Pembelajaran SEL Alasan guru perlu memahami SEL
SEL (Social Emotional Learning) dengan hubungan interpersonal
Dampak SEL Guru sebagai agen
perubahan
SEL (Social Emotional Learning) dengan
kebahagiaan
Kaitan SEL dengan mata Pelajaran busana
SEL (Social Emotional Learning) dengan metode
pembelajaran
SE L (S oc ial Emotional Le arn ing )
2nd Topic 1st Topic
3rd Topic
Dampak SEL Kaitan SEL dengan
mata Pelajaran lain yang diajarkan
Kaitan
pembelajaran Sosial emosional dengan
materi lain
Nisrina Abidah Nur Aini (23103360003)
Alasan guru perlu memahami SEL
Guru sebagai agen perubahan
Kaitan SEL dengan mata Pelajaran
busana
1st Topic
Kaitan SEL dengan mata Pelajaran lain
yang diajarkan
Kepedulian (caring relationship) sebagai dasar pembelajaran Emosi mempengaruhi suasana belajar dan bagaimana
pembelajaran dapat diterima peserta didik
Tujuan yang mau dicapai dengan pemecah masalah
mengarahkan individu dan juga memberikan motivasi/energi untuk melakukan pembelajaran
Guru membuat siswa memahami persoalan dengan lebih jernih sehingga mampu membuat Keputusan dan bertindak secara tepat dan bertanggung jawab dalam hidup mereka
Contoh kaitan SEL dengan mata Pelajaran busana. Dalam materi ini, ada pelaksanaan praktikum sederhana untuk membuat tempat tisu dari kain perca. Pada pelaksanaan praktikum tersebut, PSE dapat membantu peserta didik dengan kompetensi EMC2 yaitu Critical Inquiry untuk memperoleh informasi melalui pengamatan,
pengalaman, pemikiran, penalaran dan penilaian diri sendiri kemudian dianalisis untuk dipahami.
Pengetahuan yang luas dan penyampaian komunikasi yang baik akan sangat membantu para siswa dalam memecahkan masalah dalam Pelajaran busana. Kerjasama antara anggota kelompok juga dapat membantu para siswa dalam meningkatkan wawasan untuk
memecahkan maslaah dalam Pelajaran busana.
Nisrina Abidah Nur Aini (23103360003)
Pembelajaran SEL
Dampak SEL
2nd Topic
Dampak SEL
Proses dimana anak-anak meningkatkan kemampuan mereka untuk
mengintegrasikan oikiran, perasaan, dan perilaku untuk mencapai tugas-tigas sosial yang penting. UNESCO dan Mahatma Gandhi Institute of Education
menjelaskan empat kompetensi yang diperlukan dalam pendidikan dan relasi sosial yaitu EMC2 atau Empathy, Compassion, Mindfulness, dan Critical
Inquiry
1) Memahami dan mampu mengelola emosi siswa. Siswa tahu
bagaimana mengendalikan emosi mereka ketika merasa marah, senang, atau kecewa.
2) Menciptakan relasi sosial yang sehat. Ketika siswa bisa bersikap baik, menghargai teman atau lawan bicaranya, ini bisa membuat hubungannya dengan lingkungan sekitar akan berjalan baik
3) Bisa membuat keputusan yang bertanggung jawab. Siswa akan tahu apa yang menjadi tanggung jawab mereka. Bagaimana mereka
menjalankan yang seharusnya mereka kerjakan.
Berempati. Siswa merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain.
Sehingga bisa memunculkan perilaku prososial yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih