihat dari panjangnya waktu atau jumlah materi, tetapi dari sejauh mana kehidupan yang dijalani bernilai manfaat dan kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

(10)

10

DAFTAR PUSTAKA

Terjemah Ta’lim Muta,allim. Hal 96-97

Jurnal Ilmiah Keislaman, Vol. 7, No. 2, Juli-Desember 2008 Terjemah Ta’limul Muta’allim. Hal 98

https://www.khudzilkitab.com/2018/09/amalan-memperpanjang-umur.html

Ahttps://www.khudzilkitab.com/2018/09/amalan-memperpanjang-umur.html

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan Ekologi Hubungan Ekologi dengan Masalah dengan Masalah Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan Di Di Indonesia Indonesia Manusia hidup di bumi tidak sendirian,

Perkawinan adalah merupakan bagian dari kehidupan manusia di muka bumi ini, dan di Indonesia hidup berbagai manusia yang bermacam-macam agama yang diakui oleh pemerintah,

Sebagai bangsa, kita tidak hidup sendiri melainkan hidup dalam satu kesatuan masyarakat dunia (world society). Kita semua merupakan makhluk yang ada di bumi. Karena itu, manusia

Sebagai bangsa, kita tidak hidup sendiri melainkan hidup dalam satu kesatuan masyarakat dunia (world society). Kita semua merupakan makhluk yang ada di bumi. Karena itu, manusia

Rasul Paulus mau menyatakan bahwa: (a)Panggilan Allah dalam hidup manusia itu sudah dimulai sejak dalam kandungan; (b) Apapun yang dilakukan manusia untuk menolak panggilan

Air merupakan unsur terpenting bagi kelangsungan hidup di muka bumi. Sebab tanpa air kehidupan di muka bumi ini tidak akan ada. Semua mahluk hidup

 Pesertadidik mendiskusikan dengan kelompok masing-masing untuk menentukan pengaruh bentuk muka bumi terhadap kehidupan manusia dari aspek sosial serta masalah yang

Banjir, tanah longsor, erupsi gunungapi, avalance dan gempabumi adalah beberapa contoh dari proses geologi yang dapat berdampak pada aktivitas manusia di berbagai wilayah di muka bumi