Sifat Fisika Perairan Tergenang : Berat Jenis, Viskositas, Densitas
Oleh:
TIM MK. LIMNOLOGI FPIK – UB
LIMNOLOGI – Pertemuan 2
Fisik dan Struktur ionik air
Fisik Air
Air di Alam:
oBerbentuk Cair : 70 % menutupi permukaan bumi (darat dan laut)
oBerbentuk Gas : hasil evaporasi
oBerbentuk padat: salju dan kristal es di udara serta sebagai es di kutub
a. Distribusi Air
b. Daur hidrologik
Perubahan keadaan air dari wujud: padat, cair dan gas atau sebaliknya.
Struktur ionik air Air:
Merupakan persenyawaan kimia yang sangat sederhana yang terdiri dari dua atom hidrogen (H) yang berikatan dengan satu atom oksigen (O), yang ditulis dengan rumus kimia H2O
Formasi molekul air
• Keterangan:
oAtom-atom hidrogen terikat ke atom oksigen secara asimetris membentuk sudut 105o
oIkatannya melalui pemakaian elektron secara bersama-sama:
oAtom O : 2 elektron untuk memenuhi elektron terluarnya
oAtom H : 1 elektron untuk memenuhi kulit elektron terluarnya
oAtom O > H :
O sedikit bermuatan –
H sedikit bermuatan +--- >suatu molekul polar
Sifat polar molekul air
oTempat kedudukan H yang bermuatan positif akan menarik kedudukan O yang bermuatan negatif pada molekul-molekul air lain. Ikatannya lemah hanya 6 % dr pd ikatan H dan O dalam satu molekul air
oIkatan hidrogen mudah lepas dan mudah terbentuk oAdanya ikatan hidrogen dan sifat terpolarisasi air ini
yang bertanggung jawab terhadap berbagai sifat fisik dan kimia air
Ikatan hidrogen dalam cairan air
Sifat-sifat air
oPelarut Universal
oCairan tidak berwarna dan tidak berbau
oTegangan permukaan air paling tinggi dari semua zat cair pada umumnya
oPenghantar panas paling tinggi dari semua zat cair pada umumnya, kecuali air raksa
oBerat jenis air maksimum pada suhu 4oC oViskositas relatif rendah untuk zat cair
Es di Kutub
Densitas, Viskositas Dan Tegangan Permukaan Air
Kepadatan (Density)
Pengertian:
• Kepadatan (Density): massa per satuan volume
(g/cm3 atau g/ml). Jadi identik dengan Berat Jenis (BI)
Berat Jenis air murni 775 kali lebih besar dari pada Berat Jenis udara (pada suhu 0 oC dan pada tekanan 760 mm Hg). Sehingga pengaruhnya terhadap daya apung suatu benda lebih besar menurut perbandingan yang sama. Hal ini merupakan suatu penghematan energi yang cukup besar bagi organisme air untuk menahan beratnya sendiri.
Contoh:
oTanaman potamageton tak akan berbentuk kalau diangkat ke permukaan air
oPolip air tawar dan ubur-ubur tak akan berbentuk kalau diangkap ke luar air
oBerat jenis air tidak selalu sama baik terhadap tempat dan atau waktu.
oPerbedaan berat jenis (baik terhadap tempat dan atau waktu) kecil, akan tetapi pengaruhnya besar terhadap pergerakan air.
oAdanya perbedaan berat jenis air disebabkan oleh:
oPerbedaan temperatur (suhu) oPerbedaan kadar garam
oPerbedaan tekanan atau bahan suspensi
Hubungan kepadatan dengan temperatur
Air mempunyai hubungan kepadatan/BI dengan temperatur yang aneh (anomali air).
Kebanyakan cairan menjadi semakin rapat bila
cairan itu semakin dingin. Sedangkan air tidak,
Air akan semakin rapat apabila didinginkan
sampai pada suhu sekitar 4
oC. Selanjutnya
suhu semakin rendah kerapatannya
berkurang.
Temperatur, density dan volume spesifik air
Temperatur (oC) Density (kg/L) Vol. spesifik (L/kg)
0 (es) 0,91860 1,08861
0 (air) 0,99987 1,00013
4 1,00000 1,00000
5 0,99999 1,00001
10 0,99973 1,00027
15 0,99913 1,00087
18 0,99862 1,00138
20 0,99823 1,00177
25 0,99707 1,00293
30 0,99568 1,00434
35 0,99406 1,00598
Hubungan kepadatan dengan temperatur
Keterangan Tabel dan Gambar:
oDensitas air maximum terjadi pada suhu 4oC (tepatnya 3,98oC)
oEs dan air panas (>4oC) kepadatannya berkurang dari pada air pada suhu 4oC.
oAntara 0 sampai 4oC densitas bertambah dengan temperatur karena ikatan H mengalami kerusakan, es dicirikan kurang padat, struktur terbuka seharusnya komplit.
Pola geometris dari molekul - molekul es
oDensitas air dalam bentuk cair lebih tinggi dari pada dalam bentuk padat
oEs mempunyai BI 1/12 kali lebih kecil dari pada air pada temperatur 0oC.
oPerbedaan densitas akibat pengaruh temperatur dapat menimbulkan stratifikasi air.
Struktur temperatur
o Epilimnion:
Lapisan atas dimana gradien suhu homogen
o Metalimnion (Thermocline):
Lapisan dimana gradien suhu menurun drastis
o Hypolimnion:
Lapisan bawah dimana gradien penurunan suhu kecil.
Dampak perubahan temperatur dan densitas
oJika kepadatan permukaan air lebih besar dari pada kolom air yang ada dibawahnya maka konveksi terjadi.
oJika kepadatan air permukaan lebih kecil dari pada kolom air bawahnya maka stratifikasi terjadi.
Hubungan Berat Jenis (BI) dengan Kadar Garam
Kadar Garam (o/oo) Berat Jenis Air (pada suhu 4oC)
0 1,00000
1 1,00085
2 1,00169
3 1,00251
14 1,00818
35 (air laut) 1,02822
Keterangan Tabel:
oKadar garam semakin naik berat jenis semakin bertambah
oAngka-angka di atas tidak benar-benar berlaku bagi perairan tawar, karena:
oAir tawar sedikit garam
oPerbandingannya tidak sama
oKadar bahan-bahan yang larut dalam perairan tawar antara 0,01 – 1,0 g/L. Umumnya antara 0,1 - 0,5 g/L.
oVariasi berat jenis yang disebabkan oleh faktor kadar garam sangat kecil (± 0,00008 mg/L atau 0,08 g/L)
Kekentalan (viskosity)
Pengertian:
oSuatu sifat yang dipakai sebagai pengukur besarnya daya yang diperlukan untuk memisahkan molekul zat cair
oMerupakan tahanan gesekan yang diberikan air terhadap benda yang bergerak.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kekentalan: (1) Suhu, (2) Kadar garam
1. Hubungan suhu dengan kekentalan
Suhu (oC) Kekentalan (%)
0 100
5 84,9
10 73
15 63,7
20 56,1
25 49,8
30 44,6
Keterangan tabel
oMakin tinggi suhu kekentalan akan semakin menurun
oKekentalan air pada suhu 0oC adalah 2 kali lebih besar dari pada 25oC.
Contoh pengaruhnya terhadap kehidupan:
Jasad plankton yang berada pada suhu perairan 25oC akan tenggelam 2 kali lebih cepat dari pada plankton yang berada pada perairan yang suhunya oC.(dengan catatan keadaan lain sama)
Hubungan kadar garam dengan Kekentalan.
Semakin tinggi kadar garam kekentalannya akan semakin meningkat
NaCl as a salt
NaCl dissolved in water
Pengaruh Kekentalan
oPergerakan organisme oKebiasaan hidup
oMorfologi
oPenggunaan energi.
Tegangan Permukaan (Surface Tension)
Pengertian:
oTegangan permukaan: kekuatan kohesi yang membentuk semacam “kulit” di permukaan air yang cukup kuat.
oKekuatan kohesi timbul karena adanya ikatan hidrogen, dimana molekul air bersatu padu untuk menentang kekuatan dari luar.
oTegangan permukaan air timbul akibat aktivitas molekul air yang tidak simetris pada dan dibawah permukaan air.
Tegangan permukaan air
Tegangan permukaan air relatif dan dipengaruhi oleh:
o Kebasaan udara
o Temperatur air
o Padatan terlarut
Keterangan:
oKebasaan udara naik, Tegangan permukaan turun oTemperatur naik, Tegangan permukaan turun.
oTegangan permukaan air pada suhu 20oC: 7,28 x 10- 3 N/m atau 72,8 dyne/cm)
oTengangan permukaan air pada suhu 40oC: 70 dyne/cm
oPadatan terlarut naik,tegangan permukaan naik
oPengaruh kebasaan udara atau temperatur air terhadap tegangan permukaan kurang berarti bagi kegiatan biologis
oAdanya bahan-bahan aktif, minyak dan sekresi alge dipermukaan dapat mempengaruhi tegangan permukaan dan dapat berpengaruh besar terhadap kegiatan biologis
oTegangan permukaan air merupakan batas distribusi organisme
oTegangan permukaan air sebagai tempat hidup organisme: Neuston dan pleuston dan jenis insekta (Velia currens, Stenus spp.)
Sifat-sifat fisik lainnya Kecerahan
oKecerahan adalah sebagian cahaya yang diteruskan dalam air dan dinyatakan dengan persen (%) dari beberapa panjang gelombang di daerah spectrum yang terlihat cahaya yang melalui lapisan sekitar satu meter, jatuh agak lurus pada permukaan air.
oKecerahan merupakan ukuran transparansi perairan dan pengukuran cahaya sinar matahari di dalam air dapat dilakukan dengan menggunakan lempengan/kepingan Secchi disk. Satuan untuk nilai kecerahan dari suatu perairan dengan alat tersebut adalah satuan meter
Peran pengukuran kecerahan
oPenentu tingkat kesuburan air
oPenentu kedalaman penetrasi cahaya
oPenentu zona fotosintesis/ zona produktifitas primer perairan.
Intensitas cahaya
Cahaya sebagai penghambat
Cahaya sebagai pembatas Cahaya optimum
Titik kompensasi PP
Contoh gradien zona produktivitas Primer (PP)
Penetapan/pengukuran kecerahan:
Alat: Secchi disk
- cat hitam-putih - diameter 20 cm
Kekeruhan
oKekeruhan: suatu istilah yang digunakan untuk menyatakan derajad kegelapan didalam air yang disebabkan oleh bahan-bahan yang melayang.
oBahan-bahan kekeruhan----> kualitas warna oKonsentrasi bahan ---> kecerahan
oAlat pengukur kekeruhan : turbidimeter
Pengaruh kekeruhan
a. Rendahnya kemampuan daya ikat oksigen b. Berkurangnya batas pandang ikan
c. Selera makan ikan berkurang, sehingga efisiensi pakan rendah
d. Ikan sulit bernafas