MAKALAH
MENARA KEMBAR PETRONAS
DISUSUN OLEH :
SITI MUNIRA (2104101010069) MATA KULIAH : STRUKTUR BETON I
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan
sumbangan baik pikiran maupun materinya.
Penulis sangat berharap semoga makalah “Menara Kembar Petronas” ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bagi saya sebagai penulis merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman saya.
Untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Banda Aceh, 5 Desember 2022
Penulis
ii DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
BAB I ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 1
1.3 Tujuan ... 1
1.4 Manfaat... 1
BAB II ... 2
2.1 Definisi Bangunan Beton ... 2
2.2 Fungsi dan Manfaat dari Bangunan Beton ... 2
2.3 Menara Kembar Petronas dan Pembangunannya ... 4
2.4 Kelas dan Mutu Beton Menara Kembar Petronas ... 5
BAB III ... 6
3.1 Kesimpulan ... 6
3.2 Saran ... 6
DAFTAR PUSTAKA ... 7
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bangunan adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Bangunan juga biasa disebut dengan rumah atau gedung, yaitu segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya.
Bangunan mempunyai beberapa fungsi bagi kehidupan manusia, terutama sebagai tempat berlindung dari cuaca, keamanan, tempat tinggal, privasi, tempat menyimpan barang, dan tempat bekerja. Suatu bangunan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia khususnya sebagai sarana pemberi rasa aman, dan nyaman.
Bangunan beton adalah suatu bangunan yang dibangun dengan bahan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Adapun bangunan beton yang akan dibahas dalam makalah ini adalah Menara Kembar Petronas yaitu sepasang menara kembar yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apakah definisi dari bangunan beton?
b. Jelaskan fungsi-fungsi dari bangunan beton!
c. Jelaskan mengenai Menara Kembar Petronas dan pembangunannya!
d. Jelaskan kelas dan mutu beton yang digunakan dalam pembangunan Menara Kembar Petronas!
1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui definisi dari bangunan beton.
2. Untuk mengetahui fungsi-fungsi dari bangunan beton.
3. Untuk mengetahui mengenai Menara Kembar Petronas dan Pembangunannya.
4. Untuk mengetahui kelas dan mutu beton yang digunakan dalam pembangunan Menara Kembar Petronas.
1.4 Manfaat
1. Menambah pengetahuan, pemahaman, dan informasi mengenai definisi bangunan beton.
2. Menambah pengetahuan mengenai fungsi-fungsi dari bangunan beton.
3. Memberi pemahaman dan informasi mengenai Menara Kembar Petronas dan pembangunannya.
4. Memberi pengetahuan dan informasi mengenai kelas dan mutu beton yang digunakan dalam pembangunan Menara Kembar Petronas.
2 BAB II PEMBAHASAN
2.1 Definisi Bangunan Beton
Berikut ini beberapa pengertian bangunan dari beberapa sumber:
Menurut Vitruvius di dalam bukunya De Architectura, Bangunan yang baik haruslah memiliki keindahan atau estetika (Venustas), kekuatan (Firmitas), dan kegunaan atau fungsi (Utilitas). Sehingga bangunan tidak hanya sekedar berdiri saja, melainkan harus mempunyai tiga unsur yang disebutkan diatas (Sumoharjo, 2009).
Menurut pernyataan dari kampus Wartawarga Gunadarma, Bangunan biasanya dikonotasikan dengan rumah, gedung ataupun segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun
peradabannya seperti halnya jembatan dan konstruksinya serta rancangannya, jalan, dan sarana telekomunikasi.
Menurut Dian Ariestadi dalam bukunya Teknik Struktur Bangunan, Bangunan adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukan baik yang di atas atau di bawah tanah dan menyatu dengan tempat kedudukan di air (Ariestadi, 2008: 1).
Menurut kajian Al-Quran, Bangunan yaitu bangunan untuk tempat berlindung dari musuh, panas, hujan, dan binatang buas (Q.S 18 Al-Kahfi).
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia di atas, bangunan diartikan menurut arti katanya. Bangunan adalah kata benda, dengan kata kerjanya bangun atau
membangun, sehingga bangunan dapat diartikan sebagai yang dibangun atau yang didirikan. Bangunan adalah segala sesuatu yang dibangun untuk suatu kepentingan tertentu. Dengan definisi demikian, hampir semua bentuk yang didirikan atau dibangun dapat disebut sebagai bangunan, seperti gedung, rumah, jembatan, jalan, tugu, bendungan dan lain sebagainya.
