Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya yang melimpah, Laporan Akhir “Review Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM)” dapat berjalan dengan lancar. Akhir kata kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu penyusunan Laporan Akhir Kajian Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM). Sistem penyediaan air minum merupakan suatu hal yang penting dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) merupakan pedoman yang dapat memudahkan pemerintah Kabupaten/Kota dalam menetapkan program pembangunan tahunan di bidang air minum dan memudahkan Pemerintah Pusat dalam menentukan program bantuan di bidang air minum. sektor air minum untuk Kabupaten/Kota sesuai kebutuhan. Saat ini pelayanan air minum di Kabupaten Trenggalek berasal dari 2 sumber yaitu PDAM dan juga Program Pamsimas. Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (RI-SPAM) Kabupaten Trenggalek disusun pada tahun 2013 guna melakukan peninjauan sesuai kebutuhan perkembangan kondisi daerah, menyesuaikan visi dan misi Kabupaten Trenggalek. wilayah. Memimpin dan berdasarkan hasil Peninjauan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Trenggalek.
Kajian terhadap Rencana Induk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (RI-SPAM) dapat menjadi dasar perencanaan program penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum yang komprehensif, berkelanjutan dan terfokus. Tujuan Kaji Ulang Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM): a) Penyusunan Dokumen Kaji Ulang Rencana Induk Pengembangan SPAM.
Tujuan Kegiatan
SASARAN KEGIATAN
LINGKUP KEGIATAN
KELUARAN
SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN
PENDAHULUAN
GAMBARAN UMUM KABUPATEN TRENGGALEK
KONDISI SPAM EKSISTING
STANDAR/ KRITERIA PERENCANAAN
PROYEKSI KEBUTUHAN AIR
POTENSI AIR BAKU
RENCANA INDUK DAN PRA DESAIN PENYELENGGARAAN SPAM
ANALISIS KEUANGAN
PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN
KARAKTERISTIK FISIK DASAR KABUPATEN TRENGGALEK
- Iklim
- Kemiringan Lereng
- Morfologi (Bentuk Lahan)
- Geologi
- Hidrogeologi
Di bawah ini tabel curah hujan dan hari hujan berdasarkan bulan di Kabupaten Trenggalek tahun 2020. Kabupaten Trenggalek bagian tengah merupakan daerah subur yang membentang dari Kecamatan Tugu hingga Kecamatan Durenan. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa Kabupaten Trenggalek mempunyai kemiringan >40% yang mempunyai morfologi daratan pegunungan/pegunungan dan perbukitan/perbukitan seluas 46.060 hektar.
Wilayah Trenggalek mempunyai beberapa jenis batuan induk, antara lain batuan sedimen Miosen, batulanau Miosen, andesit, lempung dan pasir (debris), hingga batuan vulkanik tak berdiferensiasi yang tersebar luas di seluruh subwilayah. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa seluruh kecamatan di wilayah Trenggalek mempunyai jenis tanah sedimen berumur Miosen. Sedangkan jenis tanah vulkanik yang tidak terdiferensiasi hanya terdapat di Kecamatan Bendungan yang berada di utara Kabupaten Trenggalek.
Di Kabupaten Trenggalek terdapat 361 sumber mata air yang ditetapkan sebagai kawasan lindung, terutama di kawasan sekitar sumber mata air. DAS Brantas merupakan daerah aliran sungai utama di Provinsi Jawa Timur dan mengalir melalui Kabupaten Trenggalek.
