PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
ISLAM
PEMBAHASAN
Sejarah Islam adalah sejarah agama Islam mulai turunnya wahyu pertama pada tahun 622 yang diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu, Muhammad bin Abdullah di Gua Hira, Arab Saudi sampai sekarang. Kemudian dari abad ke 7, Rasul mulai melanjutkan risalah Islam di Jazirah Arab. Setelah beliau wafat, Islam terus
berkembang sampai Samudera Atlantik di Barat dan juga Asia Tengah di Timur. Perkembangan Islam semakin pesat sekali, Islam berkembang dengan pesat hingga umat islam sendiri
terpecah dan juga banyak yang mendirikan
kerajaan-kerajaan Islam di berbagai daerah baik di Asia ataupun daerah Benua Eropa. Kerjaan- kerajaan Islam yang berdiri di beragam wilayah itu sudah menjadi sebuah kerajaan besar,
misalnya saja Kerajaan Bani Umayyah, Kerajaan bani Abbasiyyah, Kemaharajaan Mughal,
Kerajaan atau Kekhalifahan Ottoman, Kerajaan India, Kesultanan Malaka, dan juga Kerajaan Turki Seljuq dan masih banyak lagi.
PERKEMBANGAN ISLAM
Secara umum Sejarah Islam setelah meninggalnya Nabi Muhammad telah berkembang secara luas di seluruh dunia. Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, dan Kesultanan Utsmaniyah boleh dikatakan penyambung kekuatan Islam setelah pemerintahan Khulafaur Rasyidin.
Khulafaur Rasyidin
632 M - Wafatnya Nabi Muhammad dan Abu Bakar diangkat menjadi khalifah.
Usamah bin Zaid memimpin ekspedisi ke Syria. Perang terhadap orang yang murtad yaitu Bani Tamim dan Musailamah al-Kadzab.
633 M - Pengumpulan Al Quran dimulai.
634 M - Wafatnya Abu Bakar. Umar bin Khatab diangkat menjadi khalifah. Penaklukan Damaskus.
636 M - Peperangan di Ajnadin atas tentara Romawi sehingga Syria, Mesopotamia, dan Palestina dapat ditaklukkan. Peperangan dan penaklukan Kadisia atas tentara Persia.
638 M - Penaklukan Baitulmuqaddis oleh tentara Islam. Peperangan dan penkalukan Jalula atas Persia.
639 M - Penaklukan Madain, kerajaan Persia.
640 M - Kerajaan Islam Madinah mulai membuat mata uang Islam. Tentara Islam megepung kota Alfarma, Mesir dan menaklukkannya.
641 M - Penaklukan Mesir
642 M - Penaklukan Nahawand, kerajaan Persia dan Penaklukan Persia secara keseluruhan.
644 M - Umar bin Khatab mati syahid akibat dibunuh. Utsman bin Affan menjadi khalifah.
BANI UMMAIYYAH
Kekhalifahan Bani Ummaiyyah Kekhalifahan Umayyah
661 M - Muawiyah menjadi khalifah dan mndirikan Kerajaan Bani Ummaiyyah.
669 M - Persiapan perang melawan Konstantinopel
670 M - Penaklukan Kabul.
677 M - Penyerangan Konstantinopel yang pertama namun gagal.
679 M - Penyerangan Konstantinopel yang kedua namun gagal karena Muawiyah meninggal pada tahun 680.
680 M - Kematian Muawiyah. Yazid I menaiki tahta. Peristiwa pembunuhan Husain bin Ali di Karbala.
685 M - Khalifah Abdul Malik menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi kerajaan.
700 M - Tentara Islam melawan kaum Barbar di Afrika Utara.
711 M - Penaklukan Spanyol, Sind, dan Transoxiana.
712 M - Tentara Bani Ummayyah ke Spanyol, Sind, dan Transoxiana.
713 M - Penaklukan Multan.
716 M - Serangan kepada Konstantinopel.
KEKHALIFAHAN BANI ABBASIYYAH
Kekhalifahan Bani Abbasiyyah
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kekhalifahan Abbasiyah
752 M - Berdirinya Kerajaan Bani Abbasiyyah.
755 M - Pemberontakan Abdullah bin Ali. Pembunuhan Abu Muslim.
756 M - Abd ar-Rahman I mendirikan Kerajaan Bani Ummaiyyah di Spanyol.
763 M - Pendirian kota Baghdad. Kekalahan tentara Abbasiyyah di Spanyol.
786M - Harun ar-Rasyid menjadi Khalifah.
792 M - Penyerangan selatan Perancis.
800 M – Aljabar diciptakan oleh Al-Khawarizmi.
805 M - Perlawanan atas Byzantium. Penyerangan Pulau Rhodes dan Cyrus.
809M - Kematian Harun ar-Rasyid. Al-Amin diangkat menjadi khalifah.
814 M - Perang saudara antara Al-Amin dan Al-Ma'mun. Al-Amin terbunuh dan Al-Ma'mun menjadi khalifah.
KEKHALIFAHAN TURKI UTSMANI
Kekhalifahan Turki Utsmani
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kesultanan Utsmaniyah
1243 M - Bangsa Turki yang hidup secara nomad menetap secara tetap di Asia Kecil.
1299 M - Sebuah wilayah pemerintahan kecil Turki di bawah Turki Seljuk didirikan di barat Anatolia.
1301 M - Osman I menyatakan dirinya sebagai sultan. Berdirinya Kerajaan Turki Usmani.
1345 M - Turki Seljuk menyeberangi Selat Bosporus.
1389 M - Tentara Utsmani menewaskan tentara Serb di Kosovo.
1401 M - Sultan Muhammad I mengirim satu regu utusan dakwah ke pulau Jawa yang dikenal dengan Wali Songo, Surat Perintah Khalifah tersebut saat ini masih tersimpan di Museum Leiden Belanda
1402 M - Timurlane, Raja Tartar (Mongol) menumpaskan tentera Uthmaniyyah di Ankara.
ISLAM DI INDONESIA
Islam di Indonesia
Islam telah dikenal di Indonesia pada abad
pertama Hijriyah atau 7 Masehi, meskipun dalam frekuensi yang tidak terlalu besar hanya melalui perdagangan dengan para pedagang muslim yang berlayar ke Indonesia untuk singgah untuk
beberapa waktu. Pengenalan Islam lebih intensif, khususnya di Semenanjung Melayu dan Nusantara, yang berlangsung beberapa abad kemudian.
Agama islam pertama masuk ke Indonesia melalui
proses perdagangan, pendidikan, kultura dan lain-
lain.
TEORI MEKKAH
Teori Mekkah mengatakan bahwa proses
masuknya islam ke Indonesia adalah langsung dari Mekkah atau Arab. Proses ini
berlangsung pada abad pertama Hijriah atau abad ke 7 M. tokoh yang memperkenalkan teori ini adalah Haji Abdul Karim Amrullah atau HAMKA, salah seorang ulama sekaligus sastrawan Indonesia. Hamka mengumakakan pendapatnya ini pada tahu 1958, saat
orasiyang disampaikan pada dies natalis Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN) di Yogyakarta.
Ia menolak seluruh anggapan para sarjana barat yang megemukakan bahwa Islam datang ke
Indonesia datang tidak langsung dari Arab. Bahan argumentasi yang dijadikan bahan rujukan HAMKA adalah sumber lokal Indonesia dan sumber Arab.
Menurutnya , motivasi awal kedatangan orang Arab tidak dilandasi oleh nilai-ilai ekonomi, melainkan didorong oleh motivasi spirit peyebaran agama Islam. Dalam pandangan HAMKA , jalur
perdagangan antara Indonesia dengan Arab telah berlangsung jauh sebelum tarikh masehi. Dalam hal ini teori HAMKA merupakan sanggahan terhaap
Teori Gujarat yang banyak kelemahan. Ia malah curigaterhadap prasangka-prasangka penulis
orientalis barat yang cenderung memojokkan Islam di Indonesia.
Penulis barat kata HAMKA, melakukan upaya yang sangat sistematik untuk menghilangan keyakinan
negeri-negeri melayu tentang hubungan rohani yang mesra anatara mereka dengan tanah Arab sebagai sumber utama Islam di Indonesia dalam menimba ilmu agama. Dalam pandangan HAMKA, orang-orang di Indonesia mendapatkan Islam dari orang-orang pertama (orang Arab), bukan dari hanya sekedar perdagangan. Pandangan HAMKA ini hampir sama dengan Teori Sufi yang diungkapan oleh A.H Johns yang mengatakan bahwa para musafirlah (kaum pengembara) yang telah melakukan islamisasi awal di Indonesia. Kaum Sufi biasanya mengembara dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mendirikan kumpulan atau perguruan tarekat.
Islam juga sempat menjadi kekuatan yang disegani di
Nusantara, ditandai dengan munculnya Kerajaan Islam yang terkenal dan berkuasa seperti gambar
disamping… Dasar Teori Mekkah
TEORI GUJARAT
Teori Gujarat mengatakan bahwa proses
kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari Gujarat pada abad ke 7 H atau abad ke 13 M.
Gujarat ini terletak di India bagian Barat, berdekatan dengan lautan Arab. Tokoh yang menyosialisasikan teori ini kebanyakan
adalah sarjana dari Belanda. Sarjana pertama yang mengemukakan teori ini
adalah J. Pijnapel dari Universitas Leiden pada abad ke 19. menurutnya orag-orang Arab bermazhab Syafei telah bermukim di Gujarat
Dan Malabar sejak awal Hijriyah (abad ke 7 masehi), namun yang menyebarkan Islam ke Indonesia
menurut Pijnapel bukanlah dari orang Arab
langsung,melainkan pedagang Gujarat yang telah memeluk Islam dan berdagang ke dunia Timur
termasuk Indonesia.
