• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Kerja 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Rencana Kerja 2017"

Copied!
263
0
0

Teks penuh

(1)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Rencana Kerja Tahunan ini berisi tentang evaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah diselesaikan sesuai dengan RENJA tahun lalu dan kebijakan serta rencana kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2017.

Rencana Kerja Tahun 2017 disusun sebagai implementasi dari Tahapan Kegiatan Tahunan dari Rencana Strategis yang disusun selama 5 (lima) tahun, dimana rencana kerja ini disusun dalam upaya memberikan arah/pedoman untuk rencana kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang selama tahun 2017.

Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan partisipasinya dengan harapan pelaksanaan nanti senantiasa diberikan kelancaran dan dapat diwujudkan serta memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada akhirnya kami berharap agar Rencana Kerja ini dapat bermanfaat dandijadikan panduan serta acuan bagi pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta peranannya masing-masing dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

KABUPATEN BLITAR

Ir. HARPIYANTO NUGROHO, MM

Pembina Utama Muda

NIP. 19601127 199202 1 001

(2)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

1.2. Landasan Hukum ... 3

1.3. Maksud dan Tujuan ... 4

1.4. Sistematika Penulisan ... 5

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Dinas Tahun Lalu dan Capaian Renstra Dinas Belakang ... 8

2.2. Analis Kinerja Pelayanan Dinas ... 11

2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas ... 16

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD ... 17

2.5. Penelaahan Usulan program dan Kegiatan Masyarakat ... 19

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional dan Propinsi ... 23

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD ... 23

3.3. Program dan Kegiatan ... 25

3.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD ... 17

3.5. Penelaahan Usulan program dan Kegiatan Masyarakat ... 19

BAB IV PENUTUP 4.1. Catatan Penting yang perlu Mendapat Perhatian ... 95

4.2. Kaidah-kaidah Pelaksanaan ... 96

4.3. Rencana Tindak Lanjut ... 98

(3)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Renja SKPD merupakan dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 (satu) tahun. Undang-undang No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah telah mewajibkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) SKPD sebagai pedoman kerja selama periode 1 (satu) tahun dan berfungsi untuk menerjemahkan perencanaan strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Renstra SKPD kedalam perencanaan tahunan yang sifatnya lebih operasional.

Renja SKPD mempunyai kedudukan yang strategis yaitu menjembatani antara perencanaan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), sebagai implementasi pelaksanaan strategis jangka menengah (RPJMD) daerah dan Renstra SKPD yang menjadi satu kesatuan untuk mendukung pencapaian Visi dan Misi Daerah. Renja SKPD disusun oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah secara terpadu, partisipatif dan demokratis. Renja SKPD digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota dan sebagai dasar pengusulan program/kegiatan yang akan dibiayai APBD Propinsi dan APBN.

Dokumen Renja SKPD pada dasarnya merupakan suatu proses pemikiran strategis untuk menyikapi isu-isu yang berkembang dan mengimplementasikannya dalam program dan kegiatan SKPD. Kualitas dokumen Renja sangat ditentukan oleh kualitas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga penyusunan Renja SKPD sangat ditentukan oleh kemampuan SKPD dalam menyusun , mengorganisasikan, mengimplementasikan, mengendalikan dan mengevaluasi capaian program dan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsi SKPD.

Berdasarkan Permendagri No.54 Tahun 2010 tentang tahapan, tata cara

penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah,

(4)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang SKPD yang definitif.

Gambar 1.1

Bagan Alir Tahapan Penyusunan Renja SKPD Kabupaten/Kota

Dalam prosesnya, penyusunan rancangan Renja SKPD mengacu pada

kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD.Oleh karena itu

penyusunan rancangan Renja SKPD dapat dikerjakan secara simultan/paralel dengan

penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih

dahulu terhadap kondisi eksisting SKPD, evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun-

tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra SKPD. Tahap

penetapan rancangan akhir Rencana Kerja SKPD dilakukan dengan pengesahan oleh

Kepala Daerah, selanjutnya Kepala SKPD menetapkan Renja SKPD untuk menjadi

pedoman di lingkungan SKPD dalam menyusun program dan kegiatan prioritas SKPD

pada tahun anggaran berkenaan.

(5)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang transparansi dan akuntabilitas.

Pembangunan di bidang sarana dan prasarana mempunyai posisi yang sangat strategis dan penting sebab menyangkut tugas pokok dari penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan seperti tertuang dalam Pola Dasar Pembangunan Nasional.

Perumusan kebijaksanaan pembangunan di bidang sarana dan prasarana meliputi perencanaan teknis operasional pembangunan, pengelolaan, pemeliharaan dan perbaikan prasarana jalan, jembatan, saluran irigasi, drainase dan pelengkap jalan serta bengunan gedung dan penataan ruang.

Dalam pembangunan di bidang sarana dan prasarana (jalan, jembatan, saluran irigasi, drainase dan pelengkap jalan serta bengunan gedung dan penataan ruang), strategi yang harus dipakai adalah strategi pembinaan yang menampung secara serasi dan seimbang atas kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Adapun pendekatan yang dipergunakan diantaranya :

- Pendekatan pelayanan yaitu tugas pembinaan yang menyangkut pelayanan terhadap masyarakat pengguna sarana dan prasarana (jalan, jembatan dan saluran irigasi).

- Pendekatan pengembangan wilayah yaitu mengharapkan suatu pengembangan wilayah dan pembangunan / peningkatan daerah baru dengan membuat/membangun sarana dan prasarana baru yang sebelumnya tidak ada atau belum berkembang.

Disamping itu juga melaksanakan pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan prasarana di bidang pekerjaan umum yang meliputi sarana dan prasarana jalan dan jembatan serta pengairan juga pelayanan kepada masyarakat seperti :

- Pemberian ijin tanah stren dan air

(6)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

sehingga dapat berkembang sesuai yang diharapkan. Semua itu diarahkan untuk memperbaiki kondisi dan taraf hidup masyarakat sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan.

1.2. Landasan Hukum

Adapun yang dipakai sebagai dasar hukum dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar tahun 2017 adalah sebagai berikut :

1. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 9);

2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah kedua kalinya dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

4. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tahun 2005 – 2025;

(7)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blitar;

9. Peraturan Bupati Blitar Nomor 57 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

1.3. Maksud dan Tujuan

Pada dasarnya Rencana Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ini dimaksudkan sebagai arah dan pedoman pembangunan sarana dan prasarana di Kabupaten Blitar pada Tahun 2017 serta untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang permasalahan pembangunan di bidang kebinamargaan dan jaringan irigasi, dalam upaya untuk meningkatkan kualitasnya.

