PENDALAMAN MATERI (Lembar Kerja Resume Modul 2023)
A. Judul Modul : IMAN KEPADA QADA’ DAN QADAR
B. Kegiatan Belajar : MEMAHAMI IMAN KEPADA QADA’ DAN QADAR (KB 4)
C. Halaman : 54 s/d 72
D. Resume : KB 4
NO BUTIR RESUME RESPON/JAWABAN
1 Peta konsep dalam materi KB
Instruksi : Buatlah peta konsep materi yang anda resume dengan lengkap dan penjelasannya.
A. KONSEP IMAN KEPADA QADHA’ DAN QADAR
IMAN KEPADA QODHO DAN QODAR
Konsep Iman kepada Qada’
dan Qadar Konsep Iman kepada Qada’
dan Qadar
Kontekstualisasi Materi Iman kepada Qada dan Qadar dalam
Moderasi Beragama Kontekstualisasi Materi Iman kepada Qada dan Qadar dalam
Moderasi Beragama
KEGIATAN BELAJAR 4
IMAN KEPADA QADA’ DAN QADAR Uraian Materi
1. Konsep Iman kepada Qada’ dan Qadar
Penjelasan mengenai "qada'" dan "qadar" adalah sebagai berikut:
Qada': Qada' adalah konsep dalam Islam yang merujuk pada ketetapan Allah terhadap segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Ini mencakup segala peristiwa, tindakan, dan kejadian yang terjadi di dunia. Dalam konteks ini, qada' mengandung makna bahwa apa pun yang terjadi adalah hasil dari kehendak dan keputusan Allah yang maha tahu dan maha kuasa. Qada' menegaskan bahwa setiap peristiwa, baik yang disukai maupun tidak disukai oleh manusia, telah ditetapkan oleh Allah.
Qadar: Qadar adalah konsep yang berhubungan dengan pemberian kadar atau pengukuran yang dilakukan oleh Allah terhadap segala sesuatu. Ini mencakup ide bahwa Allah telah mengukur dan menetapkan kadar atau ukuran untuk setiap peristiwa yang terjadi di dunia. Qadar mengajarkan bahwa segala sesuatu memiliki ukuran dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah. Ini bisa mencakup umur seseorang, rezeki yang diterima, dan berbagai aspek lain dalam kehidupan manusia.
Secara umum, "qada'" lebih mengacu pada ketetapan Allah tentang peristiwa yang akan terjadi, sedangkan "qadar"
merujuk pada pemberian ukuran atau kadar kepada setiap peristiwa tersebut. Dua konsep ini bersama-sama
mencerminkan kekuasaan dan kebijaksanaan Allah dalam mengatur alam semesta dan segala isinya.
Penting untuk diingat bahwa konsep qada' dan qadar merupakan bagian dari keyakinan Islam yang mencerminkan
Perbedaan Qada’
dan Qadar Perbedaan Qada’
dan Qadar
Rukun Iman kepada Qada’ dan Qadar Rukun Iman kepada
Qada’ dan Qadar
kebijaksanaan dan keadilan Allah. Ini juga mengajarkan tawakal, atau ketergantungan penuh kepada Allah, dalam menghadapi segala peristiwa dan tantangan dalam hidup.
Konsep iman kepada Qada' dan Qadar adalah bagian penting dalam keyakinan dalam Islam yang berkaitan dengan prinsip- prinsip takdir atau ketentuan Allah terhadap segala yang terjadi di alam semesta. Qada' mengacu pada ketetapan Allah terhadap segala sesuatu yang terjadi di dunia, sedangkan Qadar merujuk pada pengukuran atau pemberian kadar oleh Allah terhadap setiap peristiwa.
Penting untuk dipahami bahwa konsep ini tidaklah sederhana dan sering kali berada di luar pemahaman manusia, karena melibatkan pemahaman tentang kehendak Allah yang sangat luas. Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat menjelaskan konsep iman kepada Qada' dan Qadar:
1. Iman kepada Qada' dan Qadar adalah Rukun Iman:
Iman kepada Qada' dan Qadar adalah salah satu dari enam rukun iman dalam Islam. Ini menunjukkan betapa pentingnya konsep ini dalam keyakinan seorang
Muslim.
