• Tidak ada hasil yang ditemukan

Resume Dekomposisi kimia padatan

N/A
N/A
Hello Nandaaa

Academic year: 2025

Membagikan "Resume Dekomposisi kimia padatan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Nanda Dyah Ayu Purwita Nim : F32021107

Kelas : 3A

RESUME DEKOMPOSISI KIMIA PADATAN

Dekomposisi kimia pada suatu padatan terjadi perubahan struktur kimia dari suatu padatan, proses dekomposisi kimia dalam bentuk padatan dapat terjadi dalam obat-obatan terutama obat dalam sediaan padat, proses dekomposisi terjadi karena adanya permasalahan yang lebih kompleks di mana suatu obat atau Sedian obat dengan komponen yang kompleks misalnya pada sediaan padat yaitu Tablet atau kapsul tidak hanya secara intrinsik saja menjadi sediaan yang tidak stabil tetapi ada faktor lain yaitu saat terjadi fotolisis ada ekisien atau bahan tambahan berupa misalnya pengikat, pelicin ada zat pengisi yang bisa saja ekspesien menjadi suatu faktor mempercepat atau sebagai katalis atau juga dia bisa sebagai radikal suatu senyawa yang dapat berikatan dengan zat aktif sehingga terjadilah perubahan dikomposisi. Jadi tidak hanya zat aktif saja yang mengalami perubahan menjadi suatu radikal bebas karena adanya reaksi oksidasi atau juga paparan dari Cahaya, mungkin juga dari ekspresiennya atau zat penambahan yang ada pada sediaan padat sedangkan dalam bentuk larutan dikomposisi kimia suatu obat biasanya berlangsung mengikuti kinetika Ode 1 semu, jika obat yang sama diformulasi sebagai sediaan suspensi yaitu sediaan dalam bentuk larutan akan mengalami degradasi mengikuti kinetika orde nol semu atau PC Zero orde karena hanya sebagian obat saja yang berada dalam bentuk terlarut.

lingkungan sekitar pada simpanan sediaan tablet sulfat atau hidrat melepas solven yang dikatnya karena waktu dan fluakti suhu. Suhu misalnya pada saat zat itu ya berupa senyawa yang higros atau juga mengandung air berikutnya juga dapat disebabkan karena hanya sebagian dari obat padat itu berada dalam bentuk larutan di dalam tablet maka kerusakan obat secara keseluruhan mengikuti kinetika ode namun ada faktor-faktor lain yang menyebabkan obat rusak dengan adanya tim depensi yang tidak biasa. Dekomposisi kimia dibagi empat yaitu:

(2)

a) Solfolisis merupakan reaksi yang paling penting pada degradasi obat dalam bentuk padatan. Proses solfolisis dekomposisi melalui reaksi padatan dengan suatu solven atau pelarut reaksi yang bisa dihidrolisis atau disolvolisis.

b) Oksidasi melibatkan interaksi senyawa kimia dengan oksigen yang sering terjadi dalam larutan.

c) Fotolisis fotolisis adalah degradasi fotolitik obat bisa berlangsung dengan atau tanpa adanya solven yang mengakibatkan adalah cahaya terutama cahaya sinar matahari.

d) Pirolis adalah pecahnya ikatan karena adanya induksi panas dan berlangsung tanpa adanya solven sehingga tidak memerlukan pelarut

Declaration atau fase Declaration menjadi titik persen obat yang tersisa itu tinggal paling sedikit, sedangkan proses penurunan dari proses fase 100%, obat mengalami fase acceleration ya jadi penurunan terus dengan bertambahnya waktu. Waktu penyimpanan atau juga sebagai waktu expire date dari suatu sediaan obat di situ lama, lama waktu dari lag pass itu menjadi acceleration pass dalam penyimpanan disebut masa expired. Setelah massa expired akan menurun disebut massa acceleration face sampai mengalami declaration face sehingga ya sediaan atau kapasitas atau dosis obat itu menjadi menurun dari 100% menjadi 80% 70% 60% 50% itu fase normal dalam sediaan obat tanpa ada proses lain yang mengganggu, seperti proses degradasi atau juga dekomposisi karena adanya reaksi oksidasi, fotolisis.

Berdasarkan teori degradasi nukleis terdapat faktor-faktor seperti;

 ukuran partikel kristal

 banyaknya kristal yang terbentuk

 adanya pengotor klumit yang masuk di dalam kristal

Bentuk dari suatu senyawa obat yang bentuknya polimorf bisa terdegradasi secara berbeda karena sifat fisikimia dan kristal yang berbeda, stabilitas berbagai turunan misalnya pada vitamin A padatan di mana senyawa yang diteliti ini berupa Ester dari vitamin A atau turunan aldehid dari vitamin A. Pelitian ini tertuju pada degradasi senyawa-senyawa tersebut dalam hubungan dengan prosesr isasi yang tercermin dari harga titik leburnya yang berubah dikatakan bahwa senyawa dengan titik lebur rendah akan lebih cepat terdegradasi pada kondisi saat ketimbangan senyawa yang titik leburnya tinggi dengan kelarutan yang sama. laju keseluruhan berkurangnya vitamin A pada suhu 50°C mengikuti orde kinetika. Orde semu pada turunan vitamin A pada asetat nikotin

(3)

dan benzilhdrazon penurunan asetat itu titik didihnya lebih rendah dibandingkan penil hidrazon G dengan penurunan molekul yang lebih, di mana titik didihnya atau melting point-nya bertambah tetapi molekulnya itu berkurang terlihat juga bahwa semakin rendah Titik leburnya maka semakin tidak stabil senyawa tersebut. Reaksi degradasi kemungkinan hanya terjadi di dalam fase cair pada permukaan kristal saja

Referensi

Dokumen terkait

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS NILAI-NILAI SPIRITUAL PADA MATERI STRUKTUR ATOM SMA KELAS X.. Mona Nova Sari Munthe