Sedangkan tujuannya adalah :

1. Sebagai pedoman bagi unit kerja terkait yang diharapkan dapat memberikan kontribusinya sesuai dengan tugas dan fungsi masing- masing, khususnya bagi unit kerja di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, sebagai upaya untuk memenuhi pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan serta pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi dan sumber daya air.

2. Memudahkan monitoring dan evaluasi, baik awal sampai akhir pelaksanaan program, sehingga memudahkan perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang.

1.4. Sistematika Penulisan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Mengemukakan pengertian ringkas tentang Renja SKPD, proses

penyusunan Renja SKPD, keterkaitan antara Renja SKPD dengan

(8)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

tentang SOTK, kewenangan SKPD, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran SKPD.

1.3. Maksud dan Tujuan

Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renja SKPD.

1.4. Sistematika Penulisan

Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja SKPD, serta susunan garis besar isi

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu

Bab ini memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu (tahun n-2) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun n-1), mengacu pada APBD tahun berjalan yang seharusnya pada waktu penyusunan Renja SKPD sudah disahkan. Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra SKPD berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja SKPD tahun-tahun sebelumnya.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD

Berisi kajian terhadap capaian kinerja pelayanan SKPD berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007. Jenis indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD, serta ketentuan peraturan perundangundangan yang terkait dengan kinerja pelayanan.

2.3. Isu – isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD

Sub bab ini berisi uraian mengenai :

(9)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( Millenium Development Goals );

d. Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan SKPD dan

;

e. Formulasi isu-isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program prioritas tahun rencana.

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD Sub-bab ini berisikan uraian mengenai:

a. Proses yang dilakukan yaitu membandingkan antara rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan;

b. Penjelasan mengenai alasan proses tersebut dilakukan;

c. Penjelasan temuan-temuan setelah proses tersebut dan catatan penting terhadap perbedaan dengan rancangan awal RKPD, misalnya: terdapat rumusan program dan kegiatan baru yang tidak terdapat di rancangan awal RKPD, atau program dan kegiatan cocok namun besarannya berbeda.

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM, DAN KEGIATAN 3.1 Telaahan terhadap kebijakan nasional

Telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana dimaksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi SKPD.

3.2 Tujuan dan sasaran Renja SKPD

Subbab ini berisi perumusan tujuan dan sasaran yang didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra SKPD.

3.3 Program dan Kegiatan Tahun 2017

(10)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

b. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan, yang meliputi:

 Jumlah program dan jumlah kegiatan.

 Sifat penyebaran lokasi program dan kegiatan (apa saja yang tersebar ke berbagai kawasan dan apa saja yang terfokus pada kawasan atau kelompok masyarakat tertentu)

BAB IV PENUTUP

Memuat cacatan penting yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan

atau ketersediaan anggaran, kaidah kaidah pelaksanaan, dan rencana tindak

lanjut.

(11)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar pada tahun 2015, adapun untuk tahun 2017 menjadi 10 (sepuluh) program. Pemampatan program tersebut dilakukan dengan alasan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsi dinas. Adapun target kinerja dari program-program tersebut rata- rata sebesar 100% sedangkan rata-rata capaian kinerja sebesar 95,06% pada tahun 2015 namun masih dalam taraf sangat berhasil. Tidak terpenuhinya target kinerja tersebut dikarenakan adanya selisih yang ditimbulkan dari besarnya dana kontrak yang sebagian besar tidak sama dengan jumlah pagu yang telah ada. Namun hal ini tidak berpengaruh terhadap capaian fisik yang dilaksanakan yang semuanya terealisasikan 100%.

Tabel 2.1 Realisasi Kinerja Dinas

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2015

NO NAMA PROGRAM/KEGIATAN

ANGGARAN

REALISASI

CAPAIAN

KEUANGAN FISIK

(RP.) (RP.) (%)

1 2 3 4 6 7

1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 603.240.000 572.924.181 100% 94,97%

Penyediaan dan peningkatan administrasi

perkantoran 603.240.000 572.924.181 100% 94,97%

2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur 1.302.885.000 1.179.107.500 100% 90,50%

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.302.885.000 1.179.107.500 100% 90,50%

3 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Aparatur 496.835.000 481.638.380 98,73% 96,94%

Pendidikan dan pelatihan formal 496.835.000 481.638.380 98,73% 96,94%

(12)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Peningkatan pengembangan sistem pelaporan

capaian kinerja dan keuangan 66.000.000 65.895.000 100% 99,84%

5 Program pembangunan jalan dan jembatan 12.027.819.000 12.088.511.450 100% 99,85%

1. Pembangunan jalan 9.027.819.000 9.014.346.550 100% 99,85%

2. Pembangunan jembatan 3.000.000.000 2.994.164.900 100% 99,81%

6 Program rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan

jembatan 57.834.927.250 57.190.560.100 100% 99,09%

1. Rehabilitasi/pemeliharaan jalan 8.186.500.000 8.019.540.100 100% 97,96%

2. Rehabilitasi/pemeliharaan jembatan 2.905.000.000 2.812.388.000 100% 96,09%

3. Peningkatan jalan Kabupaten Blitar 3.700.000.000 3.643.871.400 100% 98,48%

4. Pemeliharaan berkala jalan 4.750.000.000 4.661.104.100 100% 98,13%

5. Pemeliharaan jalan dan jembatan (DAK dan

Pendamping DAK 2015) 13.294.627.750 13.198.734.000 100% 99,28%

6. Pemeliharaan jalan dan jembatan (DAK

Tambahan) 24.998.800.000 24.854.922.500 100% 99,42%

7 Program tanggap darurat jalan dan jembatan 1.575.000.000 934.101.612 100% 59,31%

1. Rehabilitasi jalan dalam kondisi tanggap

darurat 875.000.000 609.052.262 100% 69,61%

2. Rehabilitasi jembatan dalam kondisi tanggap

darurat 700.000.000 325.049.350 100% 46,44%

8 Program peningkatan sarana dan prasarana

kebinamargaan 57.075.725.670 55.352.841.000 100% 96,70%

1. Pengadaan alat-alat berat 1.993.950.000 1. 936.273.0000 100% 97,11%

2. Pembangunan Instalasi Jaringan PJU 5.170.775.670 5.123.797.850 100% 99,09%

3. Pemeliharaan Instalasi Jaringan PJU 845.000.000 839.553.000 100% 99,36%

(13)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kebinamargaan

5. Peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur kebinamargaan (Bantuan Keuangan Propinsi)

40.000.000.000 39.942.169.250 100% 99,86%

6. Percepatan Pembangunan infrastruktur

kebinamargaan (Bantuan Keuangan Propinsi) 7.500.000.000 7.052.668.400 100% 94,04%

