RUMAH OBJEK PEMBELAJARAN PRESTASI BELAJAR PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X SMK NEGERI 1 METRO TAHUN 2015/2016. Sedangkan prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah.
Identifikasi Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan program yang berkaitan dengan peningkatan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk memberikan wawasan kepada peneliti dalam memecahkan masalah, khususnya yang berkaitan dengan bidang studi yang ditekuni selama perkuliahan.
Penelitian Relevan
Pengertian Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan melalui ajaran agama Islam, yaitu berupa membimbing atau mengasuh peserta didik agar kelak dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama Islam setelah menyelesaikan pendidikan yang setelah mereka yakini dan yakini secara menyeluruh. ajaran agama islam itu jalan hidupnya untuk keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat. Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat dipahami bahwa pendidikan agama Islam adalah suatu hal berupa pendidikan, bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan syariat agama Islam kepada peserta didik, agar kelak setelah menyelesaikan pendidikannya, mereka dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dan menjadikannya pedoman hidup, hingga terbentuknya tokoh protagonis sesuai norma Islam.
Kriteria Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam
Kemudian hal yang sama mengatakan bahwa konsep pendidikan agama Islam adalah usaha sadar dan terencana untuk mempersiapkan peserta didik mengenal, memahami, menghayati, meyakini, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran Islam dan sumber utama kitab suci. Al-Qur'an dan Al-Qur'an. Hadits, melalui bimbingan, pengajaran, pelatihan dan penerapan pengalaman.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam
Lingkungan Keluarga dan Sarana Prasarana Belajar di Rumah 1. Lingkungan Keluarga
Sarana Prasarana Belajar di Rumah
Seringkali kita mendapatkan siswa yang kesulitan belajar karena tidak adanya tempat khusus untuk belajar di rumah seperti meja dan kursi. Sering kita jumpai siswa yang kesulitan belajar karena tidak adanya tempat khusus untuk belajar di rumah, seperti meja dan kursi.
Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Sarana Prasarana Belajar di Rumah terhadap Prestasi Belajar Siswa Rumah terhadap Prestasi Belajar Siswa
Artinya dengan struktur pembelajaran seperti ini maka proses pembelajaran akan berjalan lancar dan lancar. Jadi pada dasarnya pengaruh lingkungan keluarga dan saran sarana prasarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar sangat mendukung agar proses belajar siswa dapat berjalan dengan lancar, terarah dan efektif.
Kerangka berfikir dan paradigma 1. Kerangka berfikir
Paradigma
Hipotesis Penelitian
Hipotesis untuk Ho
Hipotesis untuk Ha
Rancangan Penelitian
Dengan demikian, dalam penelitian ini digunakan desain penelitian deskriptif korelasional untuk mendeskripsikan pengaruh variabel bebas yaitu lingkungan keluarga dan sarana belajar di rumah terhadap variabel terikat yaitu prestasi belajar siswa. Dari penjelasan tersebut dapat diketahui hubungan antara variabel lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah sebagai variabel bebas (X) dan variabel prestasi belajar siswa sebagai variabel terikat (Y).
Definisi Operasional Variabel
Kemudian penulis akan membuat kisi-kisi instrumen untuk setiap variabel sebagai acuan pembuatan instrumen pertanyaan angket. Setelah itu, pertanyaan-pertanyaan tersebut diuji terlebih dahulu oleh penulis kepada 12 responden di luar sampel penelitian. Kemudian skor 5 untuk jawaban A yang artinya sangat sesuai, skor 4 untuk jawaban B yang artinya sesuai, skor 3 untuk jawaban C yang artinya diragukan, skor 2 untuk jawaban D yang artinya tidak sesuai dan skor 1 untuk jawaban E yang artinya sangat tidak konsisten.
Alternatif jawaban di atas untuk mengukur lingkungan keluarga dan sarana belajar di rumah dibagikan kepada siswa kelas X SMK Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2015/2016.
Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Populasi
Sampel
Teknik Pengambilan Sampel
Teknik Pengumpulan Data
Skala Likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang terhadap fenomena sosial.50 Skala ini memungkinkan responden mengungkapkan intensitas perasaannya berdasarkan pernyataan kuesioner. Metode dokumentasi adalah alat pengumpulan data berupa arsip (dokumen), buku dan catatan lain tentang suatu peristiwa tertentu.”51 Dalam penelitian ini, teknik dokumentasi digunakan untuk mengetahui profil sekolah dan kinerja siswa kelas X pada mata pelajaran. Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Metro tahun 2015/2016.
Instrumen Penelitian
Kisi-kisi instrumen penelitian yang peneliti gunakan adalah sebagai berikut: (Lihat Lampiran Tabel 3 halaman 71). Sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar siswa kelas X Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam SMK Negeri 1 Metro yang diperoleh dari nilai rapor siswa. Sebelum dilakukan pengujian, terlebih dahulu dibuat kisi-kisi pengujian, sehingga dengan cara ini indikator yang harus diukur dan dilihat dapat diketahui cara pengukurannya karena kualitas alat ukur data sangat menentukan dalam penelitian.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan validitas isi, validitas isi mengacu pada sejauh mana suatu pertanyaan mencerminkan isi yang diinginkan. Adapun interpretasi nilai r yang diperoleh, umumnya menggunakan pedoman sebagai berikut: (Lihat Lampiran Tabel 4 halaman 72). Teknik analisis data digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi akademik dan pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap prestasi akademik dengan menggunakan korelasi Product Moment.
Rumus korelasi berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga dan sarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa.
Temuan Umum
Deskripsi Data Hasil Penelitian a. Data Tentang Lingkungan Keluarga
Untuk lebih jelasnya hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: (Lihat Lampiran Tabel 5 halaman 73). Untuk lebih jelasnya hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini: (Lihat Lampiran Tabel 6 halaman 75). Untuk merepresentasikan data berupa angka dalam bentuk tabel distribusi frekuensi yang baik (teratur, ringkas dan jelas), penulis menggunakan nilai dan predikat berdasarkan daftar nilai di atas sebagai berikut : . Lihat lampiran Tabel 8 di halaman 78).
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi terlihat bahwa 36 siswa kelas X SMK Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2015/2016 yang menjadi sampel penelitian berada pada kategori baik.
Pengujian Hipotesis
Ha : Ada pengaruh positif antara lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah dengan prestasi belajar siswa. Ho : Tidak terdapat pengaruh positif antara sarana prasarana belajar di rumah dengan prestasi belajar siswa. Ho : Tidak terdapat pengaruh positif antara lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa.
Artinya, sebesar 43,56%. varians infrastruktur pembelajaran di rumah berkontribusi terhadap varians prestasi belajar siswa. Karena nilai rx1x2 > rtabel yaitu 0,607 > 0,339 maka hipotesis alternatif (Ha) pengaruh lingkungan keluarga terhadap sarana prasarana belajar di rumah diterima. Hipotesis alternatif (Ha) adalah “Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Lingkungan Belajar Di Rumah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Metro Tahun 2015/2016 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”.
Untuk mengetahui apakah hipotesis alternatif “ada pengaruh lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa SMK Negeri 1 Metro Kelas X Tahun 2015/2016 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam” diterima atau tidak.
Temuan Khusus
Berdasarkan hasil perhitungan di atas, karena nilai Fhitung ≥ Ftabel yang berada pada taraf signifikan 5% maka hipotesis yang diajukan adalah “ada pengaruh lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah terhadap kinerja siswa SMK Negeri 1 Metro Kelas X Tahun 2015/2016 pada mata pelajaran “Pendidikan Agama Islam” diterima atau diperoleh. Artinya, sebesar 45,29% varians lingkungan keluarga dan infrastruktur pembelajaran di rumah berkontribusi terhadap varians kinerja pembelajaran, sedangkan 54,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Ada pengaruh lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar bersama di rumah terhadap prestasi belajar siswa SMK Negeri 1 Metro kelas X tahun ajaran 2015/2016 pada mata pelajaran pendidikan agama Islam.
