• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI ANINDYA YULI A.N 14804241044

N/A
N/A
Fitroh Satrio

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI ANINDYA YULI A.N 14804241044"

Copied!
197
0
0

Teks penuh

Menunjukkan motivasi kepada anggota KPRI DWIJA Tonjong seharusnya tidak sulit jika anggota koperasi mengetahui manfaat yang didapat dengan menjadi anggota koperasi. Maka penulis melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Citra Kerjasama, Pelayanan dan Motivasi Anggota Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes”.

Identifikasi Masalah

Hal ini terlihat pada jam buka KPRI DWIJA Tonjong, hanya terlihat beberapa anggota koperasi yang melakukan aktivitas transaksi di KPRI DWIJA Tonjong. Berdasarkan uraian tersebut, penulis mengusulkan penelitian pada Koperasi Pekerja Republik Indonesia (KPRI), DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes untuk mengetahui apakah citra, pelayanan dan motivasi koperasi berpengaruh terhadap kepuasan anggota.

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Apa pengaruh motivasi anggota terhadap kepuasan anggota pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes. Apa pengaruh Citra koperasi, pelayanan dan motivasi anggota terhadap kepuasan anggota pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes.

Tujuan Penelitian

Koperasi

Koperasi produksi adalah koperasi yang melakukan kegiatan ekonomi pembuatan dan penjualan barang, baik yang dilakukan oleh koperasi sebagai suatu organisasi maupun oleh anggota koperasi (Widiyanti Ninik, 1992: 55). Koperasi jasa adalah koperasi yang kegiatannya dalam bidang pemberian pelayanan tertentu kepada anggota dan masyarakat umum (Widiyanti Ninik.

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)

Variabel Penelitian

Konsep Kepuasan Anggota

Pemahaman tradisional tentang kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan adalah perbedaan antara harapan dan kinerja yang dirasakan. Untuk menciptakan kepuasan pelanggan, suatu perusahaan harus mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang dianggap paling penting, yang disebut dengan The Big Eight Factors, yang secara umum dibagi menjadi tiga kategori sebagai berikut (Hannah dan Karp, 1991) : . a) Faktor-faktor yang berhubungan dengan produk I. Kualitas produk.

Gambar 1. Konsep Kepuasan Pelanggan  (Sumber : Tjiptono, 2002:25)
Gambar 1. Konsep Kepuasan Pelanggan (Sumber : Tjiptono, 2002:25)

Metode Pengukuran Kepuasan Pelanggan

Salah satu cara untuk mendapatkan gambaran kepuasan pelanggan adalah dengan mempekerjakan beberapa orang (ghost buyer) untuk bertindak atau berperan sebagai pelanggan/calon pembeli produk perusahaan dan pesaing. Kemudian mereka membuat temuan tentang kelebihan dan kekurangan produk perusahaan dan pesaing berdasarkan pengalaman mereka membeli produk tersebut.

Jenis Citra

Menurut Jefkins (dalam Soemirat dan Ardianto, citra adalah kesan yang diterima berdasarkan pengetahuan dan pemahaman seseorang terhadap fakta atau kenyataan. Citra ganda (layered image), yaitu sejumlah individu, kantor atau perwakilan lain dari perusahaan dapat terbentuk citra tertentu a) Citra bayangan, yaitu citra yang dimiliki oleh orang-orang dalam organisasi, citra ini cenderung positif.

Manfaat Citra

Manajemen mutu suatu perusahaan adalah manajemen yang dapat melaksanakan fungsi manajemen dengan baik agar pelayanan yang diberikan kepada anggota dapat terlaksana secara maksimal. Terbentuknya citra positif atau indikator citra koperasi itu sendiri dapat diukur dengan indikator tanggung jawab sosial perusahaan.

Pengertian Pelayanan

Salah satu upaya untuk menciptakan, memelihara dan meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan anggota sebagai pelanggan adalah dengan memberikan pelayanan yang konsisten dan berkualitas, serta pelayanan yang unggul dibandingkan pesaing.

Pengertian Kualitas Pelayanan

Kualitas pelayanan merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan serta ketepatan penyampaiannya sesuai dengan harapan pelanggan. Pelanggan akan menilai kualitas pelayanan berdasarkan apa yang dirasakannya, yaitu dimensi-dimensi yang mewakili kualitas pelayanan (Rangkuti, 2006:28).

Dimensi Kulitas Pelayanan

Ungkapan ini berarti bahwa semakin besar kesenjangan antara apa yang diterima dan apa yang diharapkan, maka semakin besar pula ketidakpuasannya. Oleh karena itu diperlukan kebijakan kualitas pelayanan terhadap anggota (severquad policy), agar mereka merasa puas, karena apa yang diinginkan atau diharapkan anggota sesuai dengan apa yang mereka terima atau jika ada kesenjangan tidak terlalu banyak.

Jenis-jenis Pelayanan Usaha Koperasi

Sektor unit usaha Simpan Pinjam masih mendominasi operasional KPRI DWIJA Tonjong. Unit usaha rental mobil ini merupakan unit usaha baru yang disediakan oleh KPRI DWIJA Tonjong.

Pengertian Motivasi

Dalam praktiknya, unit persewaan mobil ini sebagian besar masuk dalam bidang kesejahteraan KPRI DWIJA Tonjong, bukan termasuk dalam unit usahanya. Motivasi yang timbul akan mendorong anggota untuk berpartisipasi aktif di KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes.

Teori Motivasi

Motif menjadi aktif pada saat-saat tertentu, terutama ketika kebutuhan untuk mencapai suatu tujuan sangat nyata atau mendesak (Sadirman, 2001:71). Menurut McDonald, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya perasaan dan didahului oleh tanggapan terhadap suatu tujuan.

Tipe-tipe Motivasi

Pengukuran Motivasi Anggota

Indikator pengukuran motivasi berdasarkan teori di atas yaitu usaha anggota dalam kegiatan koperasi, kesediaan anggota untuk mengikuti kegiatan koperasi, dan tujuan anggota dalam kegiatan koperasi.

Penelitian yang Relevan

  • Pengaruh Citra Koperasi terhadap Kepuasan Anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes
  • Pengaruh Pelayanan terhadap Kepuasan Anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes
  • Pengaruh Motivasi Anggota terhadap Kepuasan Anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes
  • Pengaruh Citra Koperasi, Pelayanan, dan Motivasi Anggota terhadap Kepuasan Anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes

Astri Ocktora Sinaga dan Kusumantoro (2014) dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kemampuan Manajemen Pengurus, Motivasi Anggota Dan Citra Koperasi Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Wahana Artha Nugraha”. Pengaruh motivasi anggota terhadap kepuasan anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes.

Paradigma Penelitian

H1 : Terdapat pengaruh positif dan signifikan Citra koperasi terhadap kepuasan anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes. H3 : Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi anggota terhadap kepuasan anggota KPRI DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes.

Desain Penelitian

Variabel Penelitian

Definisi Operasional Variabel

Citra yang dimaksud dalam penelitian ini adalah persepsi dan kesan masyarakat anggota KPRI DWIJA Tonjong terhadap koperasi. Pelayanan merupakan suatu usaha kerjasama untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya terhadap apa yang dibutuhkan anggotanya, memberikan kemudahan memperoleh barang atau jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Yang dimaksud dengan responsiveness adalah kemampuan pegawai dalam membantu pelanggan dan memberikan pelayanan secara tepat dan cepat.

Populasi dan Sample Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Koperasi Pekerja DWIJA Republik Indonesia Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang berjumlah 223 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel secara acak berdasarkan kelompok, wilayah, atau kelompok subjek yang berkumpul secara alami (Arikunto, 2006: 134). Singkatnya, teknik pengambilan sampel ini dilakukan secara acak dengan tujuan agar peneliti tidak memilih responden yang diinginkan, melainkan berdasarkan undian sehingga data survei yang dihasilkan lebih netral untuk masing-masing kelompok.

Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini bentuk angket yang digunakan adalah bentuk tertutup yaitu angket yang sudah berisi alternatif jawaban. Dalam penelitian ini metode kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data mengenai citra koperasi, pelayanan dan motivasi anggota terhadap kepuasan anggota. Metode ini digunakan untuk mengetahui data anggota Koperasi Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang diambil dari buku RAT dan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas.

Instrumen Penelitian

Metode Analisis Data

  • Analisis Statistik Deskriptif
  • Uji Hipotesis
  • Gambaran Umum Koperasi
  • Struktur Organisasi

Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji perbedaan variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen. Uji t digunakan untuk menguji pengaruh dan signifikansi masing-masing (secara parsial) variabel bebas yaitu citra koperasi, pemberian pelayanan dan motivasi anggota terhadap variabel terikat kepuasan anggota. Sebaliknya jika F hitung lebih kecil dari F tabel maka hipotesis alternatif ditolak, dengan kata lain variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen dalam waktu yang bersamaan.

Tabel  kecenderungan  variabel  digunakan  untuk  mengkategorikan  skor  yang  diperoleh  masing-masing  variabel  dengan  menggunakan  mean  dan  standar  deviasi
Tabel kecenderungan variabel digunakan untuk mengkategorikan skor yang diperoleh masing-masing variabel dengan menggunakan mean dan standar deviasi

Statistik Deskriptif

Berdasarkan tabel 14 terlihat bahwa seluruh responden yang sudah lama menjadi anggota yaitu kelompok > 3 tahun yaitu 92,86% termasuk dalam anggota koperasi yang lebih memahami kondisi koperasi dan terlibat aktif dalam kegiatan koperasi, yang berarti bahwa kelompok ini mempunyai kecenderungan lebih mudah menilai kepuasan anggota yang diperoleh dari hasil kegiatan transaksi. Berdasarkan Tabel 16 diperoleh histogram yang memberikan gambaran konsentrasi dan sebaran data kepuasan anggota.

Tabel 16. Distribusi Frekuensi Variabel Kepuasan Anggota
Tabel 16. Distribusi Frekuensi Variabel Kepuasan Anggota

Kepuasan Anggota

Pie Chart Tren Data Variabel Kepuasan Anggota Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa tren data berada pada kategori tinggi. Hal ini disebabkan adanya perbedaan instrumen untuk mengukur kepuasan anggota pada saat observasi awal dan pada saat penelitian. Berdasarkan Tabel 18 diperoleh histogram yang merangkum konsentrasi dan distribusi data gambar kooperatif.

Gambar 5. Pie Chart Kecenderungan Data Variabel Kepuasan Anggota  Berdasarkan  gambar  di  atas,  dapat  dilihat  bahwa  kecenderungan  data  terletak  pada  kategori  tinggi
Gambar 5. Pie Chart Kecenderungan Data Variabel Kepuasan Anggota Berdasarkan gambar di atas, dapat dilihat bahwa kecenderungan data terletak pada kategori tinggi

Citra Koperasi

Pada pengamatan awal, ada anggota yang menganggap citra koperasi buruk, namun setelah dianalisis, citra koperasi masuk ke KPRI DWIJA Tonjong. Data yang diperoleh dari kuesioner variabel pelayanan menunjukkan bahwa skor tertinggi yang dicapai adalah 52 dari skor tertinggi 52 dan skor terendah adalah 34 dari skor terendah 13.

Tabel 19. Kategori Kecenderungan Data Variabel Citra Koperasi
Tabel 19. Kategori Kecenderungan Data Variabel Citra Koperasi

Pelayanan

Pada observasi awal, beberapa anggota menilai pelayanan koperasi kurang, namun setelah dilakukan analisa, pelayanan di KPRI DWIJA Tonjong termasuk dalam kategori tinggi. Data yang diperoleh dari angket variabel motivasi anggota menunjukkan skor tertinggi yang dicapai adalah 28 dari skor tertinggi 28 dan skor terendah 18 dari skor terendah 7. Berdasarkan Tabel 22 diperoleh histogram untuk memberikan gambaran konsentrasi dan penyebaran data motivasi anggota.

Gambar 9. Pie Chart Kecenderungan Data Variabel Pelayanan
Gambar 9. Pie Chart Kecenderungan Data Variabel Pelayanan

Motivasi Anggota

Hasil Analisis Data

Hubungan antara variabel pelayanan dengan kepuasan anggota mempunyai nilai signifikan sebesar 0,170 lebih besar dari probabilitas 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan linier antara keduanya. Hubungan antara variabel motivasi anggota dengan kepuasan anggota mempunyai nilai signifikan sebesar 0,081 lebih besar dari probabilitas 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan linier antara keduanya. Ketiga variabel independen mempunyai nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini tidak terjadi heteroskedastisitas.

Tabel 25. Hasil Uji Linearitas
Tabel 25. Hasil Uji Linearitas

Uji Hipotesis

  • Membuat persamaan garis regresi tiga predictor
  • Uji Parsial (Uji t)
  • Uji Simultan (Uji F)
  • Mencari Koefisien Determinasi (R 2 )
  • Mencari Sumbangan Relatif (SR%) dan Sumbangan Efektif (SE%) Berdasarkan tabel 30 didapatkan hasil terkait sumbangan relatif dan

Pengaruh Citra Koperasi Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes. Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes. Hipotesis keempat adalah “pengaruh citra koperasi, pelayanan, motivasi anggota terhadap kepuasan anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes”.

Tabel di bawah ini menunjukkan ringkasan hasil pengujian regresi ganda:
Tabel di bawah ini menunjukkan ringkasan hasil pengujian regresi ganda:

Pembahasan Hasil Penelitian

  • Pengaruh Citra Koperasi terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten
  • Pengaruh Pelayanan terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes
  • Pengaruh Motivasi Anggota terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten
  • Pengaruh Citra Koperasi, Pelayanan, dan Motivasi Anggota terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)

Pengaruh Citra Koperasi Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Kabupaten Tonjong Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes. Pengaruh Ketenagakerjaan Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes. Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Kabupaten Tonjong Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes.

Keterbatasan Penelitian

Kepuasan anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) DWIJA Tonjong Kabupaten Brebes secara simultan dapat dipengaruhi oleh variabel independen yang terdiri dari citra koperasi, pelayanan dan motivasi anggota. Pengaruh Citra Koperasi, Pelayanan Dan Motivasi Anggota Terhadap Kepuasan Anggota Pada Koperasi Karyawan Segarbo Republik Indonesia Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Pengaruh Citra Koperasi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Karyawan Setia Republik Indonesia Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo.

ANGKET UJI INSTRUMEN ANGKET PENELITIAN

Citra Koperasi

7 Kebutuhan produk KPRI DWIJA yang beragam Tonjong menggambarkan sebuah koperasi yang berupaya memenuhi kebutuhan anggotanya. 8 Menawarkan layanan pembayaran elektronik (listrik, telepon, pulsa) merupakan terobosan baru KPRI DWIJA Tonjong di bidang jasa. 18 KPRI DWIJA Tonjong belum memiliki alat hitung uang dan pendeteksi keaslian uang sehingga memperlambat transaksi.

Motivasi Anggota

Salah satu cara memperoleh data dalam penelitian ini adalah dengan mengetahui pendapat anggota Koperasi KPRI DWIJA Tonjong melalui kuesioner ini. 2 KPRI DWIJA Tonjong menerima permohonan sponsorship kegiatan. 3 KPRI DWIJA Tonjong tidak menjamin. 7 Menawarkan layanan pembayaran elektronik (listrik, telepon, pulsa) merupakan terobosan baru KPRI DWIJA Tonjong di bidang pelayanan.

Pelayanan

17 Pengurus KPRI DWIJA Tonjong cepat menyelesaikan pengaduan anggota 18 Pengurus KPRI DWIJA Tonjong mampu.

Kepuasan Anggota

36 Saya tidak pernah memberitahu anggota yang tidak aktif bertransaksi dengan koperasi tentang program koperasi. 46 Saya jarang membeli produk yang dijual di koperasi 47 Saya lebih suka menyewa bangunan dari KPRI.

DATA HASIL PENELITIAN

DESKRIPSI DATA PENELITIAN

Gambar

Gambar 1. Konsep Kepuasan Pelanggan  (Sumber : Tjiptono, 2002:25)
Gambar 2. Paradigma Penelitian  Keterangan :
Tabel 1. Data Responden Penelitian  No  Asal Sekolah
Tabel 2. Kisi-kisi Instrumen Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala kenikmatan, keberkahan, kekuatan dan kasih sayang-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan kasih dan sayang-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

Alhamdulillah, puji syukur kepada-Nya atas segala limpahan kasih dan sayang-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Peningkatan Hasil Belajar

Dalam proses pembuatan skripsi ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada segenap pihak yang telah mendukung dengan penuh rasa kasih sayang, motivasi, bimbingan

Atas anugrah, berkat dan kasih sayang-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul ”Pengaruh Tinggi Genangan terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah mengkaruniakan berkah dan kasih sayang-Nya sehingga atas izin-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

kasih sayang-Nya, atas petunjuk dan bimbingan yang telah diberikan, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Efektivitas Model Pembelajaran