9

Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan lainnya

61.330.148.250 60.095.610.500 100% 97,99%

1. Rehabilitasi/pemeliharaan jaringan irigasi 5.000.000.000 4.979.693.000 100% 99,59%

2. Rehabilitasi/pemeliharaan jaringan irigasi

(DAK dan Pendamping DAK 2015) 7.083.748.250 7.002.465.500 100% 98,85%

3. Pemberdayaan petani pemakai air (PIK) 1.270.000.000 1.268.750.500 100% 99,90%

4. Rehabilitasi infrastruktur pengairan (Bantuan

Keuangan Propinsi) 6.000.000.000 5.999.423.500 100% 99,99%

5. Peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi)

10.000.000.000 9.963.107.000 100% 99,63%

6. Rehabilitasi/pemeliharaan jaringan irigasi

(DAK Tambahan) 29.976.400.000 28.990.175.000 100% 96,71%

7. Penanganan Rehabilitasi/Pemeliharaan Infrastruktur Pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi)

2.000.000.000 1.891.996.000 100% 94,60%

10 Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku 26.454.441.122 26.112.209.000 100% 98,74%

1. Pembangunan prasarana pengambilan dan

saluran pembawa 12.409.000.000 12.244.077.000 100% 98,67%

2. Rehabilitasi Prasarana Pengambilan dan

Saluran Pembawa 4.910.000.000 4.864.642.000 100% 99,08%

3. Pemeliharaan Prasarana Pengambilan dan

Saluran Pembawa 2.500.000.000 2.495.954.000 100% 99,84%

(14)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

perkebunan tanaman tembakau (DBHCT)

11

Program Pengembangan, Pengelolaan, dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya

31.749.429.080 31.506.558.200 100% 99,24%

1. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sungai, danau, dan sumber daya air lainnya

2.470.000.000 2.466.217.000 100% 99,85%

2. Pengendalian daerah aliran sungai 2.000.000.000 1.989.685.000 100% 99,48%

3. Rehabilitasi Sarana dan Prasarana

Infrastruktur Pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi)

21.779.429.080 21.719.925.600 100% 99,73%

4. Penanganan Rehabilitasi Infrastruktur

Pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi) 5.500.000.000 5.330.730.600 100% 96,92%

12 Program Pengendalian Banjir 10.000.000.000 9.974.247.000 100% 99,74%

1. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam

penanggulangan banjir 10.000.000.000 9.974.247.000 100% 99,74%

13 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan

Cepat Tumbuh 17.607.500.000 17.532.684.500 100% 99,58%

1. Peningkatan infrastruktur sarana prasarana jalan dan jembatan dan drainase (Bantuan Keuangan Propinsi)

4.400.000.000 4.360.772.200 100% 99,11%

2. Pembangunan dan peningkatan

infrastruktur jalan dan jembatan (PIK) 5.807.500.000 5.790.527.300 100% 99,71%

3. Peningkatan infrastruktur jalanBantuan

Keuangan Propinsi) 7.400.000.000 7.381.385.000 100% 99,75%

14 Program pembangunan infrastruktur perdesaan 79.719.236.000 78.378.064.050 100% 98,32%

1. Pembangunan/pengembangan PJU dan

jaringan listrik desa/dusun 937.550.000 924.403.700 100% 98,6%

2. Pembangunan jalan dan jembatan perdesaan (Wilayah Kesamben, Sutojayan)

14.287.525.000 14.011.887.000 100% 98,07%

(15)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

4. 5. Pembangunan jalan dan jembatan

perdesaan (Wilayah Garum, Srengat) 43.599.465.000 43.414.740.025 100% 99,58%

JUMLAH 357.843.186.872 351.394.952.973 100% 95,06%

2.1 Analis Kinerja Pelayanan Dinas

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas

Pembangunan Infrastruktur bidang kebinamargaan dalam hal ini jalan dan jembatan serta bidang irigasi merupakan salah satu faktor penunjang berjalannya roda perekonomian suatu wilayah. Adapun untuk capaian kinerja Dinas adalah sebagai berikut :

Tabel . 2.2

Sasaran Yang Ingin Dicapai dan Indikator Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2015

No Sasaran Indikator Kinerja Target

1 Meningkatnya tertib administrasi perkantoran

1 Terlaksananya Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran

100%

2 Tercukupinya sarana dan prasarana aparatur

1 Tersedianya Sarana dan Prasarana Aparatur 100%

3 Meningkatnya Kualitas dan Produktivitas Aparatur

1 Terlaksananya Pendidikan dan Pelatihan Formal

100%

4 Tersusunnya Laporan Capaian Kinerja dan Keuangan SKPD

1 Terealisasinya laporan Capaian Kinerja dan Keuangan SKPD

100%

5 Meningkatnya Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan

1 Terlaksananya Pembangunan Jalan 54 paket

2 Terlaksananya Pembangunan Jembatan 12 paket

(16)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

4 5 6

Terlaksananya Pemeliharaan Berkala Jalan Terlaksananya Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DAK dan Pendamping DAK 2015 Terlaksananya Pemeliharaan Jalan dan jembatan (DAK Tambahan)

29 paket 20 paket

30 paket

7 Terpeliharanya Jalan dan Jembatan Dalam Kondisi Tanggap Darurat

1 Terlaksananya Rehabilitasi Jalan Dalam Kondisi Tanggap Darurat

1 tahun

2 Terlaksananya Rehabilitasi Jembatan Dalam Kondisi Tanggap Darurat

1 tahun

8 Meningkatnya Sarana dan Prasarana Kebinamargaan

1 2

3

Terlaksananya Pengadaan dan Pemeliharaan Alat-alat berat

Terlaksanya Pembangunan Instalasi Jaringan PJU

Terlaksananya Pemeliharaan Instalasi Jaringan PJU

3 paket

33 paket

5 paket

4 Terlaksananya Investigasi, Evaluasi dan Perencanaan Appraisal Pelurusan Brongkos dan Peningkatan Kebinamargaan

9 paket

5 Terlaksananya Peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur kebinamargaan (Bantuan Keuangan Propinsi)

78 paket

Terlaksananya Percepatan Pembangunan infrastruktur kebinamargaan (Bantuan Keuangan Propinsi)

38 paket

9 Meningkatnya Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya

1 2

3

4

Terlaksananya Rehabilitasi /Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Terlaksananya Pemeliharaan Jaringan Irigasi (DAK dan Pendamping DAK)

Terlaksananya Pemberdayaan petani pemakai air

Terlaksananya Peningkatan Sarana Prasarana Infrastruktur Pengairan (Bantuan Keuangan

27 paket

27 paket 9 paket

41 paket

(17)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

7

Terlaksananya Penanganan Rehabilitasi/

Pemeliharaan Infrastruktur Pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi)

25 paket

10 Meningkatnya Penyediaan danPengelolaan Air Baku

1

2 3 4

Terlaksananya Pembangunan Prasarana Pengambilan dan Saluran Pembawa Terlaksananya Rehabilitasi Prasarana Pengambilan dan Saluran Pembawa Terlaksananya Rehabilitasi Prasarana Pengambilan dan Saluran Pembawa

Terlaksananya Pembangunan/rehabilitasi sarana infrastruktur saluran irigasi pada area

perkebunan tanaman tembakau (DBHCT)

96 paket

25 paket 22 paket

37 paket

11 Meningkatnya Pengembangan Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya

1

2

3

4

Terlaksananya Peningkatan Partisipasi

Masyarakat Dalam pengelolaan Sungai, Danau, dan Sumber Daya Air Lainnya

Terlaksananya Pengendalian daerah aliran sungai

Terlaksananya Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Infrastruktur Pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi)

Terlaksananya Penanganan Rehabilitasi Infrastruktur Pengairan (Bantuan Keuangan Propinsi)

15 paket

18 paket

117 paket

10 paket

12 Meningkatnya Partisipasi masyarakat Dalam Pengendalian Banjir

1 Terlaksananya Partisipasi Masyarakat Dalam Penanggulangan Banjir

62 paket

13 Meningkatnya Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh

1

2

Terlaksananya Peningkatan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana jalan dan (Bantuan Keuangan Propinsi)

Terlaksananya Pembangunan dan peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan (PIK)

13 paket

60 paket

3 Terlaksananya Peningkatan infrastruktur jalan (Bantuan Keuangan Propinsi)

46 paket

(18)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

3

4

Jembatan Perdesaan (Wilayah Wlingi) Terlaksananya Pembangunan Jalan dan Jembatan Perdesaan (Wilayah Garum, Srengat)

166 paket

309 paket

Tabel 2.3

Analisis Penilaian Kinerja

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2015 No Indikator 2011 2012 2013 2014

Target 2015

Capaian 2015) 1 Terlaksananya pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Blitar

a. Jumlah jalan aspal yang dibangun

79 km 122 km 132km 102 km 95 km 146 km b. Jumlah panjang

jalan makadam yang dibangun

25 km 30 km 31km 25 km 26 km 34 km c. Jumlah

jembatan yang dibangun

3 unit 5 unit 1 Unit 5 unit 6 Unit 11 unit 2 Terpeliharanya jalan dan jembatan yang rusak di kabupaten Blitar

a. Jumlah panjang jalan yang rusak ringan yang dipelihara

146 km 130 km 480

km 339 km 55 km 411 km b. Jumlah

jembatan rusak yang dipelihara

9 unit 1 unit 35 unit 73 unit 3 unit 15 unit

3 Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan

35 km 23 km 30 km 56 km 56 km 68 km

(19)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 4 Tercapaianya kondisi jalan yang mantap

a. jumlah panjang gorong-gorong yang dibangun

91

unit 89unit 28 unit 67 unit 45 unit 32 unit b. jumlah panjang

talud yang dibangun

8,96 km

3,00

km 2,5 km 12 km 14 km 5 km 5 Meningkatnya sarana dan prasarana kebinamargaan

a. jumlah alat berat yang dipelihara

15 bh 15 bh 5 bh 25 bh 7 bh 2 bh b. jumlah titik

lampu PJU yang diperbaiki

186 titik

245

titik 51 titik 974titik 51 titik 331 titik c. jumlah jaringan

listrik yang dipelihara

22 km 29 km 6km 115 km 6 Km 171 km

6

Terlaksananya pengembangan pengelolaan jaringan irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya

a. pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan dam

14 unit 7 unit 8 unit 33 unit 16 unit 71 unit

b. pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan saluran irigasi

14.7

Km 20 km 43 Km 65 km 17 Km 82 km c. rehabilitasi

pintu air irigasi 6 bh 6 bh 2 bh 32 bh 17 bh 34 bh 7 Meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap hukum

Persentase Peningkatan Bangunan yang

0.52%

0.63%

0.72 % 0.83%

0.50 % 0.93 %

(20)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Adapun permasalahan/ hambatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan tugas dan fungsi dinas yaitu :

1) Banyaknya usulan dan tuntutan masyarakat akan pembangunan Infrastruktur di daerahnya serta adanya keterbatasan dana yang tersedia di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan penentuan skala prioritas pembangunan ( Jalan, Jembatan, Saluran Irigasi, Drainase dan pelengkap jalan, Gedung Perkantoran dan Penataan Ruang ) dimana penentuan tersebut di dasarkan atas Visi dan Misi yang telah di tetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

2) Sarana dan prasarana dasar perkotaan dan perdesaan belum terpenuhi secara maksimal. Infrastruktur perkotaan dan perdesaan yang telah dibangun sampai saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal, hal ini diantaranya dapat dilihat dari masih banyaknya ruas jalan dan jembatan yang belum terbangun yang dibutuhkan oleh masyarakat sehingga jarak dan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih tinggi. Prasarana dasar lain saluran drainase yang merupakan salah satu fasilitas yang sangat berpengaruh terhadap penataan dan kebersihan lingkungan. Keterbatasan berbagai infrastruktur dasar tersebut telah menghambat mobilitas manusia dan barang, akselerasi pertumbuhan ekonomi, memperlambat proses transformasi perekonomian, menghambat kemajuan dan kemandirian wilayah, serta berpotensi menekan tingkat kesejahteraan masyarakat

3) Laju kerusakan jalan lebih tinggi dibandingkan dengan penanganan jalan.

Kerusakan jalan yang terjadi baik akibat umur pakai yang sudah lama,

penggunaan di luar kapasitasnya maupun karena cuaca dan bencana alam

seperti curah hujan yang tinggi dan banjir lajunya cukup tinggi sementara

penanganan yang dilakukan baik dalam bentuk peningkatan, pemeliharaan

(21)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Dinas PU, sedangkan kebutuhan pembangunan yang tinggi juga berbanding lurus terhadap kebutuhan peralatan yang memadai. Umur peralatan lapangan/alat berat dan yang lainnya yang dimiliki oleh Dinas PU rata-rata sudah tua, di samping membutuhkan biaya perawatan yang tinggi juga output yang dihasilkan rendah atau hanya berkisar 60 % s/d 70% dimana.

2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Rencana Kerja bisa berjalan sesuai dengan apa diharapkan apabila apabila ditunjang dengan produk dokumen perencanaan yang baik, dalam rangka mengawal program/kegiatan pembangunan yang dilaksanakan agar dapat berjalan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran. Dokumen perencanaan daerah diantaranya terdiri dari : Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis SKPD, Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Rencana Kerja SKPD dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Landasan pelaksanaan pembangunan yang berkaitan dengan rencana kerja dinas adalah sesuai dengan program prioritas untuk dokumen Ranwal RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2017 yaitu melalui :

1. Menjaga kestabilan ketersediaan pangan;

2. Pembangunan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH);

3. Subsidi dan bantuan untuk masyarakat miskin, termasuk disabilitas (cacat);

4. Perluasan kesempatan kerja serta pembinaan untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan;

5. Peningkatan penyediaan infrastruktur dasar pada semua bidang;

6. Fasilitasi kegiatan keagamaan masyarakat;

(22)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

10. Meningkatkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga dan menciptakan ketertiban dan keamanan;

11. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan;

12. Pelaksanaan pendidikan berbasis pengembangan karakter (termasuk didalamnya wawasan kebangsaan, budi pekerti dan praktek keagamaan);

13. Penataan manajemen pendidikan yang profesional dan efisien dengan menggunakan sistem database pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan yang berbasis IT;

14. Peningkatan akses atas pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat, baik formal maupun non formal, termasuk yang berkebutuhan khusus (disabilitas) serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai;

15. Peningkatan kualitas / kompetensi dan kuantitas tenaga kesehatan;

16. Peningkatan akses atas kesehatan yang memadai serta pemenuhan sarana dan prasarana layanan kesehatan (kesehatan dasar dan rujukan);

17. Peningkatan peran serta dan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan hidup bersih dan sehat;

18. Penataan serta peningkatan peran kelembagaan pemerintah daerah yang efektif dan efisien berdasarkan peraturan perundang-undangan;

19. Peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM aparatur pemerintah kabupaten Blitar;

20. Memaksimalkan fungsi dan kinerja kelembagaan pemerintah daerah melalui penerapan prinsip “ the right man on the right place ”;

21. Pengembangan sistem manajemen pemerintahan daerah berbasis IT;

22. Peningkatan kualitas manajemen keuangan pemerintah daerah,

termasuk pengelolaan keuangan yang didasarkan pada prinsip-prinsip

transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme;

(23)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

26. Peningkatan kapasitas kelompok ekonomi masyarakat melalui pelatihan ketrampilan berkelanjutan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha;

27. Penyediaan tenaga kerja terampil dan profesional melalui penyetaraan kualitas standar kompetensi tenaga kerja untuk memenuhi standar sertifikasi internasional dalam era global;

28. Pengembangan iklim usaha secara sehat serta melindungi konsumen;

29. Pengembangan sektor pertanian, koperasi, UMKM diarahkan agar menjadi pelaku ekonomi yang makin berbasis iptek dan berdaya saing;

30. Mengembangkan pariwisata daerah yang berbasis pada seni dan budaya lokal serta potensi sumber daya alam;

31. Pengembangan ekonomi kreatif yang sesuai dengan potensi lokal untuk menunjang kepariwisataan daerah;

32. Pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup;

33. Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan;

34. Penyusunan regulasi penyelenggaraan pemerintahan desa;

35. Pembangunan infrastruktur kawasan perdesaan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat untuk meminimalisasi disparitas antar wilayah;

36. Fasilitasi pengembangan manajemen pemerintahan desa didukung dengan sistem informasi desa;

37. Optimalisasi pemberdayaan masyarakat desa sebagai bentuk nyata partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

(24)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Dalam konteks perencanaan pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar dituntut untuk mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang ada, memecahkan berbagai permasalahan dan tantangan, melayani/memenuhi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, dalam era globalisasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar dituntut untuk siap dan sanggup membuat/menyusun suatu perencanaan yang baik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Terdapat usulan program dan kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat melalui mekanisme MUSRENBANG Kabupaten Blitar pada tahun 2016 sebagai berikut :

Tabel 2.4

Usulan Kegiatan dari Hasil Musrenbang Kabupaten

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2016

No. Usulan Kegiatan Lokasi Kecamatan

1. Pembangunan Jalan Aspal Kel. Bence – Desa Tingal Garum 2. Pembangunan Jembatan antar Desa

Bendosari – Dsn. Kuntulan Desa Sanankulon

Dsn. Bendosari dan

Sanankulon Sanankulon

(25)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 5. Pembangunan Jalan Aspal

Sukosewu (Dsn Sukoreno ) Gandusari 6. Pengerasan jalan lapen & Jembatan Perbatasan Desa Sukosewu,

Kotes, Sumberagung Gandusari 7. Jembatan Lintas Bakung - Tp. Oyot Dusun Bakung Selatan, Desa

Bakung Bakung

8. Pembangunan jalan Beton sandsheet Lorejo –Sidomulyo

Dusun Kedunganti, Desa

Lorejo Bakung

9. Jembatan Sumberbendo (Gunung Gede-

Sembon Wonotirto ) Desa Gunung Gede Wonotirto

10. Jalan tembus antar desa (Sumberboto -

Pasiraman) Desa Sumberboto Wonotirto

11. Jalan Rabat Pasiraman tembus Sumberboto Desa Pasiraman Wonotirto 12. Pelebaran Jembatan Perbatasan Dsn. Bendil

Ds. Jiwut – Ds. Pojok Desa JIWUT Nglegok

13. Pembangunan Jalan HOT MIX Desa DAYU Nglegok

14. Rehabilitasi Dan Pelebarana Jembatan Desa DAYU Nglegok 15. Pembangunan Jembatan Penghubung Dsn

Jambe wangi ke Desa Kebonagung Desa Kebonagung Wonodadi

16.

Pembangunan Jembatan dan Dam Ploso Kembang ( 10 x 5 ) m Penghubung dua desa pikatan, tawangrejo

Desa Pikatan Wonodadi

17. Perbaikan Aspal Desa Kaliboto menuju Desa

Rejosari Desa Kaliboto Wonodadi

18. TPT Dam Saluran Irigasi RT.04 RW.02 Dsn.Sidorejo

Ds.Sidorejo Doko

19. Pelebaran Jalan Sidorejo-Resapombo Doko

20. Pembuatan Parit Kanan-Kiri Jalan Proyek Karangsono Kanigoro 21. Saluran Air / Parit Sawah Pentol Mungalan

– Gaprang Gaprang Kanigoro

(26)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 25.

