• Tidak ada hasil yang ditemukan

skflakfkdgjosfplfpewogpriohtorhkto

002@Komang Lilis Anggreni

Academic year: 2023

Membagikan "skflakfkdgjosfplfpewogpriohtorhkto"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

Penerapan pendekatan permainan tradisional akan dibatasi pada mata pelajaran pendidikan jasmani, dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran pendidikan jasmani dengan menerapkan pendekatan permainan tradisional. Tambahkan referensi strategi pembelajaran pendekatan permainan tradisional yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Kerangka Konseptual

Oleh karena itu, tindakan seseorang didasarkan pada motivasi-motivasi tertentu yang mengandung tema-tema yang sesuai dengan motivasi yang melandasinya. Menurut Slameto (2013) “belajar adalah suatu proses upaya yang dilakukan seseorang untuk memperoleh perubahan tingkah laku baru secara utuh, sebagai hasil pengalamannya dalam berinteraksi dengan lingkungannya” (hal. 32). Perubahan tersebut tidak hanya pada aspek kognitif atau kognitif saja, tetapi juga mencakup aspek sikap dan nilai (afektif) serta keterampilan (psikomotor).

Pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa siswa yang mempunyai motivasi tinggi berpeluang besar untuk mencapai hasil belajar yang lebih tinggi, sebaliknya jika siswa mempunyai motivasi yang rendah diperkirakan juga akan mempunyai hasil belajar yang rendah. Namun tidak menutup kemungkinan siswa yang motivasinya rendah akan mempunyai hasil belajar yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Selalu mempunyai tekad dan selalu optimis bahwa impian Anda dapat tercapai dengan belajar (Dalyon 2015 pp.56-57).

Minat belajar yang besar akan meningkatkan motivasi siswa untuk terus mencapai hasil belajar yang baik di sekolah. Hasil belajar merupakan perubahan yang diperoleh seseorang setelah melaksanakan kegiatan belajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Penelitian Relevan

Dalam konteks ini, permainan tradisional dinilai mampu mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, sekaligus mengajarkan nilai-nilai sosial, budaya, dan agama. Beberapa contoh permainan tradisional yang dapat digunakan untuk mengajarkan PJOK adalah rumput padang rumput, penyerangan dgn gas beracun, lompat tali dan balap karung. Penelitian tambahan yang dilakukan oleh Nurul Hidayah dan Siti Nurhayati dengan judul “Pentingnya Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa” menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh permainan tradisional engklek terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas 7 sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional bahasa Inggris mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sehingga mendukung argumen bahwa penggunaan permainan tradisional dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Terakhir, penelitian yang fokus pada pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah “Permainan Tradisional Sebagai Alat Pengembangan Keterampilan Motorik Fisik Anak dan Nilai Pendidikan Islam di PAUD Kamboja Probolinggo” oleh Nurul Hidayah dan Nurul Hidayati. Mulai dari meningkatkan motivasi belajar hingga mengembangkan fisik motorik dan nilai-nilai pendidikan, permainan tradisional terbukti menjadi sumber belajar yang berharga di berbagai jenjang pendidikan.

Metode Penelitian

Nama penelitian ini sendiri sudah menunjukkan isi yang dikandungnya, yaitu kegiatan yang dilakukan selama pembelajaran. Dengan kata lain, guru berpendapat bahwa ada sesuatu yang perlu ditingkatkan dalam praktik pengajaran saat ini. Penelitian kinerja kelas (PTK) mengacu pada beberapa definisi di atas menunjukkan bahwa tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran dengan cara menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di kelas, setelah mengetahui permasalahan yang terjadi, kemudian mencari alternatif pemecahan permasalahan. dengan jawaban yang bersifat ilmiah. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui tindakan, namun pada dasarnya penelitian tindakan kelas ditujukan untuk memecahkan berbagai permasalahan nyata dan praktis dalam meningkatkan mutu pembelajaran, yang dialami secara langsung dalam interaksi guru dengan siswa dalam proses pembelajaran. . 7) menjelaskan bahwa “Tujuan PTK adalah untuk senantiasa memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas.”

Mengacu pada penjelasan tujuan penelitian tindakan di atas, maka penelitian tindakan akan memberikan dampak positif bagi peneliti dan subjek yang diteliti dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan hasil kerja suatu lembaga. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berfokus pada kelas atau proses belajar mengajar dan juga harus fokus atau berhubungan dengan hal-hal yang terjadi di kelas. Untuk mencapai tujuan dalam penelitian tindakan kelas, proses penelitian harus melaksanakan empat rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam siklus berulang.

Apabila keberhasilan dan hambatan dari tindakan yang dilaksanakan pada siklus pertama diketahui, maka peneliti menentukan rencana untuk siklus kedua. Kegiatan pada siklus kedua tidak jauh berbeda dengan kegiatan pada siklus pertama, namun kegiatan pada siklus kedua memberikan beberapa perbaikan tambahan dari tingkat sebelumnya, yang dimaksudkan untuk memperbaiki berbagai kendala atau permasalahan yang teridentifikasi pada siklus pertama.

Jenis Penelitian

Dalam penelitian ini, satu kelas akan dijadikan sebagai kelompok eksperimen yang akan menerapkan pendekatan permainan tradisional dalam pembelajaran pendidikan jasmani, sedangkan kelas lainnya akan dijadikan kelompok kontrol yang akan tetap mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional. Dengan demikian, penelitian ini akan memungkinkan dilakukannya perbandingan antara dua kelompok untuk mengevaluasi dampak pendekatan permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa.

Definisi Operasional Penelitian

Waktu dan Tempat Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPIT Al Fatih Cigombong yang berjumlah 45 siswa kelas VII.

Instrumen Penelitian

Observasi yang dilakukan secara langsung terhadap subjek yang diteliti digunakan untuk mengetahui secara langsung mengenai subjek yang diteliti. Observasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengamati motivasi belajar siswa pada pembelajaran permainan tradisional kelas XI IPS 1 SMPIT Al Fatih Cigombong. Panduan observasi berupa format penelitian, yang dirancang untuk mengumpulkan berbagai data informasi dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa untuk mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani melalui penerapan permainan tradisional.

Kriteria evaluasi yang digunakan menurut Sugiyono (2013, p. 141) bahwa: “Skala karakter di bawah ini menggunakan kategori baik, sedang dan buruk atau dengan angka. Catatan lapangan merupakan alat yang penting karena akan berdiskusi dan berguna sebagai perantara, yaitu apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dicium dan diraba dengan catatan sebenarnya. Membuat catatan lapangan juga merupakan cara untuk melaporkan pengamatan, refleksi dan reaksi terhadap permasalahan yang ditemukan selama penelitian.

Catatan lapangan ini digunakan untuk mencatat segala hasil pengamatan pengamat selama pembelajaran, hal-hal yang diamati pengamat selama pembelajaran yaitu kinerja guru, penyampaian materi, tanggapan anak terhadap pembelajaran yang dilakukan, dan lain-lain. oleh pengamat dalam catatan data. Foto dimaksudkan untuk menggambarkan situasi yang terjadi di kelas pada saat pembelajaran, untuk mengabadikan suasana, detail kejadian yang perlu didokumentasikan sebagai bukti fisik.

Fokus Penelitian

Desain Penelitian

Langkah-langkah Penelitian

Kesimpulannya, peneliti dikatakan sebagai guru pendidikan jasmani dan pengamatnya adalah guru pendidikan jasmani dari SMPIT Al Fatih Cigombong. Langkah selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas ini, peneliti berperan sebagai guru dan akan dibantu oleh pengamat yaitu guru penjas dari SMPIT Al Fatih Cigombong... langkah-langkah yang dilakukan untuk melaksanakan tindakan ini adalah : Peneliti mencatat segala macam kegiatan, kejadian, kendala yang terjadi selama pembelajaran, pada lembar observasi yang disiapkan dan dilaksanakan setelah pembelajaran berakhir.

Tahap observasi atau observasi ini merupakan tahap pencatatan data yang meliputi proses dan hasil pelaksanaan kegiatan. Tahap selanjutnya adalah analisis dan refleksi terhadap seluruh data yang diperoleh dari hasil pengisian angket, hasil observasi dan catatan lapangan, untuk mengetahui apakah penelitian yang dilakukan berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pekerjaan fisik. pembelajaran pendidikan menggunakan pendekatan permainan tradisional.

Rencana Tindakan Penelitian

  • Siklus I tindakan I a) Perencanaan
  • Siklus I tindakan II a) Perencanaan
  • Siklus II Tindakan I a) Perencanaan
  • Siklus II tindakan II a) Perencanaan

Tindakan dilakukan sesuai dengan UCP (UCP) yang telah disiapkan yaitu UPU pembelajaran permainan tradisional. Tahapan ini dilakukan oleh seorang pengamat yaitu guru pendidikan jasmani SMPIT Al Fatih Cigombong.Observator mempunyai tugas mengamati motivasi belajar siswa pada kelas pendidikan jasmani.Observasi ini menggunakan lembar yang telah disiapkan untuk mengamati motivasi belajar siswa. . Fokus observasi pada siklus I tindakan II sama seperti pada siklus I yaitu motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani.

Peneliti merefleksikan apa yang telah dicapai pada Siklus I, dengan menganalisis lembar observasi dan catatan lapangan, dengan refleksi penulis dapat mengetahui permasalahan pembelajaran apa saja yang terjadi pada Siklus I. Peneliti juga perlu melihat apakah terjadi peningkatan motivasi. ...pembelajaran siswa dimulai dari observasi awal sampai siklus I selesai. Fokus observasi pada tindakan I siklus II adalah motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani. Tahapan ini dilakukan oleh pengamat yaitu guru pendidikan jasmani SMPIT Al Fatih Cigombong, pengamat mempunyai tugas mengamati motivasi belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan. secara fisik observasi ini menggunakan lembar observasi motivasi belajar siswa yang telah disiapkan.

Peneliti merefleksikan apa yang telah dicapai pada Siklus II Tindakan I dengan menganalisis lembar observasi dan catatan lapangan.Dengan refleksi tersebut penulis dapat mengetahui permasalahan apa saja yang timbul dalam pembelajaran pada Siklus II Tindakan I. Hasil refleksi pada Siklus II tindakan I menjadi acuan untuk merevisi rencana tindakan siklus II II. Fokus observasi pada siklus II tindakan II masih sama dengan siklus dan tindakan sebelumnya yaitu motivasi siswa dalam belajar. olahraga.

Teknik Pengumpulan Data

Uji Validitas dan Reabilitas Instrument a) Uji Validitas Angket

Sebelum kuesioner dibagikan kepada responden, sebaiknya dilakukan uji validitas terlebih dahulu untuk mengetahui apakah pernyataan yang dibuat relevan atau tidak sehingga kita dapat mengetahui apa yang sebenarnya diukur. Semakin baik validitasnya maka semakin baik pula apa yang diteliti, artinya apa yang diteliti atau diukur adalah sesuai dengan tujuannya atau lebih mencerminkan apa yang diukur. Menurut Mustika (2012), setelah diperoleh koefisien korelasi dengan perhitungan di atas kemudian untuk melihat signifikansinya dihitung �ℎi�𝑢𝑛g dari validitasnya dengan menggunakan uji-t dengan rumus :.

Jika t hitung > t tabel maka valid. Jika t hitung < t tabel maka tidak valid. b) Uji reliabilitas instrumen (kuesioner). Reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi suatu pertanyaan ketika ditanya tentang topik yang sama, meskipun ditanyakan oleh orang yang berbeda, waktu yang berbeda, dan tempat yang berbeda. Keandalan suatu instrumen pengukuran atau alat evaluasi yang dimaksud adalah alat yang memberikan hasil yang sama (konsisten/stabil) (Suherman dan Sukjaya, 1990, hlm. 167).

Teknik yang digunakan untuk menentukan koefisien reliabilitas �i adalah dengan menggunakan rumus Alpa-Cronbach (Drajat dan Abduljabar, 2014, p. 69), yaitu:. kesalahan kuadrat rata-rata: varians skor total.

Teknik Penggolahan Data a) Kuisoner atau Angket

Peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA pada materi pencemaran lingkungan melalui model PjBL pada siswa kelas VII SMPN 9 Salatiga. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan motivasi belajar PPKn di Sekolah Menengah YAKPI 1 DKI Jaya. PENERAPAN PENDEKATAN BELAJAR BELAJAR KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN ILMU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA SISWA SD.

Meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game turnamen pada mata pelajaran PAI. Pemanfaatan benda konkrit untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika di sekolah dasar. Meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik berbantuan permainan edukatif di sekolah dasar.

Peningkatan motivasi dan hasil belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Media Gambar Tari Gawi. Pendidikan fisika berbasis CTL menggunakan metode eksperimen untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada materi tata surya.

Referensi

Dokumen terkait

Andoyo -Pendampingan penelitian STRANAS Asistensi Proposal Tim Detaser -Pendampingan penelitian RAPID Asistensi Proposal Tim Detaser -Pendampingan penelitian RISTEK

Subjek penelitian adalah produktivitas publikasi peneliti yang berasal dari proposal penelitian Badan Litbang Pertanian, sedangkan objek penelitian adalah dokumen proposal

PROPOSAL BERKUALITAS PROPOSAL DIATAS RATA-2 PROPOSAL YANG DIDANAI KLINIK PROPOSAL PENELITIAN HIBAH KOMPETITIF DRPM DIKTI TAHUN 2017 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF... SUMBER DANA

Pngajuan Usulan proposal Penelitian Pembuatan Usulan Proposal Penelitian Kompetitif Nasional dan Desentralisasi mengacu pada Panduan Pelaksanaan Penelitian

▪ Penelitian dengan durasi tiga tahun, revisi proposal meliputi keseluruhan isi proposal untuk pelaksanaan tahun 2020, 2021, dan 2022. ▪ Penelitian lanjutan, revisi proposal

Pada halaman Level User Admin terdapat beberapa menu seperti Proposal Penelitian, Laporan Akhir Penelitian, Proposal Pengabmas, Laporan Pengabmas, Surat Pengantar dan Users..

DATA USULAN PROPOSAL PENELITIAN TAHUN 2010 DI DANAI TAHUN 2010 DATA USULAN PROPOSAL PENELITIAN TAHUN 2010 DI DANAI TAHUN 2010 DATA USULAN PROPOSAL PENELITIAN TAHUN 2010 DI DANAI

POB Pengukuran TKT pada Pengajuan Proposal Penelitian Dosen LP2M Mulai Menghitung TKT Proposal Penelitian Mengisi Hasil TKT Mengunggah Berkas Perhitungan TKT Proposal dan Berkas