PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Peneliti
Manfaat Peneliti
Defenisi Operasional
TINJAUN PUSTAKA
Hasil Penelitian yang Relevan
Penelitian yang relevan adalah penelitian yang biasanya digunakan untuk mencari persamaan dan perbedaan antara penelitian orang lain dengan penelitian ini guna membandingkan penelitian yang satu dengan penelitian yang lain. Disini saya akan memberikan contoh penelitian yang relevan yang berkaitan dengan pembahasan penelitian yang dilakukan oleh. Sumber Daya Manusia (SDM) Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Kelas III Lombok telah mengusulkan kepada pusat agar pegawainya mendapat pelatihan melalui pelatihan tingkat teknis dan fungsional karena masih banyak pegawai yang belum memenuhi kualifikasi pelatihan kursus dan pelatihan tingkat fungsional sesuai dengan wilayah kerjanya masing-masing. .
Realitas Sosial
Jika kelompok sosial dianggap suatu realitas dalam masyarakat, maka individu adalah suatu realitas yang mempunyai sikap terhadap kelompok tersebut sebagai suatu realitas subyektif dalam suatu masyarakat yang kompleks, biasanya individu menjadi kelompok sosial tertentu yang dengan sendirinya menjadi anggota beberapa kelompok sekaligus, misalnya pada berdasarkan asal usul, jenis kelamin atau hubungan kekerabatan tertentu. Keanggotaan dalam suatu kelompok dilakukan secara perseorangan, dengan syarat keanggotaannya bersifat sukarela. Asosiasi juga dapat dikatakan sebagai perkumpulan.
Ketidaktegasan Keamanan
Dilema pertahanan (defense dilema), menggambarkan bagaimana pengembangan dan penyebaran senjata baru serta penerapan doktrin nasional justru bisa menjadi kontraproduktif atau bahkan bertentangan dengan tujuan melindungi keamanan nasional. Perbedaan antara dilema pertahanan (defense dilema) dan dilema keamanan (security dilema), dimana dilema keamanan (security dilema) bersifat interaktif dengan apa yang dilakukan pihak lain, dilema pertahanan bersifat eksklusif non-interaktif, dan hanya terjadi di tingkat nasional. ruang lingkupnya, terlepas dari apa yang dapat dilakukan oleh pihak lain.
Sistem Transportasi Laut
- Jenis pelabuhan
- Sarana dan Prasarana Pelabuhan
- Keamanan Pelabuhan
Pelabuhan Pengoperasian adalah pelabuhan yang dilengkapi dengan peralatan bongkar muat serta dilengkapi dengan instansi yang wajib melaksanakan operasional di pelabuhan tersebut di bawah naungan pemerintah daerah. Secara fungsional, terminal memfasilitasi pelayanan, pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan bongkar muat barang, penumpang, dan petikemas.
Landasan Teori Sosiologi
Realitas kerawanan keselamatan di Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, NTT adalah meningkatnya jumlah penumpang dan manajemen keselamatan penumpang yang tidak terpantau dengan baik. Dalam hal ini aparat keamanan dan masyarakat Manggarai Barat, khususnya masyarakat di pelabuhan Labuan Bajo. Labuan Bajo merupakan ibu kota Kabupaten Manggarai Barat yang terletak di ujung barat Pulau Flores.
Keamanan di pelabuhan Labuan Bajo masih jauh dari harapan kami, hal ini disebabkan terbatasnya petugas keamanan karena kami melihat petugas keamanan yang ada sangat sedikit. Alasan mengapa penjagaan keamanan di pelabuhan Labuan Bajo tidak ketat adalah karena jumlah penjaga keamanan yang terbatas, seperti yang kita lihat, jumlah penjaga keamanan yang sangat sedikit.
Kerangka Pikir
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Labuan Bajo yang terletak di Kelurahan Kampung Ujung Kac.Komodo Kota Labuan Bajo.
Fokus penelitian
Informan Penelitian
Instrumen Penelitian
Jenis dan Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Metode ini digunakan untuk memperoleh data mengenai realitas sosial ketidakamanan keamanan (studi kasus di Pelabuhan Labuan Bajo Kabupaten Manggrai Barat).
Teknik Analisis Data
- Teknik Keabsahan Data
Kurangnya keamanan di pelabuhan Labuan Bajo disebabkan karena kurangnya fasilitas di pelabuhan, sehingga masih banyak masyarakat yang melanggar aturan yang telah ditetapkan. (Hasil wawancara tanggal 15-September-2015. Dalam paradigma apakah ada pasti dampak – dampak yang terjadi pada masyarakat, baik dampak negatif maupun positif, begitu pula yang terjadi pada terminal penumpang di pelabuhan labuan bajo.keamanan di pelabuhan labuan bajo masih jauh dari harapan kita,hal ini disebabkan dari keterbatasan petugas keamanan, seperti yang kita lihat, jumlah petugas keamanan yang ada sangat sedikit.
Masyarakat Kurangnya keamanan di pelabuhan Labuan Bajo disebabkan kurangnya fasilitas di pelabuhan sehingga masih banyak orang. Pada tahun yang sama, penulis melanjutkan pendidikannya di MAN 1 Labuan Bajo dan lulus pada tahun 2012.
UMUM DAERAH DAN DESKRIPSI KHUSUS TEMPAT
Sejarah Singkat Kab. Manggarai Barat
Pada tahun 1963, upaya pemekaran Kabupaten Manggarai dengan membentuk Kabupaten Manggarai Barat mulai diperjuangkan secara formal melalui lembaga politik Subkomisariat Manggarai Partai Katolik. Pada tahun 1982, Manggarai Barat diberi status wilayah kerja Asisten Bupati Manggarai Barat berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 11 November 1982. Melalui proses pengkajian yang menyeluruh dengan mempertimbangkan potensi dan luas wilayah serta perlunya pendekatan pelayanan kepada masyarakat pada sidang paripurna DPRRI tanggal 27 Januari 2003, terungkap aspirasi dan keinginan masyarakat. Manggarai Barat mencapai puncaknya dengan disahkannya UU No. 8 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Manggarai Barat, dengan demikian resmilah Kabupaten Manggarai Barat berdiri.
Fidelis Pranda ditunjuk sebagai penjabat bupati Kabupaten Manggarai Barat yang membidangi penyelenggaraan pemerintahan dan persiapan pemilihan kepala daerah definitif, dan. Dula kemudian dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Manggarai Barat pertama, dan pada tahun 2010 berlangsung proses pilkada kedua.
Keadaan Geografis
Menurut Ricard, aktivitas di Pelabuhan Labuan Bajo meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir dengan membenahi Pelabuhan Labuan Bajo agar dapat melakukan aktivitas penyeberangan baik siang maupun malam, setelah komodo raksasa ditetapkan sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dunia. Status Pelabuhan Labuan Bajo sebagai bandara internasional saat ini sedang dalam pembahasan. Perbaikan tersebut meliputi kelengkapan peralatan pendukung pelabuhan, fasilitas terminal, kantor Pelni, layanan imigrasi dan kesehatan. Dari kedua informan di atas dapat disimpulkan bahwa upaya aparat keamanan di pelabuhan Labuan Bajo dalam mengendalikan pungutan liar (pungli) hingga saat ini belum membuahkan hasil; Kegagalan upaya pengendalian pungli disebabkan karena belum adanya kepastian hukum dalam melacak pelaku pungli, upaya penanggulangan pungli yang dilakukan oleh aparat keamanan seperti angkatan laut dan angkatan udara.
Dalam upayanya, PT Pelni (Persero) Pelabuhan Labuan Bajo secara bertahap melakukan penambahan fasilitas untuk meningkatkan dan menunjang kenyamanan pelayanan di Pelabuhan Labuan Bajo. Kurangnya keamanan di pelabuhan Labuan Bajo mengakibatkan banyaknya penumpang dan pengantar yang masuk ke dalam kapal, sehingga banyak orang yang kehilangan barangnya, bahkan terjadi kecelakaan saat menaiki kapal bersama orang banyak, sehingga banyak orang yang tidak merasa aman saat memasuki pelabuhan. kapal, namun ada juga dampaknya, sisi positifnya adalah pengantar barang bisa masuk ke dalam kapal, sehingga kita tidak perlu terburu-buru mengirimkan barang yang kita bawa ke kapal.
Keadaan Demografis
Gambaran Khusus Latar Penelitian
- Sejarah Singkat Labuan Bajo
- Status Pelabuhan Labuan Bajo
- Sistem Keamanan Pelabuhan Labuan Bajo
Satu-satunya moda transportasi menuju kota dari Ruteng adalah melalui laut melalui pelabuhan Reo dan menggunakan jasa perahu nelayan kecil. Pelayaran ke Labuan Bajo melalui Reo dilakukan dengan menyisir pantai utara dan sangat sulit ketika musim angin barat tiba antara bulan Oktober hingga Februari. Pada masa itu peredaran uang sangat terbatas, perdagangan barang dan jasa hanya melalui barter, beras, ubi, pisang, jagung atau hasil pertanian lainnya yang berasal dari daerah pegunungan ditukar dengan ikan hasil tangkapan nelayan Bajo dan dari masyarakat kecil sekitarnya. pulau berpenghuni seperti pulau Mesa. , Papagarang, Komodo, Rinca, Seraya Besar dan Seraya Kecil. Mereka yang melakukan perjalanan sulit ke Labuan Bajo saat itu dikenal sebagai. Berbagai spot menarik yang menjadi favorit untuk mendapatkan foto-foto menarik antara lain Puncak Waringin, Paradise Bar and Café, Bukit Cinta dan masih banyak lagi. Selain itu perjalanan dalam kota menawarkan beberapa objek menarik seperti Gua Batu Cermin, dari sana pengunjung dapat melanjutkan wisata ke Pulau Rinca dan tentunya Pulau Komodo salah satu dari Tujuh Keajaiban Alam.Beberapa kawasan perairan di sekitar Labuan Bajo menawarkan juga objek snorkeling yang menarik, dimana terdapat spesies yang tidak ditemukan di daerah lain.
Namun minimnya keamanan di pelabuhan juga disebabkan karena kawasan pelabuhan Labuan Bajo saat ini sangat sempit dan masyarakat bebas masuk dengan tarif murah sehingga mengorbankan keamanan dan kenyamanan. dan kendaraan yang masuk dan keluar pelabuhan karena biaya masuknya sangat murah. Tarif di Pelabuhan Labuan Bajo baik arus barang, penumpang maupun kendaraan menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun dengan tarif yang murah. Kondisi ini berdampak pada kawasan pelabuhan yang kerap ramai dikunjungi pengunjung dan kendaraan. Pengelola pelabuhan Labuan Bajo yang sangat berpengalaman ini selalu mengharapkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, karena pelabuhan adalah milik semua orang dan perusahaan yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah selalu berupaya menjadikan pelabuhan sebagai penopang utama kesejahteraan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. negara.
KETIDAKTEGASAN PETUGAS KEAMANAN DI PELABUHAN
Faktor Ketidaktegasan Keamanan di Pelabuhan
Faktor kekeluargaan karena seperti yang saya lihat, sebagian besar petugas mengurus keluarga sendiri atau mengutamakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pemberangkatan atau saat menaiki kapal, sehingga banyak yang mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat, melanggar, karena mengira bahwa keluarga saya bekerja di pelabuhan ini (hasil wawancara 15-September-2016). Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, seorang petugas keamanan yang profesional harus memahami tugas pokok, fungsi dan peran satuan keamanan. Pada akhirnya, seorang petugas keamanan mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat membantu menegakkan peraturan yang berlaku.
