• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI PENGGUNAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "SKRIPSI PENGGUNAAN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

i

SKRIPSI

PENGGUNAAN FRAUD HEXAGON

SEBAGAI PREDIKTOR KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA SELURUH

PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020

18.G1.0182

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

SEMARANG 2022

LARASIMANTIKA ELVIATUR RUKAIKAH

(2)

ii

HALAMAN JUDUL

SKRIPSI

PENGGUNAAN FRAUD HEXAGON

SEBAGAI PREDIKTOR KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA SELURUH

PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020

Diajukan dalam Rangka Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh

Gelar Sarjana Akuntansi

LARASIMANTIKA ELVIATUR RUKAIKAH 18.G1.0182

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

SEMARANG

2022

(3)

iii

HALAMAN P ERNYATAAN ORI SINA LI TAS

(4)

iv

HALAMAN PENGE SAHAN

(5)

v

PERNY ATAAN P UBLI KASI

HALAMAN PERNYATAAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Larasimantika Elviatur Rukaikah Program Studi : Akuntansi

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Jenis Karya : Skripsi

Menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Hak Bebas Royalti Nonekslusif atas karya ilmiah yang berjudul

“Penggunaan Fraud Hexagon sebagai Prediktor Kecurangan Laporan Keuangan pada Seluruh Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020” beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Nonekslusif ini Universitas Katolik Soegijapranata berhak menyimpan, mengalihkan media/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan tugas akhir ini selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis / pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Semarang, 17 Mei 2022 Yang menyatakan

Larasimantika Elviatur Rukaikah

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Puji Syukur atas kuasa Tuhan Yang Maha Esa atas segala kebaikan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Penggunaan Fraud Hexagon sebagai Prediktor Kecurangan Laporan Keuangan pada Seluruh Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020”.

Penulisan skripsi ini diajukan sebagai persayaratan memperoleh gelar sarjana Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata.

Dalam penyusunan laporan ini, Penulis dibantu dan dibimbing oleh berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini, Penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Tuhan Yesus Kristus, atas kebaikan-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan lancar dan tanpa dengan pencobaan yang berat.

2. Orang tua khususnya Mama Tatik Suryati yang selalu mendukung dan berdoa untuk keberhasilan penulis.

3. Mbah Kusini dan Bude Sri yang selalu mendukung dan memberi semangat penulis dalam mengerjakan skripsi.

4. Ibu St. Lily Indarto S.E., M.M, Ak,CA,CMA,CPA, sebagai dosen pembimbing yang telah berjasa dalam memberikan bimbingan dan berbagai saran agar skripsi dapat terselesaikan.

5. Ibu Dr. Theresia Dwi Hastuti S.E., M.Si. dan Sih Mirmaning Damar Endah, SE., M.Si., CPA, sebagai dosen penguji yang telah memberikan saran-saran atas penyusunan skripsi.

6. Bapak Drs. Theodorus Sudimin M.S. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang memberikan izin kepada penulis untuk memanfaatkan fasilitas kampus demi kelancaran penyelesaian skripsi.

(7)

vii

7. Bapak G. Freddy Koeswoyo S.E., M.Si. sebagai Ketua Program Studi Akuntansi yang mendorong dan memberikan semangat atas terselesainya skripsi ini.

8. Ibu Gita Claudia, S.E., M.Ak. dan Mas Afrianto sebagai koordinator skripsi yang memberikan arahan mengenai alur penyelesaian skripsi.

9. Ibu Yusni Warastuti, SE, M.Si sebagai dosen wali, yang selalu mendukung dan memberikan semangat serta doa atas kelancaran dan kelululusan penulis.

10. Ika, Duta, There, dan teman-teman Pendoa yang sudah membantu mendoakan kelancaran skripsi dan sidang.

11. Indah Lintang S, teman penulis yang selalu memberi semangat, menemani, mendengar keluh kesah dan overthingking penulis.

12. Mitha, Tunisa, Andra, Vira, Vina, Lia, Indayani, Rahma, dan teman-teman lainnya yang sudah membantu dan memberikan semangat disaaat penulis kesulitan menyelesaikan skripsi.

Akhirnya dengan segala kerendahaan hati, penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran guna kesempurnaannya. Penulis berharap agar skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pihak yang memerlukan.

Semarang, 17 Mei 2022 Penulis,

Larasimantika Elviatur Rukaikah

(8)

viii ABSTRAK

Perusahaan selalu berkeinginan menyajikan laporan keuangannya sebaik mungkin pada pengguna laporan keuangan. Keinginan ini menjadi sebuah tekanan yang memicu manajemen melakukan kecurangan laporan keuangan, sebab kondisi perusahaan tidak selalu sesuai ekspektasi. Adanya konflik kepentingan antara manajemen dan pemegang saham atas pemanfaatan sumberdaya dengan imbal balik yang didapatkan juga menjadi pendorong terjadinya fraud laporan keuangan.

Perusahaan harus dapat memprediksi faktor apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya kecurangan laporan keuangan. Prediktor yang dapat digunakan perusahaan tersebut adalah Fraud Hexagon yang memuat 6 elemen yaitu Pressure, Capability, Opportunity, Razionalization, Ego/Arrogance, dan Collusion.

Alat uji penelitian ini adalah regresi logistik. Populasi penelitian yaitu seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018-2020, dengan sampel sebanyak 1570 perusahaan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah: (1) Personal Financial need berpengaruh positif terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan, (2) Financial Target tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (3) Financial stability berpengaruh positif terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (4) Pergantian Direksi tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (5) Effective monitoring tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (6) Kualitas auditor berpengaruh negatif terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan, (7) Auditor Change tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (8) Total Accrual berpengaruh positif terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (9) Perusahaan Keluarga berpengaruh tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (10) Resiko Organisasi berpengaruh positif terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan., (11) Kerjasama Proyek Pemerintahan tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan laporan keuangan.

Kata Kunci : Laporan Keuangan, Kecurangan Laporan Keuangan, Fraud Hexagon

(9)

ix DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ii

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS iii

HALAMAN PENGESAHAN iv

PERNYATAAN PUBLIKASI v

KATA PENGANTAR vi

ABSTRAK viii

DAFTAR ISI ix

DAFTAR GAMBAR xiv

DAFTAR TABEL xv

DAFTAR LAMPIRAN xvi

BAB I PENDAHULUAN 1

1.1. LATAR BELAKANG 1

1.2. PERUMUSAN MASALAH 12

1.3. TUJUAN PENELITIAN 13

1.4. MANFAAT PENELITIAN 13

1.5. KERANGKA BERPIKIR 15

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 18

2.1 TINJAUAN PUSTAKA 18

(10)

x

2.1.1 Agency Theory 18

2.1.2 Fraud Hexagon Theory 19

2.1.3 Kecurangan Laporan Keuangan 25

2.1.4 Model Beneish M-Score 26

2.2 PENGEMBANGAN HIPOTESIS 27

2.2.1 Pengaruh Personal financial need terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 27

2.2.2 Pengaruh Financial Target terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 28

2.2.3 Pengaruh Financial Stability terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 29

2.2.4 Pengaruh Pergantian Direksi terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 31

2.2.5 Pengaruh Effective monitoring terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 33

2.2.6 Pengaruh Kualitas Auditor terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 34

2.2.7 Pengaruh Auditor Change terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 35

2.2.8 Pengaruh Total Accrual terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 37

(11)

xi

2.2.9 Pengaruh Perusahaan Keluarga terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 38

2.2.10Pengaruh Risiko Organisasi terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan

Keuangan 39

2.2.11Pengaruh Kerja Sama Proyek Pemerintah terhadap Terjadinya

Kecurangan Laporan Keuangan 41

BAB III METODE PENELITIAN 43

3.1 POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN 43

3.2 JENIS DAN SUMBER DATA PENELITIAN 44

3.3 DEFINISI OPERASIONAL DAN PENGUKURAN VARIABEL 44

3.3.1 Variabel Dependen 44

3.3.2 Variabel Independen 48

3.4 METODE ANALISIS DATA 53

3.4.1 Statistik Deskriptif 54

3.4.2 Uji Model Fit 54

3.4.3 Uji Hipotesis 56

3.4.4 Kriteria Penerimaan dan Penolakan Hipotesis 57

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 58

4.1 HASIL UJI STATISTIK DESKRIPTIF 58

4.1.1 Hasil Uji Statistik Variabel Berskala Nominal 58

(12)

xii

4.1.2 Hasil Uji Statistik Variabel Berskala Non Nominal 63

4.2 HASIL UJI MODEL FIT 68

4.2.1 Uji Overall Fit Model 68

4.2.2 Melakukan Pengujian Omnimbus 70

4.2.3 Uji Koefisien Determinasi 70

4.2.3 Kelayakan Model Regresi 71

4.2.4 Uji Ketepatan Pengklasifikasian 72

4.3 HASIL UJI HIPOTESIS 73

4.3.1 Pembahasan 77

4.3.1.1 Pengaruh Personal financial need terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 77

4.3.1.2 Pengaruh Financial Target terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 78

4.3.1.3 Pengaruh Financial Stability terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 80

4.3.1.4 Pengaruh Pergantian Direksi terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 82

4.3.1.5 Pengaruh Effective monitoring terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 84

4.3.1.6 Pengaruh Kualitas Auditor terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 86

(13)