Pembahasan
Sedangkan untuk membandingkan rhitung dengan rtabel yang tertera pada tabel nilai r dengan terlebih dahulu menghitung dk (n-2), dk memiliki taraf signifikansi rhitung > rtabel. Untuk kemudian mengetahui apakah hipotesis Rx1x2y diterima atau ditolak, dapat dilihat melalui hasil perhitungan Fhitung nantinya. Fhitung = 12,91 dan Ftabel = 3,285, karena Fhitung ≥ Ftabel yaitu hipotesis “ada pengaruh lingkungan keluarga dan sarana belajar di rumah terhadap kinerja siswa” diterima atau disesuaikan.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis di atas dapat dikatakan bahwa ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar, ada pengaruh sarana prasarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar di rumah dan ada pengaruh keluarga. lingkungan belajar dan sarana prasarana di rumah terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X SMK N 1 Metro TA. Artinya, semakin baik lingkungan keluarga seseorang maka semakin baik prestasi belajarnya dan semakin baik pula sarana belajar di rumah maka akan semakin baik pula prestasi belajar dari siswa tersebut.
Kesimpulan
Selain itu, nilai interpretasi akan disejajarkan dengan pemeriksaan “r” yang terlebih dahulu akan menentukan dk (dk = n-2) yaitu dk, nilai r tabel sebesar 0,339 pada taraf signifikan 5%. Karena nilai 𝑟𝑥1𝑦 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 0,506 > 0,339 maka hipotesis alternatif (Ha) tentang pengaruh lingkungan keluarga terhadap keberhasilan akademik diterima. Terdapat pengaruh ruang belajar di rumah terhadap prestasi akademik siswa kelas X SMK N 1 Metro tahun ajaran 2015/2016 pada mata pelajaran agama Islam.
Nilai koefisien lingkungan keluarga Product Moment terhadap prestasi belajar memiliki interpretasi sedang yaitu 0,66 yang besarnya bervariasi dari . Karena nilai 𝑟𝑥1𝑦 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 adalah 0,66 > 0,339, maka hipotesis alternatif (Ha) pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar diterima. Terdapat pengaruh lingkungan keluarga dan fasilitas belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMK N 1 Metro tahun ajaran 2015/2016 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Setelah diketahui hasil perhitungan nilai 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 ≥ 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu pada taraf signifikan 5% maka hipotesis “ada pengaruh lingkungan keluarga dan sarana prasarana belajar di rumah terhadap kinerja siswa SMK Negeri 1 Metro Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X Tahun 2015/2016 diterima atau diterima.
Saran
Kepada pihak SMK Negeri 1 Metro, kami berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan program-program yang berkaitan dengan peningkatan kinerja siswa. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Prestasi Belajar Bidang Studi Pendidikan Agama Islam Siswa SMA Al-Ikhlas Purwodadi 13 B Kecamatan Trimur Rejo Lampung Tengah Tahun 1991/1992. Hasil prasurvei lingkungan keluarga dan sarana belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa kelas X mata pelajaran pendidikan.
0,00-0,199 Memang ada korelasi antara variabel x dan y, tetapi korelasinya sangat lemah atau sangat rendah sehingga korelasinya diabaikan (diasumsikan tidak ada korelasi antara variabel x dan y ). 0,00-0,199 Memang ada korelasi antara variabel x dan y, tetapi korelasinya sangat lemah atau sangat rendah sehingga korelasinya diabaikan (diasumsikan tidak ada korelasi antara variabel x dan y ). Berdasarkan perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa semua item di atas (soal no.1 sampai no.12) dikatakan valid.
0,00-0,199 Memang ada korelasi antara variabel x dan y, namun korelasinya sangat lemah atau sangat rendah. Berdasarkan perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa semua item di atas (soal no.1 sampai no.12) dikatakan valid.