Jembatan Jalan Penghubung Kabupaten (Kecamatan Kademangan - Kec. Bakung - Kec. wonotirto)

Desa Bendosari Kademangan

26. Talud Jalan Utama Kabupaten (Kecamatan

Kademangan - Kec. Bakung) Desa Dawuhan Kademangan

27. Rehab Jalan Aspal Ds. Sambigede Binangun

28. Jembatan Limpas Ds.Umbuldamar-Rejoso Binangun

29. Penguatan Tanggul Sungai Sungai bogel – unut Sutojayan

30.

Pelebaran dan menambah ketinggian Jembatan (sebelah timur jln tembus lingk Nangkan dan Majegan)

Jalan tembus Lingkungan Nangkan RT1/Rw 8 Kel.Wlingi

Wlingi

31. Rehap Jembatan Semampir Lingk. Cepoko Kel.

Klemunan Wlingi

32. Pengaman Badan Jalan dan Talud Dsn. Bangunrejo Desa

Bumirejo Kesamben

33. Pembangunan Jembatan (Pagerwojo-

Pagergunung) Dsn. Krajan Desa Pagerwojo Kesamben

34. Perbaikan jalan aspal dan pelebaran jalan

dsn.Jeruk melingkar sampai Selopuro Desa Mandesan Selopuro 35. Pelebaran jalan aspal Jatitengah -Mandesan Desa Jatitengah arah

Mandesan Selopuro

36. Pengaspalan HOT MIX Tawang ke

Wonorejo, Jeblog Desa Bendosewu Talun

37. Penyemiran Aspal Dusun Dawung, Desa Olak

Alen Selorejo

38. Perbaikan Jalan Jurusan Lungur Buntung s/d

Dusun Pakel Desa Banjarsari Selorejo 39. Peningkatan Jalan Kabupaten (Hotmix) Desa AmpelGading Selorejo 40. Jalan Hotmix Desa Selokajang Jalan protokol Desa

Selokajang Srengat

(27)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

44. Saluran Air Margomulyo 1/3 Panggungrejo

45. Pembangunan Jembatan Dsn Karangrejo Desa Maliran RT 02 / RW 04 Ponggok 46. Pembangunan Pengaspalan Jalan Dsn. Sambirejo Desa Langon Ponggok 47. Rehab Jalan Aspal Sumberarum - Pasar

Bandengan Tulungrejo Ds, Sumberarum - Tulungrejo Wates 48. Perkerasan Jalan Hotmix Jalan Trisula Sukorejo -Wates - Tugurejo Wates 49. Rehab Jalan Aspal Mojorejo – Birowo Ds Mojorejo Wates

50. Jalan Aspal Desa Tugurejo, jalan menuju

Pantai Gurah Wates

51. Pembangunan Jembatan Salamrejo Binangun

52. Saluran Irigasi Pagerwojo Kesamben -

Sumber Ulo Kesamben

53. Pemeliharaan Dam Gondang Pasirharjo Talun

54. Drainase Sumberdiren - Garum Garum

55. Pembangunan Jembatan Kalicilik - Candirejo Ponggok

56. Plengsengan Jalan Dsn. Krebet Wlingi

57. Listrik Desa Serang Serang Panggungrejo

58. Pembangunan Jalan Telford RT 3,4 Sumbersari Udanawu

59. Jembatan Penghubung antar desa Kaulon Sutojayan

Proses penyusunan Renja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kabupaten Blitar Tahun 2017 didasarkan kepada Renstra Dinas Pekerjaan Umum dan

Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2017 - 2021 dengan tetap memperhatikan

program prioritas yang telah dituangkan di dalam Dokumen Rancangan Awal

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2016, agar di dalam

pelaksanaan program/kegiatan terwujud sinergitas antara dokumen perencanaan.

(28)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

a. Perumusan kebijakan pembangunan di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

b. Perumusan perencanaan teknis operasional pembangunan, pengelolaan, pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana perhubungan dan pengairan;

c. Pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana di bidang pekerjaan umum yang meliputi sarana dan prasarana jalan, jembatan ,drainase dan pelengkap jalan, pengairan, gedung perkatoran dan penataan ruang;

d. Pelaksanaan pengawasan, pengendalian, pengembangan, rehabilitasi, peningkatan serta operasional di bidang jalan dan jembatan drainase dan pelengkap jalan, pengairan, gedung perkatoran dan penataan ruang;

e. Pemberian pertimbangan teknis dan rekomendasi ijin penggunaan dan pemanfaatan jalan, air dan penambangan bahan galian golongan B dan C;

f. Pelaksanaan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dinas dengan instansi terkait dan unsur masyarakat;

g. Pengelolaan ketatausahaan, urusan kepegawaian, keuangan, urusan rumah tangga, perbekalan dan perlengkapan dinas;

h. Pengelolaan dan pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas;

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD

Perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting

penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD yang dikaitkan dengan sasaran target

kinerja Renstra SKPD.

(29)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Sejalan dengan tugas dan fungsi yang diemban oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang maka tujuan yang ditetapkan mulai tahun 2017 adalah :

1. Meningkatkan persentase jalan dan jembatan dalam kondisi baik.

2. Meningkatkan persentase jalan yang dibangun di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

3. Meningkatkan fungsi saluran air untuk mengalirkan air hujan yang bertujuan mengurangi genangan air di jalan.

4. Meningkatkan persentase jaringan irigasi dalam kondisi baik.

5. Meningkatkan persentase layanan sarana dan prasarana di Kabupaten Blitar.

6. Meningkatkan persentase layanan dinas.

7. Meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar dengan instansi terkait dan unsur masyarakat.

Berpijak pada tujuan tersebut di atas, maka sasaran utama yang ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar adalah :

1. Meningkatkan layanan administrasi perkantoran dan sarana prasarana aparatur yang menunjang kelancaran tugas Dinas Kabupaten Blitar.

2. Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas.

(30)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

6. Mewujudkan pemenuhan air baku dan air untuk irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten secara optimal.

7. Meningkatkan layanan sarana dan prasarana kebinamargaan.

8. Meningkatkan Pengendalian Ruang dan Lingkungan.

3.3 Program dan Kegiatan

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam perumusan program dan kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar tahun anggaran 2017 adalah sebagai berikut :

1. Pencapaian visi dan misi Kabupaten Blitar yaitu “ Menuju Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju Dan Berdaya Saing ”.

2. Tugas dan fungsi dinas yang tertuang dalam Peraturan Bupati Blitar No.

57 Tahun 2016.

3. Target Pencapaian SPM Bidang Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar sesuai dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 58 Tahun 2011 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang di Kabupaten Blitar.

4. Pendayagunaan potensi ekonomi daerah melalui kawasan wisata.

Adapun jumlah program dan kegiatan yang direncanakan pada tahun anggaran 2017 adalah sebanyak 12 program dan 24 kegiatan. Kebutuhan dana/

pagu indikatif untuk menjalankan keseluruhan program/ kegiatan sebesar Rp.

595.710.988.000 (Lima Ratus Sembilan Puluh Lima Milyar Tujuh ratus Sepuluh Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Delapn Ribu Rupiah) . Dengan beberapa prioritas kegiatan sebagai berikut :

1. Peningkatan Jalan di Kanigoro

2. Peningkatan Jalan menuju Pantai dan Daerah Wisata

(31)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

(32)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kode USAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/

KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA PROGRAM/ KEGIATAN

LOKASI VOL

TARGET CAPAIA

N KINERJA

KEBUTUIHAN DANA/PAGU INDIKATIF

SUMBER DANA

CATATAN PENTING

TARGE T CAPAI

AN KINERJ A N + 1

KEBUTUIHAN DANA/PAGU INDIKATIF

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (9) (10)

1.03.1.03 Non Urusan Rp 1.855.300.000

Rp 2.040.830.000

1.03.1.03.1.01 Program Pelayanan

Administrasi Perkantoran Persentase kepuasan aparatur PUPR 100% Rp 950.000.000 APBD Dipertimba

ngkan 100%

Rp 1.045.000.000

1.03.1.03.1.01.2

0

Penyediaan dan peningkatan administrasi perkantoran

Jumlah jenis layanan administrasi perkantoran

PUPR 1 tahun Rp 950.000.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun

Rp 1.045.000.000

1 Honorarium PNS PUPR 1 tahun Rp 65.100.000 APBD Dipertimba

ngkan 1 tahun

2

Belanja Bahan Pakai Habis (ATK,Alat Listrik, Benda Pos, Alat dan bahan kebersihan)

PUPR 1 tahun Rp 104.800.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 115.280.000

3

Belanja Jasa Kantor (Telpon, Air, Listrik, Surat Kabar, Internet, Jasa Tenaga Teknis)

PUPR 1 tahun Rp 480.100.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 528.110.000

(33)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

4 Belanja Cetak dan

Penggandaan PUPR 36000 lbr Rp 55.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

1 tahun Rp 60.500.000

5 Belanja Makanan dan

Minuman PUPR 1800 dus Rp 70.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

1 tahun Rp 77.000.000

6 Belanja Perjalanan Dinas

(Dalam/Luar Daerah) PUPR 120 kali Rp 175.000.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 192.500.000

1.03.1.03.1.02

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Persentase sarpras aparatur dengan kondisi layak fungsi

Pekerjaan Umum dan

Penataan Ruang

90% Rp 595.000.000 APBD Dipertimba ngkan

95% Rp 654.500.000

1.03.1.03.1.02.4

5

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Jumlah sarpras yang berfungsi

baik PUPR Rp 595.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 654.500.000

1 Honorarium PNS PUPR 1 tahun Rp 10.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

1 tahun Rp 11.000.000

2 Belanja jasa Kantor

(Pengamanan Kantor) PUPR

12 orang x 12 bulan

Rp 67.200.000 APBD Dipertimba ngkan

12 orang x 12 bulan

Rp 73.920.000

3

Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor (Service, Penggantian Suku Cadang, BBM, Pajak)

PUPR 36 unit Rp 107.700.000 APBD Dipertimba ngkan

36 unit Rp 118.470.000

4

Belanja Sewa

Rumah/gedung/Gudang /Parkir

PUPR 1 tahun Rp 50.000.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 55.000.000

5

Belanja Pemeliharaan (Gedung dan Alat-alat Kantor)

PUPR 1 tahun Rp 10.000.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 11.000.000

(34)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

6

Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Angkutan Bermotor

PUPR 5 unit Rp 50.100.000 APBD Dipertimba ngkan

5 unit Rp 55.110.000

7

Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Komputer

PUPR 5 unit Rp 60.000.000 APBD Dipertimba ngkan

5 unit Rp 66.000.000

8

Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bang. Gedung Tempat Kerja/UPT

PUPR 1 paket Rp 240.000.000 APBD Dipertimba ngkan

1 paket Rp 264.000.000

1.03.1.03.1.05

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Persentase peningkatan kapasitas

SDM aparatur PUPR Rp 235.300.000 Rp 258.830.000

1.03.1.03.1.05.0

1 Pendidikan dan

Pelatihan Formal

umlah aparatur yang mengikuti pelatihan/diklat/bimtek/sosialisa si

PUPR Rp 235.300.000 Rp 258.830.000

1 Honorarium PNS PUPR 1 tahun Rp 15.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

1 tahun Rp 16.500.000

2 Belanja Perjalanan Dinas

(Dalam/Luar Daerah) PUPR 1 tahun Rp 145.300.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 159.830.000

3

Belanja Kursus, Pelatihan, Sosialisasi dan Bimtek PNS

PUPR 15 kali Rp 75.000.000 APBD Dipertimba ngkan

1 tahun Rp 82.500.000

1.03.1.03.1.06

Program Perencanaan, Penganggaran,Pengendali an dan Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan

Persentase dokumen perencanaan,laporan keuangan dan kinerja SKPD yang disusun tepat waktu

PUPR 90% Rp 75.000.000 Rp 82.500.000

(35)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

1.03.1.03.1.06.0

7

Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Jumlah dokumen PUPR Rp 75.000.000 Rp 82.500.000

1 Honorarium PNS PUPR

1 tahun Rp 15.000.000 APBD Dipertimba

ngkan 1 tahun Rp 16.500.000

2 Uang Lembur PUPR

1 tahun Rp 25.000.000 APBD Dipertimba

ngkan 1 tahun Rp 27.500.000 3 Belanja Cetak dan

Penggandaan

PUPR

1 tahun Rp 35.000.000 APBD Dipertimba

ngkan 1 tahun Rp 38.500.000 Program Pembangunan

Jalan dan Jembatan

Persentase pembangunan jalan

dan jembatan di Kab. Blitar 80% Rp 92.850.000.000 Rp 95.007.000.000

Pembangunan Jalan Panjang jalan yang dibangun 71.975 m Rp 79.200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 79.992.000.000

1

Pembangunan jalan Makadam dan Aspal Desa Sawentar

Kec.

Kanigoro 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

2

Pembangunan Jalan Dsn.

Jatimulyo Ds. Jatitengah menuju Ds. Jambewangi

Kec.

Selopuro Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

3 Pelurusan Jalan Kebun

Bantaran Gandusari Rp 6.000.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 6.600.000.000

4

Pembangunan Jalan Pembangunan Jalan Makadam Ds. Sidodadi

Kec. Garum Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

5 Pembangunan Jalan

Aspal Jalan Ds. Sukorejo Kec. Wates Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

6 Pembangunan Jalan

Pembangunan Jalan

Kec.

Kanigoro Rp 200.000.000 APBD Dipertimba Rp 220.000.000

(36)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Centong - Bendelonje ngkan

7

Pembangunan Jalan Pembangunan Jalan Lorejo - Banaran

Kec.

Bakung Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

8 Pembangunan Jalan

Aspal Jalan Ds. Ngadri

Kec.

Binangun Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

9

Pembangunan Jalan Pembangunan Jalan Telford Sumbersari

Kec.

Udanawu Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

10 Pembangunan Jalan

Aspal Jalan Ds. Salamrejo

Kec.

Binangun Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

11 Pembangunan Jalan

Kepuh - Tumpak Kepuh

Kec.

Bakung Rp 300.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 330.000.000

12

Pembangunan Jalan Aspal Menuju Jurang Dandan Dsn. Ringinrejo Ds. Kaligrenjeng

Kec.

Wonotirto Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

13 Pembangunan Jalan

SMKN 1 Doko Kec. Doko Rp 400.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 440.000.000

14 Pembangunan Jalan

Sidorejo - Gembongan

Kec.

Ponggok Rp 100.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 110.000.000

15

Pembangunan Pengaspalan Jalan antar Desa Pasirharjo - Bendosewu

Kec. Talun Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

16 Pengaspalan Jalan Ds.

Kamulan Kec. Talun Rp 200.000.000 APBD

Dipertimba Rp 220.000.000

(37)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

ngkan

17 Pembangunan Jalan

Aspal Desa Kemloko

Kec.

Nglegok Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

18 Pengaspalan Jalan Lingk.

Dsn. Pacuh

Kec.

Nglegok Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

19

Pembangunan Jalan Aspal Ds. Panggungrejo - Ds. Sumberagung

Kec.

Panggungre jo

Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

20

Pembangunan Jalan Aspal Dsn. Kalirejo Desa Sumberagung - Ds.

Panggungsari

Kec.

Panggungre jo

Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

21

Pembangunan Jalan Telford Desa Sumberagung - Ds.

Panggungsari

Kec.

Panggungre jo

Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

22 Pengaspalan Desa

Ringinanom

Kec.

Udanawu Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

23 Pengaspalan Jalan Desa

Kebonagung

Kec.

Wonodadi Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

24 Pengaspalan Jalan Tanah

Desa Purworejo

Kec.

Sanankulon Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

25 Pembangunan Aspal

Desa Bendowulung

Kec.

Sanankulon Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

26

Pembangunan Jalan Lingk. Plengkung Ngrendeng

Kec.

Selorejo Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

(38)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

27 Pembangunan Jalan

Aspal Ds. Tepas

Kec.

Kesamben Rp 300.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 330.000.000

28 Pembangunan Jalan Ds.

Tugurejo Kec. Wates Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

29 Pembangunan Jalan Dsn

Bejirejo Ds. Tugurejo Kec. Wates Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

30

Pembangunan Makadam dan pengaspalan jln.

Antar Ds. Pasirharjo - Kendalrejo

Kec. Talun 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

31

Pembangunan pengaspalan Jalan antar desa Pasirharjo - Bendosewu

Kec. Talun 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

32

Pembangunan Jalan Makadam Dan AspalLink. Bogangin

Kec. Talun 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

33

Pembangunan Jalan Aspal Menuju Jurang Dandan Dsn. Ringinrejo Ds. Kaligrenjeng

Kec.Wonoti

rto 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

34

Pembangunan jalan selo mangklung Dsn Sumber glagah Desa Ngeni

Kec.Wonoti

rto 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

35 Pembangunan jalan Dsn

Caren Desa wonotirto

Kec.Wonoti

rto 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba

ngkan

Rp 220.000.000

36

Pembangunan jalan aspal Kel. Tawangsari Lingk ngebrak

Kec. Garum 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

(39)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

37 Pengaspalan Jalan Dsn.

Dayu Desa Dayu

Kec.

Nglegok 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

38 Pembangunan jalan

Aspal Desa Kemloko

Kec.

Nglegok 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

39 Pengaspalan jalan lingk

Dsn. Pacuh

Kec.

Nglegok 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

40

Permbangunan Jalan Aspal Jalan Sirip JLS.

Pantai Putih Peden Ombo Ds. Sumbersih

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

41

Pembangunan Jalan Aspal jalan sirip JLS.

Pantai Ngleles Desa Sumbersih

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

42

Pembangunan Jalan Aspal Ds. Panggungrejo - Ds. Sumberagung

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

43

Pembangunan Jalan Aspal Dsn. Bumiayu - Dsn. Kedungwungu

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

44

Pembangunan Jalan Aspal Dsn Kalirejo - Desa Sumberagung - Ds.Panggungsari

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

45

Pembangunan Jalan Telfort Desa Sumberagung - Ds.Panggungsari

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

(40)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

46

Pembangunan Jalan Aspal Dsn Sumberpucung Desa sumbersih

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

47

Pembangunan Jalan Aspal Lok Songo Dsn.

Kaligambir Desa Kaligambir

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

48

Pembangunan jalan aspal antar desa Kaligambir - Balerejo II Dsn kaligambir - Dsn jeding

Kec.

Panggungre jo

200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

49 Pengaspalan Desa

Ringinanom

Kec.

Udanawu 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

50

Pembangunan Jalan Makadam Desa Tumenggungan

Kec.

Udanawu 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

51 Pembangunan Makadam

Desa Sukorejo

Kec.

Udanawu 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

52 Pembangunan jalan

Aspal ( LAPEN ) Desa Jati

Kec.

Udanawu 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

53

Pembangunan Aspal jalan Dsn Pupus Desa Bacem

Kec.

Ponggok 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

54 Pembangunan jalan aspal

( LAPEN ) Desa Salam

Kec.

Wonodadi 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

55 Pembangunan jalan

Aspal Desa Tawangrejo

Kec.

Wonodadi 200 Rp 200.000.000 APBD Dipertimba ngkan

Rp 220.000.000

Gambar

Tabel  2.1  Realisasi Kinerja Dinas

Referensi

Dokumen terkait

Here, the 232Th-233U composition to guarantee ten years of operation without refueling, conversion ratio, medical isotopes production levels, and reactor kinetic parameters were

Where- a the Governor in Council- i at any time prior to the appointed day whether before or after the commencement of this Act by Order in Council duly authorizes; or ii prior to