• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Penjualan Kopi POPS

N/A
N/A
bulan purnama sari

Academic year: 2025

Membagikan "Sistem Penjualan Kopi POPS"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM PENJUALAN KOPI POPS

Disusun Oleh:

Bulan Purnama Sari 236651044

Hagiyaksa Sukmana 236651055

Shofia Santoso 236651052

Muhammad Arya Saputra 236651049

POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI D4 TEKNIK INFORMATIKA MULTIMEDIA

2024/2025

(2)

1. Pendahuluan

Sistem Informasi Penjualan Kopi adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu pengelolaan data penjual, produk kopi, dan pembeli dalam proses jual beli kopi. Sistem ini cocok digunakan oleh pelaku usaha kopi, baik skala kecil maupun besar, dalam mengelola stok produk, pemasokan, serta pencatatan transaksi penjualan secara digital dan terintegrasi.

2. Tujuan

Tujuan dari proyek ini adalah untuk mengembangkan Sistem Informasi Penjualan Kopi yang:

• Mempermudah dan mempercepat proses transaksi penjualan kopi.

• Meningkatkan efisiensi dalam pencatatan stok dan transaksi produk.

• Membantu penjual memantau dan mengelola produk kopi yang disuplai.

• Menyimpan dan mengelola data pelanggan dan pesanan mereka.

3. Deskripsi Proyek

Sistem Penjualan Kopi ini akan memiliki fitur-fitur utama sebagai berikut:

● Manajemen Penjual:

• Menyimpan data penjual, seperti nama usaha, alamat, dan nomor telepon.

• Menentukan relasi suplai antara penjual dan produk kopi yang mereka sediakan.

● Manajemen Produk (Kopi):

• Menambahkan, mengedit, dan menghapus data produk kopi.

• Menyimpan informasi seperti nama kopi, harga, stok, dan deskripsi.

● Manajemen Pembeli:

• Menyimpan data pembeli, termasuk id pelanggan dan nama pelanggan.

• Menyediakan fitur pencatatan setiap transaksi pembelian kopi.

● Transaksi Pembelian:

• Mencatat data pembelian seperti ID pemesanan, tanggal pembelian, dan produk yang dibeli oleh pelanggan.

• Menyimpan histori pembelian untuk masing-masing pembeli.

4. Kebutuhan Fungsional

Sistem Informasi Penjualan Kopi harus mampu:

• Menyimpan dan mengelola data penjual, kopi, dan pembeli.

• Mencatat relasi suplai antara penjual dan produk kopi.

• Mengelola stok produk secara manual berdasarkan transaksi pembelian.

• Menyediakan riwayat transaksi pembelian.

• Menghasilkan laporan pembelian berdasarkan tanggal, produk, dan pelanggan.

(3)

5. Kebutuhan Non-Fungsional

Sistem Penjualan Kopi harus:

• Memiliki antarmuka yang sederhana, responsif, dan mudah digunakan.

• Menyediakan validasi data untuk menghindari kesalahan input.

• Memastikan keamanan data transaksi dan pelanggan.

• Memiliki performa yang stabil dalam menangani transaksi yang berlangsung secara paralel.

6. Kebutuhan Teknis

Sistem ini akan dikembangkan menggunakan teknologi berikut:

Bahasa Pemrograman: Java Database:

PostgreSQL

Sistem Operasi: Windows

Hardware: PC/laptop/server dengan spesifikasi yang sesuai 7. Kesimpulan

Dengan adanya Sistem Informasi Penjualan Kopi ini, diharapkan proses bisnis penjualan kopi menjadi lebih terstruktur, efisien, dan mudah dikelola. Sistem ini mampu mengintegrasikan data antara penjual, produk kopi, dan pembeli, serta menyediakan informasi penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam kegiatan usaha kopi.

(4)

PENJELASAN ERD

1. Entitas:

• Supplier

Mewakili penyedia bahan kopi. Menyimpan informasi identitas dan usaha supplier.

• Kopi (Inventory)

Merupakan stok bahan kopi yang dimiliki. Data kopi mencakup jenis kopi dan informasi harganya.

• Produk

Produk akhir yang dapat dibuat dari kopi, seperti kopi kemasan atau olahan lainnya.

• Transaksi

Mewakili aktivitas pembelian produk oleh pembeli. Menyimpan informasi transaksi.

• Pembeli

Individu atau pihak yang membeli produk.

2. Atribut:

a. Supplier

• id_supplier (Primary Key) : id unik untuk masing-masing supplier.

• nama_usaha : nama usaha atau bisnis dari supplier.

• alamat : lokasi tempat supplier beroperasi.

b. Kopi (Inventory)

• id_supplier (Foreign Key) : menghubungkan kopi dengan supplier yang menyediakannya.

• nama_usaha : nama usaha yang menyuplai kopi tersebut.

• no_telpon : nomor telepon supplier

• jenis_kopi : jenis kopi

• harga : harga per satuan jenis kopi tersebut.

• stok : jumlah stok kopi yang tersedia.

c. Produk

• id_produk (Primary Key) : id unik untuk tiap produk.

• nama_produk : nama dari produk

• jenis_produk : kategori produk

• harga : harga jual produk

(5)

d. Transaksi

• id (Primary Key) : id unik transaksi.

• id_pembeli (Foreign Key) : menunjukkan siapa yang membeli.

• id_produk (Foreign Key) : menunjukkan produk apa yang dibeli.

• id_pemesanan : nomor referesnsi pemesenan

• tanggal_pemesanan : tanggal transaksi dilakukan

• jumlah : jumlah produk yang dibeli

• harga : harga satuan produk pada saat transaksi

• total_harga : total harga = jumlah x harga e. Pembeli

• id_pembeli (Primary Key) : id unik untuk tiap pelanggan

• nama_pelanggan : nama pelanggan 3. Relasi:

• Supplier – Kopi:

Relasi 1 ke N (one-to-many)

Satu supplier dapat menyuplai banyak jenis kopi.

Ditunjukkan melalui relasi “menyuplai”.

• Kopi – Produk:

Relasi M ke N (many-to-many)

Banyak jenis kopi bisa digunakan untuk membuat berbagai produk.

Ditunjukkan oleh relasi “dapat membuat produk”.

• Produk – Transaksi:

Relasi N ke N (many-to-many)

Banyak produk bisa muncul di banyak transaksi.

Ditunjukkan oleh relasi “Memunculkan ke laman transaksi” dan “Memberi produk”.

• Pembeli – Transaksi:

Relasi 1 ke N (one-to-many)

Satu pembeli dapat melakukan banyak transaksi.

(6)

4. Keterangan:

• Supplier – Kopi:

Relasi satu supplier menyuplai banyak kopi. Setiap kopi punya atribut sendiri seperti jenis dan harga.

• Kopi – Produk:

Kopi dapat digunakan sebagai bahan dasar berbagai produk, misalnya espresso, latte, kopi botol, dll.

• Produk – Transaksi:

Produk yang sudah tersedia dapat dibeli oleh pembeli melalui transaksi.

• Pembeli – Transaksi:

Transaksi dicatat berdasarkan siapa yang membeli, tanggal pembelian, jumlah, dan total harga.

5. Kesimpulan:

ERD ini cocok untuk sistem manajemen bisnis kopi yang melibatkan pemasok bahan mentah, pengolahan menjadi produk jadi, dan transaksi penjualan kepada konsumen.

• Struktur relasi memungkinkan pelacakan asal bahan (kopi), pembuatan produk, hingga proses pembelian oleh pelanggan.

• Cocok untuk skala bisnis UMKM hingga menengah yang ingin mengelola rantai pasok dan penjualan produk kopi.

• Dapat diperluas ke fitur tambahan seperti: metode pembayaran, pelacakan pengiriman, dan ulasan produk.

(7)

INITIAL UI DESIGN

(8)

ERD

LINK ERD:

https://drive.google.com/file/d/19GkDh-

iO9ZLblrECTQbfmmyXc08doEea/view?usp=sharing

LINK FLOW:

h t t p s : / / d r i v e . g o o g l e . c o m / f i l e / d / 1 g 1 F O E C V V a _ l 6 T L w j G 4 D j d F A K Y k q - d h i - / v i e w ? u s p = s h a r i n g

LINK FIGMA :

https://www.figma.com/design/hC5LJwXDKVSQeQk8OFWQq7/Desain-Kopi- Pops?t=Xa0FZC1Fhb64BM8d-1

Referensi

Dokumen terkait

melakukan transaksi, Khalifah Cell ingin membuat suatu sistem yang dapat3. mempermudah transaksi penjualan maupun

Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun Sistem Informasi Penjualan Berbasis web Pada Tomcats Denim, sehingga data transaksi informasi pembelian dan

Untuk itu dibuatlah aplikasi penjualan pulsa dan sistem pelelangan menggunakan SMS Gateway guna mempermudah para penjual pulsa dalam menjual seluruh produk pulsa

Simpulan dari penelitian ini adalah sistem penjualan online dapat mempermudah penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi, serta mempermudah penjual dalam mengelola pesanan,

Pada sebuah apotek dapat digali berbagai macam informasi dari data transaksi penjualan obat dan pembelian obat, Informasi ini dapat digunakan pihak apotek dalam mengatur

Bagaimana merancang dan membuat sistem informasi yang dapat mempermudah karyawan dalam pencatatan data transaksi penjualan dan data transaksi pembelian pada toko

Sistem informasi penjualan barang ini dapat menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mempermudah penjual dalam mengelola data penjualan barang, serta membuat

Membangun sistem informasi untuk bagian penjualan agar mempermudah dalam melakukan proses transaksi penjualan pada Tangerang Diesel dengan menggunakan NetBeans IDE 8.1