• Tidak ada hasil yang ditemukan

skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar"

Copied!
94
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

  • Penelitian Terdahulu
  • Konsep Responsivitas
  • Ruang Lingkup Peningkatan Pendapatan dan Pengembangan Produk 14
  • Kerangka Pikir
  • Fokus Penelitian
  • Deskripsi Fokus Penelitian

Menurut Alwi 2005:9 (Ihsanuddin et al., 2016) mengatakan bahwa peningkatan pendapatan dikaitkan dengan peningkatan penggunaan pembiayaan jangka pendek dan penurunan biaya yang terkait dengan pembiayaan jangka panjang. Riyanto 2003:29 (Darwin, 2012) menjelaskan bahwa maksimalisasi pendapatan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memaksimalkan modal dalam jangka waktu tertentu untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal. Kotler & Keller (2013) mengatakan peningkatan pendapatan merupakan penurunan biaya akibat peningkatan penggunaan pembiayaan jangka pendek dan berkurangnya pembiayaan jangka panjang.

Maksimalisasi pendapatan juga merupakan kemampuan suatu perusahaan untuk menambah modal untuk menghasilkan laba yang maksimal pada suatu periode tertentu. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jeneponto untuk mengetahui ketanggapan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan mengembangkan sentra industri garam nasional. Kerangka judul Ketanggapan Pemerintah dalam Meningkatkan Pendapatan dan Mengembangkan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Jeneponto adalah:

Kemampuan menyikapi pemerintah atau aparatur menggunakan alat dan pelayanan dengan sikap dan komunikasi yang baik dalam proses pelayanan publik dalam melayani pelanggan atau pemohon.

Gambar 1  Kerangka Pikir
Gambar 1 Kerangka Pikir

METODE PENELITIAN

  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Jenis dan Tipe Penelitian
  • Sumber Data
  • Informan Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Teknik Pengabsahan Data

Kesimpulannya, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto sebelumnya telah bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Jeneponto untuk memberikan berbagai bentuk bantuan kepada petambak garam. “Diharapkan juga dalam jangka panjang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani garam di Kabupaten Jeneponto” (Hasil wawancara dengan pria berinisial H, 8 September 2021). Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto telah memberikan pelayanan sesuai kemampuan dan tugas pokoknya masing-masing.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto telah melakukan perbaikan dalam pelayanan dan daya tanggap yang terus meningkat. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto dari segi pelayanan tepat waktu telah memberikan bantuan berupa yodium kepada petani garam yang kesulitan membelinya karena harga yodium mencapai jutaan per kilo. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dalam hal ketepatan waktu pemberian pelayanan.

Kemampuan menyikapinya, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto telah menjalankan tugasnya dengan baik, berkomunikasi dengan baik dan berperilaku sopan terhadap petambak garam yang membutuhkan bantuan. Derajat keberhasilan peningkatan pendapatan dan pengembangan sentra industri garam nasional di Kabupaten Jeneponto juga ditentukan oleh. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto harus mampu menunjukkan kinerja progresif terhadap kebutuhan masyarakat (petani garam).

Bagaimana komunikasi yang dilakukan pemerintah dan petambak garam untuk meningkatkan pendapatan dan mengembangkan sentra industri garam nasional di Kabupaten Jeneponto?

HASIL DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Lokasi Penelitian

Di wilayah Kabupaten Jeneponto, curah hujan tahunan bervariasi antara mm per tahun dengan jumlah hari hujan 60 – 150 hari hujan per tahun.

Gambar 4  Struktur Organisasi
Gambar 4 Struktur Organisasi

Hasil Penelitian

Artinya dengan menggunakan Teknik Geomembrane Screw Filter (TUF) dapat membantu petani garam untuk menghasilkan garam yang berkualitas baik dengan kadar diatas 90%. Informan selanjutnya yaitu seorang petambak garam bernama Bapak. Hamiruddin Rola, sikap aparat pemerintah dalam melayani petambak garam adalah sebagai berikut. Dapat disimpulkan bahwa daya tanggap pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan mengembangkan sentra industri garam nasional di Kabupaten Jeneponto sangat baik, pemerintah memberikan dukungan dengan memberikan bantuan kepada petani garam.

“Berbagai upaya telah dilakukan berbagai instansi pemerintah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada petani garam” (hasil wawancara dengan pria berinisial R, pada 14 September 2021). “Untuk membantu meningkatkan pendapatan para petani garam, kami telah memberikan berbagai jenis pelatihan” (hasil wawancara dengan seorang ibu berinisial M, pada 8 September 2021). Kemampuan respon pemerintah pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto berpengaruh dalam meningkatkan pendapatan petani garam di Kabupaten Jeneponto, salah satunya pendapatan petani garam mengalami peningkatan antara tahun 2020 hingga tahun 2021 dengan produksi garam sebesar 591,56 ton yang selanjutnya menghasilkan pendapatan sebesar Rp 147.890.000.

Kalau kami dari pemerintah, biasanya setelah mendata petani garam, kami membaginya ke dalam berbagai kelompok. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pemerintah memberikan bantuan kepada petani garam dengan cara membaginya menjadi beberapa kelompok sehingga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara merata.Terdapat 34 kelompok petani garam di Desa Pallengu Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah seperti menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi pelayanan petambak garam.

Disimpulkan bahwa petani garam sangat membutuhkan waduk untuk membantu petani menghadapi musim hujan yang panjang. Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto harus mengedepankan standar pelayanan.Untuk meningkatkan pelayanan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto harus mengatasi kendala pelayanan terutama kendala anggaran yang sangat berpengaruh dalam mempercepat pelayanan kepada petambak garam. Kecepatan pelayanan kepada pemerintah pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto juga berdampak pada peningkatan pendapatan petani garam di Kabupaten Jeneponto dengan membangun infrastruktur sesuai kebutuhan petani selama ini seperti pembangunan gudang penyimpanan garam dan pembangunan gudang penyimpanan garam. jalan pertanian untuk akses atau transportasi hasil panen ke gudang penyimpanan garam.

“Setelah uangnya cair, kami akan bagikan langsung ke petani garam” (hasil wawancara dengan pria berinisial H, pada 8 September 2021). Ketepatan waktu pelaksanaan proses pelayanan kepada petambak garam saat ini sudah cukup baik” (hasil wawancara dengan pria berinisial HR, pada 13 September 2021). Dilihat dari tabel di atas, petambak garam mempunyai lebih dari satu keluhan yang diyakini dapat mempengaruhi proses peningkatan pendapatan petambak garam setiap tahunnya.

Ketepatan waktu pelayanan di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto juga berdampak pada peningkatan pendapatan para petambak garam di Kabupaten Jeneponto, walaupun hal ini sering terkendala anggaran, namun pemerintah selalu berusaha sesegera mungkin untuk seluruh petambak garam Keluhan terselesaikan dan dapat dibantu secepatnya.

Tabel 8  Jenis-jenis Pelatihan
Tabel 8 Jenis-jenis Pelatihan

Pembahasan

Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto juga harus meningkatkan pemberian pelayanan dari segi ketepatan waktu untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik. Dari hasil survey yang diperoleh peneliti dapat disimpulkan bahwa dalam respon pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan pengembangan Sentra Industri Garam Nasional Kabupaten Jeneponto tidak terdapat permasalahan dalam merespon keluhan masyarakat. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Jeneponto telah menjalankan tugasnya dengan baik, berkomunikasi dengan baik dan bersikap sopan kepada masyarakat yang mengajukan pengaduan dan membutuhkan bantuan.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto memahami kebutuhan para petani garam di Kabupaten Jeneponto, sehingga pelayanan di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto sudah cukup baik dari tahun ke tahun. Namun dari hasil penelitian juga ditemukan bahwa Pemerintahan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto kurang baik karena seringkali mempunyai kapasitas anggaran yang terbatas, sehingga pemerintah kesulitan untuk memberikan bantuan secepatnya kepada petambak garam di Kabupaten Jeneponto. . Hal ini menunjukkan pentingnya anggaran dalam meningkatkan pendapatan dan pendapatan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Jeneponto.

Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jeneponto harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik, berkomunikasi dengan baik dan menunjukkan sopan santun kepada masyarakat, memahami kebutuhan produsen garam Jeneponto dan meningkatkan pelayanan sebagai bentuk peningkatan daya tanggap. masyarakat. Ukuran keberhasilan peningkatan pendapatan dan pengembangan sentra produksi garam nasional di Kabupaten Jeneponto juga bergantung pada tingkat kepuasan penerima pelayanan yaitu produsen garam. Petugas Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto telah memberikan pelayanan sesuai kemampuan dan kapabilitasnya, memahami kebutuhan para pendulang garam serta meningkatkan pelayanan dan daya tanggap yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Kecepatan pelayanan yaitu waktu pelayanan yang normal terhambat karena pencairan anggaran yang tidak menentu, sehingga kecepatan pelayanan juga terhambat dan PNS di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto juga tidak mampu mengatasi kendala yang dihadapi petani garam. di Kabupaten Jeneponto. . Upaya percepatan pencairan anggaran agar aparatur pemerintah di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto juga bisa cepat membantu petani garam memenuhi kebutuhan yang selama ini menjadi kendala mereka. Memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada petambak garam dengan tujuan nantinya membantu proses peningkatan pendapatan dan pengembangan sentra industri garam nasional di Kabupaten Jeneponto.

Cara atau upaya apa yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kecepatan penyajian garam di Kabupaten Jeneponto. Untuk memperoleh informasi dan data untuk menambah informasi terkait ketanggapan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan mengembangkan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Jeneponto.

PENUTUP

Kesimpulan

Pemerintah memberikan bantuan geomembrane untuk membantu proses pengolahan, dalam produksi membantu meningkatkan partisipasi petani garam dan dari segi pemasaran pemerintah membantu menyiapkan garam dalam bentuk kemasan sebelum dijual. Teknik geomembrane thread filter (TUF) digunakan untuk membantu petani garam menghasilkan garam berkualitas baik dengan kadar di atas 90%. Pemerintah memberikan beberapa pelatihan kepada petani garam dengan tujuan membantu meningkatkan kualitas garam di Kabupaten Jeneponto.

Yang menyebabkan anggaran tidak terealisasi sesuai tujuan adalah proses perencanaannya yang memakan waktu lama sehingga waktu persetujuannya juga tertunda. Pembangunan jalan tani dapat memudahkan petani garam mengangkut garam ke gudang penyimpanan. Alasan mengapa harus ada yang namanya kelompok tani karena dapat memudahkan pemerintah dalam mempercepat proses pelayanan, sehingga merata ketika menyalurkan bantuan berupa alat dan sejenisnya.

Ketepatan waktu pelayanan dipengaruhi oleh daya tanggap PNS yang meliputi sikap keinginan dan komitmen yang benar, mampu memberikan pelayanan yang efektif, mampu bekerja sesuai standar dan akuntabilitas pemberi pelayanan. Kepuasan penerima pelayanan tercapai apabila petani garam menerima pelayanan sesuai dengan apa yang diharapkannya. Metodologi yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produktivitas garam masih cukup rendah dan sangat sederhana.

Proses yang digunakan juga kurang efisien sehingga sangat perlu dilakukan pengembangan teknologi dalam hal waktu pelayanan untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan efisiensi produksi garam.

Saran

Akuntabilitas Pelayanan Publik (Studi Kasus Pelayanan Kesehatan Rawat Inap di RS Sayang Rakyat Kota Makassar). Akuntabilitas Pelayanan Publik dalam penanganan keluhan pelanggan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Nganjuk. Analisis keandalan dan daya tanggap pelayanan penanggulangan bencana kebakaran alam di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Singkil.

Responsivitas Pelayanan Publik dalam Pengurusan Perizinan Usaha Perdagangan di Kabupaten Sinjai, Pelayanan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Tabel 14  Pedoman Observasi
Tabel 14 Pedoman Observasi

Gambar

Gambar 1  Kerangka Pikir
Gambar 4  Struktur Organisasi
Tabel 8  Jenis-jenis Pelatihan
Tabel 10  Kelompok Tani   No.  Nama Kelompok Tani
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Konsentrasi Asam Dan Waktu Pada Proses Hidrolisis Dan Fermentasi Pembuatan Proses Hidrolisis Dan Fermentasi Pembuatan Bioetanol Dari Alang-Alang.. Teknologi Fermentas,