1
KONSEP PENGEMBANGAN
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN
Jangka Pendek 2024
Jangka Menengah 2025-2029
Jangka Panjang 2029 - 2034
Pengadaan Mobil Damkar ... Unit Kapasitas ... Ton
Pengadaan Mobil Tanki Air ... Unit
Kapasitas ... liter
Pengadaan Alat
Pelindung Diri (APD) ...
Set
Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendukung Pemadam Kebakaran
Pembangunan Pos Damkarmat I
Penyediaan Tandon Air I
Penyediaan Hidrant Pillar I
Pembangunan Markas Damkarmat
Pembangunan Pos Damkarmat II
Penyediaan Tandon Air II
Penyediaan Hidrant Pillar II
Penguatan kapasitas penanggulangan setempat melalui pemberdayaan masyarakat
Penyediaan Tandon Air
Penyediaan Prasarana dan Sarana Pendukung penanggulangan
setempat
3
PENGEMBANGAN 3.1
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN
7,5 km
3,5 km 2,5 kmWilayah
Sektor PosKONSEP FIRE COVERAGE
*)dan Waktu Tanggap Darurat
I II III
Uraian Penerimaan ,
pengeceka n informasi, interpretasi kebutuhan, persiapan
Perjalanan / waktu
tempuh menuju lokasi tanggap darurat
Pengamanan lokasi, gelar peralatan, dan inisiasi operasi
penanganan 5
Menit
5
Menit 5
Menit 15 Menit SKENARIO WAKTU TANGGAP DARURAT
15 MENIT
*) Adaptasi dan Pengembangan dari:
- Permen PUPR No. 20/PRT/M/2009 tentang Pedoman Teknis Manajemen Proteksi Kebakaran di Perkotaan
- CFPA-European Guideline No 1:2015 F
- Buku Saku Petunjuk Konstruksi Proteksi Kebakaran, Ditjen CK, Kemen.PUPR. 2022
Dibentuk oleh pengelompokan fungsi kegiatan yang memiliki kesamaan kebutuhan proteksi kebakaran
WMK ditentukan oleh waktu tanggap (response time) dari pos pemadam kebakaran terdekat
Daerah layanan dalam setiap WMK tidak melebihi
RADIUS 7,5 KM, di luar daerah tersebut dikategorikan sebagai daerah yang tidak terlindung (unprotected area).
Daerah yang sudah terbangun harus mendapatkan perlindungan dari mobil pemadam kebakaran yang pos terdekatnya berada dalam jarak 2,5 KM dan berjarak 3,5 KM dari sektor.
WILAYAH MANAJEMEN KEBAKARAN
(WMK / FIRE MANAGEMENT AREA)
SISTEM JARINGAN PRASARANA PEMADAM KEBAKARAN
berdasarkan Kepmen PU No. 10/KPTS/2000 dan Kepmen PU No. 11/KPTS/2000
Ketentuan Teknis Pengamanan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung Dan
Lingkungan, perencanaan tapak untuk proteksi kebakaran diantaranya harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.Lingkungan Bangunan
a.Lingkungan Perumahan, Perdagangan, Industri dan atau Campuran, tersedia sumber air berupa hidran lingkungan, sumur kebakaran atau reservoir air. Selain itu harus dilengkapi dengan sarana komunikasi umum.
b.Jalan Lingkungan, tersedia jalan lingkungan dengan perkerasan agar dapat dilalui oleh kendaraan
pemadam kebakaran..
c. Jarak Antar Bangunan GedungNo Tinggi Bangunan Gedung (m)
Jarak Minimum Antar Bangunan Gedung
1 s/d 8 3
2 > 8 s/d 14 > 3 s/d 6
3 > 14 s/d 40 > 6 s/d 8
4 > 40 > 8
2. Akses Petugas Pemadam kebakaran ke lingkungan
3. Akses Petugas Pemadam Kebakaran Ke Bangunan Gedung
a. Akses Petugas Pemadam Kebakaran Ke Dalam Bangunan.
b. Akses Petugas Pemadam Kebakaran Di Dalam Bangunan
c. Saf untuk Petugas Pemadam Kebakaran a.Lapis Perkerasan (hard
standing) dan jalur akses masuk (access way)
b. Hidran Halaman
5
3.1
KEBUTUHAN PENANGGULANGAN AWAL
dalam Penanganan Bahaya Kebakaran
Prinsip penanggulangan kebakaran:
Penanganan awal dilakukan secara setempat untuk mencegah rambatan api dan bahaya yang lebih besar sebelum kendaraan dan petugas pemadam tiba
Kebutuhan dukungan penanggulangan awal bahaya kebakaran
o Dukungan SDM setempat yang memahami konsep pencegahan dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran
o Dukungan sarana penanggulangan dasar (APAR dan alat bantu personil lainnya)
o Dukungan prasarana pemadaman berupa sumber air baku (sumur, hidran, bak
penampungan / tandon air, selang air, dll.)
PENGEMBANGAN
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN
Kepmendagri No.364.1-306 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Relawan Kebakaran
REDKAR
• Organisasi sosial berbasis masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi
mewujudkan ketahanan lingkungan dari bahaya kebakaran
• Dibentuk secara nasional dari, oleh dan untuk warga masyarakat di lingkungan Desa/Kelurahan.
• REDKAR mewadahi Satuan Relawan Kebakaran (Satlakar), Barisan Relawan Kebakaran (Balakar), atapun kelompok relawan lainnya.
• Pembentukan REDKAR dilaksanakan atas inisiatif masyarakat dan/atau dapat
difasilitasi pemerintah daerah
• Standar Kebutuhan: 4 orang relawan / RW
• Total kebutuhan relawan untuk
kawasan permukiman Lelilef: 16 orang
• Kebutuhan pos relawan: 4 lokasi pos
• Kebutuhan pelatihan untuk 4 regu (16 orang)
Potensi dan Kebutuhan REDKAR di Kawasan Permukiman Lelilef
DUKUNGAN SDM melalui PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran
1
7
PENGEMBANGAN
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN
Potensi dan Kebutuhan REDKAR di Kabupaten Cirebon
DUKUNGAN SARANA PENANGGULANAN DASAR
Dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran
2
Kebutuhan Peralatan Teknik Operasional setiap Pos RW
• Peralatan pendobrak antara lain:
kapak, gergaji, dongkrak, linggis, spreader;
• Peralatan pemadam, antara lain:
APAR/ pompa jinjing (portable pump) dan kelengkapannya;
• Peralatan penyelamat (rescue), antara lain: sliding roll, davy escape, fire blanket, usungan, alat pernafasan buatan
• Topi (helm tahan api),
• Peralatan Komunikasi perorangan (HT).
No. Komponen Peralatan Standar Jumlah / Pos
Jumlah Kebutuhan (x total pos) 1 Peralatan Pendobrak (set) 1 set
2 Peralatan Pemadam
a. APAR besar 2 unit
b. APAR medium 2 unit
c. Pompa Pendorong 1 unit
d. Selang & Nozle 1 set
3 Peralatan Penyelamatan
a. Fire Blanket & Usungan 1 set
b. Davy Escape 1 unit
c. Alat pernafasan buatan
(tabung O2 dan regulator) 2 set
4 Topi/ Helm 4 unit
5 Alat Komunikasi (HT) 2 unit
*) sumber: Buku Saku Petunjuk Konstruksi Proteksi Kebakaran, Ditjen CK, Kemen.PUPR. 2022
*)
8
DUKUNGAN PRASARANA PENANGGULANGAN KEBAKARAN
Syarat Tandon Air dan Hidran untuk Pemadam Kebakaran
sumber:
-Buku Saku Petunjuk Konstruksi Proteksi Kebakaran, Ditjen CK, Kemen.PUPR. 2022
-Standar manajemen kebakaran NFPA
3
Pasokan air untuk keperluan pemadam kebakaran diperoleh dari sumber alam seperti kolam air, danau, sungai, jeram, sumur dalam dan saluran irigasi maupun buatan seperti tangki air, tangki gravitasi, kolam renang, air mancur, reservoir, mobil tangki air dan hidran.
Pasokan Air Sumber Alami:
o Dalam hal pasokan air berasal dari sumber alami maka harus dilengkapi dengan pemipaan/peralatan penghisap air (drafting point).
o Permukaan air pada sumber alami harus dijamin pada kondisi kemarau masih mampu dimanfaatkan atau digunakan.
Pasokan Air Hidran
o Hidran disediakan pada lingkungan dan pemerintah daerah setempat berkewajiban mengadakan, merawat dan memelihara hidran.
o Perletakan lokasi hidran berada dalam jarak radius 50 meter dan diletakan sepanjang jalur akses mobil pemadam kebakaran.
o Pasokan air untuk hidran halaman harus sekurang-kurangnya 2.400 liter/menit pada tekanan 3,5 bar, serta mampu mengalirkan air minimal selama 45 menit.
o Perhitungan standar kebutuhan air hidrant pillar:
• 2.400 liter/menit (= 40 liter/detik)
• Waktu operasional hidran = 45 menit (minimal)
• Total kebutuhan air hidran = 2.400 x 45 = 108.000 liter
Tempat Penyimpanan Pasokan Air
o Tandon Air (berbentuk tabung tandon, tangki panel, atau sejenisnya)
• standar Pos Pemadam minimal kapasitas 12.000 liter
• standar pengisian dari sumur bor: 1,89 liter/detik (rata-rata debit air sumur bor di Kab.Cirebon, Kemen ESDM, 2019) o Standar perancangan dan penempatan:
• Sarana Penyediaan air kebakaran (reservoir, tangki/tandon, kolam renang yang berdekatan dengan tempat kejadian kebakaran) harus diberi tanda petunjuk yang mudah terlihat.
• Petugas pengawas pasokan air harus menjamin bahwa tanda-tanda petunjuk yang cepat telah terpasang pada setiap titik penyediaan air termasuk identifikasi nama serta nomor pasokan air.
9
PENGEMBANGAN
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN
DUKUNGAN PRASARANA PENANGGULANGAN KEBAKARAN
Syarat Tandon Air dan Hidran untuk Pemadam Kebakaran
3
*) sumber: Buku Saku Petunjuk Konstruksi Proteksi Kebakaran, Ditjen CK, Kemen.PUPR. 2022
Tanki Panel 12.000 lt Tandon 12.000 lt
Kebutuhan Prasarana Penanggulangan di Kabupaten Cirebon
No. Komponen Peralatan Standar Jumlah
/ Pos Jumlah Kebutuhan (x total pos 1 Tandon Air / Tanki Panel
12.000 liter 1 unit
2 Pompa Hisap / Pendorong 1 unit
3 Selang & Nozzle 1 set
4 Motor Tanki Air 600 lt 2 unit
Motor tanki
600 lt Truk tanki air 5.000 lt