Buku ini disusun untuk memenuhi tuntutan pengembangan paradigma dan ilmu administrasi, termasuk pengembangan organisasi publik berbasis manajemen strategis. Konsep yang digunakan dalam buku ini mengacu pada teori John Bryson yang menekankan pada penyusunan Rencana Strategis (Renstra), metode yang digunakan adalah Strength, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT), Analytical Hierarchy Process (AHP), dan Balanced Scorecard. Untuk itu buku ini sangat relevan bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini, para birokrat, ilmuwan, institusi pemerintah/BUMN, dan praktisi yang memerlukannya.
Manajemen adalah istilah umum yang digunakan dalam semua kegiatan dalam organisasi dan lembaga pemerintah. Pentingnya manajemen dalam suatu organisasi atau lembaga pemerintah adalah tercapainya tujuan yang disepakati bersama. Secara etimologis, kata manajemen berasal dari kata “manajhim”, dengan akar kata “managejoj” atau “managiare” yang berarti melatih kuda untuk menggerakkan kakinya (Husaini dan Happy, 2019).
MANAJEMEN
- Definisi
- Prinsip
- Terminologi Manajemen
- Ruang Lingkup
- Ciri-ciri
- Fungsi Manajemen
- Tingkatan Manajemen
- Sifat Manajemen
Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat fleksibel, sehingga harus dipertimbangkan berdasarkan keadaan khusus dan situasi yang berubah-ubah. Pembagian kerja adalah pengelompokan suatu kegiatan ke dalam unit-unit terkecil dan terspesialisasi, sehingga pekerjaan mudah dilaksanakan dan sesuai dengan uraian tugas masing-masing individu. Setiap pegawai atau karyawan ditempatkan berdasarkan keterampilan, keahlian dan tingkat pendidikannya untuk mencapai hasil yang maksimal.
Spesialisasi pekerjaan menyangkut pembagian pekerjaan menurut keahlian atau keterampilan tertentu, dan tentunya spesialisasi pekerjaan yang dimiliki oleh masing-masing orang tidaklah sama karena masing-masing mempunyai kelebihan dan keterbatasan. Manajemen menengah bertugas mengembangkan rencana pada tingkat yang lebih tinggi, namun tetap konsisten dengan tujuan, dan kemudian melaporkannya kembali ke manajemen puncak. Manajemen strategis merupakan suatu tindakan manajerial yang menentukan kinerja suatu lembaga pemerintah atau dunia usaha untuk mampu beradaptasi terhadap ancaman dan peluang dalam jangka panjang untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
MANAJEMEN STRATEGI
Fungsi
Perencanaan yaitu: proses memikirkan apa yang akan dilakukan dengan sumber daya yang tersedia dan menetapkan prioritas masa depan agar dapat mengalir sejalan dengan tujuan dasar organisasi. Pengorganisasian, yaitu: proses pengorganisasian pembagian kerja ke dalam satuan-satuan kerja beserta fungsinya serta penetapan secara tepat orang-orang yang menduduki fungsi-fungsi tersebut. Pengarahan, yaitu: Tindakan untuk memastikan bahwa seluruh anggota suatu kelompok berusaha mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan manajemen dan upaya organisasi.
Evaluasi yaitu: proses pemantauan dan pengendalian kinerja organisasi untuk memastikan berjalannya organisasi sesuai dengan rencana yang telah ditentukan.
Keuntungan
Manajemen strategis menyediakan lebih sedikit sumber daya dan waktu untuk memperbaiki keputusan yang salah. Manajemen strategis memastikan kerjasama integrasi dan keinginan untuk memecahkan masalah dan juga menangkap peluang. Sektor publik adalah pemerintah dan unit organisasinya, yaitu unit yang dikelola oleh pemerintah dan berkaitan dengan hajat hidup orang banyak atau pelayanan masyarakat (Abdullah, 1996).
Pengertian sektor publik dari sudut pandang ekonomi adalah: suatu entitas yang kegiatannya berkaitan dengan upaya menghasilkan barang dan jasa publik untuk memenuhi kebutuhan dan hak publik (Yuesti et al., 2020). Dari sini terlihat bahwa pengertian istilah “sektor publik” berbeda-beda, karena merupakan konsekuensi dari luasnya domain publik, sehingga setiap disiplin ilmu (ekonomi, politik, hukum, dan sosial) mempunyai pokok bahasan yang berbeda-beda. pandangan dan definisi.
SEKTOR PUBLIK
Perbedaan Sektor Publik dan Sektor Swasta
Persamaan Sektor Publik dan Sektor Swasta
Prinsip Manajemen Strategis” menyatakan bahwa manajemen strategis terdiri dari empat komponen proses seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3 di bawah ini. Proses perencanaan didasarkan pada empat variabel, yaitu: analisis waktu, analisis risiko, analisis proses peramalan atau evaluasi, dan deskripsi proses perencanaan bisnis. Kompetensi pengetahuan, teknologi, dan sumber daya yang dimiliki perusahaan akan menentukan apakah proses implementasi strategi akan berjalan dengan baik atau tidak.
Manajemen sektor publik merupakan cabang ilmu administrasi publik yang berhubungan dengan restrukturisasi organisasi, sistem anggaran, pengelolaan sumber daya dan evaluasi program (Wijaya dan Oscar, 2014).
MANAJEMEN STRATEGI SEKTOR PUBLIK
Tujuan MSSP
Karakteristik Manajemen Sektor Publik
Manajemen publik mengadopsi metode dari bidang lain dan teori-teori baru berhasil diterapkan oleh pegawai negeri. Manajemen publik bercirikan keberagaman, sehingga manajemen mengalami diferensiasi sesuai dengan tingkat administrasi yang bersangkutan.
Rencana Strategi (Renstra)
- Definisi
- Variabel-variabel dalam Renstra untuk Organisasi
- Analisis Faktor Internal (IFAS) Organisasi
- Analisis Eksternal Organisasi
- Strategi
- Struggle
- Proposal
- Program Kerja
- Visi kedepan
- Organisasi
- Visi
- Aksi
- Good Governance
- Revitalisasi Lingkungan Internal
- Revitalisasi Organisasi Sektor Publik
- Proses Diagnosis Kinerja Organisasi
- Upaya Mengelola Organisasi sedang Decline
Proposal merupakan penyusunan rencana kerja atau kegiatan tertentu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan lembaga negara atau BUMN (Liem et al., 2015). Tujuan dari usulan tersebut adalah untuk mendekatkan lembaga negara atau BUMN pada segmen pasar baru yang penting dalam pertumbuhan bisnis lembaga negara atau BUMN. Proposal dari instansi pemerintah atau BUMN bersifat multimedia yang dibangun dari sebuah konsep dan storyboard.
Keunggulan proposal interaktif adalah fleksibilitasnya terutama dalam hal pemutakhiran, karena jika terjadi dinamika di lembaga publik atau BUMN, maka lembaga publik atau BUMN dapat melakukan perubahan yang sesuai secara mandiri. Proposal yang disajikan dalam bentuk online tampil dalam bentuk website yang mempunyai karakter dan warna khas suatu instansi pemerintah atau BUMN. Formulir proposal online merupakan inovasi menarik dalam pencarian formulir proposal otoritas publik atau BUMN yang lengkap, informatif, mudah diakses, dan efisien.
Meliputi pendiri lembaga pemerintah/BUMN, tata kelola, asal usul berdirinya lembaga pemerintah/BUMN, dan proses perkembangan lembaga pemerintah/BUMN; Nilai-nilai inti dan konsep bersama yang membentuk citra anggota lembaga pemerintah atau BUMN terhadap lembaga pemerintah atau BUMN; Sambutan pimpinan mengenai segala hal yang mempunyai dampak besar terhadap kegiatan instansi pemerintah/BUMN dan rencana jangka panjang;
Identitas instansi pemerintah atau BUMN meliputi: logo, seragam, interior gedung dan kantor, kualitas cetak atau kualitas audiovisual; Gambaran umum tentang SDM mencakup: orang-orang yang berada di belakang operasional lembaga pemerintah atau BUMN, yang merupakan pengendali di dalamnya. Uraian tentang produk atau jasa utama yang ditawarkan oleh suatu badan pemerintah atau BUMN;
POAC berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas suatu instansi pemerintah atau BUMN untuk mencapai tujuan. Partisipasi yaitu: keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan di setiap lembaga negara atau BUMN. Meningkatkan kinerja organisasi publik dengan menggunakan pendekatan pelayanan publik yang baru dan menggunakan alternatif pemberian layanan untuk mengantisipasi kemunduran organisasi; (4). Tantangan organisasi adalah meningkatkan kinerja pegawai, dengan cara: a) Memotivasi pegawai sampai pada tingkat harga diri, b) Mengubah sistem nilai dari malas, hanya menunggu, berbohong menjadi nilai menjadi pemenang.
METODOLOGI DALAM MSSP
SWOT
- Definisi
- Tujuan
- Manfaat Analisis SWOT
- Data untuk Analisis SWOT
- Teknik Analisis SWOT
- Analisis Internal dan Analisis
- Fungsi Analisis SWOT
- Matriks SWOT
- Analisis Lingkungan Internal
- Analisis Lingkungan Eksternal
- Matriks IEAS
- Perhitungan EFAS
- Rumusan Strategik (SFAS)
- Cara Menyusun Formula Strategi
Analytical Hierarchy Process (AHP)
9 Benar-benar lebih penting Unsur yang satu mutlak lebih penting dibandingkan unsur lainnya 2,4,6,8 Nilai tengah di antara keduanya. Pada pemaparan berikut ini dijelaskan secara rinci berdasarkan hasil penelitian, dengan judul: “Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Dilaksanakannya Peraturan Pemerintah RI Nomor 68 Tahun 2014 tentang Penataan Kawasan Pertahanan Negara di Laut Natuna Utara”. Keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah Indonesia membuat pembangunan pertahanan dan keamanan dilakukan dalam skala prioritas.
Organisasi dan Kegiatan - Banyak aktor dalam pengamanan wilayah Laut Natuna Utara (TNI, PPNS, Pemerintah Daerah, Bakamla dan lain-lain). Dari informasi yang diperoleh kemudian disebarkan kuesioner kepada 46 responden untuk mengetahui total nilai kekuatan dan kelemahan terkait penataan kawasan pertahanan negara di Laut Natuna Utara, dihitung dengan menggunakan analisis SWOT sebagai berikut: Berdasarkan hal di atas Berdasarkan tabel tersebut, diketahui bahwa kekuatan terbesar dalam Perjanjian Kawasan Pertahanan Nasional dalam Perspektif Pengelolaan Pertahanan Laut Natuna Utara adalah adanya rencana tata ruang kawasan pertahanan, sehingga mampu menghindari ancaman sesuai arahnya. dari ancaman tersebut.
Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa peluang terbesar dalam penataan kawasan pertahanan negara dalam perspektif pengelolaan pertahanan di Laut Natuna Utara adalah rencana kerja lembaga tersebut sesuai dengan Nawacita Poros Maritim Dunia. Anggaran dan luas wilayah negara Indonesia, agar pembangunan pertahanan dan keamanan dilaksanakan sesuai skala prioritas (W4) 5. Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2014 tentang Peraturan Kawasan Pertahanan Negara di Laut Natuna Utara.
Balanced Scorecard
CONTOH ANALISIS SWOT
Faktor Internal
Analisis faktor internal dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang ada terkait dengan teori Van Meter Van Horn. Berdasarkan literatur yang ada, wawancara, observasi lapangan maka dapat dirumuskan faktor internal yang dimaksud meliputi aspek 1) Standar, tujuan dan kegiatan, 2) Sumber daya, 3) Komunikasi antar organisasi dan kegiatan, 4) Sikap pelaksana, yang dijelaskan sebagai berikut. Hal ini dibuktikan dengan skor tertinggi yaitu 0,349, sedangkan kelemahan terbesarnya adalah belum dikelolanya sumber daya alam secara mandiri dan teknologi yang ada masih terbatas dengan skor tertinggi 0,170.
Faktor Eksternal
Belum ada SOP umum untuk melakukan pengamanan di Natuna. - Belum ada program Kinerja Network Centric Warfare. - Rencana kerja lembaga. Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa matriks IP pertahanan kawasan Laut Natuna Utara berada pada sel II yang digambarkan sebagai pertumbuhan dan konstruksi. Berdasarkan hasil analisis SWOT di atas, ditemukan strategi untuk mempertahankan wilayah Laut Natuna Utara.
Dari berbagai strategi di atas dianalisis kembali menggunakan AHP untuk menentukan prioritas strategi yang digunakan.
Strategi yang dapat Diterapkan
Pertahanan defensif aktif menunjukkan bahwa kekuatan TNI dibangun untuk mempertahankan keutuhan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia dan tidak ditujukan untuk melakukan serangan terhadap negara lain. Sistem pertahanan aktif ini bermula dari nilai-nilai perjuangan tahun 1945 yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia cinta perdamaian namun lebih cinta kemerdekaan. Sistem pertahanan negara defensif aktif tersebut dijabarkan dalam istilah Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang selanjutnya.
Terkait dengan kecanggihan, Pertahanan Indonesia mengatur dan merancang strategi khusus untuk merespons perkembangan pembangunan pangkalan militer Tiongkok di Laut Cina Selatan. Kegiatan pertahanan militer dilaksanakan secara terpadu dalam dimensi darat, laut, dan udara serta terorganisir. Diantaranya adalah perubahan nama kawasan yang semula bernama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara.
Dalam hal ini, perubahan nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara merupakan upaya Indonesia untuk menegaskan kekuasaannya di kawasan tersebut. Namun kenyataannya upaya yang dilakukan Indonesia belum sepenuhnya efektif mengingat konflik masih berlangsung dan RRT masih melakukan pelanggaran. Melihat kenyataan tersebut, sangat penting bagi Indonesia untuk mencari solusi konflik Laut Cina Selatan dengan diplomasi multilateral bersama negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kejengkelan tersebut agar tidak terjadi perang yang merugikan semua pihak, yang dapat dilakukan melalui diplomasi sebagai solusinya. Strategi pemulihan adalah strategi yang bertujuan memulihkan stabilitas, keamanan, dan kepercayaan masyarakat, yang dilaksanakan antara lain melalui pembinaan, pemulihan, dan rehabilitasi. Membangun dan Memanfaatkan Industri Pertahanan Perkembangan industri pertahanan dalam negeri ternyata mempunyai permasalahan tersendiri, begitu pula dengan perkembangan industri pertahanan nasional.
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia Pengurus Koperasi Terhadap Kinerja Koperasi Pondok Pesantren Di Kabupaten Demak.
DAFTAR PUSTAKA