Melalui kontak para pedagang dan kerajaan
samudera pasai yang menguasai selat malaka pada saat itu. Teori ini diperkuat dengan penemuan
makam Sultan Samudera Pasai, Malik As-Saleh pada tahun 1297 yang bercorak Gujarat. Teori ini
dikemukakan oleh S. Hurgronje dan J.Pijnapel.
Sebagai dasar teori.
Makam Sultan
Malik As-Saleh
TEORI PERSIA
Teori Persia mengatakan bahwa proses .
Dalam Islam ke Indonesia berasal dari daerah Persia atau Parsi (kini Iran). Pencetus Teori ini adalah Hoesein Djajadiningrat, sejarawan asal Banten. Dalam memberikan
argumentasinya , Hoesein lebih
menitikberatkan analisisnya pada kesamaan budaya dan tradisi yang berkembang antara masyarakat Parsi dan Indonesia. Tradisi
tersebut antara lain tradisi merayakan 10 Muharram atau Asyuro sebagai hari suci kaum Syiah.
Atas kematian Husein Bin Ali, cucu Nabi Muhammad, seperti berkembang dalam tradisi Tbut/Tabuik di beberapa wilayah di Sumatera salah satunya ialah Pariaman di Sumatera Barat. Istilah “tabut”
berasal (keranda) diambil dari bahasa Arab yang ditranslasi melalui bahasa Parsi. Tradisi lainnya seperti ajaran mistik yang banyak kesamaan,
misalnya antara ajaran Syekh Siti Jenar dari Jawa Tengah dengan ajaran sufi Al-Hallaj dari Persia.
Kesamaan lain adalah bahwa umat Islam Indonesia menganut mahzab syafei, sama seperti kebanyakan muslim di Iran.
Prosesi Acara Tabuik
(sumber:wartakepri.co.id)
TEORI CHINA
Lain halnya dengan Slamet Mulyana dan
Sumanto Al Qurtuby, mereka berpendapat bahwa sebenarnya kebudayaan Islam masuk ke Indonesia/Nusantara melalui perantara Masyarakat China. Teori ini berpendapat
bahwa migrasi masyarakat muslim China dari Kanton ke Nusantara , khususnya Palembang pada abad ke 9 menjadi awal mula masuk
budaya Islam ke Nusantara. Hal ini dikuatkan denga adanya bukti bahwa Raden Patah
(Raja Demak) adalah keturunan China, penulisan Raja-Raja Demak
Dengan istilah China, dan catatan yang menyebutkan bahwa pedagang China lah yang pertama
menduduki pelabuhan-pelabuhan di Nusantara.
PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA MELALUI JALUR PERDAGANGAN
Salah satu jalan masuknya islam di Indonesia adalah melalui perdagangan. Hal ini terjadi sebab kebanyakan dari orang melayu pada saat itu banyak berhubungan dengan para pedagang-pedagang arab hingga terjadi hubungan yang dekat satu sama lain.
Kedekatan antara pedagang melayu dengan
pedagang arab inilah yang menjadi jalan dakhwah
bagi para pedagang arab yang bukan hanya mencari
keuntungan duniawi namun juga mencari amal dan
keberkahan dengan jalan menyebarkan agama islam
PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA MELALUI KULTURAL
Setelah masuk dan tersebar melalui jalur perdagangan, proses penyebarannya di
nusantara juga dilakuakan dengan
pendekatan seni dan budaya. Penyebaran
denga pendekatan kultural banyak dilakukan oleh para wali di Jawa. Sunan Kalijaga
menyebarkan agama islam dengan
pendekatan seni wayang kulit. Sunan
Kalijaga melakukan pementasan wayang yang dulunya banyak didominasi oleh
ajaran-ajaran Hindu diganti dengan konten
yang bernuansa islam.
PERKEMBANGAN ISLAM DI
INDONESIA MELALUI PENDIDIKAN
Cara lain yang menjadi jalan penyebaran agama islam di Indonesia adalah dengan jalan pendidikan. Pesantren-pesantren
banyak dibangun sebagai pusat pendidikan untuk membentuk da’i dan muballiq yang menjadi perpanjangan tangan penyebaran agama ini keseluruh penjuru Indonesia.
TOKOH PENYEBAR AGAMA ISLAM DI NUSANTARA
Tokoh penyebar agama islam adalah walisongo antara lain,
Sunan Ampel
Sunan Bonang
Sunan Muria
Sunan Gunung Jati
Sunan Kalijaga
Sunan Giri
Sunan Kudus
Sunan Drajat
Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim)