KICK OFF MEETING
PENGINPUTAN DAN PENGUKURAN
INDEKS PENGELOLAAN
KEUANGAN DAERAH (IPKD) TAHUN 2024
Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri
Jakarta, 15 Juli 2024
Tugas dan Fungsi
Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri
Penyusunan kebijakan teknis, rencana, dan program analisis dan pemberian
rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri
Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan analisis dan pemberian rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri
Pelaksanaan analisis dan
pemberian rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri
Koordinasi dan sinkronisasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri
Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri
Pelaksanaan administrasi
Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan, penyusunan dan pemberian rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri.
01
02
03 04
05
06
Merumuskan dan menyusun rekomendasi strategi kebijakan berdasarkan isu-isu strategis serta data dan fakta lapangan (evidence based policy)
01
Melakukan analisa secara komprehensif terhadap isu-isu strategis pemdagri
02
Meningkatkan
pendayagunaan rekomendasi strategi kebijakan dalam
rangka perumusan kebijakan urusan pemerintahan dalam negeri.
03 04
Monitoring dan evaluasi strategi kebijakan pusat dan daerah melalui fasilitasi, asistensi, penguatan
inovasi, digitalisasi, dan penilaian kelembagaan
05
Penguatan penyelenggaraan strategi kebijakan
ITKPD IKKD IPKD
IID
Indeks Inovasi
Daerah
Indeks
Pengelolaan Keuangan
Daerah
Indeks Tata Kelola
Pemerintahan Daerah
Indeks
Kepemimpinan Kepala Daerah
Fasilitasi, pembinaan dan asistensi pelaksanaan analisis dan pemberian rekomendasi strategi kebijakan pemerintah daerah → Pengukuran INDEKS
Dasar Hukum IPKD
Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Pengelolaan Keuangan Daerah dilakukan secara tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan
bertanggung jawab
Dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat
Permendagri No. 19 Tahun 2020 tentang
Pengukutan IPKD
IPKD merupakan satuan ukuran yang ditetapkan berdasarkan seperangkat dimensi dan indikator untuk menilai kualitas kinerja tata kelola keuangan
daerah yang efektif , efisien, transparan, dan akuntabel dalam periode tertentu.
Mengukur kinerja tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel dalam periode tertentu
Memacu dan memotivasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan kinerja
pengelolaan keuangan daerah;
Melakukan publikasi atas hasil pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah bagi pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota;
Memberikan penghargaan kepada pemerintah
daerah yang memiliki indeks pengelolaan keuangan daerah yang terbaik;
Meningkatkan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah
dalam mewujudkan pengawasan pengelolaan
keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
01
02
03
04
05
KLASTER RENDAH
KLASTER SEDANG
PROVINSI JAWA BARAT
Nilai IPKD = 80,879
KLASTER TINGGI
PROVINSI KALIMANTAN
BARAT
Nilai IPKD = 86,599
PROVINSI D.I.
YOGYAKARTA
Nilai IPKD = 87,327
KLASTER RENDAH
KLASTER SEDANG
KABUPATEN PASSER
Nilai IPKD = 82,649
KLASTER TINGGI
KABUPATEN TOJO UNA UNA
Nilai IPKD = 84,252
KABUPATEN
SOPPENG
Nilai IPKD = 84,436
KLASTER RENDAH
KLASTER SEDANG
KOTA
SEMARANG
Nilai IPKD = 81,881
KLASTER TINGGI
KOTA
BANJARMASIN
Nilai IPKD = 82,063
KOTA
PEKALONGAN
Nilai IPKD = 80,859