• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI - Jurnal Ilmiah Mahasiswa STKIP PGRI Sumbar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI - Jurnal Ilmiah Mahasiswa STKIP PGRI Sumbar"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP

MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA ADABIAH 2 PADANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SKRIPSI

YOSIE CONTINA NIM. 10050186

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT PADANG

2015

(2)

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP PAMAHAMAN

KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA ADABIAH 2 PADANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Yosie Contina*), Ainil Mardiyah**), Yulyanti Harisman**)

*)Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat

**)Staf Pengajar Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat

ABSTRACT

The background of this research is comprehension concept student’s mathematic still low. One of the trying that do to implement model of type learning cooperatif Numbered Heads Together (NHT). The purpose of this research is to know what are comprehension concept student’s mathematic using model of type learning cooperatif type Numbered Heads Together (NHT) is better than learning convensional student class XI IPA SMA Adabiah 2 Padang.

Technique taken of sampel choosed ramdomly, selected experiment class is class XI IPA.4 and selected as control class is class XI IPA.5. Based on analysis average valve of last test toward comprehension concept experiment class is 64,61 meanwhile average valve of control class is 51,64. Hypothesis examination used t-test one thing got thitung = 2,65 and ttabel = 1,627 hypothesis on the research accepted and concluded that the comprehension concept student’s mathematic using model of type learning cooperatif Numbered Heads Together (NHT) is better than comprehension concept student’s mathematic using learning convensional student class XI IPA SMA Adabiah 2 Padang.

Keyword : Model of type learning cooperatif Numbered Heads Together (NHT), Comprehension concept mathematic

PENDAHULUAN

Pemahaman konsep matematika siswa sangat erat hubungannya dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas. Proses pembelajaran di dalam kelas diharapkan bermakna dan menarik bagi siswa sehingga kemampuan pemahaman konsep siswa dapat meningkat.

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada siswa kelas X SMA Adabiah 2 Padang tanggal 26 januari 2015 dan 4 Februari 2015, hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan adalah pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher center) dan sedikit diantara siswa yang mau mengemukakan pendapatnya. Mereka hanya menerima

(3)

semua materi yang disampaikan guru tanpa ikut terlibat aktif dalam proses menemukan sebuah konsep baru. Siswa cenderung pasif dan hanya berperan sebagai penerima informasi karena siswa malu bertanya dan mengeluarkan pendapat pada saat pembelajaran berlangsung.

Pada saat siswa sedang belajar secara berkelompok, hanya beberapa orang yang terlibat aktif dalam kelompoknya, beberapa siswa lainnya tidak menunjukkan minat untuk mencoba mengerjakan soal latihan yang diberikan guru dalam kelompoknya. Mereka sibuk bercerita dan membicarakan tentang hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan materi yang dipelajari dan hanya menyalin jawaban teman kelompoknya, menyebabkan banyak siswa yang tidak bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas seperti saat guru menyuruh untuk berdiskusi dalam kelompok. Akibatnya banyak siswa yang memperoleh hasil belajar yang rendah.

Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan guru agar terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan, kemahiran, dan tabiat, serta pembentukan sikap pada peserta

didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.

Menurut Suherman dkk. (2003:8)

“pembelajaran merupakan upaya penataan lingkungan yang memberikan nuansa agar program belajar tumbuh dan berkembang secara optimal.”

pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan guru dimana proses tersebut berpusat pada peserta didik dan guru hanya sebagai fasilitator yang menyediakan fasilitas belajar bagi peserta didik sehingga tercipta suasana belajar yang optimal.

Berbagai permasalahan yang telah dipaparkan diatas, diperlukan suatu metode pembelajaran yang tepat sehingga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Salah satu alternatif yang mampu mengatasi masalah diatas adalah model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) yang merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif dimana siswa lebih banyak berpikir dan berinteraksi sesamanya dan dengan guru.

Pembelajaran koperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) adalah suatu pendekatan yang dikembangkan oleh

(4)

Spencer Kegen (1993), yang melibatkan lebih banyak siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pelajaran, dapat mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran. Numbered Heads Together (NHT) pada dasarnya merupakan sebuah variasi diskusi kelompok, ciri khasnya adalah guru hanya menunjuk siswa yang akan mewakili kelompoknya. Cara ini menjamin keterlibatan total semua siswa, dan merupakan upaya yang sangat baik untuk meningkatkan tanggung jawab individu dalam diskusi kelompok.

Pada pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 3-5 orang, setiap siswa dalam kelompok mendapat nomor. Mereka saling bekerja sama dan saling membantu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Siswa yang nomornya terpanggil bertanggung jawab dalam menjawab pertanyaan yang diajukan guru, berpedoman kepada Muslimin (2000:28). Dengan metode ini diharapkan setiap siswa akan lebih memahami materi pelajaran sehingga jalannya proses pembelajaran dapat

mencapai tujuan yang diharapkan dengan peningkatan hasil belajar siswa.

Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa kelas XI IPA SMA Adabiah 2 Padang yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) lebih baik dari pada pemahaman konsep matematika siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional.

Penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Maida Rahma Yeni (2013) dengan judul “Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together disertai Kuis terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII SMPN 1 Bayang Utara”.

METODE PENELITIAN

Penelitian ini dilaksanakan tanggal 11 agustus 2015 sampai dengan 2 september 2015 pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016 di SMA ADABIAH 2 Padang. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen yang digunakan

(5)

adalah Random terhadap subjek Arikunto (2010:126). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Adabiah 2 Padang Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan sampel kelas XI IPA.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA.5 sebagai kelas kontrol.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah berupa tes akhir dalam bentuk essay yang mengandung indikator pemahaman konsep dengan menggunakan rubrik analitik, berpedoman kepada Iryanti (2004:13).

Diuji cobakan dikelas XI IPA SMA Adabiah 1 Padang dengan 34 orang siswa pada tanggal 27 Agustus 2015.

SMA Adabiah 2 Padang dan SMA Adabiah 1 Padang memiliki kemampuan akademis yang sama dan memiliki KKM yang sama yaitu 80.

Berdasarkan hasil perhitungan reliabilitas soal uji coba, maka diperoleh sehingga dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian reliabel, berpedoman kepada Arikunto (2010:109).

Teknik analisis yang digunakan adalah uji kesamaan rata-rata menggunakan rumus yang dikemukakan Sudjana (2005:239),

digunakan uji kesamaan rata-rata yaitu uji t satu pihak.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil analisis data tes akhir diperoleh rata-rata ( ̅), simpangan baku (S), nilai tertinggi (Xmaks) dan nilai terendah (Xmin), seperti pada Tabel 1.

Tabel 1.Nilai Hasil Tes Akhir Kelas Sampel

Kelas

Sampel ̅ S Xmax Xmin Eksperimen 64,61 17,36 92 30 Kontrol 51,64 20,25 83 21

Tabel 1. menunjukkan nilai rata- rata tes akhir siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol.

Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas diperoleh bahwa skor tes pemahaman konsep siswa pada kedua kelas sampel berdistribusi normal dan memiliki variansi yang homogen, maka dilakukan uji t satu pihak.

Berdasarkan dari hasil perhitungan diperoleh dan

karena maka terima H1, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads

(6)

Together (NHT) lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan pembelajaran konvensional SMA Adabiah 2 Padang.

Numbered Heads Together (NHT) pada dasarnya merupakan sebuah variasi diskusi kelompok, ciri khasnya adalah guru hanya menunjuk siswa yang akan mewakili kelompoknya. Cara ini menjamin keterlibatan total semua siswa, dan merupakan upaya yang sangat baik untuk meningkatkan tanggung jawab individu dalam diskusi kelompok.

Contoh hasil diskusi salah satu kelompok siswa

Gambar 1. Lembar Diskusi siswa Berdasarkan pengamatan peneliti pada kelas eksperimen siswa mau ikut berpartisipasi dalam proses

pembelajaran dilihat dari adanya siswa yang bertanya hal-hal yang kurang dipahami dari materi.

Tanggung jawab siswa juga mulai terlihat karena siswa mau mengerjakan lembaran soal diskusi dan mau mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya ke depan kelas.

siswa yang berkemampuan tinggi mampu bekerja sama dan saling berbagi pengetahuan dengan siswa yang berkemampuan rendah, hal ini akan membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis.

Gambaran hasil tes akhir dari tiap indikator dapat dilihat dari lembar jawaban siswa di kelas sampel. Berikut ini adalah hasil tes akhir siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol Pada soal no.4 bagian B dan C yang memiliki indikator pemahaman konsep Mengaplikaskan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah salah satunya dapat dilihat dari lembar jawaban siswa seperti terlihat pada Gambar 2 dan Gambar 3.

(7)

Gambar 2. Jawaban siswa pada kelas eksperimen

Gambar 3. Jawaban siswa pada kelas kontrol

Berdasarkan Gambar 2. terlihat siswa yang berkemampuan tinggi sudah dapat mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah.

Siswa sudah mampu menyelesaikan soal variansi untuk data tunggal.

Berdasarkan Gambar 3. Terlihat siswa yang berkemampuan tinggi sudah dapat mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dikemukakan dapat diambil kesimpulan bahwa pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional pada kelas XI IPA SMA Adabiah 2 Padang.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Iryanti, Puji. (2004). Penilaian Unjuk Kerja. Yogyakarta: Depdiknas.

Maida Rahma Yeni (2013). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together disertai Kuis terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMPN 1 Bayang Utara (Skripsi). STKIP PGRI Sumatera Barat: Padang.

Muslimin, Ibrahim. (2000).

Pembelajaran Kooperatif.

Surabaya: University Press.

Sudjana. (2005). Metode Statistik.

Bandung: Tarsito.

Referensi

Dokumen terkait

Efektivitas Bimbingan Belajar yang diberikan Guru BK dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas XI IPS 2 pada Mata Pelajaran Matematika di SMA Adabiah Padang diperoleh

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman dengan menerapkan strategi