xiii

4.3.1.7 Pengaruh Auditor Change terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 87

4.3.1.8 Pengaruh Total Accrual terhadap Terjadinya Kecurangan Laporan Keuangan 89

4.3.1.9 Pengaruh Perusahaan Keluarga terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 90

4.3.1.10 Pengaruh Risiko Organisasi terhadap Terjadinya Kecurangan

Laporan Keuangan 92

4.3.1.11 Pengaruh Kerja Sama Proyek Pemerintah terhadap Terjadinya

Kecurangan Laporan Keuangan 93

BAB V PENUTUP 96

5.1 Kesimpulan 96

5.2 Implikasi Hasil Penelitian 97

5.3 Keterbatasan Penelitian 99

5.4 Saran 99

DAFTAR PUSTAKA 100

LAMPIRAN 105

(14)

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Kerangka Berpikir 15

Gambar 2.1 Fraud Hexagon 25

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Jumlah Sampel Penelitian 43

Tabel 4.1 Statsitik Deskriptif Kecurangan Laporan Keuangan 59 Tabel 4.2 Statistik Deskriptif Pergantian Direksi (DCHANGE) 60 Tabel 4.3 Statistik Deskriptif Kualitas Auditor 60

Tabel 4.4 Statistik Deskriptif Audior Change 61

Tabel 4.5 Statistik Deskriptif Perusahaan Keluarga 61 Tabel 4.6 Statistik Deskriptif Kerjasama Proyek Pemerintah 62 Tabel 4.7 Statistik Deskriptif Variabel Berskala Non Nominal 62

Tabel 4.8 Fungsi Likelihood dengan Konstanta 68

Tabel 4. 9 Fungsi Likelihood dengan Konstanta dan Variabel 69

Tabel 4.10 Pengujian Omnimbus 70

Tabel 4.11 Uji Koefisien Determinasi 70

Tabel 4.12 Uji Model Regresi 71

Tabel 4.13 Uji Ketepatan Pengklasifikasian 72

Tabel 4.14 Hasil Uji Hipotesis 73

(16)

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1.Klasifikasi Peusahaan Fraud dan Non Fraud 105 Lampiran 2.Tabulasi Data diolah tahun 2022 pada 1570 Data 160 Lampiran 3.Statistik Deskriptif Variabel Berskala Nominal 215 Lampiran 4.Statistik Deskriptif Variabel Berskala Non Nominal 216

Lampiran 5.Uji Overall Fit Model 217

Lampiran 6.Uji Omnimbus Test 218

Lampiran 7.Uji Koefisien Determinasi 218

Lampiran 8.Uji Kelayakan Model Regresi 218

Lampiran 9.Uji Ketepatan Pengklasifikasian 218

Lampiran 10.Hasil Uji Hipotesis 219

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Return On Asset (ROA) terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Berdasarkan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa untuk variabel financial target dengan proksi return

Perubahan aset berpengaruh positif terhadap manajemen laba berpotensi menimbulkan kecurangan laporan keuangan sehingga penggunaan variabel ini untuk

Pada penelitian Yesiariani (2016) membuktikan bahwa variabel financial targets berpengaruh negatif signifkan terhadap tindakan kecurangan laporan keuangan, Namun

Untuk mengetahui financial distress, profitabilitas, dan materialitas berpengaruh secara simultan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan

Berdasarkan nilai koefisien variabel dan nilai signifikansi tersebut, maka Personal Financial Need berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Financial

Kurniawati (2012) membuktikan bahwa perubahan auditor dapat berpengaruh positif terhadap kecenderungan kecurangan laporan keuangan, sedangkan penelitian yang dilakukan

Financial Target Dapat Digunakan Untuk Mendeteksi Kecurangan Pada Laporan Keuangan Dengan adanya financial target, manajemen pasti mengupayakan agar kinerja perusahaan dapat terlihat

HAMKA PENGARUH EXTERNAL PRESSURE, FINANCIAL STABILITY, FINANCIAL TARGET, NATURE OF INDUSTRY, DAN OPINI AUDIT TERHADAP PENDETEKSIAN KECURANGAN DALAM LAPORAN KEUANGAN PADA