PENGGUNAAN LAHAN KABUPATEN TRENGGALEK
KONDISI SARANA DAN PRASARANA KABUPATEN TRENGGALEK
Dari Tabel 2.11 terlihat bahwa apotek merupakan fasilitas kesehatan terbanyak di Kabupaten Trenggalek yaitu sebanyak 66 unit, dan di Kabupaten Trenggalek terdapat 18 unit apotek. Sedangkan Rumah Sakit Bersalin merupakan fasilitas kesehatan yang jumlahnya paling sedikit di Kabupaten Trenggalek yaitu sebanyak 2 unit yang terletak di Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan Tabel 2.12, sarana ibadah terbesar adalah musala dengan jumlah 2.856 musala yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
Sedangkan gereja Protestan merupakan tempat ibadah yang paling sedikit di Kabupaten Trenggalek yaitu di Kecamatan Dongko sebanyak 2 unit dan juga di Kabupaten Trenggalek. Tabel 2.13 menunjukkan bahwa total panjang jalan di Kabupaten Trenggalek adalah 931,23 km, dengan jumlah jalan terbanyak adalah perkerasan aspal yaitu 797,97 km. Berdasarkan Tabel 2.14 kondisi jalan di wilayah Trenggalek didominasi oleh jalan berkualitas baik dengan panjang jalan dalam kondisi baik sepanjang 572,80 km.
Terlihat pada tabel diatas bahwa prasarana penyediaan air bersih terbesar di Kabupaten Trenggalek adalah menggunakan sumur terbuka dengan jumlah pengguna 79.836 orang dengan jumlah pengguna di Kabupaten Trenggalek sebanyak 10.924 orang. Sedangkan infrastruktur penyediaan air bersih yang paling sedikit adalah embung, yaitu hanya 36 pengguna yang menggunakan embung sebagai infrastruktur penyediaan air bersih.
KONDISI SOSIAL EKONOMI KABUPATEN TRENGGALEK .1 Kependudukan
- Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Berdasarkan dasar harga konstan terlihat produk domestik bruto Kabupaten Trenggalek setiap tahunnya mengalami peningkatan dari tahun 2016 hingga tahun 2019.
FUNGSI DAN PERAN KABUPATEN TRENGGALEK .1 Fungsi Kabupaten Trenggalek
- Peran Kabupaten Trenggalek
Berdasarkan tabel tersebut terlihat bahwa PKW atau Pusat Kegiatan Daerah di Kabupaten Trenggalek hanya terdapat 1 orang yaitu di Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan ini peran Kabupaten Trenggalek dijelaskan melalui fungsi-fungsi di atas yaitu sebagai pengembangan tanaman pangan-pertanian, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan, pertambangan, pendidikan, kesehatan, pariwisata, perikanan dan industri. Berdasarkan RTRW Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Trenggalek berperan dalam pengembangan hortikultura di daerah penghasil buah-buahan seperti pisang, durian, dan manggis.
Selain itu, karena karakter wilayahnya yang cocok untuk ditanami tanaman hortikultura, Kabupaten Trenggalek juga berperan sebagai daerah pengembangan produksi biofarmasi atau tanaman obat. Dari sisi perkebunan, Kabupaten Trenggalek berperan dalam memasok produk perkebunan cengkeh, kelapa, dan kakao ke Jawa Timur. Wilayah Kabupaten Trenggalek yang berada di bagian selatan Jawa Timur mempunyai keunggulan dimana Kabupaten Prigi merupakan salah satu penghasil komoditas perikanan di Jawa Timur dan juga menjadi pelabuhan pengembangan nusantara.
KONDISI KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK .1 Penerimaan Daerah
- Pengeluaran Daerah
- Pembiayaan Daerah
UMUM
Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.350 pelanggan berasal dari program subsidi air minum perkotaan APBN, 3.046 pelanggan berasal dari program subsidi air minum AUSAID, dan 6.435 pelanggan berasal dari instalasi reguler perseroan. Dalam dokumen RPJMD Provinsi Jawa Timur, targetnya adalah peningkatan cakupan layanan perusahaan sebesar 79,74% pada akhir tahun 2020. Mutu air tersebut tidak memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/lV/2010 tentang Persyaratan kualitas air minum.
Perusahaan belum melakukan pemantauan internal kualitas air minum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 736/MENKES/PERNL/2010 tentang tata cara pemantauan kualitas air minum. Perusahaan belum menyediakan layanan air turnkey dengan menerapkan Prime Drinking Water Zone (ZAMP) dan belum menerapkan Smart Grid Water Management (SGWM). Dilihat dari jumlah air yang digunakan pelanggan dan kualitas air yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut di atas, maka pemerintah daerah setempat belum menilai standar pelayanan minimum (SPM) yang dicapai perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dasar air minum sesuai dengan ketentuan. Peraturan Menteri PUPR Nomor 29 Tahun 2018.
Sebab, pada tahun 2020 akan ada pembaruan pompa di BNA Trenggalek dan IKK Durenan. Untuk menyalurkan air olahan ke pelanggan hingga tahun 2020, perseroan memiliki jaringan pipa distribusi sepanjang 505.732 M.
ASPEK TEKNIS
- SPAM PDAM Kabupaten Trenggalek .1 SPAM Ibukota Kabupaten Trenggalek
Sumber air baku penyediaan air minum bagi Kabupaten Trenggalek saat ini dipasok dengan menyadap sumber Sungai Bayong. Persentase tingkat kehilangan air pada unit produksi pada tahun 2020 sebesar 14,33% dari volume produksi riil, sedangkan pada tahun 2019 sebesar 13,70%. Masih tingginya tingkat kehilangan air pada unit distribusi pada tahun 2020 diakibatkan oleh kebocoran jaringan pipa yang dirusak oleh alat berat, meter pelanggan yang rusak serta penggunaan sendiri berupa pembersihan/pembilasan pipa.
Sistem penyaluran IPA yang digunakan perseroan hingga tahun 2020 terdiri dari 3 unit pompa di IKK Panggul, IKK Durenan dan IKK Pule, sedangkan 4 unit yang merupakan campuran gravitasi dan pemompaan berlokasi di BNA Trenggalek, IKK Watulimo, IKK Kampak dan IKK GSndusari . dan 3 unit menggunakan gravitasi di IKK Munjungan, IKK Dongko IKK Bendungan. Untuk mendistribusikan air olahan ke konsumen hingga tahun 2020, perseroan memiliki jaringan distribusi sebanyak 505,732 juta. Campuran (gravitasi dan pompa) pada 3 unit reservoir di IKK Watulimo dan 1 unit reservoir di IKK Kampak;.
Hingga tahun 2020, jumlah waduk Perseroan sebanyak 14 unit dengan kapasitas 3.350,00 M3 yang tersebar di 4 lokasi IKK. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam dokumen RPJMD Provinsi Jawa Timur menargetkan peningkatan cakupan layanan perusahaan sebesar 79,74% pada akhir tahun 2020.
Cakupan Pelayanan Teknis
- SPAM IKK A IKK Bendungan
- SPAM Lembaga Pengelola Non PDAM .1 SPAM Ibukota Kabupaten Trenggalek
- SPAM IKK
- ASPEK NON TEKNIS .1 Aspek Keuangan
- Aspek Institusional dan Manajemen A Kelembagaan
- KENDALA DAN PERMASALAHAN
- Kendala Aspek Teknis
- Kendala Aspek Non Teknis
- STANDAR KEBUTUHAN AIR
- Kebutuhan Air Domestik
- Kehilangan Air
- KRITERIA PERENCANAAN
- Unit Air Baku
- Sistem Gravitasi
- Sistem Pemompaan
- Sistem kombinasi
- Unit Produksi
- Unit Distribusi
- Sistem Berkelanjutan
- Sistem Intermitten
- Sistem Cabang atau Branch
- Sistem melingkar atau loop
- Unit Pelayanan
- PERIODE PERENCANAAN
- KRITERIA DAERAH PELAYANAN
- RENCANA PEMANFAATAN RUANG
- RENCANA DAERAH PELAYANAN
- PROYEKSI JUMLAH PENDUDUK
- PROYEKSI KEBUTUHAN AIR MINUM
KPM, Dewan Pengawas dan Direksi mengadakan pertemuan untuk mengembangkan usaha Perumda "Tirta Wening" Air Minum Trenggalek. Dewan Pengawas dalam hal seluruh anggota Direksi mempunyai benturan kepentingan dengan Perumda Air Minum "Tirta Wening" Trenggalek; atau. Ketentuan mengenai tarif pelayanan Perusahaan Air Minum Trenggalek “Tirta Wening” mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketentuan mengenai pengadaan barang dan jasa Perumda Air Minum "Tirta Wening" Trenggalek diatur dalam Keputusan Bupati.