SISTEM KESEHATAN NASIONAL Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah
Konsep Dasar Rekam Medis Dosen Pengampu:
Intan Pujilestari, S.ST., M.K.M.
Disusun oleh:
Ahmad Mukti Hidayat E712411001 Amelia Rosgiarti E712411002 Annisa Rizky Fitriani E712411003 Chelsy Aura Islami E712411004 Dea Fitriani E712411005
PROGRAM STUDI REKAM MEDIK DAN INFORMASI KESEHATAN POLITEKNIK TEDC BANDUNG
TAHUN AJARAN 2024/2025
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Kesehatan adalah keadaan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang utuh, bukan hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan. Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, sehat adalah keadaan yang memungkinkan seseorang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Beberapa macam kesehatan, antara lain: Kesehatan fisik, Kesehatan mental, Kesehatan sosial, Kesehatan ekonomi. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sangat penting karena dapat mencegah tubuh terserang penyakit. Aktivitas fisik yang teratur dapat memberikan manfaat pada tingkat fisik, mental, dan sosial.
Oleh sebab itu, setiap orang mempunyai hak, juga mempunyai kewajiban untuk memelihara dan melindungi kesehatan diri dan lingkungannya. Walaupun demikian, banyak orang dan masyarakat yang belum menyadari pentingnya kesehatan dalam kehidupannya. Kesehatan masih dipandang dengan prioritas rendah dalam kesehariannya, padahal kondisi tidak sehat membuat mereka tidak produktif, bahkan menjadi konsumtif dan beban bagi orang lain.
Dilansir dari Kementerian PPN/Bappenas sistem kesehatan di Indonesia telah mulai dikembangkan sejak tahun 1982 yaitu ketika Departemen Kesehatan RI menyusun dokumen sistem kesehatan di Indonesia yang disebut Sistem Kesehatan Nasional (SKN).
B. Rumusan Masalah 1. Apa itu SKN ?
2. Apa saja manfaat dari SKN ?
3. Bagaimana peran masyarakat dalam mendukung dan mengawasi implementasi SKN di Indonesia ?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui apa itu SKN
2. Untuk mengetahui apa saja manfaat dari SKN
3. Untuk mengetahui peran masyarakat dalam mendukung adanya SKN di Indonesia
BAB II PEMBAHASAN A. Apa itu Sistem Kesehatan Nasional (SKN)
Secara Global tersistem Kesehatan Nasional (SKN) adalah suatu tatanan yang dirancang secara khusus guna mewujudkan kesehatan masyarakat yang tinggi sebagai bukti kesejahteraan umum seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Pelayanan kesehatan yang sudah diselenggarakan pemerintah dilakukan secara berjenjang sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan N0. 01 tahun 2012. Layanan tingkat primer merupakan tempat pertama kali pasien kontak dengan tenaga kesehatan seperti Puskesmas, dokter praktik keluarga, klinik, kecuali dalam gawat darurat. Dokter layanan primer bertanggung jawab terhadap kebutuhan rujukan pasien ke pelayanan tingkat sekunder (rumah sakit tipe D, C, B). Sedangkan dokter yang memberikan pelayanan di tingkat sekunder bertanggung jawab terhadap kebutuhan rujukan pasien ke pelayanan tersier baik rumah sakit tipe A dan B pendidikan (Kementerian Kesehatan, 2012.
Sistem kesehatan nasional perlu dilaksanakan dalam konteks pembangunan kesehatan secara keseluruhan dengan mempertimbangkan determinan sosial, seperti kondisi kehidupan sehari-hari, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, distribusi kewenangan, keamanan, sumber daya, kesadaran masyarakat, serta mengatasi masalah-masalah tersebut. Adapun sistem kesehatan nasional disusun dengan memperhatikan pendekatan revitalisasi pelayanan kesehatan dasar yang meliputi cakupan pelayanan kesehatan yang adil dan merata, pemberian pelayanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat, kebijakan pembangunan kesehatan dan kepemimpinan. SKN juga disusun dengan memperhatikan inovasi/terobosan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan secara luas, termasuk penguatan sistem rujukan.
B. Apa saja fungsi SKN ?
Sistem kesehatan nasional akan berfungsi baik untuk mencapai tujuannya apabila terjadi koordinasi, integrasi, singkronisasi, dan sinergisme (KISS), baik antar pelaku, antar susbsistem SKN, maupun subsistem lain di luar SKN. Dengan tatanan ini, maka sistem sektor terkait, seperti pembangunan prasarana, keuangan, dan pendidikan perlu berperan bersama dengan sektor kesehatan untuk mencapai tujuan nasional.
C. Bagaimana peran masyarakat dalam mendukung dan mengawasi implementasi SKN di Indonesia ?
Peran masyarakat dalam mendukung dan mengawasi implementasi Sistem Kesehatan Nasional (SKN) di Indonesia sangatlah penting. Masyarakat dapat berperan aktif dalam berbagai aspek, mulai dari meningkatkan kesadaran kesehatan hingga mengawasi kinerja pemerintah dalam menjalankan program SKN. Berikut beberapa peran penting masyarakat dengan cara meningkatkan kesadaran kesehatan seperti edukasi diri sendiri, memanfaatkan layanan keasehatan, berpartisipasi dalam program kesehatan, menjadi relawan, memberikan masukan, menjadi mitra kerja, serta meningkatkan partisipasi masyarakat. Dan meningkatkan literasi kesehatan.
Tujuan
Adapun tujuan sistem kesehatan nasional, untuk terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat, swasta, maupun pemerintah. Secara sinergis berhasil guna dan berdayaguna, sehingga terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya.
Saran
A. Perlu adanya Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi, dan Sinergisme (KISS) baik antar pelaku maupun subsisten SKN akan tercapainya tujuan SKN itu sendiri.
B. Kerjasama antar pemerintah, masyarakat dan swasta perlu ditingkatkan agar derajat kesehatan semakin tinggi.
Kesimpulan
Sistem Kesehatan Nasional (SKN) adalah bentuk dan cara penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang memadukan berbagai upaya bangsa Indonesia dalam satu derap langkah guna menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan dalam kerangka mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagai mana di maksud dalam UUD 1945.
Tersusunnya SKN ini mempertegas makna pembangunan kesehatan dalam rangka pemenuhan hak asasi manusia, memperjelas penyelenggaraan pembangunan kesehatan sesuai dengan visi dan misi rencana pembangunan jangka Panjang Bidang Kesehatan Tahun 2005-2025 (RPJP-K), memantapkan kemitraan dan kepemimpinan yang transpormatif, melaksanakan pemerataan upaya kesehatan yang terjangkau dan bermutu, meningkatkan investasi kesehatan untuk keberhasilan pembangunan nasional.
DAFTAR PUSTAKA
Keputusan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 374/MENKES/SK/V/2009
https://peraturan.bpk.go.id/Download/69210/Peraturan%20Presiden%20No%2072%20Tahun
%202012.pdf
JDIH Pemerintah Kota Yogyakarta. Sistem Kesehatan Nasional 2010 https://jdih.jogjakota.go.id/index.php/articles/read/40
compas.com. contoh partisipasi masyarakat dalam pembangunan
https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/23/140422769/contoh-partisipasi-masyarakat- dalam-pembangunan?need_sec_link=1&sec_link_scene=im