• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - DIAN ZUGHLUL A -13804241057

N/A
N/A
Tin F

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - DIAN ZUGHLUL A -13804241057"

Copied!
138
0
0

Teks penuh

Kontribusi relatif variabel kinerja pengurus terhadap keberhasilan KPRI Berkah sebesar 55,20%, partisipasi anggota 28,19% dan pemberian pelayanan 16,70%. Dana sertifikasi guru SD di Kecamatan Muntilan yang disalurkan melalui KPRI Berkah menjadi beban koperasi.

Identifikasi Masalah

Kendala lain yang didapat dari faktor pelayanan adalah penerapan sistem komputerisasi yang dijalankan di KPRI Berkah masih belum dikuasai sepenuhnya oleh manajemen dan karyawan. KPRI Berkah yang beranggotakan guru SD PNS dan pensiunan guru PNS di Kabupaten Muntilan juga menghadapi permasalahan insidentil yakni pengelolaan dana sertifikasi.

Batasan Masalah

Pengurus KPRI Berkah mengalami kendala dalam menjalankan kinerjanya karena keterbatasan sumber daya manusia dan keterbatasan jam kerja sehingga menghambat keberhasilan koperasi. Perubahan sistem administrasi dengan sistem komputer yang masih belum dikuasai dengan baik oleh seluruh pengurus dan staf sehingga menghambat pelayanan kepada anggota.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Kajian Teori

Tinjauan tentang Koperasi

25 Tahun 1992 pasal 3 menyatakan bahwa, “koperasi bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut serta dalam pembangunan tatanan perekonomian nasional, guna mewujudkan perekonomian yang maju, adil dan makmur”. berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”. Koperasi juga tidak hanya mengedepankan motif ekonomi tetapi juga motif sosial. Koperasi mempunyai fungsi dan peran bagi Indonesia.

Partisipasi Anggota

Partisipasi anggota merupakan kesediaan anggota untuk memikul kewajiban dan melaksanakan hak keanggotaannya secara bertanggung jawab, oleh karena itu pemegang saham pada koperasi yang bersangkutan dapat dikatakan baik. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa partisipasi anggota adalah keterlibatan para anggota baik secara mental maupun emosional serta kesediaan anggota untuk tetap menjalankan kewajiban dan menjaga hak dan kewajibannya sebagai anggota dengan penuh tanggung jawab, karena tanggung jawab anggota. Perannya akan menentukan apakah mereka berhasil atau tidak, terlepas dari apakah mereka berkembang atau tidak, apakah mereka berguna atau tidak, dan kemajuan atau kegagalan. Partisipasi keanggotaan didasarkan pada prinsip identitas ganda, yaitu anggota sebagai pemilik dan juga sebagai pengguna.

Perbedaan kepentingan ini antara lain disebabkan oleh homogenitas kepentingan para anggota dalam perusahaan koperasi, karena semakin harmonisnya hubungan organisasi dan bisnis koperasi, maka partisipasi anggota juga akan semakin tinggi. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ada beberapa cara untuk meningkatkan partisipasi anggota, antara lain dengan memberikan bonus, kompensasi, komisi dan dengan memberikan motivasi kepada seluruh komponen atau elemen dalam lingkungan tertentu. Selain itu, partisipasi anggota dapat ditingkatkan dengan melibatkan secara aktif seluruh bagian dan anggota. koperasi dalam perencanaan usaha dan proses pengambilan keputusan. Mengukur partisipasi anggota terkait dengan peran ganda anggota sebagai pemilik dan sebagai pelanggan.”

Pelayanan Anggota

Faktor utama yang mendasari didirikannya perusahaan koperasi adalah karena individu atau rumah tangga anggota koperasi mempunyai kebutuhan ekonomi yang sama, sehingga faktor pembentukan ini menjadi acuan utama dalam pengembangan usaha koperasi. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan pelayanan memenuhi kebutuhan anggota koperasi dan koperasi tidak. Oleh karena itu, beberapa koperasi merupakan penyedia jasa yang tugasnya memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada usaha anggotanya.

Sesuai dengan tujuan koperasi maka koperasi mengutamakan peningkatan kesejahteraan anggotanya, pertumbuhan koperasi yang berkesinambungan bukanlah tujuan akhir, namun merupakan suatu pembenaran dalam kaitannya dengan peningkatan kapasitas koperasi dalam kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan anggotanya. anggota. Agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada anggota koperasi, maka dilakukan dengan memberikan barang dan jasa yang sesuai dengan keinginan anggota dengan menawarkan harga, kualitas dan syarat yang lebih menguntungkan anggota dibandingkan dengan yang ditawarkan pasar. . Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pelayanan koperasi kepada anggota merupakan pelayanan yang diberikan koperasi untuk memajukan usaha anggotanya.

Hasil Penelitian yang Relevan

Persamaannya adalah sama-sama menggunakan variabel partisipasi anggota dan pelayanan sebagai variabel independen dan kinerja partisipasi sebagai variabel dependen. Penelitian yang dilakukan oleh Indryatna Yovita (2015) dalam tesisnya yang berjudul “Dampak Partisipasi Anggota dan Lingkungan Usaha Terhadap Keberhasilan Koperasi Inti Kapur Desa Glodogan Kecamatan Klaten Kabupaten Klaten”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama anggota dan lingkungan usaha secara parsial maupun simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja koperasi.

Perbandingannya sama-sama menggunakan variabel partisipasi anggota sebagai salah satu variabel bebasnya dan keberhasilan koperasi sebagai variabel terikatnya. Kesepakatannya adalah penelitian ini menggunakan partisipasi anggota dan peran pemerintah sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara faktor anggota dan partisipasi anggota dengan keberhasilan koperasi.

Kerangka Berpikir

Pengaruh Kinerja Pengurus terhadap Keberhasilan Koperasi Kinerja pengurus merupakan hal yang penting dalam usaha

Penelitian yang dilakukan oleh Any Meilani dan Sri Ismulyaty (2002) dalam penelitiannya yang berjudul “Hubungan Faktor Anggota Dengan Partisipasi Serta Keberhasilan Koperasi”. Penelitian yang dilakukan oleh Any Meilani dan Sri Ismulyaty menggunakan dua variabel independen yaitu faktor keanggotaan dan partisipasi, sedangkan penelitian ini menggunakan tiga variabel independen yaitu partisipasi anggota, pelayanan dan pedoman pemerintah.

Pengaruh Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan Koperasi

Pengaruh Pelayanan terhadap Keberhasilan Koperasi

Paradigma Penelitian

Terdapat pengaruh kinerja pengurus, partisipasi anggota dan pelayanan secara bersama-sama terhadap keberhasilan KPRI Berkah.

Desain Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

Definisi Operasional Variabel

Keikutsertaan anggota dalam modal saham pembantu, yang meliputi simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, dan modal bagi hasil sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Peran anggota dalam memanfaatkan jasa masing-masing koperasi meliputi jual beli barang dan jasa yang disediakan oleh koperasi. Peranan pemegang saham dalam mengawasi jalannya usaha koperasi sesuai dengan anggaran dasar, peraturan lain dan keputusan bersama.

Pelayanan merupakan pelayanan yang diberikan koperasi untuk memenuhi kebutuhan anggota yang berkaitan dengan kegiatan koperasi. Keberhasilan koperasi adalah kinerja koperasi dalam menjalankan kegiatan usaha dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Efisiensi yang berorientasi pada anggota, yaitu pelayanan yang menunjang anggota, yaitu pelayanan yang menunjang usaha koperasi, dalam hal ini kepentingan dan tujuan anggota... a) meningkatkan keanggotaan b) meningkatkan kesejahteraan anggota 3) Keberhasilan pembangunan.

Populasi dan Sampel Penelitian

  • Uji Validitas Instrumen
  • Deskripsi Data
  • Pengujian Persyaratan Analisis a) Uji Normalitas
  • Uji Hipotesis

Jika Fhitung lebih besar atau sama dengan Ftabel maka terdapat hubungan linier antara variabel bebas dan variabel terikat. Jika Fhitung lebih kecil dari Ftabel maka hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen tidak linier. Demikian pula nilai koefisien variabel bebas (X2) adalah a2, artinya jika variabel bebas (X2) bertambah 1 poin maka kenaikan nilai variabel terikat (Y) adalah a2 dengan asumsi variabel bebas (X1) ) dan (X3) ditetapkan nilai yang sama Koefisien variabel bebas (X3) adalah a3, artinya jika variabel bebas (X3) bertambah 1 poin, maka kenaikan nilai variabel terikat (Y) adalah a3 , asumsikan variabel bebas (X1) dan (X2) konstan.

Apabila Fhitung lebih besar atau sama dengan Ftabel maka terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Jika Fhitung lebih kecil dari Ftabel, maka pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen tidak signifikan. D. Kontribusi efektif digunakan untuk mengetahui kontribusi efektif masing-masing prediktor terhadap kriteria, dengan tetap memperhitungkan variabel independen lain yang tidak diteliti.

Tabel 1. Skor Alternatif Jawaban  Alternatif Jawaban
Tabel 1. Skor Alternatif Jawaban Alternatif Jawaban

Hasil Penelitian

  • Kinerja Pengurus terhadap Keberhasilan
  • Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan
  • Pelayanan terhadap Keberhasilan
  • Pengujian Hipotesis

Pada Tabel 10 terlihat frekuensi skor tertinggi berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 42,7%. Pada Tabel 12 terlihat frekuensi skor tertinggi berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 42,7%. Pada Tabel 13 terlihat frekuensi skor tertinggi berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 51,2%.

Hasil uji linieritas Kinerja Manajemen terhadap Kinerja Koperasi pada Tabel 15 terlihat melalui nilai sig lebih besar dari 5% yaitu 0,200. Hasil uji linieritas partisipasi anggota dalam keberhasilan koperasi pada Tabel 15 terlihat melalui nilai sig lebih besar dari 5% yaitu sebesar 0,103. Hasil uji linieritas Pelayanan terhadap keberhasilan kerjasama pada Tabel 15 terlihat melalui nilai sig yang lebih besar dari 5% yaitu sebesar 0,847. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara pelayanan (X3) dan keberhasilan kolaborasi (Y) adalah linier.

Tabel 9. Hasil Statistik Deskriptif
Tabel 9. Hasil Statistik Deskriptif

Pembahasan Hasil Penelitian

Pengaruh Kinerja Pengurus terhadap Keberhasilan KPRI Berkah Muntilan

Koperasi sebesar 55,20%, sumbangan relatif partisipasi anggota sebesar 28,19%, sumbangan relatif variabel pelayanan sebesar 16,70% terhadap keberhasilan KPRI Berkah Muntilan.

Pengaruh Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan KPRI Berkah Muntilan

Pengaruh Pelayanan terhadap Keberhasilan KPRI Berkah Muntilan

Penelitian ini juga membuktikan bahwa hipotesis ketiga diterima yaitu Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan KPRI Berkah Muntilan. Oleh karena itu, jika KPRI Berkah Muntilan ingin meningkatkan keberhasilannya, maka KPRI Berkah harus meningkatkan pelayanannya. Sedangkan ketiga variabel independen mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan dan besar pengaruhnya lebih dari 50%, masing-masing sebesar 57,6%, namun masih terdapat variabel lain yang mempengaruhi keberhasilan KPRI Berkah Muntilan.

Berdasarkan hasil analisis data, diketahui juga sumbangan efektif dan sumbangan relatif masing-masing variabel independen. Sumbangan efektif variabel Kinerja Pengurus sebesar 30,9%, sumbangan efektif variabel Partisipasi Anggota sebesar 15,79%, sumbangan efektif variabel Pelayanan sebesar 9,35% terhadap keberhasilan KPRI Berkah Muntilan. Hal ini membuktikan bahwa variabel Kinerja Pengurus mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap Kinerja Koperasi dibandingkan dengan variabel Partisipasi Anggota dan variabel Pelayanan.

Keterbatasan Penelitian

Kesimpulan

Nilai R menunjukkan nilai positif yang berarti kinerja pengurus, partisipasi anggota dan pelayanan secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap keberhasilan KPRI Berkah Muntilan. Nilai R2 sebesar 0,576 menunjukkan bahwa varian keberhasilan koperasi dapat dijelaskan oleh kinerja pengurus, partisipasi anggota, pelayanan 57,6%.

Saran

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. Pengaruh partisipasi anggota dan kepuasan anggota terhadap kinerja koperasi serikat pekerja desa (KUD) di kota Ambon. Pengaruh gaya manajemen dan budaya organisasi terhadap kinerja manajerial dan keberhasilan organisasi koperasi unit desa (KUD) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Judul Penelitian: Pengaruh Kinerja Pengurus, Partisipasi Anggota dan Pelayanan Terhadap Keberhasilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Berkah di Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Setelah membaca setiap kalimat, beri tanda centang (√) pada pilihan jawaban yang dianggap sesuai dengan keadaan sebenarnya.

KINERJA PENGURUS

PARTISIPASI ANGGOTA

PELAYANAN

KEBERHASILAN KOPERASI

Hasil Uji Instrumen Variabel Partisipasi Anggota

Hasil Uji Instrumen Variabel Pelayanan

Hasil Uji Instrumen Variabel Keberhasilan Koperasi

11 Koperasi tidak memberikan teguran atau hukuman kepada pengurus atau pegawai yang kinerjanya buruk.12 Pengurus selalu mengabulkan keinginan anggotanya. 2 Anggota koperasi menyampaikan pendapat/sarannya agar koperasi menjadi lebih baik pada saat Rapat Anggota Tahunan (RAT). 11 Anggota Koperasi tidak boleh menyampaikan kritik kepada pengurus koperasi jika tidak sesuai dengan AD/ART 12 Anggota Koperasi wajib memantau perkembangan usaha.

5 Pengurus dan pegawai ramah dalam melayani anggota 6 Pengurus dan pegawai sopan dalam melayani anggota 7 Pengurus dan pegawai menerapkan perlakuan yang adil. 2 Sisa Hasil Usaha (SHU) diberikan tepat waktu 3 Saya aktif menyumbang modal saham. 5 Jumlah barang yang dijual dalam satuan toko selalu bertambah dan yang dijual pun semakin bervariasi.

Gambar

Tabel 1. Skor Alternatif Jawaban  Alternatif Jawaban
Tabel 3. Kisi-kisi Kuisioner Kinerja Pengurus
Tabel 4. Kisi-kisi Kuisioner Partisipasi Anggota
Tabel 6. Kisi-kisi Kuisioner Keberhasilan Koperasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

karena atas berkah, rahmat, dan karunianya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir ini dangan baik untuk memenuhi syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III pada

karena atas berkah, rahmat, dan karunianya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir ini dangan baik untuk memenuhi syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III pada

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan studi serta dalam rangka memperoleh gelar Sarjana Akuntansi pada Program

Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan agar memperoleh gelar sarjana di Departemen Teknik

dapat menyelesaikan penelitian dalam rangka Tugas Akhir (Skripsi) yang dibuat untuk memenuhi syarat Seminar dan Sidang Sarjana pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik

Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan program Srata-1 pada jurusan Teknik informatika Fakultas Ilmu komputer Binus University.. Selama

Tujuan dari penulisan skripsi ini terdiri dari tujuan umum yakni sebagai syarat akademis guna memenuhi kewajiban menyelesaikan tugas akhir untuk memperoleh gelar

Penulisan skripsi ini dilaksanakan untuk melengkapi tugas akhir dalam rangka memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis