RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan
Kelas/ Semester : SDN AIRLANGGA 1 : VI (Enam)/ 2 (Dua)
Tema : 7. Kepemimpinan
Sub Tema : 2. Pemimpin Idolaku Pembelajaran : 2 (Dua)
Alokasi waktu
Muatan Pelajaran : 1 x 35 menit : SBdP, IPA
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah melihat video pembelajaran, siswa mampu menyebutkan berbagai bentuk pola lantai tari kreasi daerah berpasangan dengan benar.
2. Melalui kegiatan praktik, siswa mampu memeragakan gerak tari daerah berpasangan dengan benar.
3. Setelah berdiskusi dengan teman sejawat, siswa mampu menjelaskan upaya menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan baik.
4. Melalui penugasan, siswa mampu membuat rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan baik.
INDIKATOR PEMBELAJARAN
1. Siswa mampu menyebutkan berbagai bentuk pola lantai tari kreasi daerah berpasangan dengan benar.
2. Siswa mampu memeragakan gerak tari daerah berpasangan dengan benar.
3. Siswa mampu menjelaskan upaya menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan baik.
4. Siswa mampu membuat rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan baik.
LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
TAHAP PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI
WAKTU
A. Kegiatan Pendahuluan 10 menit
Pendahuluan (Persiapan/orientasi)
1. Guru mengucapkan salam
2. Peserta didik berdoa dengan dipimpin ketua kelas 3. Peserta didik menyanyikan lagu Indonesia Raya 4. Guru mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi
5. Guru mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya (Pemimpin idola)
6. Guru mengajukan pertanyaan pendahuluan:
a. “Anak anak kalian suka menari atau tidak?”
b. “Tarian apakah yang kalian sukai ?”
Motivasi
7. Peserta didik diberi motivasi dan semangat untuk mengikuti pembelajaran
8. Peserta didik mendapat informasi dari guru mengenai tujuan, manfaat pembelajaran yang akan dilakukan, metode dan indikator penilaian
B. Kegiatan Inti Tahap 1
Pemberian Rangsangan (Stimulation)
1. Peserta didik membentuk kelompok dengan membilang angka 1 dan 2 secara bergantian dengan tertib.
2. Peserta didik berkumpul dengan peserta didik lain yang membilang dengan angka yang sama tanpa membandingkan perbedaan SARA
3. Masing masing kelompok menyaksikan video tentang tari berpasangan
4. Masing –masing peserta didik dalam kelompoknya mencermati Gerakan penari dan pola lantai penari dalam video tersebut
5. Masing masing kelompok menuliskan jenis pola lantai yang digunakan oleh penari sesuai video tersebut
6. Masing masing anggota kelompok menuliskan jawabannya dalam kertas yang disediakan
7. Anggota kelompok maju ke depan dan menempelkan kertas jawabannya dalam papan yang telah disediakan
8. Peserta didik kembali ke kelompoknya
20 menit
Tahap 2
Pernyataan/Identifikasi Masalah (Problem Statement)
9. Masing –masing peserta didik mengidentifikasi kertas kecil yang ditempelkan tersebut.
10. Peserta didik membuat menganalisis berbagai pola lantai yang digunakan oleh penari dalam menari
Tahap 3
Pengumpulan Data (Data Collection)
11. Siswa dalam kelompoknya menyaksikan video pembelajaran yang disiapkan oleh guru
12. Siswa Bersama kelompoknya mendiskusikan cara cara menjaga Kesehatan reproduksi pada masa pubertas sesuai dengan video yang dilihat.
13. Siswa membandingkan hasil diskusinya dengan teman lain beda kelompok
14. Guru memberikan LKPD pada peserta didik
15. Peserta didik mempelajari LKPD yang diberikan oleh guru
16. Peserta didik dengan kelompoknya mendiskusikan rencana karya yang akan dibuat yang berisi tentang cara cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas 17. Peserta didik bersama anggota kelompoknya mencari
sumber referensi maupun mengumpulkan data dari berbagai sumber tentang karya yang akan dibuat yang berisi tentang cara cara menjaga Kesehatan reproduksi pada masa
pubertas , misalnya internet dan buku di Perpustakaan.
Tahap 4
Pengolahan Data (Data Processing)
18. Peserta didik bersama kelompoknya berdiskusi tentang karya yang akan dibuat cara cara menjaga Kesehatan reproduksi pada masa pubertas
19. mengidentifikasi karya yang akan dibuat tentang cara menjaga Kesehatan reproduksi pada masa pubertas dan dituangkan dalam LKPD bersama kelompoknya
Tahap 5
Pembuktian (Verification)
20. Peserta didik mampu membuktikan bahwa cara menjaga kebersihan kesehatan reproduksi dapat dilakukan dengan berbagai hal.
21. Peserta didik dapat membuktikan bahwa sosialisasi cara menjaga kebersihan kesehatan reproduksi dapat dibuat dengan sebuah karya
Tahap 6
Menarik Kesimpulan/
Generalisasi (Generalization)
22. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya tentang cara menjaga kebersihan Kesehatan reproduksi dan karya yang dapat dibuat yang berisi tentang cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas di depan kelas 23. Kelompok lain menangggapi hasil presentasi kelompok
yang maju ke depan
24. Peserta didik melakukan tanya jawab cara menjaga kebersihan Kesehatan reproduksi dan karya yang dapat dibuat yang berisi tentang cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan arahan guru.
25. Peserta didik menyimpulkan cara menjaga kebersihan Kesehatan reproduksi dan karya yang dapat dibuat yang berisi tentang cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan arahan guru.
C. Kegiatan Penutup 5 menit 1. Siswa membuat rangkuman sebagai tindak lanjut 2. Siswa mengerjakan soal Post Tes
3. Siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran dengan arahan guru
4. Siswa mengajukan pertanyaan untuk menguatkan pemahaman materi
5. Siswa mendapat umpan balik dari dari pertanyaan yang diajukan
6. Siswa memperoleh informasi rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya
7. Siswa mendapat penguatan pendidikan karakter dari guru.
8. Siswa menyanyikan lagu daerah 9. Siswa berdoa di akhir jam pelajaran
Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Media dan Alat Pembelajaran Media
1. Bahan Presentasi 2. Video Pembelajaran
Alat 1. Laptop 2. LCD
Sumber Belajar
1. Buku Guru Tematik Revisi 2018 Kurikulum 2013 2. Buku Tematik Revisi 2018 Kurikulum 2013 3. Jaringan Internet
PENILAIAN PEMBELAJARAN
Teknik Penilaian 1) Sikap
Penilaian sikap dalam pembelajaran ini menggunakan teknik observasi yang dicatat di dalam jurnal harian untuk sikap: mandiri, tanggung jawab, disiplin, dan kerjasama.
2) Keterampilan
Penilaian keterampilan dalam pembelajaran KD ini menggunakan penilaian unjuk kerja.
3) Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dalam pembelajaran KD ini meliputi:
1) Tes lisan
2) Tes tertulis: pilihan ganda dan uraian
1. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) setelah melakukan tes tertulis pada akhir pembelajaran, maka akan diberikan pembelajaran tambahan (Remidial Teaching) terhadap IPK yang belum tuntas, kemudian diberikan tes tertulis pada akhir pembelajaran lagi dengan ketentuan:
1) Soal yang diberikan berbeda dengan soal sebelumnya namun setara.
2) Nilai akhir yang akan diambil adalah nilai hasil tes terakhir.
3) Peserta didik yang sudah tuntas (≥KBM) dipersilakan untuk ikut bagi yang berminat untuk memberikan keadilan.
RINGKASAN MATERI
Tema : 7. Kepemimpinan
Sub Tema : 2. Pemimpin Idolaku Pembelajaran : 2 (Dua)
A. SBdP
Tari Daerah Berpasangan
Terdapat berbagai jenis tari di Indonesia. Ada tari daerah dan ada pula tari krteasi modern. Berdasarkan banyaknya penari yang menarikan, ada tari tunggal, tari berpasangan, dan tari berkelompok. Berikut beberapa contoh dari daerah berpasangan :
1. Tari Piring
Tari Piring merupakan tarian yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatra Barat. Pada zaman dahulu Tari Piring dipentaskan pada saat panen sebagai ungkapan rasa gembira dan syukur. Saat ini Tari Piring dipentaskan dalam acara penting seperti pernikahan. Tari piring dibawakan dalam bentuk tari berpasangan putra dan putri yang terdapat dalam sebuah kelompok pementasan.
2. Tari Serampang Dua Belas
Tari Serampang Dua Belas merupakan tarian terkenal di daerah Melayu, seperti daerah Sumatra Utara ( Melayu Deli ), Sumatra Barat ( ranah Minang ), dan Pekanbaru ( Riau ). Tari Serampang Dua Belas terdiri atas 12 pola gerak, pola edar, dan tata urutan.
3. Tari Payung
Tari Payung merupakan tari pergaulan yang dibawakan secara berpasangan. Tari ini dibawakan oleh sepasang muda mudi dan menggunakan properti payung.
4. Tari Legong
Tari legong dimainkan oleh dua orang penari perempuan.Penari legong selalu membawa kipas sebagai alat bantu.
5. Tari Janger
Tari Janger merupakan tari tradisional asal Bali dan dipentaskan oleh 10 orang yang terdiri atas pasangan muda mudi.Lima penari pria disebut Kecak dan lima penari wanita disebut Janger.
6. Tari Ketuk Tilu
Tari Ketuk Tilu merupakan salah satu tari tradisional Jawa Barat. Tari Ketuk Tilu menjadi cikal bakal lahirnya tari Jaipong Karawang.
7. Tari Bambangan Cakil
Bambangan-Cakil merupakan tarian klasik yang terdapat di Jawa Tengah.Tari bambangan – cakil menceritakan adegan perang seorang ksatria melawan raksasa. Makna tarian ini adalah bahwa segala bentuk kejahatan dan keangkara murkaan pasti akan kalah dengan kebaikan.
8. Tari Zapin
Tari Zapin adalah tari tradisional dari Riau.
9. Tari Gandrung
Tari Gandrung adalah tari tradisionalkhas daerah Banyuwangi, Jawa Timur.Penari perempuan sebagai penari gandrung dan penari laki – laki dikenal sebagai “ paja”.
10. Tari Golek Menak
Tari Golek Menak adalah tari klasik yang lahir dari keraton Yogyakarta. Tari ini diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan pertama kali dipentaskan sekitar tahun 1941.
B. IPA
Menjaga Kesehatan Repropduksi pada Masa Pubertas
Seseorang akan banyak berkeringat saat memasuki masa pubertas. Terlebih lagi, saat orang tersebut sedang beraktivitas. Hal ini dikarenakan telah aktifnya kelenjar keringat dan minyak akibat pengaruh hormon. Oleh karena itu, kebersihan badan perlu diperhatikan dengan baik. Kurangnya menjaga kebersihan dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan, terutama masalah kulit. Selain itu kurangnya menjaga kebersihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang –orang sekitar. Misalnya, badan yang tidak bersih dan bau badan. Hal ini tentu sangat mengganggu diri sendiri dan orang lain.
LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD)
Tema : 7. Kepemimpinan Nama : ……….
Sub Tema : 2. Pemimpin Idolaku No. Absen : ……….
Pembelajaran : 2 Hari, Tanggal : ………
Petunjuk kegiatan pembelajaran:
1. Buatlah rencana karya berisi cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. Kerjakan bersama anggota keluargamu. Kalian dapat membuat poster atau buklet sederhana. Tuliskan rencana karya yang akan kalian buat dalam bentuk seperti berikut !
Jawaban
Rencana Karya
Jenis Karya :
……… Bahan dan Alat:
……….………...………
………...………...
Isi dalam karya:
………...………
………..………
………..………
………..
EVALUASI HARIAN
Tema : 7. Kepemimpinan
Sub Tema : 2. Pemimpin Idolaku Pembelajaran : 2
A. SBdP
KD 3.3 memahami penampilan tari kreasi daerah
Pilih salah satu jawaban yang kalian anggap betul dengan menyilang huruf a, b, c, atau d!
1. Tari Serampang Dua Belas berasal dari ….
a. Sumatra Utara b. Kalimantan Utara c. Sulawesi Selatan d. Nusa Tenggara Barat
2. Tari Legong ditampilkan oleh ….
a. Dua penari perempuan
b. Penari laki-laki dan perempuan c. Dua penari laki – laki
d. Kelompok penari
3. Penari perempuan dalam tari Gandrung disebut ….
a. Gandrung b. Gendering c. Paja d. Kaja
4. Tarian Golek Menak diciptakan oleh ….
a. Sri Sultan Hamengku Buwono IX b. Sri Sultan Hamengku Buwono X c. Sri Susuhunan Pakubuwono IX d. Sri Susuhunan Pakubuwono X
5. Tarian yang menjadi cikal bakal lahirnya tari Jaipong adalah tari … a. Zapin
b. Yapong
c. Topeng Cirebon d. Ketuk Tilu
B. IPA
KD 3.2 Menghubungkan ciri pubertas pada laki – laki dan perempuan dengan kesehatan reproduksi
Pilih salah satu jawaban yang kalian anggap betul dengan menyilang huruf a, b, c, atau d!
1. Salah satu tindakan yang tidak tepat untuk menyikapi gejala pubertas adalah ….
a. Menjaga kebersihan organ reproduksi b. Mendekatkan diri pada Tuhan
c. Jarang berolahraga
d. Mengkonsumsi makanan bergizi 2. Mandi dua kali sehari bertujuan untuk ….
a. Menghilangkan kuman pada tubuh b. Mempercepat pertumbuhan tubuh c. Menyehatkan badan
d. Menghilangkan letih
3. Akibat jika kebersihan organ reproduksi tidak diperhatikan adalah ….
a. Timbulnya infeksi kuman b. Tubuh menjadi cepat lelah c. Keluar banyak keringat d. Perubahan fisik terhenti
4. Bahan alami untuk mencegah bau badan adalah ….
a. Tawas b. Kulit jeruk c. Mengkudu d. Arang
5. Kurangnya menjaga kebersihan dapat menimbulkan masalah kesehatan terutama masalah pada ….
a. Kulit b. Mata c. Hidung d. Lidah
PEDOMAN PENILAIAN
Tema : 7. Kepemimpinan
Sub Tema : 2. Pemimpin Idolaku Pembelajaran : 2
A. SBdP
KD 3.3 memahami penampilan tari kreasi daerah Pedoman penilaian soal evaluasi harian:
No Indikator setiap soal Skor Nilai akhir
1 Soal dijawab benar 1 Skor maksimal 5 soal = 5
NA = skor yang diperoleh x 20
2 Soal dijawab salah 0
KD 4.3 Menampilkan tari kreasi daerah Pedoman penilaian:
Aspek Sangat Baik Baik Cukup Perlu
Pendampingan
4 3 2 1
Wiraga
( Bentuk gerak, tumpuan kaki, gerak lengan, gerak leher, dan koordinasi gerak )
Dapat melakukan dengan benar minimal 4 unsur wiraga
Dapat melakukan dengan benar 3 unsur wiraga
Dapat melakukan 2 unsur wiraga dengan benar
Hanya dapat
melakukan dengan benar 1 unsur wiraga
Wirama
( Ketepatan gerak dan alur gerak sesuai ketukan atau iringan tari )
Gerak dan alur gerak dilakukan sesuai ketukan atau iringan tari dari awal hingga akhir
Melakukan
sebanyak –
banyaknya dua kali ketidaktepatan alur gerak dengan ketukan atau iringan tari )
Melakukan
sebanyak –
banyaknya tiga kali ketidaktepatan alur gerak dengan ketukan atau iringan tari )
Melakukan
sebanyak –
banyaknya lima kali ketidaktepatan alur gerak dengan ketukan atau iringan tari )
Wirasa
( Semangat,
percaya diri, dan disiplin )
Menunjukkan semangat, percaya diri, dan disiplin dalam menyajikan tarian dari awal hingga akhir
75% penyajian tari dari awal sampai akhir
menunjukkan semangat, percaya diri, dan disiplin
50% penyajian tari dari awal sampai akhir menunjukkan semangat,
percaya diri, dan disiplin
25% penyajian tari dari awal sampai akhir menunjukkan semangat, percaya diri, dan disiplin
Catatan : Centang ( √ ) pada bagian yang memenuhi kriteria Penilaian : Total Nilai x 100
12
A. IPA
KD 3.2 Menghubungkan ciri pubertas pada laki – laki dan perempuan dengan kesehatan reproduksi Pedoman penilaian soal evaluasi harian:
KD 4.2 Menyajikan karya tentang cara menyikapi ciri-ciri pubertas yang dialami Pedoman penilaian:
No Indikator Skor Nilai akhir
1. Menyajikan rencana karya mulai dari jenis karya, Bahan dan alat serta isi dalam karya dengan lengkap
5
NA = skor x 20 2. Menyajikan rencana karya mulai
dari jenis karya, Bahan dan alat lengkap tetapi isi dalam karya kurang lengkap
4
3. Menyajikan rencana karya hanya jenis karya, Bahan dan alat, isi dalam karya tidak lengkap
3
4. Menyajikan rencana karya hanya jenis karya, Bahan dan alat, isi dalam karya tidak dijelaskan
2
5. Menyajikan rencana karya hanya jenis karya
1 6. Tidak mengerjakan semua
tugas
0
No Indikator setiap soal Skor Nilai akhir
1 Soal dijawab benar 1 Skor maksimal 5 soal = 5
NA = skor yang diperoleh x 20
2 Soal dijawab salah 0