Bangunan Beton adalah suatu bangunan yang dibangun dengan bahan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen.
2.2 Fungsi dan Manfaat dari Bangunan Beton
Berikut beberapa fungsi dan manfaat dari bangunan beton:
1. Bangunan sebagai tempat tinggal
Bangunan sebagai tempat tinggal termasuk salah satu bentuk proyek sipil untuk memenuhi kebutuhan manusia akan “papan”. Pembuatan bangunan ini harus memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanannya
penghuninya. Contoh-contoh bangunan tempat tinggal antara lain: rumah, apartemen, asrama, dan sebaginya.
3 2. Bangunan komersial
Jenis bangunan komersial didirikan untuk mendukung aktivitas dan keperluan bisnis komersial meliputi jual, beli, dan sewa. Faktor lokasi yang strategis memegang peranan penting bagi kesuksesan bangunan ini. Contoh-contoh bangunan komersial di antaranya: pasar, pertokoan, supermarket, mall, perkantoran, dan sebagainya.
3. Bangunan sebagai sarana pendidikan
Tujuan dari bangunan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hal sarana pendidikan dalam memperoleh ilmu dan pengetahuan. Beberapa contoh dari bangunan pendidikan misalnya: sekolah, perpustakaan, sanggar, laboratorium, dan lain-lain.
4. Bangunan sebagai sarana kesehatan
Demi menunjang kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan manusia, maka dibuatlah berbagai bangunan sarana kesehatan. Contoh bangunan untuk kesehatan di antaranya: rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, pusat rehabilitasi, dan sebagainya.
5. Bangunan sebagai tempat beribadah
Manusia juga harus memenuhi kebutuhan dalam hal menjalin hubungan
dengan Tuhan. Untuk itu, ada macam bangunan yang berfungsi sebagai tempat beribadah dan upacara keagamaan. Bangunan peribadatan ini disesuaikan dengan agama yang dianut manusia, seperti: Masjid untuk umat Islam, Gereja untuk umat Kristen, Kelenteng untuk penganut agama Tri Dharma Taoisme Konghucu, Pura untuk umat Hindu, Vihara untuk Budha.
6. Sebagai penginapan
Jenis bangunan penginapan dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk berpindah tempat secara mobilitas atau akomodasi. Keberadaan penginapan membuat seseorang bisa menyewanya dalam beberapa waktu. Contoh bangunan penginapan antara lain: hotel, cottage, wisma tamu, vila.
7. Bangunan transportasi
Kebutuhan manusia untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain juga mengharuskan terciptanya bangunan untuk keperluan transportasi. Di
bangunan fasilitas transportasi ini juga umumnya dilengkapi dengan fasilitas- fasilitas layanan yang menunjang alat transportasi tersebut. Bangunan ini dibuat sebagai pusat dari alat transportasi tertentu. Misalnya: terminal untuk tempat berhentinya bus, pelabuhan sebagai tempat menepinya kapal, stasiun untuk pemberhentian kereta api, bandara sebagai tempat mendaratnya pesawat.
8. Bangunan budaya dan hiburan
Budaya dan hiburan saling berkaitan satu sama lain. Jenis bangunan budaya dipakai untuk melestarikan dan atau mempertunjukkan suatu kebudayaan.
Sedangkan bangunan hiburan adalah bangunan yang dipakai sebagai tempat menciptakan hal-hal yang menghibur. Sementara itu contoh dari bangunan ini adalah: gedung pertunjukan, bioskop, museum, dan sebagainya.
4
9. Bangunan pemerintah dan layanan publik
Bangunan pemerintahan digunakan oleh pemerintah untuk menunaikan tugas dan kewajibannya. Beberapa bangunan ini juga harus menciptakan kebutuhan akan layanan publik seperti dalam pengurusan data kependudukan, berkas- berkas resmi, surat perijinan, laporan pengaduan, dan lain-lain.
2.3 Menara Kembar Petronas dan Pembangunannya
Menara Petronas atau Menara Kembar Petronas yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia adalah sepasang menara kembar yang pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia pada tahun 1998-2004, sebelum dilampaui oleh Burj Khalifa dan Taipei 101.
Namun, kedua menara ini masih merupakan pencakar langit kembar tertinggi di dunia pada abad ke-20. Menara Kembar Petronas memegang gelar sebagai bangunan
tertinggi dari tahun 1998-2004 berdasarkan pengukuran dari lantai pintu masuk utama sampai struktur atas, menurut referensi ketinggin asli bangunan yang digunakan oleh organisasi internsional Dewan Bangunan Tinggi dan Habitat Urban sejak tahun 1969.
Menara Petronas yang dirancang oleh arsitek César Pelli dari Argentina, selesai dibangun pada tahun 1998. Setelah menghabiskan waktu tujuh tahun, menara ini menjadi bangunan tertinggi di dunia sewaktu diresmikan. Menara ini dibangun di atas pondasi pacuan kuda Kuala Lumpur. Kedalaman batuan dasar menjadikan bangunan ini dibangun dengan pondasi paling dalam di dunia. Pondasi sedalam 120 meter itu memerlukan sejumlah beton yang tidak sedikit untuk dibangun dalam waktu 12 bulan (1 tahun) oleh Bachy Soletanche.
Menara setinggi 88 lantai ini sebagian besar dibangun dari beton bertulang dengan eksterior bangunan dari baja dan kaca yang dirancang menyerupai motif kesenian Islam yang mencerminkan agama Islam di Malaysia. Pengaruh seni Islam lainnya dalam bangunan ini adalah penampang lintang kedua Menara yang berbentuk Rub Al- Hizb, ditambah dengan bagian bundar untuk memenuhi keperluan ruang kantor.
Menara 1 dibangun oleh konsorsium Jepang yang dipimpin oleh Hazama Corporation sementara Menara 2 dibangun oleh dua kontraktor Korea Selatan, yaitu Samsung C&T dan Kukdong Engineering & Construction. Jembatannya pun dikerjakan oleh Kukdong.
Dikarenakan kekurangan baja serta biaya pengimporan baja yang mahal, menara kembar ini dibangun dengan beton bertulang yang sangat kukuh berdesain radikal yang lebih murah. Beton yang sangat kukuh dikenal oleh banyak kontraktor Asia dan dua kali lebih efektif mengurangi guncangan dibandingkan baja, tetapi bangunan ini menjadi dua kali beratnya pada pondasi dibandingkan bangunan baja sejenisnya.
Didukung oleh inti beton 23x23 meter dan lingkaran luar dengan tiang penopang super berjarak lebar, menara-menara ini menggunakan sistem struktur canggih yang sesuai dengan profil bangunannya yang ramping serta menyediakan ruang kantor tanpa tiang seluas 560.000 m2 (669.754 sq yd). Di bawah menara kembar ini terdapat pusat perbelanjaan Suria KLCC dan Dewan Filharmonik Petronas.
Terdapat sebuah jembatan udara yang menghubungkan kedua menara di lantai 41 dan 42, yang menjadikannya jembatan dua lantai tertinggi di dunia. Jembatan ini tidak dipasang langsung pada struktur utama, sebaliknya dirancang untuk bergeser ke
5
dalam dan ke luar menara agar tidak patah akibat angin kencang atau pergerakan lempeng menara. Hal ini juga untuk mengendalikan akumulasi tekanan berlebihan yang terjadi di bagian tengah jembatan, karena jika jembatan dibangun begitu dekat dan terlalu menekan ke struktur menara, perpindahan tekanan menyebar di sekitar jembatan yang akhirnya menciptakan fenomena “jembatan tertekan”, yang dapat menyebabkan jembatan runtuh dengan mudah. Jembatan ini terletak 170 meter (558 ft) dari permukaan jalan dan panjangnya 584 meter (1.916 ft), sedangkan beratnya 750 ton (750.000 kg).
Jembatan udara Petronas juga diperkuat lagi dengan 2 kaki “busur tergantung” yang tiap sisinya berpasangan; panjang setiap satu kaki adalah 51 meter yang terkunci ke lantai 29 pada masing-masing menara. Setelah dibangun di darat, jembatan udara diangkat ke tempatnya di menara selama tiga hari pada bulan Juli 1995. Alih-alih langsung terhubung ke menara, jembatan udara dapat bergeser atau terdorong ke dalam dan ke luar untuk mengimbangi efek dari angin. Terletak di lantai 41 dan 42, jembatan udara menghubungkan ruang konferensi, ruang makan eksekutif dan ruang sembahyang.
2.4 Kelas dan Mutu Beton Menara Kembar Petronas
Mutu beton merupakan salah satu bagian penting untuk menentukan
pengaplikasiannya pada struktur bangunan. Kualitas beton sendiri dapat berbeda-beda sesuai penggunaan dan pemilihan komposisi bahan material yang dipakai. Umumnya, beton dengan kualitas tinggi diperuntukkan pada bangunan bertingkat, dermaga, silo, cerobong, terowongan, apron, bendungan dan struktur jembatan maupun bangunan dengan kuat tekan mencapai 40 Mpa. Sementara beton dengan kualitas kelas bawah sering digunakan untuk dinding maupun lantai.
Kualitas beton sebagai salah satu karakteristik penting yang umumnya ditunjukkan dengan satuan angka dan huruf. Biasanya, penggunaan satuan mutu beton di
Indonesia adalah K. Kualitas beton K merupakan kuat tekan beton dengan ukuran per cm2nya.Mutu beton dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan dimulai dari K100- K500. Angka di belakang huruf K menunjukkan beban dalam satuan kilogram.
Dalam pembangunan Menara Kembar Petronas kemungkinan besar menggunakan jenis mutu beton kelas III yang dianggap paling tinggi diantara jenis mutu beton lainnya. Proses pembuatan mutu beton ini membutuhkan komposisi dengan nilai perbandingan khusus dan detail. Pengerjaan beton ini wajib dilakukan oleh tenaga ahli dan melalui pemeriksaan ketat. Pengawasan pada kualitas beton ini juga dilakukan secara kontinu. Mutu beton ini dapat meliputi, K350, K325, K375, K500 dan
lainnya. Atau menggunakan Beton Hampa yang dibuat dengan menyedot air pengencer adukan beton dengan memakai alat vakum khusus. Karena proses inilah, jenis beton ini disebut sebagai beton hampa. Beton ini mempunyai kekuatan sangat tinggi sebab kandungan air yang tersisa adalah air yang sudah bereaksi dengan semen saja. Beton hampa digunakan untuk bangunan-bangunan tinggi seperti menara gedung pencakar langit.
6 BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Bangunan adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat.
Bangunan beton adalah suatu bangunan yang dibangun dengan bahan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen.
Bangunan berfungsi sebagai tempat tinggal, komersial, sarana pendidikan, sarana kesehatan, tempat beribadah, penginapan, bangunan transportasi, tempat wisata dan hiburan, dan tempat pelayanan publik.
Menara Petronas atau Menara Kembar Petronas yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia adalah sepasang menara kembar yang pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia pada tahun 1998-2004.
Menara Kembar Petronas yang dirancang oleh arsitek César Pelli dari Argentina, selesai dibangun pada tahun 1998.
Menara Kembar Petronas kemungkinan besar dibangun dari beton bertulang dengan eksterior bangunan dari baja dan kaca yang dirancang menyerupai motif kesenian Islam yang mencerminkan agama Islam di Malaysia.
Terdapat sebuah jembatan udara yang menghubungkan kedua menara di lantai 41 dan 42, yang menjadikannya jembatan dua lantai tertinggi di dunia.
Menara Kembar Petronas kemungkinan besar menggunakan Jenis Mutu Beton Kelas III atau Beton Hampa.
3.2 Saran
Penulis berharap setelah membaca makalah ini, para pembaca dapat mempelajari dan mencari tau info lebih lanjut mengenai beton dan strukturnya.
7
DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia. (2020, Agustus 28). Beton. Retrieved from www.wikipedia.org:
https://id.wikipedia.org/wiki/Beton
Wikipedia. (2022, November 24). Bangunan. Retrieved from www.wikipedia.org:
https://id.wikipedia.org/wiki/Bangunan
Wikipedia. (2022). Menara Kembar Petronas. Retrieved from www.wikipedia.org:
https://id.wikipedia.org/wiki/Menara_Kembar_Petronas