• Tidak ada hasil yang ditemukan

SLIDE PENDIDIKAN BAHASAINDONES IA DI SD

N/A
N/A
Yesi Hardila

Academic year: 2023

Membagikan "SLIDE PENDIDIKAN BAHASAINDONES IA DI SD"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PENDIDIKAN BAHASAINDONES IA DI SD

Kelompok 2

Arridha Rahmatika Ulia Irhami Yesi Hardila

(2)

Modul 3

PENDEKATAN,

METODE DAN TEKNIK PEMBELAJARAN

BAHASA

(3)

A. Hakikat Pendekatan, metode, dan

Teknik

KB 1

Pendekatan, Metode, dan

Teknik Pembelajaran

Bahasa

(4)

Pendekatan

● Sikap atau pandangan tentang sesuatu yang biasanya berupa asumsi atau seperangkat asumsi saling berhubungan dengan sesuatu.

● Bersifat aksiomatis

(5)

Aliran Empiris

 Bahasa adalah ujaran, bukan tulisan

 Bahasa adalah serangkaian kebiasaan

 Ajarkanlah bahasanya bukan tentang bahasanya

 Bahasa adalah apa-apa yang dikatakan oleh para pemakainya, bukan yang oleh seseorang seharusnya dikatakan demikian.

 Tidak ada satu bahasa pun yang persis sama dengan bahasa yang lain.

 Suatu bahasa yang hidup ditandai oleh kreativitas yang dituntut oleh

aturan-aturan

 Aturan-aturan tata

bahasa nyata bertalian dengan tingkah laku kejiwaan.

 Manusialah satu-satunya makhluk yang dapat

belajar bahasa.

 Bahasa yang hidup adalah bahasa yang dapat dipakai dalam berpikir (Hidayat dkk,1990)

Aliran Rasional

PRINSIP POKOK ALIRAN

(6)

a. Direct method

Direct method atau metode langsung ialah metode pengajaran bahasa yang didalam pelaksanaannya guru menggunakan bahasa

sasaran bahasa yang diajarkan.

b. Natural Method

2. Metode

Natural method atau metode murni mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

Kosakata baru dijelaskan dengan cara menggunakan kata-kata yang sudah diketahui siswa sebelumnya.

Makna sesuatu kata diajarkan dengan cara menarik kesimpulan dari beberapa contoh yang diberikan

Kamus digunakan untuk mengingat atau mencari kata-kata baru

Tata bahasa dipergunakan untuk membetulkan kesalahan

Penyajian pembelajaran mengikuti urutan, mendengar, berbicara, membaca dan menulis , kemudian baru diajarkan tata bahasa.

(7)

d. Electic method

Electic artinya memiliki secara bebas. Dalam hubungannya dengnan metode pembelajaran bahasa, bebas disini yang dimaksud adalah bebas untuk

menambah atau

mengombinasikan antara metode yang satu dengan yang lain yang dianggap cocok, dan diperkirakan dapat mencapai tujuan pembelajran yang telah ditetapkan

Reading method atau metode membaca memiliki tujuan antara lain untuk memberikan pelajar/ mahasiswa kemampuan dalam memahami teks ilmiah yang mereka perlukan dalam studi mereka.

c. Reading

method

(8)

e. Teknik ramu pendapat (brainstorming

Tujuannya ialah untuk mengecek pemahaman siswa atau bisa juga untuk mengajukan pertanyaan

Teknik ini disebut juga resitasi yang dapat diberikan kepada siswa secara individu atau kelompok

b. Teknik tanya jawab

a. Teknik ceramah

d. Teknik

pemberian tugas

3. TEKNIK

c. Teknik diskusi kelompok

Tujuannya untuk melatih siswa untuk mengeluarkan pendapat dan mau menerima

kritikan

f. Simulasi

Teknik ini merupakan perpaduan dari deknik tanya jawab dan teknik diskusi

(9)

Pada hakikatnya belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi. Dengan pendekatan komunikatif siswa harus diberika kesempatan untuk

melakukan komunikasi baik secara lisan maupun tulis.

Dalam kegiatan komuniaksi terdapat empat keterampilan bahasa yang tidak bisa dipisah satu sama lain yaitu menyimak, berbicara, membaca

dan menulis. Itulah sebabnya maka dalam pembelajaran bahasa indonesia digunakan pendekatan integratif yaitu memadukan materi

pembelajaran yang disebut pembelajaran bahasa indonesia terpadu lintas materi.

B. JENIS-JENIS

PENDEKATAN

PEMBELAJARAN BAHASA

(10)

Pengorganisasian materi dalam Kurikulum 2004 mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD dilaksakan secara terpadu.

A. Pembelajaran Terpadu Lintas Materi

KB 2 Pembelajaran

Bahasa Indonesia Terpadu di SD

(11)

Adapun keterpaduan materi tersebut dapat dilihat pada bagan berikut:

Membaca:

- Membaca Teks bacaan

- Mendeklamasikan Puisi

Berbicara:

- Mendiskusikan isi teks bacaan

Tema Lingkungan

Menulis:

- Menulis karangan - Memeriksa

pemakaian tanda baca dalam karangan Mendengarkan:

-Mendengarkan pembacaan kurangan

(12)

Dalam bagan tersebut dapat diketahui bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di SD/MI atau jenjang SMP atsu SMA dimulai

dengan pemilihan tema, misalnya Lingkungan. Jadi Belajar Bahasa Indonesia tidak mungkin tanpa tema. Tema ini merupakan wadah untuk belajar Bahasa. Untuk melatih

keeempat keterampilan berbahasa dimulai dengan pemilihan/penentuan tema, setelah itu baru kita rencakan

langkah-langkah pembelajarannya.

(13)

Disamping pembelajaran terpadu lintas materi dalam suatu mata pelajaran(memadukan materi keterampilan berbahasa)keterpaduan tersebut dapat juga dilaksanakan Lintas Kurikulum. Artinya yang dipadukan di antara beberapa mata pelajaran, misalnya pelajaran Bahasa Indonesia dipadukan dengan Sains.

B. Pembelajaran Terpadu Lintas

Kurikulum

(14)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

menjadi salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran meskipun dianggap kurang lazim dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk : 1)

Berdasarkan masalah yang dipaparkan di atas, salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan metode

Kegiatan rutinitas juga merupakan salah satu upaya dalam pembiasaan tersebut, pembiasaan penggunaan bahasa Jaw D VHWLDS KDUL -XP¶DW GDQ NHJLDWDQ rutinitas saat

karena metode ini dianggap tidak dapat membuat anak dapat berkomunikasi.. dengan menggunakan bahasa asing yang sedang dipelajari. Dalam

dimaksud adalah kemampuan guru untuk melihat sejauh mana tingkat kemampuan siswa dalam menerima materi pelajaran kemudian menyeseuaikannya dengan metode pembelajaran

Pelajaran Kompetensi Dasar Pembelajaran Materi Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman

Penelitian tentang analisis penggunaan metode pembelajaran sosiodrama dengan bantuan media visual dalam pengajaran bahasa Mandarin untuk melatih keterampilan

Matematika masih menjadi pembelajaran yang dianggap sukar dan membosankan oleh siswa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan