• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skripsi Mahasiswa Universitas Islam Jember Tahun 2017/2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Skripsi Mahasiswa Universitas Islam Jember Tahun 2017/2018"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Materi pendidikan agama Islam merupakan mata pelajaran yang mempunyai topik pokok pembahasan dan subtopik pembahasan. Dalam mengikuti proses pembelajaran pendidikan agama Islam, kondisi ini menuntut guru mampu memberikan pelayanan kepada peserta didik.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Penanaman nilai moral pada siswa tunarungu di SMALB Kaliwates Jember tahun ajaran. Mendeskripsikan evaluasi penerapan metode demonstrasi dalam penanaman nilai moral pada siswa tuna rungu di SMP Luar Biasa Kaliwates Jember tahun ajaran.

Manfaat Penelitian

Mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi untuk penanaman nilai moral pada siswa tuna rungu di SMP Luar Biasa Kaliwate Jember Tahun Pelajaran 2017/2018. Serta memberikan wawasan kepada peneliti tentang penerapan metode demonstrasi untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa tuna rungu di SMP Luar Biasa Kaliwates Jember tahun ajaran 2017/2018.

Definisi Istilah

Nilai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia offline adalah bilangan, benih, harga, nilai, jumlah, tingkatan, karat, golongan, mutu, jumlah, nilai tukar, kualitas, perhitungan, pangkat, poin, skala, perkiraan, tingkat, skala, tingkat, 9 Apabila dipadukan dengan tata, maka nilai adalah sifat-sifat atau hal-hal yang penting atau berguna bagi kemanusiaan yang menjadikan manusia sempurna menurut hakikatnya, sedangkan akhlakul karimah diartikan sebagai akhlak yang terpuji, arti nilai akhlakul karimah dalam siswa dalam penelitian ini merupakan poin penting dalam hal akhlak terpuji pada siswa.

Sistematika Pembahasan

Metode Demonstrasi Perencanaan dalam Penanaman Nilai-Nilai Akhlakul Karimah pada Siswa Tuna Rungu di SLB Kaliwate Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode demonstrasi penanaman nilai moral pada siswa tuna rungu di sekolah menengah luar biasa.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Penelitian-penelitian terdahulu yang mendasari penelitian ini telah dilakukan oleh berbagai peneliti, namun setiap penelitian yang ada mempunyai ciri khas tersendiri. Hasil penelitian pengumpulan data menggunakan metode demonstrasi, perbedaan pertama adalah materi yang disampaikan penerapan pendekatan dan metode menggunakan pemecahan masalah.

Kajian Teori

Dari pengertian pendidikan agama Islam dapat disimpulkan bahwa pengertian pendidikan agama Islam adalah suatu proses atau kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan potensi seluruh peserta didik dalam mempelajari agama.29. Tujuan yang diharapkan dari pendidikan agama Islam meliputi 3 aspek atau domain dalam diri peserta didik; 30. Pengertian tuli adalah suatu keadaan hilangnya pendengaran yang mengakibatkan seseorang tidak mampu merasakan sensasi, khususnya indra pendengaran37.

Anak-anak tuna rungu pra-bahasa mengalami gangguan pendengaran yang sangat parah, sedangkan anak-anak tuna rungu pasca-bahasa mengalami kehilangan ketajaman pendengaran setelah lahir. Kondisi ini dapat mempunyai serangkaian sebab dan akibat, seseorang yang menderita gangguan pendengaran pra-lingual dapat dipastikan akibat yang akan tampak pada penderitanya adalah gangguan bicara (speech disorder). Secara umum, meskipun anak tunarungu memiliki pola yang sama dengan anak normal pada awal perkembangan bicaranya, namun pola tersebut menjadi sangat terlambat bahkan pada tahap sentuhan.

Anak tunarungu mempunyai pengalaman terhadap suara dan kebisingan, namun secara naluriah mereka mempunyai kemampuan refleks, sehingga suara yang mereka keluarkan tidak pernah memiliki tujuan dan bukan merupakan respon atau stimulus. Meskipun anak tunarungu mengalami hambatan yang cukup besar dalam perkembangan bahasa dan bicaranya, namun bukan berarti keterampilan tersebut tidak dapat dikembangkan secara maksimal. Pendengaran hanya merupakan salah satu faktor penentu perkembangan keterampilan berbahasa dan berbicara. . Meskipun terdapat gangguan bicara yang disebabkan oleh gangguan pada alat bicara, namun pada umumnya anak tunarungu pada awal perkembangan bicaranya memiliki pola yang sama dengan anak normal, kemudian menjadi terlambat hingga mencapai tahap perabaan, anak tunarungu belum mempunyai pengalaman. bunyi-bunyian atau bunyi-bunyian tetapi bersifat naluriah. mempunyai kemampuan refleksif terhadapnya.

Panduan praktis interaksi berkualitas dengan anak tunarungu.. mengeluarkan suara karena bergumam merupakan aktivitas alami pernapasan dan pita suara. Selain Sekolah Menengah Yayasan Kaliwates Jember, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan metode demonstrasi dalam pengajaran PAI kepada siswa tunarungu.

Subjek Penelitian

Lokasi yang dipilih untuk penelitian ini adalah Yayasan SMP Luar Biasa Kaliwates Jember. Pemilihan lokasi penelitian ini karena kesabaran guru dalam melatih siswa dari latar belakang disabilitas fisik yang tidak dapat menggunakan pendengarannya dalam pembelajaran PAI.

Teknik Pengumpulan Data

Jenis observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi non partisipan, dengan pertimbangan untuk memudahkan pengumpulan data. Wawancara adalah teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi yang diambil dari sumber data secara langsung melalui percakapan atau tanya jawab.69. Dalam istilah Esterberg disebut wawancara terstruktur dan dalam istilah Patton disebut wawancara standar terbuka, yaitu wawancara yang menggunakan serangkaian pertanyaan standar.

Pendekatannya menggunakan pedoman wawancara umum, yaitu gabungan antara wawancara terarah dan tidak terarah yang menggunakan beberapa pertanyaan kunci untuk diajukan. diserahkan. Wawancara non baku adalah wawancara bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara dalam pengumpulan data.

Analisis Data

Kesimpulan awal yang disajikan bersifat sementara dan akan berubah kecuali ditemukan bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data berikutnya. Namun apabila kesimpulan yang diambil pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten pada saat peneliti kembali ke lapangan untuk mengumpulkan data, maka kesimpulan yang diambil tersebut merupakan kesimpulan yang dapat dipercaya.73.

Keabsahan Data

Tahap-tahap Penelitian

Dari berbagai pernyataan tersebut nantinya kita akan mengetahui apakah penerapan metode demonstrasi dalam pengajaran nilai-nilai moral dan etika dapat diterima dengan baik atau tidak. Merencanakan metode demonstrasi pengajaran nilai-nilai moral kepada siswa tunarungu di sekolah menengah. Akhlakul Karimah di kalangan siswa tuna rungu di SMP Luar Biasa Kaliwates, Jember, tahun ajaran 2017/2018. Penerapan metode demonstrasi dalam pengajaran nilai-nilai akhlakul karimah kepada siswa tunarungu di sekolah menengah.

Saya yakin dalam pelaksanaan pembelajaran PAI dengan metode demonstrasi terdapat 3 tahap yaitu pendahuluan, kegiatan dan penutup. Evaluasi Metode Demonstrasi Penanaman Nilai-Nilai Akhlakul Karimah Pada Siswa Tunarungu SMP Ekstra Karimah Pada Siswa Tunarungu SMP Luar Biasa Kaliwate Jember Tahun Pelajaran 2017/2018. Implementasi Metode Demonstrasi Penanaman Nilai-Nilai Akhlakul Karimah pada Siswa SMP Tunarungu Akhlakul Karimah pada Siswa Tunarungu SMPLB Kaliwate Jember Tahun Pelajaran 2017/2018.

Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Teknik Body Language Dalam Pembentukan Nilai Moral Pada Siswa Tunarungu Yang Menggunakan Teknik Body Language Di Lapangan, Diperoleh Data Bahwa Dalam Penerapan Metode Demonstrasi Ada Hal Yang Harus Diperhatikan Yaitu : A. Evaluasi Metode Demonstrasi Pemantapan Nilai-Nilai Akhlakul Karimah pada Siswa Tuna Rungu di SMP Akhlakul Karimah pada Siswa Tuna Rungu di SMP Luar Biasa Kaliwates Jember Tahun Pelajaran 2017/2018. Merencanakan metode demonstrasi untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa tunarungu dengan menggunakan pembelajaran sesuai dengan silabus yang terdapat dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (LPP).

Bagaimana penerapan metode demonstrasi dalam pengajaran nilai moral pada siswa tuna rungu di SMP Luar Biasa Kaliwates Jember tahun pelajaran 2017/2018. Bagaimana evaluasi penerapan metode demonstrasi dalam pengajaran nilai moral pada siswa tuna rungu di SMP Luar Biasa Kaliwates Jember.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Objek Penelitian

Penyajian Data dan Analisis

  • Perencanaan metode demonstrasi dalam menanamkan
  • Pelaksanaan metode demonstrasi dalam menanamkan
  • Evaluasi metode demonstrasi dalam menanamkan
  • Pelaksanaan Metode Demonstrasi dalam Menanamkan
  • Evaluasi Metode Demonstrasi dalam Menanamkan

Pada hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan Mubarokah selaku kepala sekolah SMPLB Kaliwates Jember mengenai perencanaan metode demonstrasi untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa tunarungu di sekolah tersebut, Mubarokah menyampaikan bahwa perencanaan pelaksanaan demonstrasi Metodenya sangat mudah, namun diperlukan kesabaran agar anak dapat menerapkan pembelajaran yang telah disampaikan guru melalui metode demonstrasi ke dalam kehidupan sehari-hari. Saya pribadi khususnya guru PAI membuat rencana pembelajaran PAI dengan materi akhlakul karimah dengan metode demonstrasi. Pelaksanaan pembelajaran penanaman nilai moral dengan metode demonstrasi meliputi pendahuluan, kegiatan inti dan penutup.

Dari wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa ketika melaksanakan pembelajaran PAI dengan metode demonstrasi, guru harus benar-benar mampu menarik perhatian siswa sehingga dapat termotivasi dan tertarik untuk mendengarkan guru dengan rencana yang telah dibuat. disusun. . Selain itu menurut saya pelaksanaan pembelajaran PAI pada materi akhlakul karimah dengan metode demonstrasi sama saja dengan pelaksanaan pembelajaran lainnya yaitu pelaksanaannya dibagi menjadi 3 tahap yaitu pendahuluan, bagian isi dan penutup. Pendahuluan berisi salam, doa, penjelasan SK, KD, indikator, tujuan pembelajaran, pemberian insentif mengenai materi akhlakul karimah yang akan dibahas, metode demonstrasi yang akan digunakan.

Langkah-langkah metode demonstrasi adalah yang pertama, tujuan pembelajaran PAI saya sampaikan, alat-alat yang akan digunakan dalam proses pembelajaran ibu juga saya siapkan, bu. Maka saya kemudian memberikan penjelasan mengenai topik yang akan didemonstrasikan, dan setelah pembelajaran dengan metode demonstrasi berlangsung, saya memastikan pelaksanaan demonstrasi tersebut diperhatikan dan dipahami oleh siswa saya. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi dokumen di SMPLB Kaliwates Jember, proses pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI di sekolah ini dalam menerapkan metode demonstrasi adalah:

Jadi permasalahan evaluasi formatif metode demonstrasi dalam pembelajaran PAI adalah sebagai guru saya diamati melaksanakan metode tersebut. Setelah pembelajaran selesai, saya memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai hal tersebut. Namun pembelajaran PAI terutama tentang penanaman akhlak dengan metode demonstrasi ini dapat dikatakan dapat mereka pahami. Hal ini terlihat dari keaktifan siswa dalam memberikan contoh sikap qona'ah, tawadhu', ketaatan. , dan kesabaran.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Kami berharap terus berupaya untuk menciptakan inovasi-inovasi di bidang pendidikan khususnya dalam pengajaran agar memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran. Harapannya, kita selalu konsisten sabar membina peserta didik berkebutuhan khusus di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Pengawasan dan pelatihan yang penuh kasih sayang terhadap siswa akan ditingkatkan agar semua proses pembelajaran berjalan sesuai keinginan, mengingat siswa yang ada di sekolah tersebut adalah siswa berkebutuhan khusus.

Meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan di sekolah berbasis kebutuhan khusus khususnya dalam menggunakan metode. Mereka harus mampu menjadi teladan yang baik bagi para siswanya agar selalu bersemangat dalam segala hal, terutama dalam menjalankan tugasnya sebagai siswa. Penyelenggaraan pendidikan agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus di Sekolah Menengah Luar Biasa (SMPLB B,C,D YPAC) Kaliwates Jember Tahun Pelajaran 2011/2012.

Referensi

Dokumen terkait

1. Selaku Rektor IAIN Jember yang telah memberikan dukungan dan fasilitas kepada penulis dalam menyelesaikan studi S1 di IAIN Jember. M.H.I, Selaku Dekan Fakultas

Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Pendidikan akidah pada anak komunitas salafi di Desa Karang Anyar Ambulu Jember dalam menanamkan nilai-nilai akidah

4) Bagaimana Kepala Madrasah melaksanakan keputusan dalam meningkatkan profesionalisme guru di MA Miftahul Ulum Suren Ledokombo Jember Tahun Ajaran 2017/2018?. Tujuan

Ibu Panca Kursistin Handayani, S.Psi.,M.A.,Psikolog Selaku dosen pembimbing, selaku Wakil Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember, dan sekaligus

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Wuwul SK selaku Pimpinan Marketing stasiun televisi lokal Jember 1 TV menyampaikan dalam wawancara yang dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai

Dari hasil wawancara dengan Bapak Baisuni Selaku Kepala madrasah MA Mambaul Ulum Wonojati Jenggawah, adalah sebagai berikut: Rekrutmen dan seleksi dilakukan sesuai dengan yang

Kalau masalah harga malah kita lebih kuat dengan kualitas yang kami berikan, hanya saja cara kita dalam menanamkan kecocokan masyarakat kepada produk Singa Merah ini masih kurang kuat,

Sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan ustaz Helmi selaku ustaz di MI Unggulan Full Day Scholl Nurul Islam Nuris Jember sebagai berikut : Kegiatan membaca menggunakan metode