2. Ketetapan Allah (Qada'): Qada' merujuk pada
ketetapan Allah terhadap segala sesuatu yang terjadi di dunia. Tidak ada yang terjadi di dunia ini tanpa izin atau kehendak Allah. Ini termasuk hal-hal baik atau buruk, kesenangan atau penderitaan, kesehatan atau penyakit, kehidupan atau kematian. Pemahaman ini mengajarkan kepada manusia untuk menerima keadaan dengan sabar dan menjalani kehidupan dengan tawakal kepada Allah.
3. Pemberian Kadar (Qadar): Qadar adalah tentang pengukuran atau pemberian kadar oleh Allah terhadap setiap peristiwa. Ini mencakup makna bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia memiliki kadar atau ukuran yang telah ditetapkan oleh Allah. Misalnya, umur seseorang, rezeki yang diterima, dan semua peristiwa di dunia memiliki kadar yang telah diatur oleh Allah.
Penting untuk diingat bahwa konsep Qada' dan Qadar adalah bagian dari kerahasiaan ilahi dan seringkali sulit dipahami oleh akal manusia. Oleh karena itu, iman kepada Qada' dan Qadar juga mencakup rasa tawakal kepada Allah dan kepercayaan bahwa Allah memiliki kebijakan dan rencana yang sempurna di balik segala sesuatu yang terjadi.
2. Perbedaan Qada’ dan Qadar
Penjelasan mengenai "qada'" dan "qadar" adalah sebagai berikut:
1. Qada': Qada' adalah konsep dalam Islam yang merujuk pada ketetapan Allah terhadap segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Ini mencakup segala peristiwa, tindakan, dan kejadian yang terjadi di dunia. Dalam
konteks ini, qada' mengandung makna bahwa apa pun yang terjadi adalah hasil dari kehendak dan keputusan Allah yang maha tahu dan maha kuasa. Qada'
menegaskan bahwa setiap peristiwa, baik yang disukai maupun tidak disukai oleh manusia, telah ditetapkan oleh Allah.
2. Qadar: Qadar adalah konsep yang berhubungan dengan pemberian kadar atau pengukuran yang dilakukan oleh Allah terhadap segala sesuatu. Ini mencakup ide bahwa Allah telah mengukur dan menetapkan kadar atau ukuran untuk setiap peristiwa yang terjadi di dunia.
Qadar mengajarkan bahwa segala sesuatu memiliki ukuran dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah.
Ini bisa mencakup umur seseorang, rezeki yang diterima, dan berbagai aspek lain dalam kehidupan manusia.
Secara umum, "qada'" lebih mengacu pada ketetapan Allah tentang peristiwa yang akan terjadi, sedangkan "qadar"
merujuk pada pemberian ukuran atau kadar kepada setiap peristiwa tersebut. Dua konsep ini bersama-sama
mencerminkan kekuasaan dan kebijaksanaan Allah dalam mengatur alam semesta dan segala isinya.
Penting untuk diingat bahwa konsep qada' dan qadar merupakan bagian dari keyakinan Islam yang mencerminkan kebijaksanaan dan keadilan Allah. Ini juga mengajarkan tawakal, atau ketergantungan penuh kepada Allah, dalam menghadapi segala peristiwa dan tantangan dalam hidup.
C. Rukun Iman kepada Qada’ dan Qadar
Rukun Iman kepada Qada' dan Qadar adalah salah satu dari enam poin fundamental dalam keyakinan Islam. Ini merujuk pada keyakinan seorang Muslim terhadap ketentuan dan takdir Allah terhadap segala yang terjadi di dunia. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang Rukun Iman ini:
Rukun Iman:
Rukun Iman adalah dasar-dasar keyakinan dalam Islam yang setiap Muslim harus mempercayainya. Rukun Iman terdiri dari enam elemen utama yang menggambarkan keyakinan dalam Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab- Nya, rasul-rasul-Nya, hari kiamat, dan Qada' dan Qadar-Nya.
Iman kepada Qada' dan Qadar:
Iman kepada Qada' dan Qadar adalah salah satu elemen dalam Rukun Iman yang merujuk pada keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia adalah hasil dari
keputusan dan ketetapan Allah. Ini mencakup baik hal-hal yang dianggap baik maupun buruk, menyenangkan maupun
menyakitkan, dan segala peristiwa dalam kehidupan manusia.
Dalam iman kepada Qada' dan Qadar, seorang Muslim memahami bahwa Allah adalah pencipta, pengatur, dan pengendali segala sesuatu, dan bahwa tidak ada yang terjadi tanpa izin-Nya.
Makna dan Pentingnya:
Iman kepada Qada' dan Qadar mengajarkan kepada umat Islam untuk menerima dan menjalani setiap situasi dan peristiwa dalam hidup dengan kesabaran dan tawakal kepada Allah. Ini mencerminkan pengakuan terhadap pengetahuan, kebijaksanaan, dan keadilan Allah dalam merencanakan segala sesuatu. Iman ini juga mengajarkan untuk tidak berputus asa dalam menghadapi cobaan dan kesulitan, karena semua itu adalah bagian dari rencana yang lebih besar yang mungkin sulit dimengerti oleh manusia.
Hubungan dengan Tawakal:
Konsep Qada' dan Qadar dalam Islam berhubungan erat dengan konsep tawakal, yaitu ketergantungan dan
kepercayaan penuh kepada Allah dalam menghadapi peristiwa dan tantangan dalam hidup. Iman kepada Qada' dan Qadar mendorong tawakal yang kuat, di mana manusia menyadari bahwa hasil akhir dari segala usaha adalah di tangan Allah.
Dengan mengimani Qada' dan Qadar, seorang Muslim merangkul kepercayaan bahwa Allah adalah Yang Maha Pengatur dan Pengendali, dan dengan demikian, mereka menunjukkan rasa hormat, tawakal, dan ketaatan yang mendalam kepada-Nya.
D. Kontekstualisasi Materi Iman kepada Qada dan Qadar dalam Moderasi Beragama
Kontekstualisasi materi "Iman kepada Qada' dan Qadar" dalam moderasi beragama adalah tentang
memahami konsep ini dengan bijak dan seimbang dalam praktik keagamaan sehari-hari. Moderasi beragama mengajarkan pendekatan yang seimbang, rasional, dan toleran dalam menjalani keyakinan agama, tanpa
ekstremisme atau fanatisme. Berikut adalah beberapa poin penting dalam kontekstualisasi materi ini dalam moderasi beragama:
1. Pemahaman Mendalam: Dalam moderasi beragama, penting untuk mendalami pemahaman tentang konsep Qada' dan Qadar dengan lebih mendalam. Ini melibatkan belajar dari sumber-sumber yang sahih, seperti Al-Qur'an, hadis, dan pendapat para ulama yang diakui. Pemahaman yang akurat akan membantu menghindari interpretasi yang ekstrem atau menyimpang.
2. Toleransi terhadap Perbedaan Pendapat: Dalam konteks moderasi, mengakui bahwa ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang beberapa aspek Qada' dan Qadar adalah penting. Seseorang harus menghormati beragam pandangan tanpa menganggap pandangan satu kelompok sebagai satu-satunya yang benar. Ini menunjukkan
kedewasaan dalam pemahaman agama.
3. Tawakal dan Usaha: Moderasi beragama mendorong keseimbangan antara tawakal (percaya pada ketetapan Allah) dan usaha manusia. Seseorang harus mengusahakan
yang terbaik dalam hidup, tetapi juga menyadari bahwa hasil akhir ada di tangan Allah. Ini menghindarkan ekstremisme di kedua sisi, yaitu mengandalkan
sepenuhnya usaha manusia atau hanya mengandalkan takdir tanpa usaha.
4. Penerimaan dan Sabar: Dalam konteks moderasi, mengimani Qada' dan Qadar juga berarti menerima kejadian hidup dengan sabar dan rasa syukur. Ini
melibatkan menerima baik kebahagiaan maupun cobaan dengan keyakinan bahwa Allah memiliki rencana yang lebih besar yang mungkin tidak sepenuhnya terlihat oleh manusia.
5. Pencegahan dari Ketakutan Berlebihan: Moderasi agama membantu mencegah ketakutan berlebihan atau
kekhawatiran yang dapat menghambat kehidupan sehari- hari. Dengan keyakinan pada Qada' dan Qadar, seseorang dapat mengatasi rasa takut berlebihan terhadap masa depan dan menghadapi tantangan dengan keberanian.
6. Pemahaman Terhadap Kemurahan Allah: Dalam
moderasi, mengamini Qada' dan Qadar juga memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kemurahan Allah.
Meskipun mungkin sulit memahami beberapa peristiwa, seseorang bisa yakin bahwa Allah selalu memiliki rencana yang terbaik untuk hamba-Nya.
Kontekstualisasi materi Iman kepada Qada' dan Qadar dalam moderasi beragama menciptakan
pendekatan yang seimbang dan bijak dalam menjalani kehidupan beragama, dengan menghormati keyakinan dan menganut nilai-nilai torelansi serta penghormatan
terhadap keragaman pandangan.
2 Beberapa istilah dan definisi di KB
Memahami istilah takdir dengan qodar 1. Jelaskan apakah perbedaan qada’ dan qadar?
Instruksi : Tulislah beberapa istilah definisi yang menurut anda sulit atau baru dan lengkapi dengan jawabannya sesuai modul
Definisi "qada'" dan "qadar" dalam Islam dapat memiliki variasi dalam pandangan beberapa golongan atau aliran dalam agama. Berikut ini adalah beberapa definisi dari kedua konsep tersebut menurut beberapa golongan:
1. Definisi Menurut Sunni (Ahli Sunnah Wal Jama'ah):
- Qada' (Ketetapan): Bagi mayoritas Sunni, qada' merujuk pada ketetapan Allah terhadap semua peristiwa yang terjadi di alam semesta. Ini mencakup peristiwa baik dan buruk, dan menunjukkan bahwa Allah memiliki kehendak tertentu untuk semua yang terjadi.
- Qadar (Pemberian Kadar): Dalam pandangan Sunni, qadar merujuk pada pengukuran atau pemberian kadar oleh Allah terhadap setiap peristiwa. Ini mencakup aspek- aspek seperti rezeki, umur, dan semua hal dalam
kehidupan.
. Definisi Menurut Asy'ariyah dan Maturidiyah:
- Ini adalah dua aliran teologis utama dalam Sunni yang memiliki pandangan serupa tentang qada' dan qadar.
Mereka mengimani bahwa Allah memiliki pengetahuan yang lengkap tentang semua peristiwa yang akan terjadi, dan bahwa segala sesuatu telah ditetapkan oleh-Nya.
Namun, mereka juga menekankan bahwa manusia
memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan bebas dan bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Perlu dicatat bahwa meskipun ada variasi definisi di atas, konsep dasar tentang qada' dan qadar adalah keyakinan bahwa Allah adalah Pencipta dan Pengatur segala sesuatu, serta
memiliki rencana dan hikmah dalam setiap peristiwa yang terjadi.
3 Resume materi essensial
Instruksi :
Tulislah materi essensial sesuai dengan sub CP dan pokok-pokok materi dalam
Materi Esensial: Iman kepada Qada' dan Qadar dalam Islam Subcapaian Pembelajaran Mata Kegiatan:
1. Mengenal Konsep Iman kepada Qada' dan Qadar:
- Menjelaskan pengertian qada' dan qadar.
- Menguraikan hubungan antara qada' dan qadar dengan keyakinan tentang kehendak dan keputusan Allah.
2. Menyebutkan Aspek-Aspek Penting dalam Iman kepada Qada' dan Qadar:
- Mengidentifikasi peristiwa yang termasuk dalam qada' dan qadar.
- Membahas pengukuran dan pemberian kadar dalam qadar.
3. Rukun Iman kepada Qada' dan Qadar:
- Menjelaskan arti dan pentingnya rukun iman.
KB, beserta penjelasannya dengan lengkap dan mengacu pada kisi-kisi.
- Menguraikan bagaimana iman kepada qada' dan qadar menjadi bagian dari rukun iman.
4. Implikasi dan Pengaruh dalam Kehidupan Beragama:
- Menyebutkan implikasi iman kepada qada' dan qadar dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
- Menggambarkan bagaimana iman ini memengaruhi cara menghadapi tantangan dan ujian dalam hidup.
5. Kontekstualisasi dalam Moderasi Beragama:
- Menerapkan konsep iman kepada qada' dan qadar dalam praktek moderasi beragama.
- Menunjukkan bagaimana iman ini dapat membantu menjaga keseimbangan dan ketenangan dalam menjalani kehidupan beragama. Subcapaian pembelajaran mata kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang iman kepada qada' dan qadar dalam Islam, implikasinya dalam kehidupan beragama, serta bagaimana konsep ini dapat diaplikasikan dalam
moderasi beragama. Melalui pemahaman ini, diharapkan peserta mampu menggabungkan iman yang kuat dengan sikap bijak dan seimbang dalam menghadapi setiap aspek kehidupan..
Batas Maksimal Uji Kemiripan 45%