Menurut definisinya, tugas utama petugas keamanan adalah menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan atau tempat kerjanya, yang meliputi aspek keamanan fisik, personel, informasi, dan keamanan teknis lainnya. Fungsi petugas keamanan adalah menjaga dan melindungi lingkungan atau tempat kerjanya dari segala gangguan keamanan, serta menegakkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan kerjanya dan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas.
Tanggapan Masyarakat terhadap Ketidaktegasan Keamanan
Ia melihat pola pelayanan masih belum aman, hal ini disebabkan kurangnya petugas keamanan di pelabuhan ini sehingga banyak masyarakat yang seenaknya sendiri sehingga dapat mengganggu dan menimbulkan rasa tidak aman terutama di antrian atau terminal penumpang. Realitas sosial berupa kewenangan dan jabatan justru menjadi sumber konflik sosial. Otoritas dan jabatan merupakan konsep sentral teori konflik. Bentuk dominasi tersebut dapat berupa pembentukan cara pandang dan pemikiran dengan tujuan memperkuat struktur kekuasaan.Realitas sosial bagi individu yang muncul dari realitas sosial obyektif dan realitas sosial simbolik merupakan konstruksi dari definisi realitas. yang dimiliki dan dikonstruksi individu melalui proses internalisasi.
3 Komunitas Nona Nuryanti Faktor keluarga karena seperti yang saya lihat, sebagian besar petugas lebih mementingkan keluarga atau mengutamakan segala hal yang berkaitan dengan naik atau naik kapal, sehingga banyak yang melanggar aturan yang telah ditetapkan. dari pemerintah daerah, karena menurut mereka keluarga saya bekerja di pelabuhan ini (hasil wawancara 15-15-2016). 3 Realitas sosial berupa kewenangan dan jabatan justru menjadi sumber konflik sosial, kewenangan dan jabatan merupakan konsep sentral teori konflik. Bentuk dominasi tersebut dapat berupa pembentukan cara pandang hidup dan cara berpikir guna memperkuat struktur kekuasaan Realitas sosial pada individu yang bersumber dari realitas sosial objektif.
Judul Skripsi: Realitas Sosial Kebimbangan KcamaRan (Studi Kasus di Pelabuhan Labuang Bajo Kabupaten Manggarai Barat).
DAMPAK KETIDAK TEGASAN KEAMANAN DIPELABUHAN
Usaha Petugas Keamanan Demi Kelancaran Pelayaran
REALITAS SOSIAL KETIDAKTEGASAN KEAMANAN DI
Ketidaktegasan Keamanan di Pelabuan Labuan Bajo
KESIMPULAN DAN SARAN
Saran
Agar pemerintah dapat menyelenggarakan kegiatan keamanan dan ketertiban di lingkungan Pelni dan menjamin kelancaran aktivitas warga serta terhindar dari segala bentuk gangguan keamanan diperlukan aparat keamanan yang tegas dan profesional, selain itu pemerintah juga harus menjaga ketertiban dan ketertiban. Yang kami lakukan untuk memastikan pengiriman yang aman adalah dengan mengikuti semua sistem dan prosedur layanan. Perlu dikembangkan tujuan bersama antara dua atau lebih satuan kerja yang dirasakan bersama dan tidak dapat dicapai oleh satu satuan kerja saja, (2) Meminimalkan kondisi ketidaktergantungan.
Menghindari eksklusivitas antar unit kerja melalui pembentukan yang sinergis dan kolaboratif. koordinator dua atau lebih satuan kerja. Jika salah satu kondisi tersebut terjadi dalam suatu kelompok, dan diketahui oleh petugas keamanan, maka timbul persepsi bahwa ada konflik di dalam kelompok tersebut. Penulis memasuki pendidikan formal di MI An-Nur Buruk pada tahun 2000 dan lulus pada tahun 2006, penulis melanjutkan pendidikan di MTS Darussalam Labuan Bajo dan lulus pada tahun 2009.
Selanjutnya pada tahun 2012, penulis mendaftar sebagai mahasiswa pada Jurusan Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Program Studi Sarjana (S1).